NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Satu Malam

Terjerat Cinta Satu Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Irna Mahda Rianti

Kisah berawal saat Sagara, yang tak sengaja berkenalan dengan seorang gadis di sebuah diskotik. Gadis itu bernama Hila, karena sama-sama frustasi, mereka mabuk berat, hingga mereka berakhir dengan cinta satu malam. Padahal, Hila akan dijodohkan oleh orang tuanya. Hila pun menghilang dari kehidupan Gara setelah cinta satu malam tersebut.

Lelaki yang dijodohkan dengan Hila, akankah bisa menerima Hila yang ternyata sudah pernah tidur dengan lelaki lain? Bagaimanakah nasib Hila selanjutnya?
Apakah Gara akan mencari Hila yang menghilang setelah satu malam mereka berakhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irna Mahda Rianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Fix

Berita Utama ...

Kisah pilu terjadi di kalangan keluarga konglomerat antara Raharsya Grup dan Bima Utama Grup. Kisah yang menyesakkan dada, karena pernikahan salah satu putra petinggi Raharsya Grup, dan putri Direktur Utama Bima Utama, terpaksa dibatalkan. Karena berita duka yang dialami keluarga Bima Utama. Pengantin wanita dari Bima Utama meninggal dunia, diduga karena serangan jantung. Gadis yang disembunyikan identitasnya itu menghembuskan nafas terakhirnya, tiga hari menjelang hari pernikahannya. Hal ini membuat duka mendalam antara keluarga Raharsya dan Bima Utama. Semuanya begitu private dan tersembunyi, karena pihak keluarga tak ingin ada keributan.

Berita itu tersiar di berbagai media. Namun, karena sulit untuk memasuki kawasan keluarga konglomerat itu, wartawan hanya mendapat beberapa gambar saja. Mereka semua percaya, bahwa Sahila Tanzania, calon pengantin dari Bima Utama itu telah meninggal dunia karena serangan jantung.

Kabar itu sudah tersiar ke seluruh tanah air, dan kabar mengenai Sahila di sembunyikan oleh pihak keluarga. Pak Tio, dalang dari semua ini, bersama orang-orangnya telah sukses membuat rekayasa publik. Semua ia lakukan, demi menjaga reputasinya didalam dunia bisnis. Ia tak mau, dirinya jatuh karena rekan bisnisnya tahu jika anaknya hamil diluar nikah dan keluarga calon pengantin laki-lakinya membatalkan pernikahan.

1 jam sebelum berita kematian rekayasa Hila ...

Karena kematian Hila sebentar lagi akan tersebar, Hila pun diusir dari rumah Pak Tio. Hila menerima semua itu, karena ia tak mau menggugurkan janinnya, karena baginya itu adalah dosa besar. Papanya begitu tega, demi reputasi perusahaannya, dia tak getir sedikitpun membuat anaknya pergi.

"Papa! Tega sekali kamu, Pa!" Bu Dewi menangis tiada henti sambil memeluk Hila.

"Dia yang memilih jalan itu, biarkan saja dia. Aku tak mau anak itu ada di rumah ini dengan kondisi hamil. Itu akan membuat namaku tercoreng! Jangan kau cegah lagi dia, karena kabar kematiannya akan aku umumkan sebentar lagi. Anak sulung kita pun, Syahid sudah tahu, dan Syahid begitu kecewa. Semuanya telah aku rencanakan dengan sekretarisku, dan tentu saja aku sudah meminta agar pihak Raharsya turut bekerja sama, karena mereka pun paham betul bagaimana caranya untuk menjaga reputasi perusahaan, sekalipun itu mengorbankan anaknya sendiri." Tegas Pak Tio.

Hila masih menangis, namun ia mencoba tetap tegar. Ia yakin, dirinya lebih baik pergi dari rumah ini, karena didalam rumah ini pun, Hila tak mendapat kebahagiaan sama sekali.

"Mama, aku tidak apa-apa. Aku yang memilih jalan ini, dan aku tak mungkin mengecewakan Papa. Aku akan baik-baik saja, aku telah lulus S2 di New York, dan tentu saja mudah bagiku untuk mencari kerja, doakan aku berhasil, Mama." Ucap Hila dengan mata yang berkaca-kaca.

"Hey, apa kau bilang? Ganti identitas mu! Karena SAHILA TANZANIA ANAKKU TELAH MATI! Dan kau, jangan harap kau bisa membawa seluruh ijazah mu. Aku tak akan memberikan apa-apa padamu. Luka di hatiku tak bisa dimaafkan begitu saja. Pergilah tanpa membawa apapun dari rumah ini selain pakaianmu. Aku tak sudi mempunyai anak sepertimu! Riko, bawakan baju-bajunya, dan biarkan dia pergi secepatnya!" Bentak Pak Tio.

"PAPA! TEGA SEKALI KAU! Jangan begitu, dia adalah darah dagingmu. Tega kah kau membuang putri yang kau sayangi sejak dulu, hah?" Bu Dewi membentak Pak Tio.

"Rasa sayangku telah berubah menjadi benci karena kelakuan biadab anak itu! Diamlah, dan jangan banyak bicara! Aku tak ingin kau menentangku, Dewi! Jangan berani membantah lagi. MENGERTI !!!"

"Mama, maafkan aku. Sudahlah, Mama tak perlu membelaku, aku anak yang bodoh, aku salah. Aku melakukan kesalahan fatal, sehingga Papa tak bisa memaafkan diriku. Aku mengerti, bahwa Papa begitu terluka. Sekali lagi, maafkan aku, Ma, Pa ...."

Bu Dewi terus memeluk Hila, sejujurnya ia tak tega, namun ia tak punya pilihan lain, karena ia tahu, Pak Tio itu orang yang seperti apa. Bu Dewi meyakinkan dirinya, bahwa diluar sana, Hila akan bahagia, karena di rumah ini pun, Hila tak pernah mendapatkan kebahagiaan. Hila yakin dengan jalan yang ia pilih, karena ia harus menanggung semua akibat dari perbuatan yang ia lakukan. Perbuatan tak sengaja yang memberikan dampak besar dalam hidupnya.

...❤❤❤❤...

Rumah Elang ....

Sekretaris Dika telah mendapat kabar dari ajudan Pak Tio. Ia mengangguk, pertanda bahwa ia setuju dengan semua yang telah direncanakan oleh Pak Tio. Yang penting, sekretaris Dika dan keluarganya, terutama Elang, tak terbawa imbas dan nama mereka tetap bersih.

"Ayah! Kenapa harus membuat rekayasa seperti itu? Bagaimana nasib Hila selanjutnya? Kasihan dia!" Nadia terlihat tak suka.

"Ayah, kenapa Pak Tio itu jahat sekali?" Elang turut berbicara.

"Kalian tak akan paham betapa kejamnya dunia bisnis. Kesalahan sedikitpun, mudah bagi lawan untuk menghancurkannya. Mungkin, itu adalah satu cara agar Pak Tio bisa mempertahankan perusahaan dan kedudukannya. Aku mengerti kenapa dia tega membuang putrinya. Karena memang, itu adalah kesalahan yang fatal. Dan kamu, Elang! Kamu tak boleh bepergian kemana pun, kamu menurut lah padaku. Jangan berhubungan dengan siapapun, apalagi kamu akan membantu Hila. Jangan sekali-kali kamu ikut campur urusan mereka, diam saja dan menurut padaku. Ini hanya sementara, sampai kabar duka ini mulai meredam." Jelas sekretaris Dika.

"Tapi kasihan Hila, Ayah. Kenapa dia harus dikatakan meninggal? Tega sekali keluarga itu." Nadia tak habis pikir.

"Semua itu pilihan, dan Pak Tio mengusir Hila pun karena alasan tepat. Biarlah, kita ikuti saja mau mereka. Yang penting, mereka tak membawa-bawa nama keluarga kita. Simpan rahasia ini rapat-rapat. Jangan sampai bocor ke media. Hanya keluarga kita dan keluarga Raharsya yang tahu. Elang, kau mengerti kan? Jika kau tak ingin namamu terseret, makan diam dan menurut lah. Jangan berhubungan dengan Hila lagi." Perintah sekretaris Dika.

"Tapi, Ayah ... bukankah itu pembohongan publik namanya?"

"Elang menurut saja. Biarkan Pak Tio mengurus anaknya. Kita tak ada urusan lagi. Semua ini aku lakukan, karena aku melindungi kalian, agar kita tak terbawa masalahnya. Oleh karena itu, kita cukup diam dan tutup mulut!" tegas sekretaris Dika.

Nadia menghela nafas panjang, "Baiklah, aku tak punya pilihan lain. Walau aku tak setuju dengan perbuatan Pak Tio, tapi percuma saja ... aku tak bisa berbuat apa-apa, selain mendoakan yang terbaik untuk Hila. Semoga saja dia bisa mengambil hikmah dari perbuatannya, dan semoga saja dia bisa bahagia, walau telah diusir oleh orang tuanya."

"Amin, kita doakan saja yang terbaik."

Ayah, kenapa nasib Hila harus seperti itu? Kenapa dia begitu? Aku ingin sekali membantunya, tapi entah kenapa dia malah diam membisu. Aku begitu penasaran, siapa lelaki yang telah menghamilinya? Kenapa dia begitu merahasiakan laki-laki itu? Ada apa dengan Hila? Kini, aksesku untuk bertemu Hila sudah tak diperbolehkan. Aku tak bisa membantunya. Aku tak tahu dia ada dimana. Ya Tuhan, kasihan sekali dia. Maafkan aku yang tak bisa membantumu, Sahila ... Batin Elang.

...❤❤❤❤...

Aku update dua bab sekaligus...

Ada satu bab lagi guys, jangan lupa baca ya ...

scroll lagi kebawah, takut kalian gak ngeuh hehe

Ingat, ini dua bab.

Dan seperti biasa, jangan lupa LIKE ... terima kasih ❤❤❤

1
falea sezi
g rela jalang Bianca dpet gata
falea sezi
males deh di bkin mati anaknya/Shame/
falea sezi
hmmmm emank murahan klo g murahan g bsa hamil uda jalang sombongnya
Nur Aini
Luar biasa
Nur Aini
Lumayan
Sovi Yana
keren ceritanya lanjutan elang
Pitri Minarti
duh gara kata katanya menyejukkan banget👍💚
Pitri Minarti
sedih banget😭😭😭
Eka Rauf Ginting
capek capek baca bayinya meninggal.. alur ceritanya jga bertele tele..
ningnong
😭😭😭😭😭
SR.Yuni
Demi nama besar rela korbankan kebahagiaan anak, anak akhirnya cari jalan keluar yg salah dan fatal akibatnya. Mendidik anak bukan berarti menentukan jalan hidup anak.
Sri Widjiastuti
indahnya pengorbanan!!
Sri Widjiastuti
Aamiin.... setuju calista
𝐃𝐢𝐥𝐯𝐚
kluarga gara sama jg dng keluarga sahila lebih mementingkn harta
𝐃𝐢𝐥𝐯𝐚
aq kok kasihan sama sahila ya
𝐃𝐢𝐥𝐯𝐚
dasar pengecut sagara, gue benci laki2 kek bgtu, pengen ku bejet2
Ernawati
iiihhh davian kok gitu sih
Ernawati
semoga gata dapat wanita yg baik karna dia sulit jtuh cinta
Chandra-Jelita
author nya ternyata termasuk gemar nonton sinetron, sampai jadi referensi di ceritanya 🤔🤣🤣🤣🤪
Kadek Bella
gimana lanjutannya Calista sama elang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!