21+
Untuk mencintaimu adalah HAL YANG MUDAH tetapi untuk mendapatkan cintamu adalah HAL YANG PALING SULIT untuk aku lakukan"
-Kanaya Almira
"Aku tidak akan pernah memperlakukanmu sebaik itu, bahkan untuk menyakiti atau menyiksamu saja aku sanggup"
-Rendy Saputra
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Venita Ven-Ven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12
"Masuk... " teriak si pemilik ruangan mempersilahkannya masuk.
Aku pun pergi meninggalkan tempat itu dan langsung menghentikan taksi untuk pulang. Sesampainya diapartemen aku tidak menemukan Shella saat itu, ku rebahkan tubuhku diatas sofa dan mengeluarkan ponselku.
Ingatanku melayang dimana ketika aku mengantarkan dokumen ke kantor Kak Rendy aku mengambil selembar catatan kecil dimana semua keluh kesahku dituangkan dalam coretan.
------
Kak Rendy membuka dokumen yang dibawakan oleh sekretarisnya, mengecek bahan untuk meeting hari ini.
"Siapa yang mengantarkan berkas ini..??!! " tanya kak Rendy kepada Nia sekretarisnya.
"Seorang perempuan muda berambut pendek dan pipinya chubby ... " jelas Nia mengingat-ingat seseorang yang menemuinya tadi.
"Berambut pendek ...??!! " tanya kak Rendy yang heran.
"Apa maksud kamu, Kanaya ...??!! " sambungnya menyelidik.
"Maaf pak, saya lupa menanyakan namanya ... " balas Nia dengan rasa takut, dia tahu kalau bosnya terkenal kejam.
Kak Rendy pun menyuruh sekretarisnya keluar dan menyiapkan ruang rapat, dia ingin rapat ini dipercepat berharap dirinya bisa mengantarkan sang kekasih untuk ke bandara. Dia pun tertuju pada berkas yang diberikan Nia tadi, dia melihat secarik kertas yang menyelinap dibalik tumpukan berasnya.
Dia pun mulai menarik kertas kecil itu dan terdapat tulisan yang membuatnya begitu kaget.
Suamiku, aku sedih, sakit hati, marah, dendam, dan kecewa. Tapi tahukah kamu? Aku akan tersenyum dan melanjutkannya. Itu memang menyakitkan, tetapi aku akan mencoba bertahan.
Kak Rendy yang membaca itu langsung mengepalkan tangannya dan meremas kertas yang ada digenggaman nya. Dia melihat jam yang menempel ditangannya, tak terasa dia membaca tulisan itu dengan sangat fokus sampai lupa bahwa dirinya sudah berjanji akan mengantarkan Shella.
------
Shella yang menunggu kehadiran kekasihnya terus menggerutu kesal karena ini baru pertama kali dirinya menunggu begitu lama. Shella pun mengeluarkan ponselnya dan mencari nama kekasihnya itu. Sudah beberapa kali ia menghubunginya tetapi tidak diangkat, diapun memutuskan untuk berangkat sendiri ke bandara.
Sekitar 1 jam setengah Shella tiba di bandara, sambil menunggu pesawat take off Shella pergi membeli beberapa makanan karena dia hanya sarapan sedikit ketika di apartemennya.
'Bruk'
Makanan yang dibawa Shella terjatuh dan berserakan dilantai. Wajahnya sudah kesal dan siap untuk memarahi si penabrak.
"Maaf ... " uluran tangan seseorang yang sudah berada didepan wajah Shella.
Shella pun mendongakkan kepalanya dan menerima uluran tangan itu.
"Sumpah demi apa, ganteng banget... " gumamnya dalam hati
"Maaf ya, aku ganti makanannya ... " ujar pria yang sedang berada dihadapannya.
"Gak perlu, kenalin nama aku Shella ... " balas Shella sambil mengulurkan tangannya memperkenalkan diri.
"Nama saya Sandy ... " menerima uluran tangan Shella.
Mereka pun mulai mengobrol dan bertukar nomor ponsel.
------
Aku sedang memainkan ponselku, tiba-tiba notifikasi pesan grup muncul dilayar ponselku.
Salsa: "Hari ini kita makan di kafe tempat biasa yuk, Kanaya lo bisa kan ...??!! "
Tiara: "Yu udah lama banget nih ... "
Kanaya: "Boleh, jam berapa ...??!! "
Tiara: "Sekarang. Gue ke rumah Salsa dulu nanti gue jemput lo didepan apartemen ... "
Aku pun langsung bersiap masak untuk makan malam. Kebiasaan kami bertiga kalau sudah nongkrong pasti bakal lama jadi aku akan menyiapkan makan malam dengan cepat.
Sekitar 15 menit aku sudah selesai memasak dan ponselku berdering yang pasti itu ada Tiara atau Salsa. Benar saja ternyata Salsa sudah menungguku didepan apartemen.
"Kita udah didepan, Nay ..." ucap Salsa diujung telepon.
Aku pun langsung mengambil tas ku dan keluar apartemen menemui kedua sahabat ku itu. Seperti biasa didalam mobil kita menyanyi, berfoto, merekam video dan melakukan hal konyol lainnya.
****HAI TEMAN-TEMAN BANTU AKU YUK DENGAN CARA LIKE, DAN KOMEN AGAR AKU MAKIN SEMANGAT UP NOVEL TIAP HARI.
TERIMAKASIH YANG SUDAH LIKE, RATE, DAN VOTE YA. *CIUM ONLINE* 😘😘**
masih bingung dengan kata² 'Kanaya langsung naik ke kamarku dan membersihkan tubuh ku' ? "ku" nya itu siapa?
ini cuman saran & kritik aja ya, bukan menjatuhkan..
sukses trs kak.
Fyi? aku bisa nemu tulisan kamu karena masuk Beranda di rekomendasi pilihan Editor. Itu udan clue banget artinya wajib di lanjut, kan?!
Ayo semangat Kakak Author🥰