Hidup terasa milik berdua . Seolah dunia ngontrak . Itulah yang di rasain mereka saat ini
Saking cinta nya takut kehilangan sampai akhirnya jalan nya belok dan bosan . Memang bener kata orang orang . Cinta itu sewajarnya . Aku sayang kamu begitu pun sebaliknya
8 bulan di hamilin malah di selingkuhin , tidak ada kata maaf dan malah di ulangin lagi
Setelah anak nya lahir pintar , cakep malah di akuin dan di bilang jangan jauhkan anak dari ayah nya
Please deh ... dulu kemana aja ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Duabelas
Gaji pertama satria untuk Yasmin . Satria pulang membawa gaji selama sebulan bekerja . Satria memeluk yasmin ketika istrinya sedang mengendong Razi
" Sayang... kita makan di luar yuk . Aku mau kamu nikmatin hasil kerja aku "
" Boleh. Sebentar ya aku siap siap dulu . Kamu jaga razi dulu sebentar " jawab nya
Satria terima mengendong Razi di tangan nya . Satria tersenyum ketika berat badan Razi sudah naik menjadi 5 kilo
Tak butuh berapa lama . Satria memesan ojek online untuk ke salah satu mall terdekat
" Kamu mau makan apa ? Kamu pikir restoran yang kamu mau " kata satria
Pilihan Yasmin ke salah satu restoran Pizza yang sudah banyak cabang nya di Indonesia maupun luar negeri . Yasmin memesan Pizza dan juga pasta
" Sat ... ada yang mau aku omongin ke kamu "
Satria tersenyum tangan nya mengenggam tangan Yasmin
" Ngomong apa sayang ? Ngomong aja sekarang "
Yasmin menghela nafas menatap kanan kiri
" Nanti aja ya aku Ngomong sama kamu "
" Kayanya serius banget ya hehe " kata satria
Yasmin menganggukan kepalanya . Ini pertama kalinya setelah melahirkan . Yasmin makan di restoran sambil mengendong bayi
Biasanya kalo di rumah ganti an sama mama makan sambil jaga Razi . Selesai dari restoran. Satria mengajak Yasmin dan Razi untuk belanja
Rasanya beda banget sama hasil kerja sendiri . Satria merasa bangga bisa belanjain anak dan istrinya
Karena ini pertama kalinya Satria menghasilkan uang . Yasmin beli yang murah murah supaya sisa nya bisa satria tabung
Selesai beli pakaian dan keperluan Razi . Yasmin mengajak Satria untuk ke taman di dalam mall sambil minum kopi dan cemilan yang ia beli di dalam tadi
" Mau ngomong apa ? Hem ? "
Yasmin menghela nafas menatap satria . Yasmin sudah bertekad untuk ngomong secepatnya
" Aku mau kita cerai Sat "
Deg
Baru aja satria berniat berubah menjadi jadi lebih baik untuk keluarganya demi Yasmin dan Razi . Tapi yasmin malah meminta cerai
" Tolong turutin mau aku sat . Kamu sendiri yang bilang mulai bosan sama aku. Dan aku lagi merasakan itu . Aku gak salahin kamu kenapa kamu selingkuh dan boros . Tapi aku ..."
Yasmin menatap satria . Sekarang malah satria yang diam . Tatapan nya kosong . Yasmin tahu ini terlalu cepat bagi mereka untuk cerai . Bahkan sebulan setelah lahiran Razi . Putra mereka .
Jujur kaget ketika Yasmin bicara seperti itu . Bukan nya hubungan mereka baik baik aja ?
" Aku gak bisa lanjutin pernikahan kita sat. Kamu tahu kan aku gak suka perselingkuhan. Dan beberapa kali kamu selingkuh bawa perempuan ke hotel . Aku engak sebodoh yang kamu kira sat . Aku tahu apa yang di lakukan sepasang jenis kelamin berduaan di hotel . Di dalam kamar ngapain "
Satria menatap Yasmin. Satria mencoba untuk tenang supaya tidak mengeluarkan emosinya
Yasmin keluarkan semua uneg uneg nya dan alasan kenapa ia ingin bercerai . Yasmin memang pelan pelan ngomong tapi dada Satria sangat sangat sakit
Seperti luka yang di peras air lemon. Sakit banget...
" Sat ... aku tahu kita baru sebulan menjalani hidup yang bener bener hidup. Kita menjalani sebagai orang tua . Tapi aku mohon Sat . Lepasin aku "
Yasmin megenggam tangan Satria . Berharap Satria mau pisah juga dengan nya
Satria menenangkan hatinya dan pikiran nya . Baru satria mencoba untuk menjawab semuanya
" Aku baru aja merasakan hidup bersama keluarga yas . Aku kepengen kita bisa membesarkan anak anak kita nantinya . Aku kepengen Razi punya kasih sayang dari aku dan kamu . Aku minta tolong banget . Tarik kata kata kamu . Aku mulai berubah Yas . Aku bukan satria yang dulu . Aku sadar sama apa yang aku alami kemarin adalah salah " ucap nya
Satria menelan salvia nya . Mata nya terus menatap Yasmin memberi keyakinan kalo semua perkataan nya adalah serius
" Aku kaget kamu ngomong pisah kaya gini. Jangan benci aku Yas . Aku tahu aku salah dan engak pantas di maafin . Tapi aku janji bakalan balikin semua yang aku jual . Aku balikin mental kamu yang kemarin . Tolong sabar sebentar aja . Ya sayang . Aku mohon " ucap Satria serius
Yasmin menggeleng kepalanya . Yasmin beneran serius ingin bercerai
" Yaudah . Mari kita bercerai " ucap Satria
Setelah berkata seperti itu . Satria langsung pergi meninggalkan Yasmin dan Razi
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Ketuk Palu di pengadilan agama membuat Satria menatap Yasmin . Satria berharap. Yasmin membatalkan niat nya
Tok tok tok
Satria menghela nafas . Sah . Mereka bercerai . Wajah penyesalan satria yang bisa yasmin lihat sekarang ini
Sebelum pulang . Yasmin ngobrol sama satria mengenai Razi. Satria bilang sebulan sekali dia akan mengirimkan uang untuk Razi
Hanya untuk Razi . Karena Yasmin bukan lah tanggung jawab nya mulai saat ini
Satria melebarkan tangan nya memeluk yasmin
" aku sayang banget sama kamu yas ... jaga diri mu baik baik ya " bisik Satria
Yasmin menganggukan kepalanya tidak menjawab apa apa . Yasmin segera meninggalkan kantor pengadilan agama
Di dalam taksi . Yasmin meneteskan air matanya . Selama tadi di dalam ruangan persidangan
Ada pikiran Yasmin untuk menghentikan semua nya . Tapi yasmin pikir pikir lagi . Percuma kalo mau di perbaiki. Hati yasmin sudah bener bener kecewa sama satria
Jujur dari hati yang paling dalam . Yasmin sangat sangat mencintai satria . Balik lagi dengan rasa kecewa yang dia alami saat masa hamil kemarin
Bagaimana Satria memperlakukan yasmin, semua barang barang telah di jual olehnya demi perempuan sewaan . Gak masalah selingkuh pergi jalan atau chatingan
Masalah nya satria sewa hotel . Sering dan hampir lebih 5 kali saat masih menikah . Bukan kah itu membuat hati Yasmin bener bener sangat sakit ?
Kecewa mungkin