NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Pernikahan Kontrak

Cinta Dalam Pernikahan Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: umi whiby

ini menceritakan tentang kisah radiska dan Arvin yang terjerat oleh pernikahan kontrak.

namun siapa sangka cinta itu tumbuh dalam pernikahan kontrak mereka.😊😊

warning!!
cerita ini mengandung adegan dewasa!! mohon bijak dalam membaca ya guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umi whiby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10. mem-blacklist

Mall.

Adis kini sudah berada ditempat yang mereka janjikan, sudah setengah jam dia menunggu namun yang ditunggu pun tak kunjung datang. "ini sebenarnya jadi atau tidak sih, tau gini lebih baik aku pergi dari sini." gerutu Adis menghentakkan kakinya.

tak jauh dari tempat Adis berdiri, seseorang dengan berlari pelan kearah dan langsung memeluk nya, dan sontak membuat Adis terkejut ketakutan.

"lepas." pekik Adis, mencoba melepaskan kan pelukan itu dari tubuh nya, namun tidak kunjung lepas, hingga dengan sangat kuat ia menghempas kan tubuh seseorang itu dan "brukkk..."

"aww." jeritnya memegang pinggangnya yang bersentuhan langsung dengan lantai.

"Adis langsung melihat kearah orang yang tengah kesakitan itu, betapa terkejutnya dia melihat orang itu. "Chikaaa." pekik Adis menutup mulutnya tidak percaya. ia langsung berhambur memeluk wanita yang sudah lama ia rindukan.

"Adis, kau itu jahat sekali. kau membuat pinggang ku sakit." keluhnya kesakitan.

"iya aku minta maaf, lagian itu salah mu sendiri, mana ku tau kalau yang memeluk ku itu dirimu," ucap Adis yang merasa bersalah.

sedang kan laki-laki tampan yang memperlihatkan mereka dari tadi hanya menggeleng kan kepalanya, dia tidak habis pikir bertahun tahun tidak berjumpa nyatanya dua sahabat nya itu tetap saja tidak berubah. "kalian ini, selalu saja bertengkar." ucap lelaki tampan itu.

Adis yang mendengar nya langsung melihat kesumber suara tersebut dan melihatnya "Riko." pekik Adis membuat Chika menutup telinganya dengan perasaan kesal nya. "yaampun sahabat ku ini mengapa semakin tampan sekali." seru Adis melepaskan tangan nya dari tubuh Chika dan berlari kearah Riko dan langsung memeluk nya dengan sangat erat.

Riko yang mendapat kan pelukan dari Adis terdiam membisu, tubuhnya rasanya tidak dapat digerakkan, dia senang sekali dipeluk dengan seseorang yang dianggap nya sangat istimewa, "kau, kenapa jadi bar bar sekali." Riko tersenyum, dengan perlahan dia memeluk sahabatnya itu, biasanya Adis tidak pernah mau dipeluk oleh nya tapi lihat sekarang dia bahkan memeluk tubuh Riko dengan sangat erat.

"aku sangat rindu pada kalian berdua." ucap dengan masih memeluk Riko.

"kalian, sudahi berpelukan nya. sekarang bantu aku berdiri." ketus Chika dengan masih menahan sakit nya.

"yaampun aku lupa." ucap Adis lang membantu Chika begitu juga dengan Riko.

..........

Hari ini Adis berencana akan memasukan lamaran lagi keperusahan lainnya, karena sudah beberapa kali dia memasukkan lamaran selalu ditolak.

Adis baru saja keluar dari salah satu swalayan untuk berbelanja keperluan keluarga nya, tiba-tiba saja dia melihat ada satu mobil melaju dengan sangat kencang nya, Dimana dia melihat seorang wanita paruh baya sedang menyebrang jalan.

Adis berlari kejalanan tersebut untuk membantu nya. “Awasssss” teriak Adis berlari menangkap tubuh wanita paruh baya itu dan, brukkk... “Aw..” desis Adis yang tergeletak di samping wanita itu.

Wanita paruh baya itu melihat kearah Adis, dia terkejut dengan apa yang dilihatnya. “ya ampun, kamu tidak apa apa nak? Tanya wanita itu membantu Adis untuk bangun.

“Saya baik baik saja nyonya, Cuma luka sedikit saja.” Jawab Adis dengan menahan sakit dibagian tangan dan kakinya.

"tapi tangan dan kaki mu berdarah nak." kata wanita itu khawatir.

“Tidak masalah nyonya, ini hanya luka kecil saja." Adis mencoba menahan sakitnya, dia tidak ingin merepotkan wanita tersebut.

“sudah sekarang kamu ikut Tante kerumah sakit, tidak ada penolakan." tegasnya langsung memanggil supirnya.

Adis tidak bisa menolak lagi, terpaksa dia harus menuruti perkataan wanita itu. "terimakasih nyonya." ucap Adis berdiri dengan di bantu oleh wanita tersebut.

“Pak ambil barang-barang gadis cantik ini dan letakkan kedalam mobil.” Perintahnya, setelah itu mereka langsung pergi menuju rumah sakit.

..........

Setelah sampai dirumah sakit Adis langsung ditangani hingga selesai, mereka sangat melayani Adis dan wanita itu dengan sangat baik. bagaimana tidak suami wanita tersebut adalah pemenang saham dirumah sakit tersebut.

"nama kamu siapa nak?" tanya dengan lemah lembut.

“Nama saya Adis nyonya.” Jawab Adis menatap wajah wanita itu.

“Cantik sekali namamu, soerti orang nya.” Ujar wanita itu tersenyum dan mengelus pipi Adis. “oh ya, Tante mau ucapin terimakasih sama kamu, karena kamu udah menyelamatkan nyawa Tante.” ucap nya tersenyum bahagia, rasanya dia tidak percaya masih ada orang yang mau membahayakan nyawanya demi orang lain.

“Tidak masalah nyonya, sudah kewajiban Adis menolong orang lain." Adis pun tersenyum memegang tangan wanita tersebut.

Pada saat mereka sedang berbincang bincang tiba-tiba pintu ruangan terbuka. “Mommy." pekik seorang pria tampan dan juga sangat gagah.

Adis dan wanita itu melihat kearah pintu, betapa terkejutnya Adis melihat seseorang itu yang ternyata adalah mantan bos dinginnya itu. “Tuan a-arvin.” Gumam Adis yang masih bisa didengar oleh mommy.

“Mommy, apa mommy terluka? bagaimana semua ini bisa terjadi." Arvin sangat khawatir mendengar semuanya dari sang supir mommy nya.

“Arvin, mommy oke, hanya saja dia yang terluka.” Ucap mommy menunjuk kearah Adis.

Arvin pun melihat kearah yang dimaksud mommy nya, membuat nya dan juga orang yang dimaksud itu sama-sama terkejut. "apa yang kau lakukan disini." bentaknya dengan wajah datarnya.

Adis yang mendengar bentakan itu hanya diam tidak memperdulikan nya membuat Arvin sangat emosi.

“ Arvin, Adis yang sudah menyelamatkan mommy tadi,." ucap mommy tersenyum kearah Adis. "sayang kamu antar Adis pulang ya, kasian kan liat calon istri kamu pulang sendiri dengan keadaan seperti itu." kata kata mommy itu sukses membuat Adis terpelongo.

“Apa maksud nyonya?” tanya Adis dengan wajah bingung nya.

“tante sudah tau siapa kamu sebelumnya sayang, dan Tante juga tau tentang hubungan kalian." jawab mommy mengelus pipi Adis dengan lembut.

"tapi nyonya aku.." Adis tidak sempat melanjutkan nya karna Mommy tetap memaksanya nya

“Sudah sudah, sekarang kamu harus segera diantar pulang karena kamu harus beristirahat sayang.” Perintah mommy menatap pada putra kaku nya itu. “Kau jangan lagi membentak nya, sekarang cepat antar menantu mommy pulang " perintahnya membuat Arvin menghela nafasnya panjang.

“Tapi aku masih banyak urusan.” Ucap arvin dengan malas.

“Baiklah, kalau kau tidak mau maka mom..”

“Baiklah.” Ucap Arvin memotong perkataan mommy nya, dia tau apa yang akan dilakukan oleh mom nya jika dirinya tak mengikutinya.

Adis yang menyaksikan drama anak dan ibu itu hanya menatap nya dengan malas, "bisa bisa nya aku terjebak disini." batin Adis kesal.

..........

akhirnya Arvin mengantar Adis pulang dengan menyetir mobil nya sendiri.

“Bagaimana kabar mu saat ini, setelah menolak tawaran ku apa hidup mu baik-baik saja." sindir Arvin dengan tersenyum simpul.

Adis menjadi kesal mendengar perkataan Arvin, rasanya dia ingin sekali melompat dari mobil Arvin saat itu juga. "baik atau tidak hidupku tidak ada urusannya dengan mu tuan muda." sini Adis dengan membuang mukanya.

“Rupanya mem-blacklist namamu diseluruh perusahaan yang ada di kota ini belum bisa membuat mu sadar juga nona sombong." ucap Arvin dengan wajah dinginnya.

Adis terkejut mendengar penuturan Arvin barusan, pantas saja selama ini dia selalu ditolak diperusahaan yang iya masukan lamaran kerja. "kau itu jahat sekali, kau itu bukan manusia tapi kau itu iblis." pekik Adis membuat Arvin hanya tersenyum sinis.

"sebentar lagi kau yang akan datang padaku dan memohon bantuan padaku." batin Arvin senang.

 

 

 

1
Sumar Sutinah
haadeuh alvin apa msh punya muka istri dn mertuanya sengsata sedangkan dia mengurus wanita lain, heran sm mertua adis knp diem" aja g ngebantu menantu katanya sayang, kno kelakuan anaknya yg aneh g d selidiki sm ayah c alvin
Sumar Sutinah
bagus thor aku aka karyamu 👍❤️💪
November
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
Yati Yati
kpn yp nya thor
si ciprut
angel sama bpaknya bersekutu... pura2 doang memanfaatkn
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
betul2 parah sakit jiwa itu nenek
Nuraini Ibrahim
hummm
seruh deh
Nuraini Ibrahim
makin seruh deh
Nuraini Ibrahim
huummmm
Nuraini Ibrahim
yeee udah mulai jatuh cinta rupanya
Nuraini Ibrahim
sekurangnya claudia nga sombong jadi adis jadi punya teman
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
dasar nene pikun
Nuraini Ibrahim
malu2 tapi mau dia
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
dasar tidak peka dia
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
huummmm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!