kate terpaksa harus menjadi seorang ibu,untuk anak Kaka kembarannya.karena kakanya pergi meninggalkan suami dan anaknya.Dan ini adalah kisah hidup seorang kate,gadis bebas dan penuh kegelapan mulai menemukan sedikit cahaya di hidupnya dan memahami arti kehidupan yg sebenarnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lord Gara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12
Bab 12
*Jayden vop*
Setelah kejadian di pesta kolenga tadi.Aku memutus kan untuk pulang.
Tapi ketika sampai di rumah,aku tidak melihat wanita itu.pergi kemana dia,apa kah dia baik-baik saja?
Eh kenapa aku harus menghawatir kan nya?.tapi rasanya perlahan-lahan aku mulai tidak bisa mengabaikan wanita itu.
Kadang aku merasa wanita itu bukan lah wanita yg berada di rumah ku beberapa tahun ini.kenapa dia begitu berubah,dan perubahan itu membuat ku tertarik?
Aku mendengar suara pintu terbuka,lalu aku melihat wanita itu masuk.
"Dari mana saja kau?" Aku bertanya kepada nya
"saya berjalan-jalan sebentar"
"bukan kah kau ingin cepat pulang?,kenapa kau keluyuran tidak jelas"
"saya hanya menenagkan pikiran"
"kau,membuat ku khawatir saja"mulut sialan rutuk ku dalam hati
"saya tidak akan mengulangi nya lagi"
"hah..sudah lah,dimana jas ku?"
"didalam tas saya"
"kemarikan"
Lalu aku merasa pistol ku masih ada, syukur saja wanita itu tidak menyadari nya.
1 jam kemudian
Aku memutus kan untuk tidur,aku langsung membuka pintu.tapi saat aku masuk aku melihat wanita itu dalam keadaan full *****,asta apa yg dia lakukan.wajah ku langsung saja memerah melihat nya seperti itu.
"a..apa yg kau lakukan?"tanya ku terbata-bata rasanya tenggorokan ku terasa kering.
"eh..oh aku lupa membawa handuk"jawab nya dengan kikuk lalu langsung berlari keranjang dan menyelimuti dirinya.
"Maaf kan aku,aku akan keluar" lalu aku langsung keluar dengan langkah cepat,takut nya akan terjadi sesuatu yg buruk.
Lalu aku terburu-buru mencari air kedapur.
Gluk gluk
Aku meminum air dingin itu secara terburu-buru tapi tenggorokan ku masih saja rasanya kering.
Shitt
rutuk ku dalam waktu.
Tapi aku merasa ada sesuatu yg kurang di tubuh nya,astaga pikirkan ku.tunggu dulu,di perut nya tidak ada bekas jahitan.aku melihat perut nya mulus saja tadi.ada yg salah,aku harus menyuruh Morgan menyelidiki ini.
Aku berjalan keruang kerja ku.lalu menelpon Morgan.
"Halo Mor"
"Udah gw bilang Jan..."
"di pending dulu bacot nya"
"Tumben,lu kan kang bacot juga"
"Gw serium anjim"
"Wkwkwk,lu ngomong aja typo bro"
"Gw tenggelamin aja ke Nil kali ya.biar bacotan nya berkurang"
"Jan elah,jadi lu mau ngomong apa"
"Jadi gini,tadi gw.."bodoh apa yg aku lakukan tidak mungkin aku menceritakan nya kepada Morgan.
"Jadi gini Mor,gw mau lu nyelidikin istri gw,apa dia bener istri gw atau orang lain"
"Lah emang nya Napa?"
"Gw ngerasa terlalu banyak perubahan sama dia"
"Ok lah,ntar gw coba cari"
"Thanks,Mor"
"Yoi,Bacotan nya boleh di lanjutkan nggk nih?"
"Skip"jawab ku lalu mematikan telepon nya.
Lalu masuk pesan wa
*Kampang lu,gw belum selesai ngebacot nya.
G mau tau and g perduli.
Anjim
Ngomongin anj** penjara
Gw kan bukan ngomongin anj**,tapi anjim.
Ya bener jg sih beda huruf nya.
Wkwkwk*
*Jayden vop end*
**penasaran nggak nih?yg penasaran silahkan di tunggu bab selanjutnya nya.
Bagi yg suka cerita ini jangan lupa like and vote nya,biar saya makin semangat.
Maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan maklum masih penulis baru wkwkwk**.
please... lanjut jangan digantung😭😭