Cuplikan
Kisah seorang gadis yang di tukarkan oleh kedua orang tua nya untuk melunasi hutang perusahaan Ayahnya
Hidup penuh penderitaan tak jadi masalah baginya
Karena hal itu ia harus menjadi tahanan dari pria arogan bernama Dirga
Awal kehidupannya memang lancar lancar saja tapi karena sebuah kesalahpahaman membuat hidupnya berubah 360°
Ia semakin menderita
Akankah ia bisa bertahan demi tujuannya atau menyerah ?
Penasaran ? ikuti ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny_ren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11.
Tak Terasa kini 2 minggu telah berlalu Azizah menjalani hidupnya yang baru penuh dengan sejuta cerita baru yang tak akan pernah terulang lagi
Sampai di sini semua berjalan dengan lancar , ia sudah terbiasa dengan jalan alur hidup ini
Sedikit demi sedikit ia melupakan masa lalunya , hidupnya lebih berwarna di bumbui dengan omelan dan ledekan setiap hari
Rasanya menyenangkan walau menyedihkan , Ia juga selalu berkomunikasi dengan kakak dan sahabat nya Orang tuanya ? Pernah tapi malah di mintai uang
Uang uang uang saja yang di pikirkan tidak kah dia memikirkan sedikit saja perasaan orang lain
Tapi itu tak membuat Azizah membenci kedua orang tuanya , ia tetap memberi apa yang di minta kedua orang tuanya walaupun mustahil
Namun hal ini sedikit lebih baik dari pada dahulu semasa ia masih tinggal di rumah orang tuanya
Terkadang ia sedih , kakaknya di sana tengah menjalani semuanya sendiri dan ia di sini semuanya serba kecukupan
😭😭😭😭😭
Saat ini ia tengah duduk di kamarnya ia baru saja selesai bertelefonan dengan kakaknya Tiara
" jalan hidup memang tak bisa di tebak "
Azizah mengamati handphone nya ia membuka galeri dan menggeser setiap foto demi foto
Isinya hanya ada , foto dirinya , teman sekolah. kakaknya , sahabatnya orang tuanya dan kerabat terdekat nya
eh koq ada satu foto lagi , foto seorang pria yang selalu muncul di hari harinya
Dirga , ia menemukan foto dirga di hpnya
"koq bisa ada ." Batin Nya berpikir , kemudian ia ingat jika dirinya lah yang memgambil foto Dirga diam diam dan menyimpannya tanpa sepengetahuan seseorang
Azizah memasukkan handphone nya di tas milik nya lalu ia keluar dari kamar , jam menunjukkan pukul 11: 25
Sebentar lagi jam makan siang dan hari ini ia di perintah Dirga untuk membuatkan makan siang untuknya dan membawanya di kantor
Azizah menuju dapur dan berpapasan dengan Mira
" Hai Mir . "sapa Azizah
" iya nona , apa nona butuh sesuatu ." Tanya Mira
" aku hanya membuat kan Tuan Dirga makan siang , tadi pagi dia menyuruhku memasakkannya dan mengantarkannnya ke kantor . "jelas Azizah
" Mau saya bantu nona . "Tanya Mira
" boleh juga , oh ya Tuan Dirga suka makan apa ya ." Tanya Azizah karena ia tak tau apa yang di sukai dan tidak di sukai Dirga , Mira menjelaskan apa saja yang di sukai dan tidak di sukai oleh Dirga secara rinci
Azizah memulai memasak di bantu oleh Mira
Setelah masakan nya matang Azizah membersihkan diri dan melaksanakan sholat Dzuhur dahulu baru ia akan berangkat nanti
Azizah memakai pakaian yang tertutup ia di antar oleh supir di situ yang siaga 24 jam non stop
Sepanjang perjalanan Azizah memandang luar , ia tidak kerja karena. Cafe tempat ia kerja sedang di renovasi jadi semua karyawan di liburkan untuk waktu yang tak bisa di tentukan
Hingga tak terasa mereka sudah sampai , Azizah menyuruh sang supir untuk pulang karena mungkin nanti ia akan ada urusan pribadi
Di depan meja resepsionis
" Permisi Mbak apa Tuan Dirga nya ada ." Tanya Azizah pada Resepsionis
" ada perlu apa ya. " Tanya Resepsionis tersebut
" saya di suruh beliau mengantarkan makan siang . *Ucap Azizah berkata apa adanya
" oh ada , anda tinggal naik ke lantai 25 saja . "Ucap Resepsionis tersebut tersenyum ramah
" kalau gitu terima kasih ya mbak ".
" iya."
Azizah segera menaiki lift menuju lantai 25 di mana ruangan Dirga berada
ting ( anggap aja suara lift terbuka )
Azizah keluar dari lift di depan ruangan Dirga terdapat Bayu yang tengah berdiri di lihat wajahnya ia sedang kesal dan menggerutu
mungkin ada masalah
" Assalamualaikum Tuan." Ucap Azizah menyadarkan Bayu
" Waalaikum salam , eh lo ada apa ". Tanya Bayu
" mau nganter makan siang." Ucap Azizah
" owh yaudah masuk aja . "Ucap Bayu tersenyum misterius
enak aja di kira ngusir ngusir gue , gue pastiin lo kali ini yang di usir. Batin Bayu
Azizah mengetuk pintu terlebih dahulu
" langsung masuk aja". Ucap Bayu
" emang nggk papa tapi beneran ada orang nya kan ." Tanya Azizah memastikan karena ia sudah mengetuk pintu dan tidak ada sautan dari dalam
" Nggk papa. "Ucap Bayu
Akhirnya Azizah memberanikan membuka pintu
pemandangan pertama yang ia lihat adalah Dirga dan seorang perempuan di pangkuannya mereka terlihat tengah berciuman
deg
kenapa aku nggk suka liat ini
Azizah sangat kaget dengan hal itu hampir saja kotak nasi yang ia pegang ia jatuhkan sangking kagetnya
" Ekhem ASSALAMUALAIKUM Tuan ." Ucap Azizah dengan suara yang lebih tinggi dari biasanya , sontak Dirga dan perempuan di pangkuannya yang tak lain Bella mantan pacar Dirga menoleh ke sumber suara
" maaf menganggu Tuan , saya hanya mengantarkan makan siang sesuai perintah Tuan." Ucap Azizah mendekat dan meletakkan kotak bekalnya di meja kerja Dirga dengan senyuman yang di paksakan
Di luar ruangan Bayu tengah menonton adegan tersebut
" Saya permisi *. Ucap Azizah tapi di cegah oleh Dirga
" Tunggu , siapa yang menyuruh mu pergi." Ucap Dirga ia bahkan menahan tangan Azizah
" Tapi bukannya saya menganggu aktifitas kalian yang tidak seharusnya di lakukan ". Ucap Azizah dengan santai
" Siapa dia Sayang ." Tanya Bella berdiri di samping Dirga dan melingkarkan tangannya di pinggang Dirga
" Dia asisten pribadi ku di rumah". Ucap Dirga ia belum melepaskan tangan Azizah
" maaf Tuan." Ucap Azizah melepas tangan Dirga yang memegang tangannya
" oh asisten ."
" Saya Bella kekasih Tuan kamu ". Ucap Bella dengan nada sombong dan angkuh
" Dia juga majikan mu jadi perlakukan dirinya seperti memperlakukan ku ." Ucap Dirga
" Baik Tuan Muda Dirga. " Ucap Azizah terdengar seperti tak suka dari nada bicaranya tapi dia siapa mau protes nggk bisa
" Maaf Tuan sebelumnya saya ada urusan sebentar lagi bolehkan saya pergi , lagi pula saya ngapain di sini. Ucap Azizah sekali lagi ia ingin segera pergi dari keadaan seperti ini
" Saya masih membutuhkan mu dan kamu Bella pulang lah . ,Ucap Dirga melepas rangkulan Bella " Tapi sayang ." Bella memohon penuh drama
" Pulang . "Ucap Dirga kali ini dengan sedikit dingin membuat nyali Bella menciut
" Ya sudah babay muach ". Ucap Bella ia menyempatkan mencium Dirga
argh sial kenapa harus di depan ku , dasar manusia nggk ada akhlak . Batin Azizah hatinya memanas
Bella keluar dengan perasaan kesal di luar ruangan ia berjumpa dengan Bayu yang tengah tertawa mengejek nya
*****
Azizah dan Dirga duduj di Sofa
" kau sudah makan. Tanya Dirga
" Sudah . "Bohong Azizah
" owhh ." Dirga kemudian mengambil kotak bekal yang di bawa Azizah
" suapi saya . "perintah Dirga membuat Azizah tercenggang
" apa tuan." Azizah takut jika pendengarannya bermasalah maka ia ingin memastikannya
" Suapi saya cepat. " Ucap Dirga sekali lagi
" baik lah". Azizah akhirnya menyuapi Dirga
Dirga terus memandang wajah Azizah jarak keduanya tidak terlalu jauh
-
-
-
-