NovelToon NovelToon
Lihat Aku, Jasson!

Lihat Aku, Jasson!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Obsesi
Popularitas:172.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: sangrainily

Bunga Qisyal wanita cantik, diusianya yang masih muda 22 tahun sudah menjadi CEO ternama di perusahaan papanya.


Mencintai teman kecilnya yang bernama Jasson Anggara Utama, keduanya begitu dekat. Suatu hari, keluarga Jasson mengalami kebangkrutan.


Bunga ingin menolongnya dengan catatan Jasson harus menikah dengannya. Tentu saja pria itu menolak dan marah besar namun keluarga Jasson memaksanya hingga membuat Jasson tidak memiliki pilihan.


Kejadian itu membuat Jasson membenci Bunga, karena Jasson sudah memiliki kekasih hati pilihannya dan berencana akan menikah.


Jasson menganggap jika Bunga adalah wanita egois yang hanya bisa mengandalkan kekuasaannya untuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan. Rasa sayangnya kepada Bunga sebagai teman berubah menjadi sebuah kebencian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lihat Aku, Jasson! Bab 12

"Tidak ada cinta yang lebih kuat selain cinta dari seorang ibu dan juga istri setelah cinta Tuhan."

Bunga hanya perlu bersabar, untuk membuat situasi seperti yang dia inginkan.

Jasson pun pergi meninggalkan Bunga seorang diri, Bunga hanya bisa terdiam.

Memang benar, yang ada dipikiran Jasson saat ini hanyalah kekasihnya, Ade.

Ia hanya memikirkan perasaan Ade, tanpa memikirkan perasaan Bunga.

Bunga tidak bisa berbuat apapun selain hanya bisa bersabar.

"Tuhan, kuatkan aku! Semoga aku bisa menjalaninya dengan baik."

******

Di kamar, Ade yang mulai membaik kini semakin kesal.

Jasson kembali menghampiri Ade, memeluk kekasihnya dengan manja

"Jasson, aku ingin kita menikah!"

"Sayang, sudah aku katakan kepadamu. Kita akan menikah tiga bulan lagi oke?"

Ade mengangguk, dia pun tidak mau lagi membantah.

Namun Ade harus tetap bersiap menghadapi hari yang akan datang, ia tahu. Jika terus begitu, Jasson bisa mencintai Bunga dan posisi dirinya akan semakin terancam.

********

Kedua orang tua Jasson sangat merindukan masakan menantu mereka. Namun keduanya pun harus sabar, karena sebentar lagi Bunga dan Jasson akan memberikan keturunan untuk mereka. Dan ibunya Jasson tahu jika Bunga sedang mengandung. Besannya pasti akan memberikan sebagian hartanya kepada Jasson.

"Pa, mama enggak sabar lihat menantu kita hamil. Dan papa juga tahu kan, kalau menantu kita hamil, Jasson akan mendapatkan kekayaan dari besan kita itu."

"Sudah lah, Ma! Yang kamu pikirkan hanyalah harta saja, tanpa memikirkan kebahagiaan anak kita!"

"Papa bagaimana sih! Jika ada harta anak kita juga akan bahagia, Pa!"

David hanya menggeleng melihat kelakuan istrinya yang seperti itu. Kesalahannya yang dulu selalu memanjakan sang istri dengan harta, dan setelah mereka bangkrut seperti ini, istrinya masih belum bisa menerima kenyataan.

"Apa papa tidak senang jika menantu kita itu hamil?" Laras mendekati suaminya

"Papa senang sekali, Bunga anak yang sangat baik! Tapi papa sedih kalau mama menyayangi menantu kita hanya karena hartanya saja."

Laras terdiam, rasanya ia marah dengan suaminya!

"Pa! Mama juga menyayangi menantu kita, apalagi Bunga wanita yang baik, cantik, berkarakter, dan wanita karir!"

"Iya, Ma! Kamu benar,"

"Tapi enggak salah dong kalau mama berharap lebih? Menantu dan besan kita memiliki harta yang berlimpah, mereka harus dong membagi sebagian hartanya untuk kita. Mereka kan juga tahu kalau keluarga kita sedang mengalami kesulitan, Pa!"

David malas bertengkar dengan istrinya yang mata duitan! Lebih baik ia menghindar, di luar seorang wanita paru baya yang begitu elegan dan sangat berwibawa mendengarkan ucapan keduanya.

Wanita itu adalah Salvira, ibu dari Bunga. Salvira hanya menggeleng, lalu memilih pergi dari rumah besannya.

Niat kedatangannya kerumah orang tua Jasson untuk berbagi kerinduan terhadap anak dan menantunya. Namun pernyataan dari ibunya Jasson membuat dirinya kaget bukan main, ternyata besannya itu hanya menyayangi Bunga semata-mata demi harta.

"Sungguh kasihan anakku!"

Di dalam mobil, Salvira memikirkan nasib anaknya yang memiliki mertua seperti itu!

Salvira berjanji akan menjaga anaknya, ia tidak akan membiarkan siapapun merusak kebahagiaan sang anak.

*****

Sebulan berlalu

Bunga dan Ade sudah terbiasa tinggal bersama. Bunga selalu menyiapkan makanan setiap hari untuk keduanya, walau ia enggan namun Bunga melakukan itu untuk suaminya, Jasson.

Jasson baru bangun dari tidurnya, ia segera pergi ke ruang makan. Sudah pasti dirinya membersihkan tubuh terlebih dahulu

Harum tubuh Jasson begitu tenang, walau Bunga tidak bisa duduk di samping suaminya namun duduk tepat didepan sang suami sudah lebih dari cukup untuk dirinya!

Bunga mengambilkan lauk untuk Jasson, Ade tidak mempermasalahkan itu karena dirinya tidak bisa melayani Jasson jika mengenai urusan dapur.

Ade menikmati makanannya dengan santai, setelah memindahkan beberapa lauk di wadah Jasson. Jasson pun menyantap makanan yang begitu lezat.

"Hari ini aku akan masuk ke kantor!" Bunga mengatakan itu dengan dingin, Jasson tidak menolak. Ia pun mengangguk, Ade menoleh kearah kekasihnya Jasson pun membalas tatapan Ade. Ia hanya mengangguk, meyakinkan Ade

Ade yang kesal pun menghabiskan makanannya dengan wajah cemberut.

"Jadi aku di rumah sendiri?" Ade bertanya kepada Bunga namun wanita itu tidak menjawab

Ade semakin kesal, ia pun marah! "Lihat istrimu! Aku bertanya namun dia menganggap ku angin lalu!" Ade protes kepada Jasson, Jasson menegur istrinya itu! "Apa salahnya menjawab pertanyaan Ade? Lagipula dia bertanya dengan baik, mengapa kau selalu seperti ini?"

Bunga menatap Jasson dan Ade, menghela nafas panjang.

"Kamu sudah besar, jika bosan. Bawa saja teman mu kesini! Jangan terlalu banyak sandiwara,"

Bunga mengatakan itu dengan kesal, ia pun langsung beranjak pergi untuk bersiap-siap.

*********

Bunga yang sudah bersiap-siap pun kembali ke ruang bawah, ia akan membawa mobil sendiri. Terlihat Bunga wanita karir yang sangat elegan

"Aku meninggalkan semuanya demi lelaki yang bahkan tidak pernah mencintaiku!" Bunga meringis pedih, begitu bodohnya ia hanya karena cinta. Bahkan selama satu bulan ini, ia merasa sesak dan begitu sabar dengan suami dan juga selingkuhan suaminya.

Bunga sudah tidak mau lagi mengalah, ia akan fokus kepada dirinya.

Ade tercengang melihat kecantikan dan elegannya Bunga. Begitu juga dengan Jasson yang tiada henti menatap istrinya tanpa berkedip.

Bunga jauh lebih cantik dari biasanya, selama ini rumah selalu memakai baju tidur dan tanpa make-up dirumah.

Berbeda dengan Ade yang selalu berpenampilan seksi.

"Cantik." tanpa sadar Jasson mengatakan hal itu, Ade memukul kekasihnya "Jadi dia lebih cantik dari aku?" Jasson tersadar dan menjelaskan kepada Ade jika kekasihnya itu sangat cantik, tidak ada yang mengalahkan kecantikan Ade. Model terbaik se-Asia.

Bunga mendekati Jasson dan Ade "Jasson, aku akan berangkat terlebih dahulu kekantor. Aku akan membawa mobil!"

Jasson melarang, jika ia dan Bunga tidak pergi berbarengan, maka semua yang ada di kantor akan curiga. Bahkan karyawan akan mengadu ke mertuanya.

"Kita akan berangkat bersama," Ade menoleh kearah Jasson seakan ingin memprotes. "Aku tidak mau, jika kita pergi terpisah. Karyawan akan bertanya dan mungkin kabar ini akan sampai ke mama. Akan ribet nantinya!"

Ade mulai tenang dengan jawaban Jasson, apa yang kekasihnya katakan itu memang benar. Bunga pun hanya mengangguk saja

Jasson berpamitan kepada kekasihnya, ia pun mencium kening Ade tepat di hadapan Bunga. Bunga membuang muka ke sembarang arah, tega sekali Jasson bersikap seperti itu kepada dirinya.

Tanpa memikirkan perasaannya, Jasson bermesraan dengan wanita lain tepat di hadapannya.

Jasson pun mengajak Bunga untuk berangkat bersama, dengan langkah yang sedikit kecewa Bunga tetap mengikuti suaminya.

Mereka pun naik kedalam mobil, di dalam mobil keduanya diam tanpa membahas apapun.

Terlihat Jasson hanya bahagia jika bersama dengan Ade saja.

*****

Mereka pun sampai di kantor, karyawan menyambut Bunga dengan meriah.

Bunga CEO yang sebenarnya, selama ini Jasson hanya menggantikan posisinya untuk sementara waktu saja.

Bahkan semenjak kehadiran Bunga yang kembali ke perusahaan, Jasson tidak di pandang oleh rekan-rekan yang bekerja sama dengan perusahaan mereka.

Kolega-kolega tersebut hanya menganggap Bunga sebagai pemilik perusahaan itu, bahkan Salvira turut hadir dalam penyambutan anaknya.

"Nak, keputusan kamu memang tepat!"

Salvira mengatakan itu kepada Bunga. Ia senang karena anaknya sudah mengambil langkah yang baik.

Bunga memeluk ibunya, ingin sekali rasanya Bunga berbagi kepedihannya kepada sang mama, mamun bagaimana pun, Jasson adalah suaminya. Ia harus tetap menutup aib suaminya dengan baik

Biarlah ia menelan kepahitan itu sendiri, Bunga tidak mau membebani pikiran mamanya lagi. Kepergian sang papa sudah membuat mamanya sedih.

"Sayang, ayo ikut dengan mama!"

Salvira mengajak anaknya untuk masuk kedalam ruangan, meninggalkan Jasson sendirian

Keduanya masuk kedalam ruangan pribadi Salvira, wanita paru baya itu memberikan kode kepada pengawalnya untuk pergi meninggalkan ia dan anaknya berdua di dalam ruangan.

"Apa kamu bahagia dengan pernikahanmu?" Salvira langsung melontarkan pertanyaan itu kepada anaknya setelah pengawal pergi.

Bunga terdiam, naluri seorang ibu sangat kuat.

"Iya ma, Bunga bahagia!"

Salvira mendekati dan menatap mata anaknya, walau Bunga mengatakan itu, rasanya Salvira tidak percaya.

"Mama melihat kebohongan di mata kamu,"

Bunga terdiam sejenak, tangisan hampir memuncak. Namun ia berusaha untuk tetap kuat!

"Benar, Ma! Bunga itu bahagia banget, mama tahu kan kalau Bunga sangat mencintai Jasson!"

"Lalu bagaimana dengan Jasson?"

Bunga terdiam sejenak, mencoba untuk tetap tenang

"J-jasson juga mencintai, Bunga. Bahkan kita baru balik dari bulan madu," Bunga memasang senyuman manis untuk sang mama

"Jangan berbohong dengan mama, Nak!"

"Bunga enggak bohong kok, Ma. Mama tenang aja ya? Bunga bisa menjaga diri dan kebahagiaan Bunga!" Bunga pun memeluk ibundanya, dalam hati ia meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada sang mama karena sudah membohongi Mamanya.

1
Anonim
Bodohnya lh c bunga ni
Meny Djaulu
yg bikin novel ini orgnya lagi mabuk obat nyamuk.gak mutu.
Iberena Situngkir
Biasa
Iberena Situngkir
Lumayan
sandi Gelau
ratu sendiri yg memaska kakak nya terus sama Jasson sbb Ratu suka sama Edyen
Sri Wahyuni
sdah bab jauh s bunga msih az oon
Sri Wahyuni
s bunga emng egois mau nolong tmen ko ada pamrih
Nur Adam
lnjur
Batara Kresno
jasson yg bodoh
Hafifatul Karima
thor kenapa kok bertele tele ceritanya kapan bahagia nya tuh
Batara Kresno
bodoh dari dulu emang si jason ga diselidiki dulu udah nikah lg ap belum si bunga.mamanya ama jasson emang bodoh..nyesel lg lho baru tau rasa
𝕾𝖆𝖌𝖊🄶𝖗𝖊𝖊𝖓92࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐
mampir kak 😊
Ary Cantora
dasar egois udah gede baru ditanya, kemana aja dari dulu
Tuấn Mark
berasa kaya film ikan terbang drama nya sungguh
Tuấn Mark
maminya juga org kaya tapi nngak cari tau anaknya gimana
Tuấn Mark
menurut ku bungannya terlalu g.b.l.k nggak sih,ya cinta sih cinta tapi nggak segitunya juga
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
pernikahan paksa, hmm. Sakit, apalagi gak dianggep. sabar ya,, Aku salut karena tetap menjaga tabiat suami.
NATHALIE WICAKSONO
ceritanya terlalu rumit thorrr,,, benar kan tebakan ku antara bunga sama jason msih ada jarak ditambah ada perempuan lain yg jadi orang ketiga,,, nanti pd akhirnya mereka pasti tdk dpt bersama 😞😞😞😞😞😞
Agustia Anggraini Sinaga
semoga jodoh q nti seperti Gery sifat y Allah yg syg am keluarga n syg am istri bisa jd imam buat q n ank2 q🤲🤲🤲🤲🙏🙏🙏
NATHALIE WICAKSONO
ini cerita nya bunga sama jason,,, knp yg menguasai cerita kok ara dan gerry ya🤔🤔🤔,,, ntar endingnya jason dijodohin sama cwk lain nasib bunga dan anak nya gmn?,,,, nggak asikkkk cerita nya thorrr 😔😔😔😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!