Erick Gunawan adalah seorang rektor muda sekaligus dosen tempat dia mengajar di Universitas Pelita Bangsa (UPB). Dulu Erick orangnya ramah dan penyayang. Karena dia pernah dicampakkan oleh orang yang dia kasihi,dia menjadi orang yang dingin dan datar.
Pada suatu ketika,dia ketemu dengan cewek bandel,nakal dan susah diatur di sebuah Club Malam bernama Clarisa atau Cla. Waktu itu Erick berantem dengan Cla gara-gara membela teman mereka masing-masing.
Dari situ Cla membenci Erick. Sedangkan Erick melihat Cla menjadi kagum karena keberaniannya.
Dan mereka bertemu lagi di rumah Alvin (kakak Erick) dan Mela (kakak sepupu Cla).
Mata mereka beradu pandang sehingga membuat Cla membuang mukanya karena kebenciannya terhadap Erick.
Sedangkan Erick tersenyum menyeringai akan rencananya mendapatkan hati Cla.
Kisah Erick akan mendapatkan hati Clarisa yang nantinya akan sering bertemu dengannya.
Akankah Erick dapat menaklukan hati Clarisa atau sebaliknya?
Selamat Membaca ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Guru Baru
Satu minggu kemudian di Sekolah Taruma Bangsa
Seminggu telah berlalu saat kejadian di mana Erick dan Cla berdebat di mobil,mereka tidak bertegur sapa. Cla merasa senang akhirnya terbebas dari Erick. Dan Cla tidak tahu jika Erick akan mengajar di sekolah Cla.
Tepat hari ini Erick mengajar di sekolah Cla setelah dia menandatangani persetujuan bahwa dia akan mengajar di sekolah ini hanya satu semester saja.
Erick berjalan ke arah ruang kepala sekolah sambil tersenyum. Banyak mahasiswi yang terpana saat melihat Erick. Bahkan ada yang memuja-muja Erick bahkan ada juga yang mau menjadi istrinya.
Erick telah menepati janjinya kepada Papi Cla. Karena dia juga gemas melihat kelakuan Cla.
Cewek yang menarik. Jarang ada cewek seperti Cla yang pembangkang dan keras kepala.
"Kayaknya aku mulai tertarik kepadamu gadis kecil yang keras kepala",ucapnya dalam hati.
Flash Back On
Dua bulan yang lalu di sebuah club malam
“Guys,gua ke toilet dulu ya”,ucap Selly.
“Ok..hati-hati Sel. Banyak cowok mabuk di sana”,jawab Vinka sambil menunjuk ke arah lantai dansa.
"Mau ditemenin nggak",tanya Vita.
"Nggak usah Vit. Gua bisa sendiri."
Jangan sampai tergoda ya",sambung Vinka kembali.
Selly pergi ke toilet sambil geleng-geleng kepala mendengar candaan dari sahabat-sahabatnya.
Saat Selly keluar dari toilet dan berjalan menuju ke teman-temannya,tiba-tiba ada seorang cowok yang mabuk yang mendekat dan mau mencium Selly. Dia mendorong Selly sampai ke dinding dekat toilet dan mengurung Selly dengan tangannya.
Dia memanggil nama mantannya dan berusaha mencium Selly.
Selly tetap berusaha mendorong laki-laki tersebut. Karena kekuatan cowok tersebut lebih besar akhirnya Selly pasrah. Sang cowok menciumnya dengan lembut. Selly hanya diam dan menikmati ciuman tersebut. Sang cowok melepaskan ciumannya karena kehabisan nafas. Sedangkan Selly hanya menangis dalam diam karena ada yang mengambil ciuman pertamanya.
“Kamu kenapa sayang,kenapa menangis. Aku nggak sakiti kamu kan. Aku benar-benar cinta sama kamu Celine”,ucap sang cowok yang sudah mabuk berat.
Selly kaget mendengar nama Celine. Dia tau kalo Celine itu kakaknya Vinka.
Tetapi Selly tidak mau menduga-duga. Dia merasa nama Celine bukan hanya kakak Vinka saja. Selly menduga bahwa itu Celine yang lain.
Dimas melanjutkan ciumannya kepada Selly. Dia tidak sadar yang diciumnya orang lain bukan mantan kekasih yang dia cintai.
.
.
.
Cla merasa cemas karena Selly belum kembali dari toilet.
“Kok lama banget ya dia ke toilet. Ngapain aja dia di toilet”,gumam Cla dalam hati.
“Gua coba menyusul ke sana aja,siapa tau ngantri atau terjadi sesuatu sama dia. Kok perasaan gua nggak enak ya”,gumam Cla.
“Guys...gua ke toilet dulu ya. Kalian tunggu di sini sebentar”,ucapnya.
Cla berjalan ke toilet melewati orang-orang yang sedang berjoget. Belum sampai di toilet,dia melihat Selly dicium sama cowok yang nggak di kenalnya.
“Apa itu Selly ya. Kok dia berciuman dengan cowok. Apa itu cowoknya. Tapi kok dia nggak bilang sama gua kalo dia sudah punya cowok”,Pikir Cla.
Cla berjalan lebih dekat lagi dan melihat Selly mengeluarkan air matanya.
“Kok Selly menangis. Wah,ada yang nggak beres nih. Gua samperin aja ke sana."
Cla berjalan ke arah Selly. Betapa kagetnya Cla melihat Selly dicium paksa sama cowok yang nggak di kenalnya.
PLAK...
Cla memukul bahu cowok itu dengan kuat sampai cowok itu menghentikan ciumannya karena meringis kesakitan.
“Berani-beraninya kau mencium temanku HAH”,bentak Clarisa.
“Kenapa?Dia kekasihku”,kata cowok itu.
“Kekasihmu...gua nggak salah dengar kan?”
“Selly...apa dia kekasih loe”,tanya Cla kepada Selly.
“Dia bukan kekasih gua Cla. Dia sedang mabuk. Tadi baru saja gua balik dari toilet tiba-tiba gua di dekap sama nih cowok. Dia terus memanggil nama mantan kekasihnya karena dia pikir gua mantan kekasihnya makanya dia mencium gua. Gua sudah mencoba berontak karena kekuatannya sangat besar makanya gua cuma pasrah dicium dia,Selly terisak sambil menceritakan ke Cla.
“Dia mengambil ciuman pertama gua,Cla. Hiks...hiks”,Selly menangis sambil memeluk Cla.
Cowok tersebut menarik tangan Selly tetapi ditahan oleh Cla. Mereka akhirnya ribut.
Orang-orang pada berlari ke arah mereka dan melihat mereka bertengkar. Termasuk juga Erick dan Joe,sahabat cowok yang sedang mabuk tersebut.
Teman-teman Cla pun turut menyusul ke sana juga. Mereka kaget ternyata yang ribut Cla dengan orang yang nggak dikenalnya.
“Ada apa”,tanya Erick mendekati cowok tersebut.
“Loe siapanya nih orang hah”,bentak Clarisa.
“Saya temannya dia. Maaf jika dia bikin ulah. Dia sedang mabuk”,ucap Erick.
“Mabuk??"Cla tertawa dengan sinis.
Loe bisa nggak sich jagain teman loe yang sedang mabuk?Loe nggak tahu kan kalo nih cowok sedang melecehkan teman gua,marah Cla.
“Tapi kan dia sedang mabuk. Dia nggak tahu apa-apa. Dia lagi patah hati. Dia pikir temen loe itu mantannya makanya dia mencium teman loe. NGERTI LOE”,bentak Erick.
“Gua nggak mau tahu. Dia melecehkan temen gua. Dia harus bertanggung jawab kepada teman gua”,teriak Clarisa.
"Bertanggung jawab dengan car apa?menikahinya kah",sarkas Erick.
"Setidaknya minta maaf sama teman gua."
Erick tertawa dengan sinis.
"Dia mabuk gimana dia mau minta maaf. Lucu juga loe. Jadi orang jangan terlalu polos",Erick tersenyum mengejek.
Cla geram dengan omongan Erick. Baru saja Cla mau menampar Erick tetapi tangannya ditahan Selly.
“Sudahlah Cla. Gua nggak apa-apa kok. Temennya juga sudah minta maaf. Jangan bikin ribut lagi. Loe nggak lihat jika kita di tonton banyak orang. Ayo kita pergi dari sini”,Selly mengajaknya kembali ke tempat duduk mereka.”
Baru saja mereka berjalan menuju ke tempat duduk mereka,tiba-tiba si cowok tersebut meneriakkan nama mantannya.
"Celine...Celine jangan pergi."
Erick dan Joe memapah si cowok tersebut dan pergi dari sana.
Cla melirik Erick dengan keadaan marah.
Sedangkan Erick melihat Clarisa dengan kagum karena berani berdebat dengannya.
Flash Back Off
.
.
.
Bel berbunyi tanda masuk sekolah.
sahabat-sahabat Cla yang berada di kelas Cla dan Selly beranjak dari sana dan menuju ke kelasnya.
Saat guru tersebut sedang berjalan ke kelas Cla dan Selly,teman di belakang mereka memanggilnya lalu bergosip.
“Eh,loe sudah lihat guru baru belum?
“Belum tuch,emangnya kenapa”,tanya Selly dengan penasaran.
“Guru baru kita ganteng banget loch. Yang gua dengar nih dia dosen di kampus UPB. Pada waktu dia datang, banyak cewek-cewek lain yang melihatnya. Dan mereka kagum pada guru baru tersebut."
“Oh ya.. yang bener?Masalahnya gua juga belum lihat guru baru tersebut”,ucap Selly dengan penasaran.
Pada saat suasana kelas sedang ribut,tiba-tiba teman mereka yang baru datang menyuruh mereka diam. Karena guru baru tersebut sedang menuju ke kelas mereka.
Mereka mendengar ada suara sepatu yang sedang berjalan menuju ke kelas.
Suasana kelas menjadi hening dan menunggu guru tersebut yang akan masuk ke kelas mereka.
Langkah yang seakan pelan dan berwibawa memasuki kelas mereka.
Anak-anak di kelas tersebut menyambut dengan antusias atas kedatangan guru baru tersebut.
“Selamat pagi anak-anak”,ucap guru baru tersebut.
“Selamat pagi Pak”,jawab anak-anak dengan antusias.
Clarisa melebarkan matanya sedangkan Selly hanya melongo melihat guru barunya tersebut. Ternyata guru baru tersebut yaitu laki-laki yang sempat ribut dengan Clarisa di Club' Malam dua bulan yang lalu.
“Perkenalkan nama saya Erick Gunawan. Saya di sini hanya mengajar bahasa inggris dan khusus mengajar di kelas XII saja. Saya sebenarnya dosen di Universitas Pelita Bangsa dan mengajar di jurusan Ekonomi untuk mata pelajaran yang saya ajarkan yaitu manajemen bisnis. Karena berhubung saya dipanggil pemilik yayasan sekolah ini dan di minta untuk mengajar maka saya akan mengajar di sini untuk menggantikan Ibu Alona yang sedang cuti.”
“Saya harap kalian bisa menerima saya dengan baik dan mudah-mudahan kalian nyaman dengan apa yang saya ajarkan”,ucap Erick dengan tegas.
“Baik Pak”,jawab anak-anak dengan senang.
“Hmm..Boleh saya lihat buku absensinya?”
Selly sebagai sekretaris kelas berjalan ke arah meja guru dengan pelan dan takut. Dia memberikan absensi tersebut kepada Pak Erick dengan gugup.
Erick melihat absensi anak-anak. Dia melihat nama Clarisa dan mengerutkan dahinya. Ternyata benar,Clarisa lebih banyak bolos dibanding masuk sekolah. Erick tersenyum licik melihat absensi tersebut.
“Aku nggak akan melepaskan mu. Kamu lihat saja nanti. Aku akan mendidik mu sampai kamu menjadi orang yang berguna”,ucap Erick dalam hati sambil menatap absensi yang sudah dipegang nya.”
love love love babang❤️❤️❤️😘😘😘😘😘