pertemuan yang tak terduga..karena sebuah kecelakaan...membuat ifa dan Yudha bermusuhan...hingga pada akhirnya mereka dijodohkan...
awalnya ifa menolak..tapi karena Yudha telah membantunya membiayai pengobatan orang yang telah merawat ifa sejak kecil..akhirnya ifa menyetujui pernikahan itu..meskipun hanya kontrak selama satu tahun..
gimana kelanjutan kisah ifa dan Yudha??akankah mereka saling jatuh cinta??atau malah berpisah setelah kontraknya habis...
intip-intip ceritanya yuuuch...😊😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon agnisyam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ternyata dia sangat cantik
keesokan harinya....Yudha telah menunggu ifa dikontrakkan nya...ini baru pertama kalinya yudha masuk ke kontrakan ifa...biasanya hanya menunggu depan gang...
"kontrakan ini kecil sekali...apa dia nyaman tinggal disini....tapi ini lumayan bersih dan rapi..." Yudha membatin
"tuang ngapain ada disini...??"
"menjemput loe lah...."
"ngapain sampai masuk sini...biasanya juga nunggu didepan gang..."
"emangnya g boleh gue masuk ke kontrakan loe??bahkan harusnya gue boleh masuk ke kamar loe juga kan...!!"
"ngawur....jangan sembarangan...kita berangkat sekarang,,tar saya ada kelas siang...jadi g bisa lama-lama...."
"ya sudah...kita berangkat...!!"
"saya pamit Bik Minah dulu"
ifa langsung pamit ke Bik Minah dengan sangat lembut dan senyuman tulus....Yudha tertegun melihat itu...
"dia sangat santun saat bersama Bik Minah...dan senyumnya itu sangat menawan...lalu,kenapa dia g pernah memberi gue senyuman kayak gitu??"
"apa tuan mau disini terus??"berjalan keluar rumah...
"eh...g laah...kita berangkat sekarang....!!loe bisa senyum juga ternyata...??"mengikuti ifa dari belakang..
"bisalah..."masuk ke mobil Yudha..
"lalu...kenapa g pernah tersenyum pada gue..??"udah masuk dan duduk di samping ifa...
"emang perlu??lagian tuan itu g butuh senyuman...tapi butuh makian....!!"
Jhon yang mendengar itu tak bisa menahan tawanya...dia tertawa hingga terpingkal-pingkal....
"Jhon diamlah..loe mau mati??"
"hehe maaf-maaf...tapi sepertinya kakak ipar benar..."
"kalian berdua sangat menyebalkan...."
"sudahlah tuan...anda itu sangat kekanak-kanakan sekali... sekali-kali bercanda itu perlu...agar tidak jenuh dalam menghadapi hidup ini...anda terlalu serius selama ini...hingga hidup anda lurus-lurus saja...itu pasti sangat membosankan...."
"sudah...diamlah,,atau gue bungkam mulut loe dengan ciuman...." ifa yang mendengar itu langsung terdiam...tak berbicara lagi...
"hahaha seperti nya gue tau kelemahan loe sekarang....loe takut gue cium yaaach??"
"mana ada seperti itu...."mencoba menetralisir keadaannya..dan mencoba setenang mungkin..
"benarkah.." menatap ifa dengan intens..
"iya..benar,,duduklah yang benar..."Ida mencoba mengalihkan pandangannya ke luar jendela...
"dia sangat lucu saat salting kayak gini...pipinya merona karena blushing...." Yudha masih memperhatikan tingkah ifa yang membuatnya senyum-senyum sendiri....
"eeehh..apa barusan Yudha tersenyum...??gue g salah lihat kan... sepertinya dalam setahun dia akan diluluhkan oleh nona muda...semoga itu terjadi...gue pasti sangat senang saat itu terjadi..."batin Jhon bergumam....
mereka tak ada yang berbicara lagi selama perjalanan...hingga sampai ke tempat pemesanan undangan...
"kita udah sampai..."ucap Jhon sambil memarkirkan mobilnya...
"loe tunggu sini aja Jhon..g usah ikutan masuk..."
"baiklaaah...takut banget kalau gue tikung..."
"gue g takut...tapi loe kan g ada kepentingan...jadi,ngapain juga loe ikut masuk...!!"
"Ok..loe tuannya...!!"
"pinter...itu loe tau..." berlalu meninggalkan Jhon..dan berjalan disamping ifa..
"kenapa harus kesini??"
"buat pesan undangan laaah..."
"iya..saya tau,tapi g perlu juga kan saya ikut masuk...lagian,g penting-penting juga..."
"bersikaplah yang baik...loe akan menikah dengan gue..seorang pengusaha muda yang sukses...jadi jangan sampai loe merusak reputasi gue.."
"sepertinya reputasi Anda memang sudah hancur tuan..."
"udahlaaah..ayo masuk,dan pilih undangan yang paling loe suka..."
"kenapa saya yang pilih...selera kita jelas jauh berbeda...tuan aja yang pilih..."
"gue kasih kesempatan buat loe...kapan lagi loe bisa pilih undangan super mewah,,kalau g sekarang..."
"ok..kalau gitu,,tar jangan menyesalinya tuan..saya juga g mau disalahkan..!!"
mereka masuk dan diberi pilihan beberapa undangan...tapi semua g menarik bagi ifa...
lalu ifa berkeliling tempat itu...dan melihat satu undangan yang sangat cantik dan elegan..ifa langsung membawanya..dan menunjukkannya pada karyawan yang melayaninya tadi...
"mas...apa saya bisa milih yang model seperti ini...klasik dan cantik...tapi bahannya yang kayak gini...biar terlihat bagus dan mewah...dan tulisannya pakai tinta berwarna gold..agar lebih menawan dan berkilau..."
"nona muda..anda sangat luar biasa...kami akan membuatkannya untuk anda,,belum ada yang memesan seperti ini sebelumnya..tapi untuk anda kami siap membuatkannya...."
"terima kasih...."
"sama-sama..jangan sungkan,nanti kami akan kirim sampelnya..."
"baiklah...kerjakan dengan sebaik mungkin,,saya g mau ada kekeliruan dan kesalahan sedikitpun..."Yudha berkata dengan tegas...
"i..iya tuan"takut dan gemetaran
"jangan membuatnya takut..itu bisa mengganggu konsentrasinya dalam bekerja...!!"
"iya...kita pergi saja Ari sini,,dan langsing ke toko perhiasan..."
ifa hanya mengangguk dan mengikuti langkah Yudha..untuk masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju ke toko perhiasan...sesampainya dimall,mereka langsung masuk dan menuju ke toko perhiasan yang telah ditetapkan oleh Yudha...
"pilihlah yang loe suka...jangan lihat harganya..."
"saya tau..anda sangat kaya,,jadi saya tidak akan sungkan..."
"bagus deh...paling tidak loe harus terbiasa menggunakan barang-barang branded mulai dari sekarang..."
"sombong..."
"bukan sombong...ini namanya,,menyesuaikan diri...bukankah kita harus menikmati apa yang kita miliki...??"
"terserah deh...anda tuannya!!"
setelah melihat-lihat...ifa jatuhkan pilihannya
pada sepasang cincin yang cantik...
"mbak..apa bisa saya melihat yang ini...??"
"tentu nona...pilihan yang sangat bagus...ini model terbaru...terlihat sangat sederhana..tapi bahan dan kualitasnya tidak diragukan lagi..silahkan dicoba dulu..."
"terima kasih..."
"kita ambil yang ini..dan ukir nama di dalamnya..."
"tulis di sini nama yang akan di tuliskan..."
ifa dan Yudha saling pandang...
"sepertinya itu tidak perlu tuan..."
"udaaah..tulis aja.." Yudha menulis nama "syi-syi" dan ifa menulis nama "yu"
kemudian keduanya menyerahkan kepada penjaga toko yang tadi melayani mereka...
"kalau sudah jadi,,langsung kirim ke mansion,,kami g bisa mengambilnya"
"baiklah tuan muda.."
ifa dan Yudha keluar dari mall dan masuk ke mobil..untuk melanjutkan ke butik..karena mau fitting baju...
"kenapa loe nulis nama gue yu..."
"apa tuan tau arti nama Yudha??"
"gue tak pernah memikirkan hal itu..dan gue juga g pernah tanya pada bonyok gue..."
"sayang sekali....Yudha itu artinya...pengusaha yang sukses..dan memiliki kepribadian yang kuat, inspiratif dan selalu berfikir yang positif...itu harapan dari orang tua anda tuan..."
"bagus juga artinya...lalu kenapa g loe tulis nama Yudha??"
"karena "yu" itu artinya alam semesta atau dunia..saya do'akan semoga anda bisa jadi orang yang sukses dan berperilaku yang baik di dunia ini..." mengucapkan itu dengan tetap memandang keluar jendela..."
Yudha tertegun dengan apa yang diucapkan ifa...bahkan dia tidak berfikir hingga sejauh itu tentang namanya...
"lalu apa arti nama loe??"
"Asyifa itu penyembuh atau pengobat..Angelica itu malaikat..."
"malaikat penyembuh??"
"ya...saya orang tua saya menganggap saya malaikat penyembuh/pengobat buat mereka..pengobat sepi,pengobat sedih,pengobat luka hati..dan arti syi-syi yang anda tulis tadi..."
"gue hanya asal nulis...karena gue suka nama itu..."
"arti syi-syi itu pesona yang berkharisma,mempunyai perasaan lembut dan tulus..dan mudah jatuh cinta...bisa dibilang gampang "baper"
deg....jantung Yudha seakan berhenti..dia bahkan tidak tau bahwa artinya sangat mengkhawatirkan...buat mereka berdua...
tapi nama itu memang terdengar sangat manis bila diucapkan...
"kalau gitu..gue panggil loe "syi-syi" aja mulai sekarang,,dan loe panggil gue "yu" itu terdengar sangat keren..."
"terserah anda tuan..."
"bukankah sebaiknya kalian mulai membiasakan dengan aku,kamu yaach??" jhon mencoba mengingatkan...
"iya..gue tau itu..."
"bagus deh...biar bisa mendalami peran.." hehe Jhon terkekeh melihat keduanya yang canggung itu..
sesampainya di butik,mereka langsung masuk..
"sayaaank..kalian udah sampai yaach..kita langsung coba aja gaunnya..."
"iya mah..."
ifa langsung masuk ruang ganti dan mencoba gaun yang telah disiapkan mama Irene..tapi ifa tak bisa menaikkan resleting yang ada dibelakang punggungnya...
"mbak...mbak Sarah ada diluar g??sini bentar dong mbak,,bantuin ifa..." tak ada yang menyahut..tapi ada suara langkah kaki memasuki ruang ganti dan membantu ifa menaikkan resleting gaun pengantinnya...
"makasih Yaaach mbak...tangan aku tadi g sampai..."
saat ifa berbalik untuk melihat kebelakang..dia sangat terkejut..
"tu..tu..tuan yu..kenapa anda yang masuk??"
yudha yang sedari tadi tegang dan deg-degan karena telah melihat dan menyentuh punggung putih mulus tanpa noda milik ifa..tambah membeku saat melihat penampilan ifa mengenakan gaun pengantin yang terlihat sangat mempesona..tapi dia langsung sadar dan mencoba menormalkan kondisinya...
"tadi g ada orang di sini..jadi gue bantu loe...apa ada masalah??" huuuhh..ada apa dengan gue??kenapa jadi grogi gini sih.....gumam Yuda dalam hati..
"aahh..g,tapi ini kurang sopan...keluarlah,nanti mama Irene salah faham.." ada dia sengaja..mau intipin gue,,dasar mesum..
"kita keluar bareng.." gue sering lihat cewek cantik dan seksi...tapi respon gue biasa-biasa saja..kenapa saat melihatnya gue jadi kikuk gini...
saat mereka keluar di sana udah ada mama Irene dan mbk Sarah...
"Yudha..kamu g sabaran sekali...sana duduk saja..kenapa kamu ikut masuk ke ruang ganti...?"
"aku hanya membantunya ma..."
"alasan...sabarlah Yudha,,sebentar lagi kok..." ucap mama Irene sambil tersenyum..
"lagian dia kan calon istri ku ma...g masalah kan,,Yudha bantuin pakai bajunya..." mencoba bicara sesantai mungkin...sedangkan ifa yang ada disana hanya bisa menahan malu...dan jangan lupa pipinya yang merah karena blushing....dan itu sukses bikin Yudha terpesona...
"iya..iyaa...mama tau,,aduh...calon mantu mama sangat cantik..sekarang mama tau kenapa kamu g suka pakai gaun dan mengurai rambut kamu ga...pasti takut kalau banyak yang godain kamu yaaach..."
"g kok ma..ifa cuma kurang nyaman saja pakai gaun,,dan kalau rambut terurai..rasanya sangat ribet...lagian rambut ifa kan panjang gini..."
"tapi mama sungguh kagum dengan kecantikan kamu Lo ga...sangat natural...lihat tuh...Yudha aja sampai terpaku melihat kecantikan kamu...😁😁😁"
"gilaaa...nih cewek cantik juga ternyata..selama ini disembunyikan dimana kecantikannya itu,,hingga tak terlihat...dia sungguh pandai menjaga diri...hingga tak ada yang sadar,dibalik pakaiannya yang selalu longgar dan sederhana ada tubuh yang sangat mendebarkan hati saat terlihat..."Yudha hanya bisa membatin dan terus memperhatikan ifa dia sangat tercengang melihat kecantikan alami ifa saat ini....
"lalu udah g ada masalah lagi..apa boleh ifa ganti baju ma..??"
"aahh...tentu sayang...gantilah bajumu,mama akan pergi dulu buat siapin seragam buat keluarga..."mama Irene langsung keluar..dan mbak Sarah sengaja disuruh keluar oleh Yudha...
saat ifa kesulitan membuka resleting bajunya...Yudha dengan sigap segera membantunya tanpa suara sedikitpun...
"makasih Yach mbak Sarah..."ucap ifa lembut..
tanpa sadar Yudha mendekatkan bibirnya ke tengkuk ifa dan bergumam lirih di dekat telinganya..
"ternyata ini yang loe sembunyikan dibalik wajah garang dan dingin loe selama ini...!! sangat mempesona..." setelah berucap seperti itu Yudha langsung balik dan menuju mobilnya..menunggu ifa disana bisa membuatnya kelepasan...ini aja dia udah blingsatan tak karuan....
like-like-like,❤️,dan vote......
terima kasih 🥰🥰
Waahh si mantan mulai nongol nih, Kenapa alur setiap novel sang mantan selalu muncul saat setelah nikahan sih?? Selalu begitu..