NovelToon NovelToon
Mr. Obsessed

Mr. Obsessed

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Percintaan Konglomerat / Cinta Murni / Bad Boy
Popularitas:214.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: dewi ervendi

7 tahun berlalu Briana Luna keluar dari rumahnya sendiri semenjak sang ibu meninggal dunia. Statusnya sebagai anak angkat membuat gadis tidak bisa melakukan apapun selain angkat kaki dari rumah tersebut.

Seperti biasa, saat libur semeter Luna akan berubah menjadi gadis gila pekerjaan. Semua dia lakukan demi kelangsungan hidup dan untuk biaya kuliahnya. Sampai hari itu tiba, Elova. Satu-satunya sahabat yang dia miliki menawarkannya sebuah pekerjaaan dengan gaji yang fantastis.

Niat ingin bekerja Luna malah dijadikan obsesi seorang pria aneh yang sialnya adalah majikannua sendiri. Dia Scott Diego Nevalion

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi ervendi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Luna mengerutkan dahi dalam tidurnya, gadis itu terganggu oleh cahaya yang menerobos masuk melalui cela jendela yang masih tertutup rapat membuatnya terbangun. Perlahan, matanya terbuka sedikit menyipit, berusaha menyesuaikan cahaya yang masuk. Namun, sesaat kemudian Luna dibuat tidak bisa bergerak. Rasa perih luar biasa menyengat di perutnya.

Luna sedik menunduk dengan sisa-sisa kantuk setelah menyibak selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Terpaku ketika melihat sebuah perban dengan bercak darah yang masih basah. Otaknya berusaha memproses apa yang terjadi semalam.

Ceklek…

Sebuah pintu terdengar terbuka, Luna refleks kembali berbaring dengan selimut menutup hampir semua tubuhnya. Seorang pria bertubuh kekar dengan bahu lebar berjalan pelan mendekati sebuah meja kayu lalu bersandar disana, kedua tangan berada di saku celana menatap Luna

”Briana Luna.”

Dalam dan rendah, nada yang sangat berat keluar dari tenggorokan lelaki tengah menatapnya dengan rambut yang masih basah berantakan. Ini akan menjadi kali pertama bagi Luna mendengar tuan muda memanggil namanya. Suara Scott sangat menusuk dan menggema membuat Luna semakin kaku.

“Bawa gadis itu pergi.” Katanya pada seseorang dari sambungan telepon.

Dia tuan Scott yang cacat itu? Yang benar saja? Kakinya?”

.

.

.

Kedua mata Luna terbelak saat merasakan langkah kaki seseorang mulai mendekati tubuhnya yang terbalut selimut, Luna yang gegalapan tiba-tiba terbangun masih dengan seluruh tubuhnya tertutupi selimut. Dia sekertaris Don yang tidak memilik ekspresi atau apapun itu melonjak kaget.

“Akhh…” Luna meringis, dia bahkan lupa rasa nyeri di perut bagin bawahnya. “Perutku.” Gumamnya nyaris kembali berbaring

“Nona Luna, anda tidak apa-apa?”

Luna mengangkat tangannya keudara, rasa nyeri diperutnya semakin menggila bahkan hanya sekedar mendengar suara sekertaris Don. “Kau..” Telunjuknya begitu taham mengarah pada Don. “Apa yang kau lakukan padaku? Kenapa…”

“Seharusnya kau berterima kasih.” Empat pasang mata itu langsung tertuju pada pria yang sejak tadi hanya diam disudut ruangan dengan kedua tangan terlipat didepan dada. “Kau memiliki usus buntu yang akut, jika tidak ditangani mungkin kau akan mati dengan tubuh sekurus itu.”

Kurus? Hampir seluruh populasi wanita didunia ini menginginkan tubuh sepertiku tuan.

“Lagi pula kenapa anda berada didepan mansion tengah malam di tengah badai nona?” Tanya sekertaris Don.

“Bukannya kamu sendiri yang mengatakannya sekertaris Don, jika tuan muda mengetahui keberadaan ku. Detik itu juga aku… akh!!! Aku keluar dari rumah ini.” Gumam Luna sedikit berbisik, melirik Scott yang hanya Luna bisa liat dibalik kegelapan.

Apa dia begitu menyukai kegelapan?

”Apa aku menyuruh mu pergi?” Tanya Scott lembut.

Kegelapan yang merengguh wajah pria itu perlahan lenyap seperti sebuah topeng yang dia tertarik, dalam sekejap cahaya memeluk wajah tampan itu. Tuan Scott sangat jauh seperti yang dikatakan sahabatnya Elova. Dia tidak seperti Pria cacat, jelek, kurus, dan berwajah seram. Tuan Scott yang kini berdiri didepannya, begitu sempuran bak dewan Yunani atau semacam tokoh utama dalam sebuah komik. Rambut tebal sedikit panjang yang menjutai menutupi wajahnya kini tersisir rapi sehingga Luna bisa melihat sorot mata tajam seperti anak panah yang baru saja dilepas, hidung mancung, bibir berisi semerah ceri dikulitnya yang kuning langsat namun sedikit pucat.

Dimana… Letak ketidak sempurnaanya?

Selain kedua mata Luna bibirnya ikut menganga diatas ranjang, tepat ketika Scott perlahan menunduk mendekatkan wajahnya. Luna seperti terserat dalam sebuah pusaran yang menegangkan namun klasik . Untuk sesaat bola mata hijau zamrud tuan muda Scott Nevalion berhasil menghentikan nafas bahkan detak jantung Luna, dengan cepat dia memalingkan wajah hingga mata pria itu tertuju langsung pada leher Luna yang putih.

“Aku benar minta maaf.” Luna berusaha bangkit dari ranjang tubuhnya sedikit membukuk memegangi perutnya. “Matahari sudah terbit aku akan… akan pergi, kalian tidak perlu khawatir tentang apapun. Aku sudah berjanji.. tidak akan mengatakan tentang tuan muda…” Luna meringis, nafasnya tersengal.

“Keadaan sakit pun kau secerewet ini, bagaimana kalau sedang sehat?”

Luna mengangkat padangannya menatap bingun.

“Pertama, kau harus buang angin setelah melakukan oprasi usus buntu. Berjalan adalah cara yang paling efektif.” Scott memerintah tanpa menggubris satupun kalimat yang keluar dari mulut Luna.

Luna yang lama termangu dengan cara bicara tuan muda itu akhirnya menggelenh cepat. “Aku lebih baik mati jika harus melakukannya.”

“Benar, sejak tadi dokter Leon bertanya apa anda sudah kentut.”

Apa lagi ini, kentut? Yang benar saja. Demi tuhan Luna akan tercatat dalam sejarah menjadi gadis yang paling memalukan , jika dia harus buang angin didepan dua pria tampan.

Disinilah luna diruang tamu yang cukup luas, Leon bahkan sudah menggambar denah yang harus dilalui Luna agar gadis itu buang angin dengan cepat.

“Permisi tuan, apa kalian tidak punya kegiatan?”

Kedua pria dewasa itu menggeleng cepat, keduanya begitu antusias seperti mendapat mainan bari setiap melihat Luna melangkah mengikuti tanda panah yang dibuat Leon.

Lebih dari lima menit Luna berjalan mengitari tanda anak panah itu tidak ada tanda-tanda Luna akan buang angin. Dia memutar badannya. “Ini tidak akan berhasil, aku tidak ingin buang…”

PIUUUUU….

Suara lembut berirama keluar cukup panjang membuat Kedua bola mata Luna nyaris melompat keluar, wajahnya panas memerah, tiba/tiba tubuhnya menyusut seperti plangkton sakin malunya.

“Akhirnya…” Gumam sekertaris Don diangguki Scott.

“Itu bukan aku.” Elak Luna yang terlihat konyol.

“Hubungi Leon, katakan kalau itu sudah keluar!”

Blushhhh…

Entah semerah apa wajah Luna saat ini, pokoknya dia ingin menenggelamkan tubuhnya di kutub utara.. Tidak, kalau perlu dia menggelamkan diri di laut mati, itu lebih baik dibanding harus hidup dengan keadaan memalukan.

“Buk…”

“Baik tuan.”

Bahkan untuk mengangkat wajahnya saja Luna sudah tak sanggup, gadis itu berjalan melewati Scott dengan cepat, rasa sakit diperutnya sudah tergantikan oleh rasa malu yang menjalar diseluruh urat wajahnya.

1
Qaisaa Nazarudin
Aelah udah baca dan ikut kesel dengan ulah Amora dan Diana ternyata CUMAN MIMPI DOANG..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Udah Nikah masih aja manggil TUAN,Nanti orang-orang akan bergunjing lagi kalau kalian itu sekedar PURA-PURA NIKAH..
Qaisaa Nazarudin
Mulai deh punya rencana LICIK JADI PELAKOR..😏😏🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Hah datang lagi si ular kepala dua 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk MAMPOS kau JALANG..
Qaisaa Nazarudin
Scott Hukum aja Tuh JALANG yang dengan berani2 nya menghina dan merendahkan isteri mu..
Qaisaa Nazarudin
Hah MAMPOS kau Amora..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini ulah Amora..
Qaisaa Nazarudin
Jadi benar Scott bukan anak kandung Amora, Pantesan mati2an Amora membangkang dan segitu membenci Scott..
Qaisaa Nazarudin
Apa Scott BUKAN anak kandung mereka ya??
Qaisaa Nazarudin
Segelas WINE maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
typo #Menunggu Di meja makan..#
Qaisaa Nazarudin
cenggini 👍👍👍👍👍👍💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Luna gak bisa TEGAS kayak Lova?? Belajar dari Lova utk bersikap Tegas,Biar gak bisa diremeh dan direndahkan,Apalagi kamu itu ISTERI NYA Scott,Berarti kamu itu MAJIKAN mereka yang patut di patuhi dan Hormati lho..
Qaisaa Nazarudin
Ia ialah namanya juga Cassanova,mana cukup dengan satu wanita.. Berarti ini Alur verita luar negeri ya..
차니 Chani🇰🇷: Halo kak, izin perkenalan diri sbg penulis baru ya. Kalau tertarik, aku menulis novel nuansa negeri ginseng. Mulai dari kisah konglomerat, balas dendam, sistem, dsb. Yuk mampir~ terima kasih♡
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Gadis MAMBA?? Mamba itu apa? terlalu banyak kata2 yang tidak ku fahami,dan typo juga bertebaran,padahal ceritanya seru lho.
Qaisaa Nazarudin
Ini Luna udah melanggar janjinya,Di KATA JANGAN MERAYAU eh malah Merayau..🤦
Qaisaa Nazarudin
Waahh udah kayak masuk sarang MAFIA aja lagaknya..😁😁
Qaisaa Nazarudin
Bodyguard dong..wkwkwkwk mampir thor 🙋
resia
thor where r u ?
are ok thor ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!