NovelToon NovelToon
Cinta Wanita Mantan Narapidana

Cinta Wanita Mantan Narapidana

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:229.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mrs.Kang Chi

WARNING!!
Ini Novel Dewasa, so bocil-bocil jangan baca, ntar malah heboh dikolom komentar, ini novel khusus 21+

Sebuah rasa cinta pada seseorang terkadang terlambat untuk disadari. Sekalipun menyadarinya sejak dini, namun kadang hati enggan menunjukan rasa tersebut. Hingga akhirnya menjadi sebuah perasaan yang terpenjara oleh kepura-puraan.

Ini adalah sebuah kisah seorang gadis muda mantan narapidana yang jatuh cinta pada sahabat kecilnya, hingga dia mengagalkan acara lamaran lelaki pujaannya, serta memaksa lelaki tersebut menikahinya. Maka, pernikahan tanpa hitam diatas putih pun terjadi, tapi pernikahan yang dijalaninya penuh intrik dimana dia dibenci oleh keluarga lelakinya.

Disamping kehidupan rumah tangganya yang tidak harmonis, dia harus bergelut mencari tahu penyebab kematian orang-orang terdekatnya.

Mampukah dia mencari kebenaran dibalik kematian orang-orang terdekat dan menumbuhkan cinta dalam pernikahannya?

#Cinta segitiga #Pembunuhan #Pernikahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.Kang Chi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengungkit Kasus

Semilir angin menerpa wajahnya yang cantik jelita, Khalisa sudah memutuskan untuk meninggalkan rumahnya Rendy pada hari ini. Kopernya

sudah rapi, dia masih menikmati angin pagi yang masuk melalui jendela. Setetes air matanya jatuh membasahi pipinya. Khalisa segera menyekanya.

Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari luar. Khalisa langsung memakai krudung coklatnya yang disampirkan di bahu ranjang. Kakinya melangkah menuju pintu. Terbukalah pintu menampilkan wajah segar Rendy yang sudah bersiap berangkat ke kerja.

“Ada apa!” Kata Khalisa dengan malas.

“Jangan coba-coba keluar dari rumah ini sebelum aku mentalakmu!”Kata Rendy tajam.

“Kenapa kamu menahanku? Kenapa tidak menjatuhkan talak padaku?” Pancing Khalisa.

“Jangan berpikir aku melakukannya karena aku menyukaimu! Semua ini demi adikku!” Tanda Rendy.

Wah padahal aku belum berpikir dia menyukaiku! Dia pikir aku wanita haus cinta apa! Batin Khalisa

kesal setengah mati.

“Yah! Aku terlalu sempurna untuk kamu sukai!” Balas Khalisa meninggikan dirinya.

Mata Rendy semakin melotot tajam mendengar perkataan Khalisa yang menyombongkan diri.

Memangnya dia pikir aku tidak bisa sombong! Aku tidak terima seolah aku yang mengejar cintanya! Ya walaupun ada sedikit kebenarnya karena aku memaksa menikah dengannya. Batin Khalisa.

“Oh! Kamu tidak ingat siapa yang merenggek ingin menikah denganku?” Kata Rendy sambil mengangkat satu alisnya.

“Hmm.. Anggap saja waktu itu kamu sedang beruntung karena aku yang sempurna ini ingin menikah denganmu!” Kata Khalisa dengan entengnya semakin membuat rahang Rendy mengeras karena ulahnya.

“Dasar Stress!” Desis Rendy menatapnya tajam.

“Yeah, aku memang sedikit depresi dengan semua ini, tapi aku akan segera mengakhirinya! Jadi cepatlah talak aku, lagi pula pernikahan kita

tidak tercatat negara! Kita juga tidak saling mencintai dan tidak saling menguntungkan!” Kata Khalisa dengan tajam dan langsung menutup pintunya.

Rendy yang hendak menimpali perkataan Khalisa rahangnya mengeras, emosinya semakin bertambah langsung menendang pintu kamar tersebut. Khalisa masih berada dibalik pintu mendengar ocehan Rendy yang tengah kesal setengah mati.

Kamu yang memulai membuatku kesal! Batin Khalisa.

Di toko Kue

Khalisa moodnya jadi tidak baik karena adu mulut saat tadi dirumah dengan Rendy. Sambil menguleni adonan ditangannya yang hentakan dengan keras membuat bu Meti tersentak-sentak dan melirik beberapa kali pada Khalisa.

" Lis, kamu lagi ada masalah?” Kata ibu Meti dengan lembut.

“Oh, enggak bu!” Kata Khalisa dengan tergagap menahan malu karena tidak fokus bekerja.

“Oh, syukurlah. Lisa Ibu berpikir untuk tetap memberikan kamu gaji per bulan, mungkin gak besar.” Kata Ibu Meti sambil mengatur suhu

oven.

“Oh, tidak apa-apa bu, terimakasih banyak.” Kata Khalisa sambil tersenyum menatap ibu Meti.

Brak

Pintu dapur dibuka dengan cepat oleh Vino yang masuk tergesa-gesa ke dapur toko, ibunya dan Khalisa terkejut melihatnya datang dengan ngos-ngosan. Terlihat dia menyeka keringat dikeningnya. Lalu dia merapihkan kemejanya mendekati Khalisa yang sedang mengulenai adonan.

“ Lisa, aku perlu bicara denganmu!” Katanya tegas.

“Ya sudah bicaralah!” Balas Khalisa.

“Tidak disini! Cepatlah ikut aku!” Ucap Vino.

Khalisa melirik ke arah ibu Meti yang tengah tersipu melihat puteranya yang mendekati wanita idamannya, namun seketika dia langsung

mengangguk pada Khalisa. Vino pun langsung membawa Khalisa memasuki mobilnya. Dia menyetir tanpa memberi tahu tujuannya. Sesekali Khalisa melirik ke arah Vino yang mengemudi dengan serius.

“Jangan terus menatapku begitu! Aku bisa hilang fokus Lisa! ” Kata Vino yang bisa menangkap tatapan Khalisa yang tengah memperhatikannya.

“Ekhem!” Khalisa berdehem, “Kita akan pergi kemana?”

“Hem tempat yang aman!”

Setelah itu Khalisa hanya menghela nafasnya tidak mengajak Vino mengobrol lagi,  mobil yang dikendarai oleh Vino pun membelah jalanan kota hingga berhenti disalah satu mall yang megah. Vino mengajak Khalisa turun dari mobil. Terlihat Khalisa masih tidak mengerti dengan sikap Vino yang terus berjalan dan Khalisa membuntutinya.

“Kita mau ngapain kesini Vin?”

“ Aku akan membicarakan hal penting! Tapi sebelum itu kamu pilihlah baju yang kamu sukai!” Kata Vino sambil membawa Khalisa memasuki

tempat pakaian. “ Pilihlah cepat!” Tegas Vino sambil duduk dikursi.

“Hah! Aku tidak mengerti Vino!”

“Cepatlah! setelah ini kita akan makan dan akan membicarakan  masalah penting!”

Khalisa menghela nafasnya, setiap baju yang baru

dipegangnya, Vino langsung menyuruh pelayan untuk mengemasnya, Sontak hal itu

membuat Khalisa gelagapan, sehingga Khalisa pun tangannya penuh dengan paper bag berisi pakaian. Khalisa mendengus kesal dan mengomel sepanjang jalan menuju restoran di mall. Sementara Vino hanya diam saja tidak menyahuti ocehan Khalisa yang memprotesnya.

Polos sekali Khalisa, apakah dia belum pernah berpacaran! Ah aku lupa dia kan kebanyakan di penjara. Hmm wajar saja! Batin Vino.

Sampailah Vino dengan Khalisa disalah satu restoran yang menyediakan makanan ala jepang. Vino yang melihat Khalisa masih kesal dan

cemberut. Memilihkan makanan untuk disantap dengannya, menyantap sushi dengan jus lemon menjadi pilihan Vino, ditambah dengan menu lainnya seperti takoyaki, ebi furai , sukiyaki dan soba. Sambil menunggu hidangan disajikan mulailah Vino memulai percakapan.

“Lisa, ada hal penting yang harus kamu dengarkan baik-baik!”

“Apa?” Khalisa sudah mulai siap mendengar dengan seksama.

“Kamu tahu hukuman bagi  tersangka pembunuhan yang dilakukan oleh anak dibawah umur  hukumannya tidak akan sampai 20 tahun penjara atau semur hidup atau hukuman mati”Jelas Vino dengan perlahan agar mudah

dimengerti oleh Khalisa.

“Oke!”

“Kamu hanya dihukum 10 tahun penjara karena membunuh ibumu diumur 14 tahun!”

“Yeah Vin!”

“Aku mengajukan keringan hukumanmu Khalisa! Karena aku menjanjikan akan membuktikan kamu tidak bersalah!” Kata Vino.

“Jadi?”

“Bantu aku mengungkap kasusmu!”

“Huh! Vin, bisakah kita melupakan perihal masalah ini, sekarang aku sudah bebas itu sudah cukup!”

“Lisa apa kamu tidak heran kenapa kedua orang tuamu mengalami kematian yang tidak wajar?”

“Maksudmu?”

“Ayahmu mengalami kecelakaan mobilnya meledak bersamanya saat sedang parkir dan semua orang menganggap ayahmu terlilit hutang lalu bunuh diri! Apa kamu percaya begitu saja?”

Khalisa terdiam merenungi perkataan Vino, dan seorang pelayan datang menyajikan jus lemon disertain sushi, menyusul makanan lainnya sudah tersaji dimeja. Sedangkan Khalisa masih sibuk dengan pikirannya. Saat pelayan sudah menjauh barulah Vino melanjutkan perkataannya.

“Kamu jangan coba meracuniku untuk buruk sangka! ”

“Aku tidak bermaksud kesana Lisa, tapi aku mau kamu membongkar masalah ini dengan tuntas!”

Khalisa menghela nafasnya yang masih terasa tertekan, dia mencomot sushi yang berada dihadapannya, dia sibuk memsukan makanan tersebut ke mulutnya sesekli bergantian dengan takoyaki, Vino melihat Khalisa nampak sekali

seperti orang yang kelaparan.

“Lisa, apa kamu sangat kelaparan?”

Khalisa terdiam, dia mulai menitikan air matanya sambil mengunyah dengan pelan, air matanya terus membasahi pipinya, Vino jadi gelagapan melihat sikap Khalisa yang tiba-tiba menanggis. Dia segera menyodorkan sapu tangannya.

“Maaf Lisa aku tidak bermaksud membuat kamu menangis,”

Khalisa mengangguk sambil meraih sapu tangan dari Vino dan mengelap air mata yang membasahi pipinya, dia mulai terlihat sesegukan. Vino masih dalam kebingungan.

“Terakhir kali aku makan malam dengan ibu, aku menyantap makanan ini. Aku jadi teringat ibu!” Kata Khalisa sambil menghapus air matanya

yang masih terus mengalir dipipinya.

Vino terdiam melihat wanita rapuh dihadapannya, dia tahu betul, Khalisa sekarang seorang yatim piatu, dan jalan hidup yang menimpanya sungguh berat untuk dijalaninya. Ingin sekali dia berada disamping wanita itu, melihat senyuman cerianya, merengkuhnya ke dalam pelukannya. Vino sangat ingin melindungi wanita itu.

Tanpa disadari keduanya, sepasang mata sedang memandang mereka yang tidak jauh duduk. Hanya terhalang satu meja saja, wajah Khalisa

terlihat dengan jelas disana. Rendy yang tengah mengadakan makan siang bersama clientnya menjadi tidak fokus saat menyaksikan seseorang yang dikenalnya.

Pandangan Rendy tidak terlepas dari Khalisa yang tengah makan bersama Vino. Bahkan hatinya semakin panas saat mendapati disisi tempat

duduk Khalisa terdapat banyak kantong belanja.

Dasar wanita pengeret! Apa uang dariku tidak cukup sampai mengoda lelaki untuk berbelanja! Batin Rendy sambil memicingkan mata tidak suka.

#Bersambung...

1
Wan Trado
polisi akan terlihat bodoh seandainya menutup kasusnya, karena yg diduga sebagai pembunuhnya mati dg kondisi di mutilasi dan lagi kejadiannya setelah beberapa hari setelah korban ditemukan..
Mari Anah
semangat thor bikin karya2 baru
Mari Anah
di part ini ada sdkt bawang y ya thor,smp mewek aku baca y thor
Mari Anah
duh si silva ini mau cba2 jdi benalu d rmh tangga tmn y sndri🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Mari Anah
duh...duh...duh seneng y bsa di cintai banyak org,jdi terharu😢😢tuh kan ren,nyesel mah ada y belakangan,ego y ajah sih yg d gedein
Mari Anah
akhir y khalisa jdi jg sma vino,aku suka...aku suka thor
Mari Anah
author y pinter cerita y bikin yg baca deg2n berasa lgi nonton film action😁
Mari Anah
ada gtu ya org yg kejam bgt
Mari Anah
tambah seru thor cerita y
Mari Anah
ko mengandung 6 bln sih thor,typo ya thor
Mari Anah
cerita y seru bgt mrs,dri setiap part cerita y bikin penasaran,jdi bikin nagih,pngn lanjut baca cerita y,poko y sukses trs bwt cerita y ya mrs
Mari Anah
ky y aldi suka nih sma khalisa🤔🤔
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
nnti lama2 si rendy bakalan nyesel tuh udh mengabaikan khalisa
Mari Anah
udh lah khalisa tinggalin ajah si rendi,mending sma vino ajah,bikin nyesek ajah baca y
Mari Anah
pergi ajah kamu khalisa,keluar dri kwluarga yg toxic,jdi nyesek baca y😢😢😢
Mari Anah
berat bgt jadi kalisa pasti y😥😥g ada dukungan sma skali
Desi Eka s
Luar biasa
Mari Anah
ky y cerita y seru neeeyy,aku hadir thor🤗🤗
Chandra Dollores
suit suit suit..
ayo Vinnn
keluarkan jurus maut merebut hati Khaila...
klo perlu langsung lamar... masih perawan loh.. tanpa status janda pula..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!