Allea, gadis SMA yang sangat berprestasi semasa sekolah. Allea terlahir sebagai anak bungsu dari keluarga yang kaya dan serba berkecukupan.
Dibalik Kehidupan Allea bak putri raja, ternyata Allea sudah dijodohkan sejak kecil. Lalu bagaimana Allea akan melanjutkan mimpi-mimpinya dan bagaimana kelanjutan Allea dalam Perjodohan itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anne Chellyca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ATM
-Kak Gibran! Ini Mutiara Kak.
-Kak Gibran...bales dong kak. Ini mengenai calon istri kakak, Allea.
-Kak Gibran!!!!!!!!!!!
Gibran mulai terganggu dengan notifikasi di ponselnya. Sudah tiga kali pesan masuk.
"Ini bocah lagi, masalah apa lagi sih" gumam Gibran.
-Kenapa?
-Allea diusir Tante Liliana dari rumah
-Sekarang Allea tinggal di apartemen Maminya kakak
-Besok mau pindah ke kost kumuh
Gibran mengernyitkan dahinya tak menyangka, bisa-bisanya dia akan menikahi anak dari calon mertua yang kejam seperti itu.
-Kalian dimana?
-Restoran Papanya Rean kak, yang kemarin kita anterin Rean.
-Ok
"Ihhh...Ini manusia apa es sih, singkat-singkat banget bales chat gue!" umpat Mutiara kesal.
"Lo kenapa Mut? Chat sama siapa?" ucap Allea penasaran dan melirik-lirik ponsel milik Mutiara.
"Hehehe...enggak kok."
"Lo chat sama gebetan Lo Mut? Ketua OSIS yang kemarin nolak Lo itu ya? Udah deh nyerah aja, dia juga gak suka sama Lo hahaha..." sambar Rean membuat Mutiara kembali merajuk.
"Kapan Mut? Kok gue gak tau Lo ditolak ketua OSIS?" tanya Allea lagi.
"Ya iyalah Lo gak tau, orang ketua OSIS itu minta kontak Mutiara buat nanya-nanya Lo. Patah hati dong dia..." sahut Rean.
Mutiara semakin berang pada Rean karena mempermalukannya didepan Allea. Dicubitnya lengan dan pinggang Rean berkali-kali. Allea malah geleng-geleng kepala, ada-ada saja tingkah Mutiara yang membuatnya tertawa.
"Lagian nih ya Mut asal Lo tau, bisa deket sama gue aja Lo udah syukur. Muka kayak adonan kue bawang aja Lo songong mau ngegebet ketua OSIS! Gue yang udah ganteng plus wangi begini kagak Lo lirik."
"Apaan sih Lo Yan, Syirik aja tau gak!? Apa tadi Lo bilang? Ganteng plus wangi? Gak sadar ya bau badan Lo kayak terasi busuk gini? Ngaca sana muka Lo juga jamuran kayak Sari Roti kadaluarsa tau!"
"Udah dong kalian berdua, jangan keseringan berantem ah. Lama-lama bisa jatuh cinta Lo pada."
"Ogahhh!!!" sahut Mutiara dan Rean bersamaan. Mereka saling membelakangi membuat Allea terkekeh geli.
"Aku ketinggalan apa nih?" tiba-tiba Gibran duduk disebuah kursi kosong dimeja mereka membuat mereka bertiga tersentak kaget.
"Kak Gibran!" ucap Allea dan Rean bersamaan dan kemudian mereka saling menatap karena kekompakannya.
"Hai Kak Gibran calon jodohku, akhirnya kakak datang juga... Mami Dewi si calon mertua cantik mana nih kak?" ucap Mutiara genit. Gibran jadi bergidik ngeri melihat gadis jadi-jadian itu.
"Kok kakak tau kita disini?" tanya Allea seraya menyelidik Rean dan Mutiara.
"Gue yang kasih tau, maaf ya Lea. Gue fikir cuman kak Gibran ganteng yang bisa nolongin elo." Mutiara mengedipkan matanya beberapa kali, sok imut sekali membuat seluruh makanan Rean ingin keluar lagi dari perutnya.
"Kakak bisa bicara berdua kan sama Allea sebentar, pinjem dulu ya."
Seperti anjing yang setia Mutiara dan Rean meninggalkan Allea berdua dengan Gibran.
"Kamu kenapa?" tanya Gibran to the point.
"Gak kenapa-kenapa kok kak, aku baik-baik aja kok!"
"Jangan bohong Lea, Mutiara udah cerita ke kakak kalo Tante Liliana ngusir kamu dari rumah!"
"Terus kalo kakak udah tau kenapa nanya?" tanya Allea ketus. Entah kenapa melihat wajah Gibran membuatnya ingin marah, gara-gara perjodohan itu hidupnya sangat berantakan sekarang.
"Allea... Maafin kakak ya. Gara-gara kakak kamu jadi susah."
"Lea udah maafin kakak kok, lagian nasi udah jadi bubur juga. Sekarang Lea cuman minta kakak jangan ganggu Lea lagi, Lea udah cukup menderita kak. Jangan temuin Lea lagi kak, Lea- "
Kata-kata Allea tiba-tiba terpotong karena Gibran meletakkan jari telunjuknya dibibir Allea.
"Kakak akan tanggung jawab Le, Kakak akan tanggung semua biaya sekolah kamu."
"Kak- "
"Ini perintah bukan permintaan, kamu nurut okey!"
Gibran mengambil dompetnya dari memberikan sebuah ATM pada Allea.
"Ini kamu pake buat kebutuhan kamu, nanti pin-nya kakak kirim. Kakak harus balik ke kantor sekarang, kamu baik-baik ya!"
Tanpa menunggu tanggapan dari Allea, Gibran berlalu meninggalkan Allea dan kembali ke kantornya. Sebenarnya Gibran sedang sibuk-sibuknya di kantor tapi mengetahui keadaan Allea Ia jadi merasa bersalah atas semua yang menimpa gadis kecil itu.
"Ihhhh... Kak Gibran apaan sih. Gue gak butuh duit dia, gue cuman mau hidup gue balik seperti semula...." Allea kembali menangis terisak-isak. Beruntung kondisi restoran sudah sepi karena bukan jam makan siang atau makan malam.
(Kalo author ada makan sore padahal😂)
Melihat Gibran meninggalkan Allea, Mutiara dan Rean pergi menghampirinya.
"Lea...kok Lo nangis sih?" ucap Mutiara mengelus-elus punggung Allea.
"Lo jahat banget sih Mut! Ngapain coba Lo kasih tau kak Gibran!" sungut Allea ditengah tangisnya.
"Ya maaf...Gue kan cuman mau Lo bahagia Lea."
"Ya gak gini juga Mut, kan kata Lea tadi gak mau berurusan lagi sama Gibran atau Tante Dewi atau siapapun itu!" ucap Rean hampir kehabisan nafas. Heran mengapa Mutiara bisa begitu pendek pikirannya.
"Ya udah kalo gitu Le, Lo nikah aja deh sama kak Gibran. Setelah kalian nikah kan masalah jadi selesai..."
"Astaghfirullah Mutiara! Lo ini **** apa ***** sih? Kalo Lea mau nikah kenapa harus pake acara diusir segala dari rumah? IQ Lo lebih parah dari IQ jongkok tau gak!" ucap Rean.
"Emang Lea gak mau nikah sama kak Gibran? Gak mau ya Le?" Tanya Mutiara polos.
"Masya Allah Mutiara. Gue ruqyah aja Lo lama-lama, sumpah Lo **** banget Mut! Hipertensi gue lama-lama!"
"Tau ahh, gue mau pulang aja. Lo ruqyah dulu tuh temen Lo!" ucap Allea lalu pergi meninggalkan mereka.
"Gue juga mau balik aja ke rumah, sumpek gue liat manusia **** kayak Elo!" ujar Rean kemudian meninggalkan Mutiara sendirian.
"Kok kalian pergi sih? Jangan tinggalin gue dong!" Mutiara membereskan semua barang-barangnya hendak meninggalkan restoran itu juga.
"Dek, dek! Bayar tagihannya dulu baru pergi" ucap seorang pelayan.
"Lah? Kan yang makan tadi anak pemilik restoran ini mba? Kok bayar sih?" tanya Mutiara menggaruk-garuk tengkuknya.
"Tapi dek, Mas Rean kan gak ada ngomong apa-apa. Jadi kamu harus bayar makanannya!" tegas pelayan tersebut.
"Masa harus bayar sih mba? Saya gak punya uang mba..." ucap Mutiara dengan muka memelas.
"Kalo kamu gak mau bayar kamu nyuci piring aja deh di belakang selama satu bulan, gak punya uang kok makan di restoran!" ucap Pelayan itu dengan ketus.
Nyali Mutiara pun menciut melihat mba pelayan didepannya mulai marah. "Aduhh... Ya udah deh, Bill-nya mana mba?" tanya Mutiara.
Pelayan tersebut kemudian memberikan secarik kertas pada Mutiara hingga mata gadis itu membulat membulat sempurna.
"Oh my God! Ini beneran Lima ratus ribu mba?" tanyanya tak percaya.
"Iya dek lima ratus ribu, siapa bilang itu lima ribu. Kamu mau bayar tunai atau kredit?" ucap Pelayan antusias.
"Gak usah bayar bisa gak mba?" ucapnya pelan hingga pelayan itu menatapnya tajam seakan-akan siap memakannya bulat-bulat.
"Pake ATM aja deh mba, jangan galak-galak mba nanti saya bisa ngompol" jawab Mutiara lesu dan memberikan kartu ATM miliknya.
"Cih!" decak pelayan itu.
"Lebih serem mba pelayan dari pada Maminya Allea, ya Allah..."
"Kenapa dek?" tanya pelayan tersebut dengan nada mengancam sembari mengembalikan ATM milik Mutiara.
"Gak papa mba..." ucapnya dan berlari kabur meninggalkan restoran itu. Mimpi apa Mutiara bisa apes begini.
*****
Holaaaa.....
Jangan lupa jejak ya😉
- Lonely For You Only (slice of life)
- Haunted School : Repeat 1989 (time travel + horror)
Mari saling mendukung, semangat untuk author♡
, smga bisa up tiap hari yaaa
1. My Innocent Girl (up)
2. I Love You Badly (masih new)
jangan lupa mampir ya guys, aku tunggu loh ya like, komen, dan juga vote okeeyyy? okey dongg wkwkk :v🙏
kenapa harus like dan komen?
-yaa karena like dan komen kalianlah yang bisa bikin Author semangat🤗
Sekian dan terimakasihh luvv🙏💛✨🤗
1.My Innocent Girl
2.I Love You Badly
jangan lupa ya mampir, aku tunggu like, komen dan vote juga yaa🙏😇🤗✨
luvvv bangettt💛😚
-JE; Sang takdir
-Touch Of Love
cuss bacaa jan lupa tinggalkan jejaakk🤗
tkan prfil q aja yaaa😍
vielen danke😘