Zinu seorang pemuda yang baik budinya dan suka menolong kepada siapa pun, suatu ketika setelah ia memberikan roti kepada seorang pria tua berpakaian kumal, ia bertemu dengan Bee roh berwujud boneka beruang putih yang mengaku sebagai Roh Kebaikan. Dari Bee, Zinu mendapatkan sebuah Sistem di ponsel pintarnya, Sistem itu bernama Sistem Menjadi Kaya.
Jika Zinu berhasil menjalankan tugas yang diberikan Sistem, Zinu akan mendapatkan Poin Kebaikan. Poin Kebaikan ini sendiri dapat Zinu tukarkan menjadi uang. Jika Zinu menukarkan 1000 Poin Kebaikan ia akan mendapatkan uang 100.000 Rupiah.
Ding...
[Sistem Kekayaan :
Agar Pengguna bisa selalu berbuat kebaikan, Pengguna harus tetap hidup!
Hadiah :
10.000 Poin Kebaikan/hari]
Sejak mendapatkan Sistem, kehidupan Zinu mulai berubah, ia mampu memperbaiki ekonomi keluarganya.
Suatu ketika Zinu mendapatkan misi dari Sistem untuk menjadi Youtuber dengan konten berbagi kebaikan. Bagaimana kisah Zinu dengan Sistem yang dimilikinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi Putih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12
“Salah paham? Kalian berciuman itu salah paham?!” ucap Rosa dengan nada yang mulai meninggi.
“Dinda yang meciumku dulu sayang!” Angga mencoba memberikan pembelaan.
“Aku melihat sendiri kalian begitu menikmati ciuman satu sama lain!”
Waktu itu Rosa mengunjungi apartemen Angga, ia sebagai pacarnya Angga sudah mempunyai akses ke apartemen pacarnya itu, jadi saat itu ia ingin memberikan kejutan ke Angga karena dia sedang ulang tahun. Namun malangnya, niat memberikan kejutan justru Rosa kepalang terkejut dengan kelakuan Angga yang sedang beradu bibir dengan wanita lain. Rosa merasakan sesak di dadanya, hatinya hancur. Seorang lelaki yang begitu ia percayai ternyata bermain di belakangnya. Rosa yang sedang diselimuti amarah, langsung saja mengucapkan suatu kata yang memang ini adalah kata yang menyatakan ketidakcocokan, “Kita putus!!”
Sudah hampir satu tahun kejadian itu, Rosa sudah mulai berhasil move on. Namun kepercayaannya terhadap seorang lelaki tidak sama seperti yang dulu lagi.
Angga masih terus berusaha meminta maaf dengan Rosa, dia berulang kali mengajak Rosa untuk balikan lagi dengannya, tapi tentu saja Rosa menolak itu.
Rosa berbalik, tapi Angga terus memegangi tangannya. “Lepaskan!!”
“Aku tidak akan melepaskannya, sebelum kau mau balikan lagi denganku sayang!” ucap Angga yang masih berkeras.
Zinu yang melihat itu tentu saja langsung bertindak, bukankah tugasnya untuk menjaga Rosa?
“Mas, tolong lepaskan Kak Rosa!” pinta Zinu.
“Eh siapa kau? Jangan ikut campur!!”
“Tunggu dulu, apa kau pacar barunya Rosa?! Jadi kau yang buat Rosa tidak mau balikan denganku lagi ya?!” Angga mulai salah paham, tatapannya begitu tajam ke arah Zinu.
Tanpa berfikir lagi, Angga melepaskan tangan Rosa, lalu dia melesat ke arah Zinu dan melepaskan pukulannya. Namun pukulan pertama dari Angga berhasil ditahan oleh Zinu.
Kekuatan fisik Zinu sekarang sudah berkembang, tentu saja ia tidak selemah dulu lagi. Angga semakin gencar melepaskan serangannya. Bisa dilihat dari serangan-serangan Angga, dia bukanlah orang biasa. Teknik menyerang yang digunakan Angga itu adalah teknik Karate. Gerakan Angga pun begitu sempurna, maka ini menandakan Angga begitu terlatih. Mungkin saja dia sudah sabuk hitam, tingkatan tinggi penguasaan Karate.
Variasi serangan Angga mulai membuat Zinu kewalahan. Walau secara fisik Zinu lebih unggul, tapi ia sama sekali belum menguasai teknik-teknik beladiri. Sejauh ini ketika Zinu bertarung, ia mengandalkan Kartu Ahli Beladiri dan itu bukanlah skill aslinya.
Brakk..
Zinu terpukul jatuh. Rosa yang melihat ini menebak Zinu tidak mau melawan Angga secara serius. Jelas saja dia pernah melihat Zinu melawan 11 orang mafia seorang diri dan berhasil menghindari senjata api, jadi dia percaya Zinu tidak ingin serius menghadapi Angga.
[Apakah Pengguna ingin menggunakan Kartu Ahli Beladiri sekarang?]
‘Sepertinya aku tidak akan bisa menang melawan orang yang begitu ahli dalam bertarung ini, baik aku gunakan saja....”
“Stoppp!! Angga Stopp!!”
Belum selesai Zinu berkata, Rosa sudah berteriak ingin menghentikan mantan pacarnya itu.
“Jika begini aku makin kecewa denganmu Angga!!”
Rosa berlari ke arah Zinu dan membantunya untuk berdiri. “Ayo Zinu kita pergi, kau memang tidak perlu melawan pria seperti dia!!”
Rosa sejenak berhenti dan menatap Angga. “Angga, jauhi aku! Aku sudah muak denganmu!” katanya dengan kekesalan.
Angga hanya terdiam ketika melihat Rosa berjalan sambil memapah Zinu. Angga mengepal erat kedua telapak tangannya. “Sial!! Sial, awas saja kau!!” murka Angga melihat hal itu.
Zinu sebenarnya tidak perlu dipapah karena fisiknya sekarang sudah berkembang, hanya pukulan tadi tidak akan membuatnya cedera parah, tapi ia tidak bisa menolak keinginan wanita yang menjadi tuannya ini karena khawatir membuat Rosa semakin kesal.
“Biar aku saja yang nyetir ya..” ucap Rosa.
Di dalam mobil, Zinu merenungkan dirinya yang masih lemah karena tidak memiliki skill bertarung. Melawan Angga saja ia kewalahan, apalagi harus melawan sekelompok mafia bersenjata, jika ia tidak mengandalkan kemampuan dari Sistem tentu saja ia akan binasa, semisal saat ia tidak mempunya Kartu Ahli Beladiri dan poinnya pun sedang tidak mencukupi untuk membeli kartu kemampuan. ‘Kalau begini, agar bisa melindungi Rani, aku harus berlatih teknik-teknik beladiri.’ batin Zinu.
[Sistem akan memberikan Pengguna Skill Ahli Beladiri secara permanen saat Pengguna mencapai level 10, menguasai salah satu teknik beladiri, dan telah menyelesaikan 50 misi harian]
Ketika Zinu mendengarkan suara dari Sistem, ia menghela nafas. Tekadnya sudah bulat untuk menjadi lebih kuat.
***
Angga sudah sangat emosi, ia tidak akan membiarkan harga dirinya diinjak-injak oleh siapa pun. “Aku pasti akan membalas semua penghinaan ini dan membuat wanita itu memohon untuk kembali bersamaku!”
Angga terus berjalan memasuki sebuah gedung yang sudah terbengkalai. Saat Angga tiba, di sana sudah ada sekelompok orang yang sudah menunggunya. Semua dari mereka berdiri ketika melihat kedatangan Angga.
“Maaf Bos, ada apa gerangan mengumpulkan kami semua di sini?”
Angga menatap tajam kelompok itu. “Aku ingin kalian membuat seorang cacat karena telah berani menyinggungku!” ucap Angga dengan wajah yang penuh kemarahan.
“Hahaha itu gampang Bos, serahkan saja pada kami nanti!” ucap orang yang berbadan besar dan dipenuhi tato.
“Kasian sekali orang yang berani menyinggung Bos Angga, dia tidak tau Bos Angga itu orang seperti apa, bahkan para preman seperti kita saja takluk padanya, belum lagi geng-geng yang menjadi penguasa jalanan kebanyakan tunduk padanya!” ucap pelan salah seorang yang ada di tempat itu.
“Kalian jangan pernah meremehkan dia, walau dia seperti tidak bisa bertarung, tapi aku merasakan kekutan fisiknya sangat kuat!” papar Angga yang sebelumnya sudah bertarung dengan Zinu.
***
Setelah diminta Rosa pulang lebih awal untuk istirahat, Zinu menyempatkan diri pergi ke sebuah lokasi. Ia ingin mengecek Female Apartemen yang didapatnya dari Kotak Kekayaan. Zinu berfikir, ia harus segera membawa adiknya pindah ke apartemen itu agar keselamatan adiknya lebih terjamin.
Zinu telah tiba di depan gedung tinggi yang ia tuju. Zinu menatap gedung apartemen dengan 21 lantai itu, ia masih tidak menyangka gedung besar dan megah itu adalah miliknya sekarang.
Zinu menjalankan kembali motor sport-nya untuk memasuki kawasan apartemen. Setelah memarkirkan motornya, ia langsung saja berjalan untuk memasuki gedung.
Zinu sudah menyiapkan surat-surat dan bukti kuat bahwa dialah pemilik sah dari apartemen ini sekarang. Zinu sadar, ia akan sulit memasuki apartemen bila tak membawa bukti yang jelas karena ia seorang lelaki. Kecerdasan Zinu yang sudah di angka 10 itu membuatnya mengurangi ke-naifan dalam berfikir.
Apartemen ini dijaga ketat oleh satuan keamanan, seorang lelaki yang tidak memiliki alasan yang jelas untuk memasuki apartemen tentu saja akan diusir dari sana. Zinu adalah pemilik baru gedung apartemen ini, apakah ia juga akan diusir?
\=\=\=\=
Ini novel pertama aku Si Cumi Putih, jadi mohon berikan dukungan berupa Like, saran dan masukan di kolom Komentar, serta agar tidak ketinggalan jadikan novel ini Favorit-mu.
Oh ya novel ini juga ikut kontes Mengubah Takdir dari Noveltoon, jadi mohon dukungannya semua. Kalau boleh, jangan kosongkan Like dari setiap BAB. Dengan dukungan pembaca yang antusias aku akan semakin semangat.🙏
mending sistem seperti semula thor
lebih bagus