Penyakit misterius telah menyebar ke seluruh dunia dalam sekejap.Dan mulai mengancam umat manusia,penyakit ini menyebabkan yang mati kembali hidup, layaknya zombie.
Tetapi bedanya orang yang mati karena terkena penyakit akan berubah menjadi monster yang haus akan daging dan darah manusia.
Sinopsis.
"Di taun xx setelah sepuluh tahun dari penyerangan virus miterius yang masih belum diketahui penyebabnya atau asalnya.
Ada seorang laki laki yang masih hidup ditengah kota yang hancur dan dikepung banyak monster yang menyeramkan dan terlihat besar.
Seorang pria itu bernama Reyhan,yang dimana dia mengalami perputaran waktu. Sehingga dia kembali ke sepuluh tahun sebelum penyerangan virus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bexlei Zero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11 Wow!!!
"Du...du...du"Nyanyian Rey di setiap jalan.
Rey bernyanyi karena dia sedang bahagia dengan apa yang ada di rekeningnya.Dia masih tidak percaya bahwa jualan ikan bisa seuntung ini walau uangnya di ambil kakaknya sebesar 70% dari penghasilan.
Rey berjalan ke mall karena dia merasa bahwa dari pasar ke mall sangat dekat jadi dia jalan kaki.Sampainya di sana dia bingung dengan apa yang mau dia beli.
"Yey...akhirnya sampai".
"Mall disini sangat besar dan indah".
"Apa aku cuci kaki dulu sebelum masuk?!!".
"Ah...tidak perlu".Ucap Rey sambil jalan memasuki mall.
Rey masuk dari pintu depan dengan wajah yang melihat ke segalah arah.Rey terlihat sedang mencari sesuatu,tetapi sebenarnya dia bingung mau menghabiskan uangnya bagaiman.
"Emm...lebih baik aku pergi beli apa yang aku butuhkan terlebih dahulu".Ucap Rey sambil memegang dagunya karena bingung akan keputusannya.
Rey berjalan ke atas menaiki eskalator karena ketika dia bertanya kepada petugas di mall bahwa yang menjual pakaian berada dilantai paling atas dan bawahnya.Mendengar itu Rey langsung ke lantai atas.
Eskalator atau tangga berjalan adalah salah satu transportasi vertikal berupa konveyor untuk mengangkut orang, yang terdiri dari tangga terpisah yang dapat bergerak ke atas dan ke bawah mengikuti jalur yang berupa rail atau rantai yang digerakkan oleh motor.
Sampainya Rey di lantai paling atas,Rey di segani dengan apa yang dia lihat.Apa yang di lihat adalah Pakaian pakaian dari murah sapai yang mahal,dari yang tidak bermerk sampai yang bermerk.Hal tersebut membuat Rey susah untuk memilih jas yang dia inginkan.
Rey berjalan kesalah satu toko pakaian dan aksesoris yang paling ramai pembeli.
Toko yang Rey datangi memiliki tulisan Pakaian dan Aksesoris pria.Rey segera masuk dan melihat lihat.Ketika melihat lihat seorang pelayan datang menghampirinya dengan begitu sopan dan senyum yang ramah.
"Tuan apa ada yang bisa saya bantu?!!".Ucap pelayan dengan senyum ramah.
"Emm...Ada pakaian apa saja disini".Ucap Rey.
"Disi kita sediakan Jas pria dan Blazer pria". Ucap pelayan dengan menujukkan pakaian kepada Rey.
"Oh...tetapi apa perbedaan dari kedua pakaian ini?!!"
"Mereka berdua terlihat sama saja dimataku". Ucap Rey.
"perbedan antara jas dan blazer. Jas biasanya terbuat dari bahan yang lebih kaku dan lebih mahal, sedangkan bahan dari blazer cenderung lebih tipis dan lembut. Bahan yang biasa digunakan untuk membuat jas adalah wol, sedangkan untuk blazer tidak ada bahan yang khusus".Ucap pelayan dengan senyum ramah.
"Emm...dari yang kamu katakan aku memilih untuk membeli Blazer pria saja itu terlihat lebih santai untukku".Ucap Rey yang terlihat melihat sekeliling.
"Kalau begitu anda bisa pilih sesuai keinginan anda".Ucap pelayan sambil menujukkan Balzer blazer dari yang termurah sampai yang termahal.
"Kalau begitu aku pilih yang Blazer yang ini saja".
"Walau harganya cukup mahal tetapi ini cukup bagus untukku".Ucap Rey dengan membawa Blazer yang ingin dia beli.
Blazer yang Rey beli seharga 500.000,Blazer tersebut berwarna coklat dan hitam Rey beli beserta celananya.Setelah itu Rey kebawah dan keluar dari Mall karena dia merasa bahwa yang di butuhkan hanya ini saja.
"Huh...Akhirnya aku keluar dari tempat ini juga".
"Aku mau segera pulang tetapi aku belum berpamitan dengan kakak tadi".Ucap Rey.
#Toko Zhafira
"Kak...aku pulang kerumah ya!!!"Teriak Rey didepan toko Zhafira.
"Apakah kamu tidak bisa tidak teriak ketika masuk ke tokoku?!!".Ucap Zhafira.
"Kak...aku pulang dulu ya".Ucap Rey.
"Ok...tetapi apa sudah kamu pikirkan kalau kamu mau jadi satpam di toko kakak agar tidak ada yang mencuri ikan ikan kakak".Ucap Zhafira.
"Kak...Aku ini kalau lulus mau jadi presiden dan kakak aku jadikan mentri".
"Satpam".Ucap Rey.
"Pft...hahaha aku hanya bercanda jangan bibawa serius begitu".Ucap Zhafira sambil memegangi perutnya karena sakit kebanyakan ketawa.
"Dah lah aku pulang dulu ya".Ucap Rey yang bergegas lari dari toko kakaknya.
"Hati hati di jalan".Teriak Zhafira.
Zhafira melihat adiknya lari sampai tidak terlihat lagi oleh kedua matanya.
"Kalian berdua keluarlah".
"Aku tau kalian berada di situ sejak tadi".Ucap Zhafira.
#Rumah Rey
"Hah...hah...akhirnya aku sampai rumah".
"Aku harus segera mandi dan melamar seseorang yang di jodohkan oleh bibi".Ucap Rey.
"Hemm...bagus di bilang ngelamarnya siang tetapi pulangnya sore".
"Kamu benar benar hebat".Ucap Aara yang terlihat sedang membawa alat penggorengan.
"Bu...bukan begitu bibi aku tadi ingin bertemu kakak ketika membeli Jas".Ucap Rey sambil mundur sedikit demi sedikit.
"Zhafira?!!".Ucap Aara.
"Ya betul kalau tidak percaya tanya saja padanya nanti".Ucap Rey.
"Baiklah kalau begitu kamu segera mandi dan berangkat bersama bibi.Pamanmu pulang nanti malam".Ucap Aara.
Rey langsung leri kekamar mamdi dan melakukan kegiatannya yaitu mandi.Setelah mamdi dia tidak sabar ingin menggunakan Balzer yang tadi dia beli.
"Wow...lihat aku terlihat begitu tampan ketika memakai Blazer ini".Ucap Rey yang sedang memandang dirinya di depan kaca.
"Rey...apakah sudah siap?!!".Teriak Bibi dari bawah.
"Sudah aku akan segera turun sebentar lagi bibi".Ucao Rey.
Ketika turun Rey terlihat begitu gagah dan tampan menggunakan Blazer yang dia beli di mall.
"Wah...Rey kamu terlihat lebih keren kertika memakai blazer ini".Ucap Aara.
"Tentu saja".Ucap Rey dengan bangga.
"Kalau begitu mari kita berangkat".Ucap Aara.
"Baiklah".Ucap Rey.
Tetika mereka berdua keluar,mereka sangat terkejut ketika melihay bahwa hari sudah malam.Untung Aara sudah memesan taxi dari tadi jadi tinggal naik saja.
"Hah...sudah malam ternyata".Ucap Aara yang menghela nafas sangat panjang.
"Kalau begitu ayo cepat kita naik taxi dan menuju tumahnya".Ucap Rey.
"Baiklah semoga tidak terjadi apa apa ketika kita sampai di sana".Ucap Aara.
#Dalam Taxi
"Bibi sebenarnya siapa yang bibi jodohkan denganku?!!".Ucap Rey.
"Itu rahasia kamu lihat saja nanti ketika kita sudah sampai di rumahnya".Ucap Aara.
"Oh...ayolah bibi beri aku sedikit petunjuk agar aku tau".Ucap Rey.
"Tidak itu rahasia".Ucap Aara.
"Huh...dasar pelit".Ucap Rey sampil melihat ke cendela.Ketika meliat keluar dia terkejut karena dia sudah di pegunungan.
"Bi...bibi kenapa kita naik ke pegunungan?!!".
"Jangan bilang kalu rumahnya".Ucap Rey.
Aara mengangguk untuk menjawab pertanyaan Rey.
Melihat itu Rey tidak bisa berkata apa apa sampai akhirnya sampai di rumah calon istrinya.
"Ja...jadi betul rumahnya adalah sebuah villa yang ada di pegunungan".Ucap Rey yang kaget melihat Villa calon isterinya.
"Tentu saja"Ucap Aara.
"Wow...Bagai mana bibi bisa menjodohkanku dengan keluarga ini?!!".Ucap Rey.
"Tentu saja mudah".Ucap Aara.
Mohon maaf jika cerita masih belum memuaskan pembaca.Karena aku masih pemula mohon sarannya untuk kedepannya agar cerita ini bisa terus berkembang.Terima kasih.
alur crita gk jelas