NovelToon NovelToon
Cinta Rasa COVID-19

Cinta Rasa COVID-19

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ruby kejora

Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.

Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.

Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 11 Pelajaran Untuk Elias

Pagi yang cerah, tampak bunga-bunga di taman kampus, bergoyang tertiup angin seperti menari, dan aromanya yang harum menyebar ke seluruh atmosfer, memenuhi udara.

Cyara berjalan terburu-buru menuju kelas nya membawa tumpukan buku tebal untuk mata kuliah Sains Kesehatan, Ilmu Dasar Keperawatan, dan Ilmu Biomedik.

Seseorang berlari melewatinya dan menyenggol tangannya, yang membuat bukunya terjatuh, namun orang itu tidak tahu kalau dia menyenggol Cyara dan pergi meninggalkannya begitu saja.

Cyara mengambil bukunya yang jatuh, dia mendapati seseorang ikut mengambil nya.

"Terima kasih..." kata Cyara menerima buku tanpa melihat wajah nya."

Kemudian Cyara menata buku, dan melihat wajah seseorang yang membantu nya, yang akan menyerahkan sisa buku nya.

"Kau selalu menjatuhkan buku mu."

"Kau... sudah aku bilang jangan muncul di hadapanku lagi, dasar don juan." kata Cyara mengambil kasar buku dari tangan Elias dan segera pergi meninggalkannya.

Elias berdiri mematung menatap kepergian Cyara tanpa bisa berkata. Elias berjalan menuju ruang kelas B, gedung Fakultas Ekonomi Manajemen.

Dia melewati mahasiswa yang menatap tajam ke arahnya.

"Kenapa mereka menatapku berbeda dari biasa nya ya," kata Elias menoleh dan kembali berjalan mengabaikan mereka, "ah, mungkin hanya perasaanku saja."

Elias mencari Aldi di dalam kelas, ternyata dia duduk di bangku belakang paling pojok sedang menulis dan tampak tegang wajahnya.

"Aldi...kau sedang apa, kenapa terlihat serius sekali ?"

"Kau tidak lihat, aku sedang merevisi skripsi bab satu. Banyak revisi dari dosen pembimbing dua, bagai mana denganmu, sudah sampai bab berapa ?"

"Tidak perlu setegang itu. Aku sudah ACC bab satu, dan mau menyusun bab dua."

"Oh ya, kau sudah masuk bab dua. Aku tak menyangka, kau yang hidup santai dan hanya main dengan wanita bisa mengungguli ku ?" tanya Aldi tersenyum kecut.

"Hei... hei...kenapa jadi bahas wanita ? Meskipun aku tidak serius dengan wanita, tapi untuk urusan skripsi aku serius.

Kau jangan sering tegang, sekali-kali hibur lah dirimu, bersenang-senanglah dengan wanita, agar kau terhindar dari stres dan bisa bersantai seperti aku." kata Elias membalik omongan dengan nada bercanda.

"Jangan samakan aku dengan mu. Gurauan mu tidak lucu, tahu. Kau bukan memberiku solusi, namun membuatku bertambah pusing."

"Karena kau bisa di bilang teman dekatku, maka aku akan membantumu bila ada kesulitan." kata Elias menepuk bahu Aldi.

Obrolan mereka terputus, ada dosen masuk dan mulai menyampaikan materi Studi Kelayakan Bisnis. Sembilan puluh menit kemudian materi selesai, dan tidak ada jadwal materi lagi, karena memang sudah semester delapan.

"Aldi...aku ingin makan makanan yang ringan, kau mau ikut ? Aku yang traktir, supaya memori pikiran mu itu tidak penuh. Kau perlu memformat ulang pikiranmu agar bersih."

"Kedengarannya bagus, kebetulan aku jadi lapar setelah berpikir keras."

"Ayo kita jalan sekarang ke cafe Ekspresso."

Elias dan Aldi keluar kelas dan melewati lorong. Elias kembali mendapatkan tatapan menusuk dari mayoritas mahasiswi yang di lewatinya. Elias menatap balik ke arah mereka, namun mereka langsung membuang pandangan dan pura-pura tidak melihat Elias.

Elias berjalan lagi, tampak mahasiswi melihatnya kemudian berbisik dengan temannya. Dia memelankan langkahnya untuk mendengar omongan mereka, apakah ada hubungannya dengan dirinya.

"Setelah aku lihat video itu, sekarang aku tidak simpati lagi pada Elias. Aku kasihan pada gadis itu."

"Iya, sama, aku juga tidak menyangka, ternyata dia playboy."

"Video apa yang kalian bicarakan ?" tanya Elias berhenti di depan mereka.

"Bukan...kau pasti salah dengar."

"Aku mendengarnya jelas, kau mengatakan tentang video. Aku mau lihat video yang kalian bicarakan itu, sekarang."

Kedua mahasiswi saling berpandangan dan diam.

"Kenapa diam saja, aku mau melihatnya sekarang."

"Berikan saja padanya, biar dia melihat video itu.''

Mahasiswi lainnya mengambil ponsel, mencari video itu dan memperlihatkan pada Elias. Elias melihat dirinya dalam video itu.

"Sialan, siapa yang merekam dan menyebar video ini ?" tanya Elias kesal dan berpikir.

Mahasiswi tadi mengambil kembali ponselnya dan segera pergi dari hadapan Elias.

"Siapa yang merekam video itu, saat itu hanya Rianti yang ada di sana selain aku dan Cyara." gumam Elias.

"Ada apa kau menekuk jidatmu ?" tanya Aldi menyusul Elias.

"Aku melihat video saat Cyara minta putus dari ku."

"Bagai mana video itu bisa tersebar ?"

"Kau tahu perihal video itu sebelumnya ?"

Aldi diam tak menjawab dan hanya menatap mata Elias.

"Kau diam, berarti kau sudah mengetahuinya. Kenapa kau diam saja, tidak cerita pada ku ?"

"Aku akan tanyakan hal ini pada Rianti." kata Elias mengajak Aldi mencari Rianti.

Elias berjalan ke gedung Fakultas Keperawatan menunggu Rianti keluar. Beberapa saat kemudian dia keluar bersama Cyara.

"Rianti, pasti kau yang menyebarkan video itu ya."

"Kau jangan asal tuduh saja. Awalnya aku memang ingin menyebarkannya, namun Cyara melarang ku."

"Jika kau tidak menyebarkannya, lalu siapa yang menyebarkannya ?"

"Kau tanya saja pada temanmu, aku mengirim video itu padanya." kata Rianti menatap Aldi.

"Ayo pergi dari sini." kata Cyara menarik Rianti agar cepat berjalan.

Cyara dan Rianti pergi meninggalkan mereka berdua. Ia berjalan cepat dan baru menoleh ke belakang, setelah mereka jauh dari Elias. Dalam hati Cyara sebenarnya merasa kasihan juga pada Elias, dia pasti akan merasakan hal seperti yang ia rasakan sebelumnya.

Elias menatap Aldi meminta penjelasan, kemudian mencengkeram kerah bajunya dan akan memukulnya.

"Kau..." kata Elias sambil mengepalkan tangan di depan wajah Aldi.

"Lepaskan aku dulu Elias, aku akan menjelaskannya."

"Ceritakan sekarang." kata Elias melepas kerah baju Aldi dan menarik pukulannya.

"Rianti mengirim video itu padaku, tapi aku tidak menyebarkannya."

"Jika bukan kau, lalu siapa yang mengedarkannya ?"

"Aku tidak tahu. Setelah melihat video itu, aku mengirimkannya pada Kakakmu."

"Apa kau bilang, kau mengirim video itu pada Kakak ku, si bayangan hitam itu ?"

"Kenapa kau tidak mengirim video itu ke aku, tapi malah kau mengirim nya ke bayangan hitam itu ?"

Aldi diam saja dan menunduk kan kepala nya, merasa bersalah.

"Maaf, aku tidak berpikir panjang sebelum nya, dan tidak mengira akan terjadi hal seperti ini."

"Nasi sudah menjadi bubur, pasti si bayangan hitam itu yang mengunggah ke akun media sosialnya. Sudah pasti banyak yang menontonnya.

Lalu bagaimana aku membersihkan namaku ?"

"Itu yang kau lakukan pada Cyara, akhirnya berbalik ke diri mu sendiri."

"Kau ini sebenarnya teman ku apa bukan ..." kata Elias memikirkan perkataan Aldi.

"Aku harus minta klarifikasi dari si bayangan hitam itu sekarang." kata Elias pergi meninggal kan Aldi.

"Kau bilang mau mengajak ku ke Cafe Ekspresso ?"

"Kalau begitu kau ikut aku saja dulu ke rumah. Nanti setelah urusanku beres dengan Kakak ku, kita ke Cafe." kata Elias berbalik dan mengajak Aldi.

Elias dan Aldi sudah berada di mobil. Elias mengendarai dengan kecepatan tinggi dan emosi yang meluap menuju ke rumah nya, siap menerkam Kakaknya.

1
©heezyyy ®ich
/Heart/
©heezyyy ®ich
Go!go!🔥
©heezyyy ®ich
semangat!
©heezyyy ®ich
/Good/
©heezyyy ®ich
/Drool/
©heezyyy ®ich
/Heart//Heart/
Mat Grobak
👍👍👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gak Rela Tamat neh cerita.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
🌻Ruby Kejora: Siap kk... Terima kasih dukungannya kak😘😘
total 5 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
wah kyak,y Author nulis sambil nyanyi neh🤓🤭
🌻Ruby Kejora: Tahu z kk.... Klo sambil nyanyi🤭
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Tasya perusak cerita Novel🤭eh salah
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
🌻Ruby Kejora: Makasii kaka saf...❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Banyak kata tertulis d sini
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
🌻Ruby Kejora: Makasii banyak kk... ❤️❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.

maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢: entar nunggu yg satu ini kelar dulu.✌️😉
total 2 replies
mialika
mampir thor
🌻Ruby Kejora: Makasii kk❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
ciuuu cweeet bingit seh
gemessss😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
kyak,y ak udah kena virus covid 19 neh, dan terisolasi tepat pd Novel ini.
👍
Lilis Afrini
kakak aku mampir...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
waktuku habis, tepat pd titik rasa penasaran yg tinggi.
_ _ _
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Semoga hilang penasaran nya tar

.
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Author, kau membawa
pikiran ku terhantut.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Fandy bkn cinta hanya ter'Obsesi semata.😔
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
penasaran buatku tk sabar nunggu Pimoy Up d Ab.
🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!