NovelToon NovelToon
Sang Pembantai

Sang Pembantai

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Reinkarnasi / Fantasi Timur
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: Semartis

Di Ibu Kota Jakarta, Ilham Alamsyah seorang pemuda yang menjadi menantu sampah, dibunuh oleh kekasih dari istrinya dan bereinkarnasi di dunia kultivator.

Hahahaha AKU??

AKU ADALAH XINCHEN

Aku akan membantai kalian semua yang ingin menjadi musuhku!!!

APAA? PARA DEWA???

Hahahaha akan ku injak-injak para dewa sialan itu!!!!!

Karya pertama
Jadi maaf, masih banyak salahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Semartis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 12 - Pulau Kematian

Mereka berdua yang ditanyai mengenai kompensasi langsung sumringah. Kesedihan akan kejadian tadi seakan langsung berganti dengan kesenangan.

Mereka berduapun tersenyum licik, karena sudah memikirkan kompensasi yang diminta.

"Aku ingin kau menikahi cucu perempuanku".

"Aku ingin kau menikahi anak perempuanku"

Ucap leluhur Shu dan Ming Song disaat bersamaan dan sudah berdiri sedari Xinchen mempertanyakan kompensasi.

Xinchen yang diminta menikahi keturunan mereka sebagai kompensasi terkejut. "Kakek, paman, bagaiman mungkin kalian ingin aku menikahi keturunan kalian? Mereka pun pasti juga tidak setuju menikah denganku".

Mendengar jawaban Xinchen, leluhur Shu segera menjawab "Baik itu cucuku atau anak Ming Song pasti setuju akan hal itu".

Mendengar anaknya ingin dinikahkan dengan Xinchen, kaisar Shu sesaat menampilkan senyumam liciknya dan langsung berpura-pura sedih. "Benar nak, aku yakin anak ku juga setuju. Api darah adalah salah satu kekuatan kekaisaran ini, dan sekarang hilang. Tapi dengan kau menikahi anak ku, itu dapat menggantikan kekuatan api itu".

Setelah menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba muncul kakek-kakek yang nampak seusia dengan leluhur Shu.

"Hei Shu Kai, bakatmu sepertinya sama seperti rubah tua itu kan? Tanya kakek itu.

Melihat dan mendengar mereka yang ada di sana langsung memberi hormat.

"Salam leluhur Ming" Kedua jenderal dengan posisi membungkukkan badan 90 derajat.

"Salam paman Ming" Hormat kaisar Shu.

"Salam ayah" Hormat Ming Song.

"Cihh, berandal tua, ada apa kau ke kekaisaran ku hah?" Tanya leluhur Shu. Mereka berdua berasa di generasi yang sama.

"Suka hatiku lah, kenapa?" Jawab leluhur Ming dan langsung menuju ke arah Xinchen.

"Hahahaha memang pemuda yang menjanjikan, Namaku Ming Yang, dan mulai sekarang kau bisa panggil aku kakek Ming" Ucap leluhur Ming sembari memegang pundak Xinchen.

Mendengar hal itu, Xinchen sedikit membungkukan badannya dan memberi salam. "Salam kakek Ming".

"Hahaha cucu yang baik, aku tahu bahwa kau sudah menyadari keberadaan ku sejak aku datang ke istana ini kan?" Tanya leluhur Ming senang.

Mendengar hal itu, Xinchen hanya tersenyum. Karena memang betul apa yang dikatakan leluhur Ming.

Xinchen sudah mengetahui keberadaan leluhur Ming. Tapi ia tidak tahu jika itu adalah leluhur Ming. Ia hanya bisa merasakan hawa keberadaan kuat.

Leluhur Ming adalah salah satu orang kuat yang ada di dunia rendah ini dengan Kultivasi di ranah Ksatria suci*4.

"Tentang pernikahan cucuku juga, aku sangat setuju akan hal itu. Kau tahu, aku hampir mati karena membantu Ming Song menundukkan api magma, dan sekarang api itu telah dilahap oleh apimu. Jadi kau harus memberikan kompensasi dengan menikahi cucuku" Ucap leluhur Ming.

"Aku tak bisa janji akan hal itu, lagipun aku ingin lebih dulu berpetualang" Jelas Xinchen.

Mendengar pernyataan Xinchen, Ming Song segera berkata "Baiklah, tapi kamu harus ikut kami untuk makan bersama, bagaimana?

"Benar, kamu harus ikut makan bersama keluarga kami" Ucap kaisar Shu.

"Kamu tidak akan menolak kan nak? aku sudah kehilangan apiku lho" ucap leluhur Shu dengan nada sedih.

"Nak tidak baik menolak niat baik dari seseorang" ucap leluhur Ming.

Melihat desakan dari kedua keluarga super ini, Xinchen hanya bisa pasrah "Baiklah, aku setuju untuk makan bersama keluarga kalian".

Mendengar jawaban itu mereka tersenyum dengan sangat senang. Kecuali kedua jenderal besar, mereka hanya tersenyum canggung, mereka dua sedari tadi hanya diam karena tahu mereka tidak pantas ikut campur masalah beginian.

"Oiya aku ingin bertanya, apakah ada tempat yang tidak seorangpun berani datang dunia ini?" Tanya Xinchen yang sudah duduk sembari menatap kearah semua orang tangan udah duduk ke tempat masing-masing.

Mendengar pertanyaan Xinchen, leluhur Ming dan leluhur Shu saling menatap. Seperti mengisyaratkan sesuatu dan langsung menatap Xinchen.

"Pulau kematian" ucap leluhur Ming dan leluhur Shu bersamaan.

"Pulau kematian? dimana tempat itu berada kek?" tanya Xinchen.

"Pulau itu berada ditengah antara 3 Benua" jawab leluhur Ming.

"Tidak ada seorangpun di dunia ini yang berani ke pulau kematian itu" ucap leluhur Shu.

"Tapi, menurut legenda, di pulau tersebut ada sebuah istana yang sangat megah dan mungkin saja ada banyak harta di sana" ucap Ming Song.

"Heii, itu hanya legenda, tidak ada seorangpun bisa sampai ke pulau kematian. Bagaimana bisa ada istana disana? Semua orang yang mencoba terbang menuju pulau tersebut tidak ada yang selamat, makanya pulau itu diberi nama 'Pulau Kematian'", Ucap leluhur Ming sembari menatap anaknya.

Mendengar semua perkataan mereka, Xinchen berpikir jika sepertinya pulau tersebut pasti ada banyak harta.

Jika di novel-novel yang ia baca, tempat-tempat seperti itulah yang menyimpan banyak harta berharga.

memikirkan itu semua membuat Xinchen semakin ingin pergi pulau kematian tersebut.

"Baiklah, segera mungkin aku akan ke pulau kematian" ucap Xinchen dengan semangat membara.

Mendengar ucapan Xinchen, apa lagi dengan semangat seperti itu. Mereka segera menanyai keputusan Xinchen tersebut.

"Nak, apakah kau serius?"

"Nak, apakah kau ingin mati"

Berbagai pertanyaan dilayangkan kepada Xinchen. Kedua jenderal besar yang mendengar keputusan Xinchen tadi juga terkejut.

Karena mereka berdua hanya bisa terbang 10 meter dari benua Zhong Jian ke arah pulau kematian. Karena binatang buas di laut sangat banyak dan mengerikan.

Apa lagi tekanan yang diberikan saat terbang menuju pulau kematian melewati laut. Karena pada dasarnya tak seorang pun berani terbang ke lautan luas.

Lantas bagaimana cara orang-orang benua lain datang ke benua Zhong Jian atau orang-orang benua Zhong Jian datang ke benua lain?

Mereka menggunakan formasi teleportasi yang disediakan di kota-kota besar dengan membayar sejumlah koin emas.

"Tenang saja, aku tidak akan mati. Singkirkan dulu masalah pulau kematian. Aku ingin bertanya tentang organisasi pembunuh" Tanya Xinchen kepada semua orang.

"Organisasi pembunuh adalah organisasi yang anggotanya pembunuh yang handal. Organisasi pembunuh juga salah satu eksistensi puncak di dunia ini" jawab leluhur Ming.

"Benar, tapi tidak ada yang tahu dengan detail dimana pusat organisasi pembunuh itu berada. Orang-orang hanya tahu pusat organisasi pembunuh itu di benua Kong guan." leluhur Shu menambahi informasi yang diberikan leluhur Ming.

Mendengar Xinchen bertanya tentang organisasi pembunuh. Jenderal Sing angkat suara.

"Tuan muda, sewaktu aku berpetualang di benua Kong Guan dulu, sepertinya ada tempat yang aneh dan aku curiga itu pusat dari organisasi pembunuh" Jelas Jenderal Song dengan hormat.

Mendengar hal tersebut Xinchen sangat senang. "Jenderal apakah aku boleh membaca pikiranmu, aku hanya ingin detail lokasi tempat pusat organisasi pembunuh itu berada".

Mendengar Xinchen mengatakan itu, mereka semua lagi-lagi dibuat terkejut. 'Membaca pikiran' itu adalah sebuah teknik yang sudah hilang sangat lama. Bagaimana mungkin Xinchen mempunyai teknik tersebut?.

Begitulah batin semua orang yang ada di sana......

...Bersambung...........

1
Rozer Cros
jangan lupa mampir di cerita ku ya,
Edi Agus
Biasa
andy papa kaykev
Lanjut...
Jambang
ceritanya mantap kpn LG sambunganya
Solo Solo
😇
Panta Jhoni Panta Wsl
lanjut
Panta Jhoni Panta Wsl
next
Tjhia Sukling
lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwkwkwkwwk manggatoom
tintakering
top
tintakering
mampir thor ...
𝓛𝓮𝓸 [off]
mantap coy
willy tambayong
memandang atau memasang?? typony jauh banget..
ytu
bagues
qq_95
benua khong guan biscuit jadul hihihihihi autorrrrrrrtrr
Andrian Gulo
Semangat thor, updatenya💪💪💪💪💪
Mohd Latif
lanjutkan ceritanya bossku
Tara
Waduch.. Siapa tuch.. Semoga sampai tamat ya kak.. Semangat.. Here little gift kak 😱🎁🤗🥰🌹🙏
Tara
Lho lho kok cincin penyimpanan Di kakek n ortu kel Yan tidak diambil juga ruang harta.. Padahal lumayan utk nambah 2 pemasukan😱🤭🤔
Naura Kusyg
hehe bagus juga gambarnya athur
Andi Pranta
hiatus dah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!