NovelToon NovelToon
HAMIL SEBELUM MENIKAH

HAMIL SEBELUM MENIKAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Panda Sweety

Follow Ig : @panda.sweety10

Kanaya mengetahui dirinya hamil seminggu sebelum acara pernikahannya, dan ayah dari calon anaknya dia pun tidak tau hingga pernikahan dengan kekasihnya harus batal karena kehamilannya.

Apakah Kanaya akan bersama dengan ayah dari anak? Dan siapa pri itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panda Sweety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SARAPAN BERSAMA

Alex pun sampai di depan rumah Kanaya, Kanaya yang sedang menunggu kedatangan anak-anaknya pun berdiri dan keluar. Kanaya melihat Alex turun dari mobil dan menggendong Kavin yang tengah tertidur, Kanaya pun membantu Alex membuka pintu kamar Kavin.

"Apa Adara juga tidur?" Tanya Kanaya dan Alex pun mengangguk.

Alex pun kembali ke mobilnya untuk menggendong putrinya yang juga tengah tertidur lelap.

Setelah alex meletakkan Adara di tempat tidurnya Alex pun ke ruang tamu, disana sudah ada Kanaya sedang duduk menunggu Alex keluar dari kamar putrinya.

"Kanaya aku ingin berbicara." Ucap Alex.

"Tunggu sebentar, aku akan membuatkanmu minuman." Kanaya pun pergi kedapur untuk membuatkan Alex minuman.

Tak butuh lama Kanaya pun keluar dengan secangkir kopi panas dan sepiring cemilan. "Kamu ingin bicara apa." Kanaya pun duduk di depan Alex.

"Kanaya aku ingin kita menikah dan memberikan keluarga utuh untuk Kavin dan Adara."

"Kita tidak saling mengenal."

"Kita bisa memulai dari awal Kanaya, seperti kencan berdua dan pergi bersama dengan anak-anak."

Kanaya menatap Alex, sebenarnya dia masih ragu tapi hatinya menuntunnya untuk menganggukkan kepala tanda setuju dengan ucapan Alex. Alex yang melihat Kanaya mengangguk, sangat senang langkah awal mendekati Kanaya berhasil.

"Besok aku akan menjemputmu."

"Besok?"

"Iya, besok aku tidak ada jadwal."

"Tapi."

"Tidak ada penolakan. Aku akan menjemputmu jam 8 pagi." Alex pun meneguk kopinya.

"Kenapa pagi sekali, kita pergi malam saja." Ucap Kanaya.

"Apa? Aku sudah berusaha mengosongkan besok jadwalku tapi dia maunya malam. Pokoknya harus pagi." Batin Alex.

"Ya sudah aku pulang dulu." Alex pun berdiri.

Kanaya pun ikut berdiri dan mengikuti Alex keluar, "Aku pergi dulu." Ucap Alex, Kanaya pun mengangguk.

Hanya berapa langkah Alex pun berhenti dan berbalik melihat Kanaya "Kanaya aku pergi dulu." Kanaya pun kembali mengangguk.

"Kanaya apa tidak bisa pagi saja."

"Tidak."

Alex pun kembali melangkah beberapa langkah dia pun berhenti lagi. "Kanaya benar tidak bisa pagi." Kanaya pun menggelengkan kepalanya.

"Kenapa dia keras kepala sekali." Batin Alex.

"Kanaya ap-."

"Baiklah kita akan pergi besok pagi, jadi pulanglah." Kanaya tersenyum melihat tingkah Alex. Alex pun senang dan pergi ke mobilnya. "Akhirnya."

Kanaya pun masuk kedalam rumahnya setelah mobil Alex meninggalkan halaman rumahnya. Dia pun masuk kedalam kamarnya dan duduk di pinggir tempat tidurnya, "Aku masih ragu padanya tapi kenapa hatiku mengiyakan ajakannya." Ucap Kanaya.

****

Kavin dan Adara sudah siap di meja makan untuk sarapan sebelum pergi ke sekolah, Adara yang melihat piring kosong di samping bundanya pun bertanya "Bunda piring kosong itu untuk siapa?"

"Itu piring untuk ayah kalian."

"Apa ayah akan sarapan bersama kita bunda." Tanya Adara dengan semangat.

"Bunda juga tidak tau, katanya akan datang jam 8."

Tak lama terdengar suara mobil berhenti di depan rumah Kanaya, Adara pun berlari keluar.

"Ayah." Teriak Adara.

Alex pun tersenyum melihat putrinya berdiri di teras rumah, Alex pun menghampirinya dan menggendong Adara masuk.

"Kanaya apa kamu sudah siap?" Tanya Alex saat dia dan Adara sudah ada di depan meja makan.

"Bunda dan ayah akan pergi?" Tanya Adara.

"Iya bunda dan ayah mau keluar, pulang sekolah tunggu sopir untuk menjemput kalian." Ucap Alex.

"Adara mau ikut." Rengek Adara.

"Jangan mengganggu bunda Adara, kita harus kesekolah." Kavin menatap adiknya.

"Nanti kita berempat akan pergi saat kalian libur ayah janji." Adara pun mengangguk.

"Ayo sarapan bersama ayah, bunda sudah menyiapan piring untukmu." Ucap Adara.

Alex dan Kavin melihat Kanaya lalu tersenyum sedangkan Kanaya saat ini wajahnya sudah memerah karena malu. Alex pun duduk di samping Kanaya, Kanaya kembali mengambilkan nasi goreng kepiring Alex "Cukup Kanaya." Ucap Alex.

Mereka berempat sarapan bersama, tiba-tiba ponsel Alex berdering tapi dia tidak menghiraukannya. "

Drrrttt....drrrtttt.....drrrrttt.....

"Ponselmu berdering, siapa tau penting." Kanaya melihat Alex.

Alex mengambil ponselnya dan melihat nama orang yang sedang mengganggu kebersamaannya dengan Kanaya dan anak-anaknya, ANDRA nama itu yang tertera di layar ponsel Alex.

"Aku akan mengangkatnya dulu." Alex pun keluar.

"Kalau tidak ada yang penting aku akan mengirimmu ke cabang Singapura." Ucap Alex tanpa basa basi.

"Ya ampun kakak. Kakak sekarang dimana, kata Gio jam 10 akan ada pertemuan dengan rekan bisnis dari America."

"Kamu yang akan memimpin rapat, aku sibuk hari ini."

"Apa? Aku belum memelajari dokumen-dokumennya kak bagaimana bisa aku yang-."

"Minggu depan tiket ke Singapura akan sampai di rumahmu."

"Kakak." Panggilan telepon Andra pun terputus.

Andra menatap Gio yang ada di ruang kerjanya dengan ekspresi memohon tapi Gio hanya mengangkat kedua bahunya.

"Hah, hanya kakak ipar yang bisa membuatnya menjadi Alex berbeda." Ucap Andra lalu pergi bersama Gio.

Kanaya menatap Alex yang sudah kembali dari mengangkat telepon di luar "Ini Andra yang menelpon katanya dia minta cuti." Bohong Alex, Kanaya hanya mengangguk.

Setelah sarapan Alex mengantar Kavin dan Adara kesekolah "Ingat kalian tidak boleh pulang sebelum sopir datang." Kavin dan Adara mengangguk.

Alex menatap kedua anaknya masuk ke sekolah lalu dia kembali untuk menjemput Kanaya, mobil Alex berhenti di depan rumah Kanaya dan dia pun keluar dari mobil.

"Kanaya." Panggil Alex tapi tak ada jawaban.

Alex pun masuk dan mencari Kanaya di kamar tapi tidak ada, terdengar suara pintu kamar mandi terbuka dan Alex pun berbalik.

"Aaaaahhhh." Teriak Kanaya saat menyadari Alex menatapnya.

"Berbalik." Perintah Kanaya.

"Apa?"

"Aku bilang berbalik." Kanaya menggenggam erat handuk yang melilit di tubuhnya.

Alex pun berbalik dan sambil menahan tawa, Kanaya berjalan menuju kamarnya melewati Alex "Dasar Mesum."

BAM... Suara keras pintu kamar Kanaya membuat sedikit Alex kaget.

Di dalam kamar wajah Kanaya merona merah karena malu "Kenapa dia masuk tanpa suara, ayah dan anak sama saja." Gumam Kanaya.

Tak lama Kanaya keluar dari kamar dia melihat jam sudah pukul 9, Alex menoleh ke arah Kanaya dirinya terpesona melihat ibu dari anaknya terlihat cantik setelah berdandan.

Kanaya hanya memakai dress selutut dan sedikit polesan make up sehingga dia terlihat natural dan cantik rambutnya dia urai.

"Kanaya." Alex berdiri dan menghampiri Kanaya.

Kanaya merasa gugup dan detak jantungnya terasa cepat "Ada apa dengan jantungku." Batin Kanaya.

Alex berdiri tepat di depan Kanaya detak jantung keduanya sangat cepat, Alex memajukan wajahnya dan Kanaya langsung menutup mata.

"Apa kamu sudah siap untuk pergi Kanaya?" Bisik Alex di telinga Kanaya.

Kanaya langsung membuka matanya dan menatap Alex yang kini sudah menahan tawanya.

"Apa? Oh, i-iya a-aku sudah siap." Jawab Kanaya dengan terbata bata.

"Hei kenapa wajahmu seperti terlihat kecewa?"

"Ti-tidak."

"Apa kamu kecewa karena aku tidak menciummu." Ucap Alex dengan tersenyum.

"Apa yang kau katakan."

"Aku akan menciummu saat kita sudah menikah Kanaya. Jadi sekarang kita berangkat aku tidak suka membuang waktu di saat hari penting ini." Alex menggenggam tangan Kanaya, Kanaya pun tersenyum.

Bersambung.....

1
Linee Alice
Loh
Linee Alice
Sudah 2025
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Linee Alice
Next thor sdh 2024🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹
Yani Anwar11
Luar biasa
Sri Ujji
Aduh...
dah bertahun2 ....
dad Al..kenapa lom ktmu jg..
nella juli
next thorrr
Nadia Binti Umar
knp g ada lanjutan nya lagi thor
Dia Jeng
digantung lagi 🙄🙄🙄
Mariani Mohamad
menarik bangat...
Windy Lyana
udah sampai bab 64 tp konflik nya mengalir n bermunculan musuh baru.
Windy Lyana
hmmm alur cerita nya udah di hancur kan sampai demikian seolah" kluarga Alex gak bs mengatasi n seolah melupakan harga diri dgn minta bantuan Devano buat klarifikasi.
Windy Lyana
mgkin kl sejak kejadian Kanaya blg kl di perkosa omongan calon mantan mertua bs di antisipasi setidak nya blg sebelum hamil .udah hamil nikah kurang bbrp hari br blg pasti nyinyiran tetangga lbh parah.
Eli Winarti
allur nya lompat2 gx jelas
Dedek Afrida
next
Dedek Afrida
up
mongky buruk rupa
aq abnrx lbh ska anDra ma doktr syrif...cz kslhanx devano ma ortune udh fatal...jka ma syrif kan bsa buat devano mnyesal dan kdpan bsa mnghrgai sesuatu...tp authorx maux andara ma devano trus aq bsa apa donk
Eny
lanjutkan
Wiwik Daniati
kog kek nya pernah baca cerita kek gini juga ya...bahkan sama persis ceritanya cuma bedanya di status si cewek aja.klo ini housekeeping hotel klo yg satu lagi judulnya bosku ayah dari anak ank ku judulnya.sam bgt ceritanya
💫✰✭𝓜𝓾𝓻𝓽𝓲𓅓 𓆊 𝕽𝖈⃞⃟〠
update'a terlalu lama
Fitri Kurnia Sari
lanjuttt thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!