Cerita bawang disisipi comedy
Kisah gadis muda dengan cinta pertama
Pernikahan yang diinginkannya berakhir bahagia, ternyata membawa penderitaan bagi Anaya. Laki-laki yang menikahinya, meninggalkan dengan benih yang sudah bersemi dirahimnya.
Apakah kesalahan yang sudah dilakukan Anaya, sehingga Raditya meninggalkannya. Dan mengirimkan pesan yang membuat Anaya kecewa.
Setelah dia mencoba melupakan, masa lalunya kembali. Menuntut sesuatu, apa yang harus dilakukannya.
Kembali ke masa lalu untuk mencari kebenaran?"
Inilah kisah ku, Anaya ayusita. Wanita yang jatuh cinta, tetapi mendapatkan derita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 12 Bahagia dan sedih
***ketika cinta itu pergi,aku tetap akan disini menunggumu kembali.
Apa readers ada yang seperti itu,menunggu***...
Besok papa Anaya sudah diperbolehkan pulang,Perasaan Anaya begitu senang.
Tok...tok
Pintu kamar papanya terbuka,muncul seorang suster .
" Bu,dokter Burhan menyuruh ibu menemuinya " ucap suster tersebut.
Iya suster,saya segera kesana.." jawab Anaya,yang kemudian bangkit dari duduknya.
" Pa,Anaya tinggal dulu ya." ujar Anaya
papa Anaya menganggukkan kepalanya dan melihat kepergian Anaya.
" Bik,apa yang terjadi ?" papa menanyakan tentang Anaya
" Tentang apa tuan ?" bik Sum balik bertanya.
" Anaya,kelihatannya menyembunyikan sesuatu ?" tanya papanya pada bik Sum.
" Ngak ada tuan,mungkin non Nay masih merasa belum siap meninggalkan rumah lamanya.." cerita bik Sum.
" Tidak mungkin aku beritahukan,bisa-bisa tuan kena serangan lagi ." batin bik Sum.
" Mungkin juga ya bik ." kata papa Anaya
" Anaya sepertinya sakit itu bik " ucap papanya lagi.
" Ya tuan, non Nay makannya dikit sekali.." cerita bik Sum.
"bibik pujuk nanti ya,biar Nay mau periksa.." pinta papa Anaya pada bik Sum
.
" Baik tuan " sahut bik Sum.
💔💔💔
Ketika keluar dari ruangan doktor Burhan,Dina merasa sangat bahagia karena mendengar penjelasan dari dokter tentang kondisi papanya semakin membaik.
🌼***flashback on🌼
" Bagaimana kondisi papa saya dok..?" tanya Anaya pada dokter Burhan
" Perkembangannya sangat bagus,tapi harus hati -hati jangan kena serangan stroke lagi,bisa fatal.." dokter Burhan menjelaskan kondisi papanya.
" fisioterapi harus diteruskan ." sambung dokter Burhan lagi.
" Baik dok,apa besok bisa keluar ?" tanya Anaya tentang keinginannya membawa papanya ke dari rumah sakit.
" Bisa,tapi dua minggu sekali cek up ." kata dokter Burhan.
🌼 flashback end 🌼***
" Ah..papa,pasti akan bisa jalan kembali." batin Anaya.
drrt...drrt...drrt
Handphone yang berada digenggamannya bergetar,kemudian Anaya melihat ada pesan masuk dari nomor yang tidak dikenalnya
" Nomor siapa ni ya ?" gumannya.
Kemudia Anaya membaca pesan yang masuk tersebut,tangannya bergetar dan dadanya terasa perih ketika membaca pesan tersebut.
Tiba-Tiba pandangan Anaya terasa buram dan pusing menyerang dirinya.
Anaya sempoyongan dan dia jatuh ke lantai yang keras .
Du...braakk...
" Bu..bu,...tolong bawa brankar... . !" teriak seorang suster yang sedang melintas di dekat Anaya langsung menolong dengan membawa Anaya ke Ugd.
Anaya tersadar dari pingsannya,kepalanya masih terasa pusing.Anaya melihat sekelilingnya yang serba putih.
" Dimana ini ?" tanya Anaya sembari memijat kepalanya yang pusing.
" Ibu sudah sadar ," kata suster yang berada diruangan itu.
" Saya di mana ini suster ?" tanya Anaya.
" Ibu tadi pingsan,dibawa ke UGD " terangkan suster tersebut.
Kemudia datang seorang dokter yang memeriksa Anaya.
" Saya kenapa dokter,kepala saya pusing dan mata saya buram tadi..?" tanya Anaya.
" sebelumnya saya bertanya,kapan ibu terakhir datang bulan ?" tanya dokter tersebut kepada Anaya.
" Datang bulan ? sepertinya sudah lama tidak dokter ." jawab Anaya.
" Kenapa aku lupa ," batin Anaya.
Seorang suster datang dan memberikan rekam medis Anaya,dan dokter tersebut membacanya dengan serius.
" Apa aku ada penyakit berbahaya " suara batin Anaya.
" Selamat ya,ibu mengandung 6 minggu," terangkan dokter tersebut.
" Hamil dokter..?" tanya Anaya lagi dengan terkejut.
" Iya bu,tapi kandungan ibu sangat rentan.Saya akan memberikan vitamin dan penguat kandungan,dan ibu harus banyak makan makanan sehat.." kata dokter Dita yang tertera di name tag di jaketnya.
Kemudian dokter tersebut pergi meninggal Anaya, setelah menyerah resep obat untuk ditebus.
Senang dan sedih yang Anaya rasakan saat ini,senang karena akan datang sosok mungil dirahimnya.Dan sedih karena Raditya tidak akan mengetahui keberadaan anaknya.
"Hanya sekali melakukannya,ditaman bunga langsung jadi..!" batin Anaya.
Anaya mengelus perutnya yang masih rata,Anaya teringat kembali pesan yang diterimanya tadi.
" Apa salah Nay mas,kenapa mas Raditya tega mengatakan itu.." guman Anaya dalam tangisnya.
Anaya turun dari ranjang,dan melangkahkan kakinya menyusuri lorong rumah sakit menuju ruangan papanya.
Kakinya masih lemah rasanya untuk melangkah,tapi dikuatkannya untuk terus berjalan menuju ruangan papanya.
Dan disudut lorong rumah sakit tersebut,sepasang mata terus memandangnya dan terus melaporkan keadaan Anaya.
" Boss,target 2 sudah keluar dari UGD.." lapor orang tersebut kepada orang yang di panggilnya boss.
" Bagaimana keadaannya ?" tanya si boss dari seberang telepon.
" Sepertinya dia masih shock boss.." jawab anak buahnya,ketika dilihatnya Anaya berjalan dengan pandangan mata yang kosong.
" kerja yang bagus,target 1 bagaimana..?" tanya si boss lagi.
" Masih tidak bisa berjalan boss.." beritahukan anak buahnya.
" Oke,cukup hari ini.Kamu saya beri libur dua hari.." ucap si boss dari sebelah telepon.
"Terimakasih boss," jawab anak buahnya.
" Setelah dua hari kamu kembali mengawasi target jangan sampai lengah !" perintah si boss dengan tegas.
" Baik boss ." sahut anak buahnya.
"Apakah tindakan aku ini sudah kelewatan,tidak...! dendamku harus dibayar tuntas."
"Maaf Nay,kau ikut tersangkut paut ." batin si boss yang ternyata adalah Raditya.
💔 **Next** 💔
happy reading guys\