Aurielle Veyra (25 tahun), seorang Make Up Artist kelas dunia, dikenal mampu mengubah wajah biasa menjadi sebuah 'Mahakarya'.
Namun setelah tertidur usai bekerja tanpa henti, dia terbangun … bukan di Apartemen mewahnya.
Melainkan di raga seorang gadis yatim piatu miskin di desa terpencil dalam Kekaisaran Shang Agung, yang bernama Lin Yue. Yang meninggal karena menyerah menjalani kehidupan di dunia itu.
Di dunia tanpa kosmetik modern, Aurielle terikat dengan sebuah ruang dimensi misterius berisi resep kecantikan kuno yang telah lama hilang dari sejarah.
Dari bunga liar, mutiara, hingga ramuan rahasia, dia menciptakan kosmetik yang mampu membuat siapa pun terlihat memukau.
Namun, di balik kecantikan yang dia ciptakan …
tersembunyi rahasia racun halus, dan permainan kekuasaan yang mematikan.
Karena di dalam dunia Kekaisaran~
Sebuah wajah yang sempurna bisa menjadi sebuah 'senjata' yang mematikan!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 11: Tangan Ajaib Lin Yue!
***
Pagi pun tiba, dimana hari ini Lin Yue akan pergi ke tokonya untuk melakukan sebuah 'Demonstrasi' untuk memperkenalkan produk kecantikan miliknya.
Sinar mentari menyapa langit di bawah DInasti Shang, seolah semalam tidak ada kejadian apa-apa.
Namun kenyataannya~
Sebagian Paviliun Selir sedang gempar dan pnik, karena para Selir Kaisar terkena racun kuno yang tidak diketahui jenis penawarnya.
Sementara itu di dalam Paviliun Naga Kembar, Lin Yue sudah bersiap sejak jam lima pagi.
Dia mengenakan sebuah hanfu berwarna hijau lembut dengan sentuhan benang emas yang sangat tipis, terlihat elegan namun terlihat tidak terlalu mencolok.
Rabutnya disanggul setengah dan setengah dibiarkan tergerai indah, memberi kesan anggun dan tetap terlihat sederhana, menambah aura kecantikan alami dirinya.
Dibelakangnya berdiri Aling dan keempat bawahannya, bersiap mengawal majikannya kemanapun dia pergi.
Lin Yue berjalan ke arah Paviliun kiri milik Mei Fang untuk berpamitan.
"Fang-Fang, aku pergi dulu, oke? Kamu baik-baiklah di sini, jangan merasa takut dengan apapun. Pelayan yang aku berikan kepadamu semalam itu berguna untuk melindungimu, dan ada Alang yang berjaga dikegelapan. Jadi, jangan khawatir ..." ujarnya kepada Mei Fang.
Mei Fang yang sedang menikmati teh pagi langsung menoleh ke arah datangnya Lin Yue.
"Oke, Yue ... Terima kasih. Tapi ... apakah kamu benar-benar mau pergi sekarang, setelah apa yang terjadi semalam?" tanya Mei Fang.
"Tentu saja! Kejadian semalam tidak ada hubungannya dengan kita, ingat itu!" jawab Lin Yue dengan nada peringatan.
"Dan aku harus cepat membuka toko milikku, agar kita bisa mengirimkan uang untuk keluargamu. Keluargamu adalah keluargaku juga, Fang-Fang ..." lanjut Lin Yue sambil tersenyum.
Dia duduk di samping Mei Fang, lalu dia mengutarakan niatnya kepada Mei Fang.
"Bagaimana jika kita bawa keluargamu ke Ibukota, agar menempati rumahku yang kosong itu? Sekalian mereka bisa mengawasi toko milikku itu?" ujarnya kepada Mei Fang.
Mei Fang membeliakkan matanya, hampir saja tersedak teh yang dia minum, saat mendengar niat Lin Yue itu.
"Apa kamu serius?" tanya Mei Fang.
"Ya, aku sangat-sangat serius ..." jawabnya santai.
"Jika begitu, maka aku akan menulis surat kepada keluargaku nanti malam," ujar Mei Fang.
"Baiklah,"
"Kamu benar-benar ingin keluar? Jangan terlalu nekat, karena mendapatkan perhatian Yang Mulia, Yue ... Kita tidak mempunyai dukungan yang kuat dibelakang, bagaimana jika para pejabat dan bangsawan itu menyerang kita nanti?" ujar Mei Fang mengemukakan ketakutannya.
"Itulah sebabnya, aku mengambil kesempatan ini untuk mengembangkan bisnisku di luar Istana ini. Ini adalah strategiku, Fang'er ..." jawab Lin Yue sambil menyesap tehnya.
"Jika bisnisku lancar, maka posisi kita akan semakin kuat di dalam Istana ini. Kalau aku tidak nekat, nasib kita di dunia ini akan sia-sia ..." lanjut Lin Yue menjelaskan.
Sementara itu di kegelapan, Alung dan Alang sedang sibuk menyingkirkan para penjaga bayangan kiriman Kaisar Longhui, yang ditugaskan untuk memata-matai kedua majikannya dengan bubuk halusinasi buatan Lin Yue.
Mei Fang menghela napas panjang, saat mendengar semua rencana Lin Yue, yang akan membuat mereka semakin kuat suatu hari nanti.
"Haaah, dasar batu! Baiklah ... hati-hati di jalan, oke?!"
"Aku akan selalu berhati-hati ..." jawab Lin Yue sambil menganggukkan kepalanya.
Setelah mendapatkan izin keluar dari Kaisar Longhui, Lin Yue pun berangkat dengan kereta kuda sederhana pemberian Kaisar Longhui lewat pintu samping Istana.
"Ke Paviliun Orchid Bulan,"
"Baik, Yang Mulia Selir Lin ..."
--
Saat sampai di depan toko miliknya, Lin Yue tersenyum puas saat melihatnya.
"Mulai hari ini ... nama ini akan dikenal oleh seluruh orang di Ibukota Kekaisaran ini ..." gumamnya pelan.
Dia melangkah masuk dengan ringan, tangannya sudah 'gatal' ingin bekerja kembali.
Begitu sampai di dalam, kedaangannya disambut oleh delapan orang pelayan yang sudah berbaris rapi.
"Selamat datang, Nona!" sambut mereka dengan serempak.
"Terima kasih! Dan mulai hari ini, kita akan mulai membuka toko kecantikan ini!" ujar Lin Yue dengan semangat empat lima.
"Semangat semuanya!"
Prok! Prok! Prok!
"Target kita hari ini adalah sepuluh orang wanita atau gadis bangsawan, yang akan saya dandani dengan produk yang kita jual! Aling, persiapkan semua alat dan kosmetik untu saya mulai bekerja. Dan yang lainnya bisa mulai mencari 'mangsa' yang bagus untuk saya!"
"Baik, Nona!" jawab mereka serempak.
Para pelayan itu bekerja dan bersiap diposisi mereka masing-masing dengan teratur, gerakan mereka juga sudah luwes layaknya manusia.
Tidak membutuhkan waktu lama sejak Paviliun Orchid Bulan buka, kabar tentang toko kecantikan baru yang unik itu langsung menyebar.
Terlihat beberapa para wanita Bangsawan yang melewati tempat itu merasa tertarik, karena desain interiornya yang berbeda dengan beberapa toko kecantikan yang ada di dunia ini.
Lin Yue memang sengaja mengusung tema 'Salon Artis' dari dunia modern miliknya yang glamour, bedanya tidak ada jasa untuk memotong rambut, hanya jasa membuat sanggul modern yang cantik dan unik.
Lin Yue juga membuat beberapa perhiasan rambut yang megah namun ringan, dan beberapa perhiasan unik dari masa depan.
Tidak lama kemudian, ada seorang wanita bangsawan berwajah datar, berhenti di depan tokonya.
Dengan mengenakan hanfu mewah warna ungu, membuat aura bangsawan tingkat tinggi menguar dari dalam tubuhnya.
"Tempat apa ini?" tanyanya dengan nada dingin.
Penjaga yang berjaga di depan toko langsung membungkukkan badannya.
"Selamat datang di Paviliun Orchid Bulan, Nyonya. Ini adalah toko kecantikan yang akan merubah wanita biasa menjadi secantik peri ..." jawab penjaga itu dengan nada sopan.
Melihat ada yang datang, Lin Yue langsung keluar dengan senyuman hangat di wajahnya, membuat wajahnya semakin terlihat cantik alami.
"Selamat datang, Nyonya. Saya adalah pemilik tempat ini, ada yang bisa saya bantu?" ujar Lin Yue dengan nada ramah.
Wanita bangsawan itu menatap Lin Yue dengan tatapan tajam.
"Oh, kamu pemiliknya?"
"Benar, Nyonya ..." jawab Lin Yue.
"Apa saja yang kamu jual?" tanya wanita itu.
"Saya menjual produk kecantikan alami, yang akan membuat wanita menjadi secantik peri ..." jawab Lin Yue.
Wanita itu mengernyitkan dahinya, tanda dia tidak mempercayainya.
"Jangan bicara omong kosong! Mana ada produk kecantikan yang bisa membuat wanita secantik peri secara alami?" ujarnya dengan nada tidak suka.
Lin Yue hanya tersenyum sabar, saat mendengar ucapan wanita itu.
"Silahkan Anda mencobanya, saya akan membantu Anda berdandan. Jika Anda tidak puas dengan hasilnya, maka Anda tidak perlu membayarnya ..." jawab Lin Yue dengan senyuman indah di wajahnya.
Wanita itu terdiam sejenak, ketika mendengar penawaran Lin Yue.
"Baiklah! Saya akan mencobanya ..." ujar wanita itu.
"Namun, ingat satu hal ... Jika Anda berbohong, maka toko ini akan saya tutup paksa! Bagaimana?" lanjut wanita itu dengan wajah angkuh.
"Setuju! Jika saya berhasil, maka Anda harus membayar jasa saya sebesar 5 tael emas, bagaimana?" balas Lin Yue.
"Setuju!"
"Baiklah ... Boleh saya tahu nama Anda? Tanya LinYue.
"Xue Lianhua, dari rumah bangsawan Zhao," jawabnya dengan nada tegas.
Lin Yue menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
"Baik, Nyonya Zhao. Silahkan duduk."
Lin Yue memulai pekerjaannya dengan mecuci wajah wanita itu, lalu mengoleskan "Bailan Shui'-semacam toner yang dibuat Lin Yue, yang dapat membersihkan racun pada wajah ke wajahnya secara merata, sebelum dia membubuhkan pelembab wajah.
Tangan ajaibnya dengan lihai bergerak bebas di wajah wanita itu, beusaha untuk mnciptakan sebuah mahakarya yang indah.
Satu jam kemudian, atau sekitar satu batang dupa ukuran besar~
Xue Lianhua, atau Nyonya Zhao itu telah selesai 'dipermak' wajahnya oleh Lin Yue.
Dia berdiri di depan sebuah cermin bening besar disana dengan mata terbeliak lebar.
Tubuhnya membeku, saat melihat pantulan dirinya di dalam cermin itu.
Dia terkejut, dan meraba wajahnya sendiri dengan mata tidak percaya.
"Ini ... benaran wajah saya?" tanyanya dengan suara lirih.
"Ya, wanita cantik itu adalah Anda, Nyonya Zhao ..." jawab Lin Yue dengan senyuman puas diwajahnya.
Ternyata keahliannya terbawa ke dunia kuno ini.
Wajah Nyonya Zhao terlihat jauh lebih cerah, halus, dan elegan.
Lin Yue merias wajah Xue Lianhua tidak berlebihan, namun dapat menonjolkan kecantikannya secara alami.
Ditambah semua produk ajaib buatannya, membuat wajah seseorang terlihat sehat merona dalam sekali pakai.
"Saya hanya membantu Anda untuk memperlihatkan kecantikan alami yang sudah Anda miliki sebelumnya, Nyonya Zhao ..." ujar Lin Yue, yang berdiri dibelakangnya.
Nyonya Zhao masih mengagumi dirinya sendiri, sebelum akhirnya dia tersenyum.
Kali ini tatapan matanya menjadi lebih bersahabat kepada Lin Yue.
"Bakat Anda sungguh luar biasa, Nona ..." ujarnya penuh kekaguman.
"Berapa harga yang harus saya bayar kepada Anda?" lanjutnya dengan senyuman.
Lin Yue mengerlingkan matanya sambil tersenyum.
"Hari ini saya gratiskan, karena Anda menyukai hasil kerja saya, Nyonya Zhao ..." jawab Lin Yue.
Namun sebelum Nyonya Zhao ingin protes, Lin Yue kembali berkata ...
"Anggap saja saya sedang mempromosikan semua produk kecantikan saya kepada Nyonya, dan Nyonya bisa mempromosikannya kepada yang lain," lanjut Lin Yue.
Xue Lianhua langsung tertawa saat mendengarnya.
"Pertukaran yang adil, Nona. Dan Anda sangat pintar dalam menyampaikannya ke saya! Hahahahaha!"
Setelah itu, Nyonya Zhao segera berlalu dari dalam toko itu dengan wajah sumringah.
Namun dia berhenti di pintu toko sebentar sambil berkata:
"Saya akan kembali bersama teman-teman saya, dan saya akan pastikan mereka membeli banyak produk kecantikan Anda, Nona!" serunya dengan nada bersahabat.
"Terima kasih, Nyonya Zhao!"
"Itulah yang aku tunggu ... Sebuah 'Taktik Marketing' yang cerdas, Rielle!" lanjutnya dalam hati.
Dan benar saja~
Dalam waktu dua batang dupa besar, toko Lin Yue langsung dipenuhi oleh para wanita bangsawan Ibukota.
Satu-persatu dari mereka memasuki toko itu sambil berbincang santai, namun hati mereka dipenuhi rasa penasaran yang dalam.
"Apakah benar, kita bisa secantik itu?" tanya salah satu wanita bangsawan.
"Aku dengar rumor bahwa Tuan Zhao sampai tidak bisa mengenali Istrinya sendiri, saat dia pulang dari rapat pagi! Sedahsyat itu efeknya!" jawab salah satu wanita yang berada di dekat wanita itu.
"Benarkah?! Jika begitu, aku juga mau coba!"
"Aku juga mau coba!"
Tanpa harus menunggu sampai satu bulan, Lin Yue telah menyelesaikan tantangan Sistem dengan sukses.
Lin Yue berdiri di tengah-tengah ruangan dengan wajah sumringah.
"Tenanglah semuanya! Saya akan memilih sembilan orang lagi untuk mendapatkan riasan wajah gratis!" seru Lin Yue dengan suara merdunya.
"Pilih saya, Nona!"
"Saya juga, Nona!"
Dengan santai, Lin Yue memilih sembilan orang dari mereka menurut Sistem, yang akan bisa mempeerkenalkan produknya dengan cepat.
Tangan ajaibnya bergerak dengan cepat dan lihai dalam merias mereka, memulaskan warna-warna cantik di wajah mereka, sehingga membuat wajah mereka terlihat flawless.
Para wanita dan gadis yang beruntung itu adalah:
Xue Lianhua-Nyonya Zhao.
Liu Meixiu-Nona Besar Bangsawan Liu.
Chen Meymey-Nona Besar Bangsawan Chen.
Li Ruyan-Nona Besar Bangsawan Li.
Shang Xueying-Nyonya Wang.
Qiao Qianqian-Nyonya Sun.
He Yunzia-Nona Besar Bangsawan He.
Xia Lianyi-Nona Besar Bangsawan Xia.
Bai Qinglan-Nona Besar Bangsawan Bai.
Xiao Mingzu-Nyonya Luo.
Sesudah mereka dirias oleh Lin Yue, mereka pun terkenal sebagai 'Sepuluh Bunga Baru Ibukota'.
Mengalahkan gelar para 'Wanita Tercantik' di Kekaisaran Shang, yang membuat Kaisar Longhui langsung bergerak menyelidikinya.
Setelah dia mengetahui hasilnya, dia hanya tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya.
'Ternyata Selir Samping Zhen mempunyai bakat yang sangat menakjubkan! Dia mampu membuat para wanita sombong itu mengakui bakatnya dengan mudah. Hahahaha!"
--
Sementara itu, di dalam toko kecantikan Lin Yue, setiap sesi meriasnya dipenuhi oleh percakapan ringan.
"Apa yang Anda gunakan pada wajah saya ini, Nona?" tanya Chen Meymey.
"Ini adalah penyegar wajah (Toner) bernama Huayan Shui, terbuat dari ekstrak dua belas bunga spiritual langka yang membuat kulit wajah terasa lembap dan bercahaya," jawab Lin Yue menjelaskan.
"Lalu saya menggunakan serum wajah Tianxiang Lu dan krim wajah Xueyu Gao. Setelah itu memakai bedak Yurong Fen dan perona pipi Taohua Xia. Untuk bibir, saya menggunakan Taohua Yanzhi agar terlihat natural ..." lanjut Lin Yue menjelaskan produk yang dia pakai.
"Siapkan semua produknya, saya akan membeli semuanya!"
"Baik, Nona Chen."
Setelah itu, Lin Yue merias Nyonya Sun.
"Kulit wajah saya kenapa terasa lebih ringan dan segar sekarang?" tanya Nyonya Sun.
"Itu karena saya memakaikan penyegar wajah Bailan Shui kepada Anda, penyegar yang dapat menghilangkan racun dari kulit wajah ..." jawab Lin Yue.
"Haaah?! Ternyata saya diracuni?!" seru Nyonya Sun dengan mata terbeliak lebar.
"Tenang saja, Nyonya ... Ini hanya racun ringan dari kosmetik yang selama ini Anda pakai," ujar Lin Yue menjelaskan.
"Baiklah, saya beli produk kecantikan lengkap yang ada di toko ini. Tolong disiapkan, Nona ..."
"Baik, Nyonya Sun."
Sementara itu Li Ruyan mengagumi dirinya sendiri di depan sebuah cermin besar dengan rasa takjub.
"Saya terlihat seperti wanita lain ..."
"Itu adalah wajah Anda yang sebenarnya, Nona Li ..." sahut Lin Yue sambil tersenyum.
"Saya ingin memperkerjakan Anda sebagai perias pribadi saya dengan harga tinggi, bagaimana?" ujar Li Ruyan kepada Lin Yue.
"Maaf, Nona ... saya menolaknya. Saya hanya akan menerima pelanggan di toko ini saja ..." jawab Lin Yue dengan nada sopan.
Xia Lianyi langsung menggenggam tangan Lin Yue.
"Saya ingin mempelajarinya! Ajari saya, dan saya akan membayar mahal untuk itu!" pinta Xia Lianyi.
Lin Yue melepaskan tangan Xia Lianyi perlahan, sambil menggelengkan kepalanya.
"Maaf, Nona Xia ... tidak semua orang bisa melakukan hal ini. Hanya mereka yang ditakdirkanlah, yang bisa mempelajarinya dengan cepat," jawab Lin Yue.
"Kenapa bisa begitu?" tanya Xia Lianyi dengan nada tidak puas.
"Karena ini bukanlah tekhnik merias wajah biasa, kita harus bisa membaca wajah orang lain agar bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Jadi, tidak semua orang bisa melakukannya ..." jawab Lin Yue, menjelaskan dengan penuh rasa sabar.
Menjelang senja, kesepuluh wanita itu berdiri bersama di depan toko Lin Yue.
Membuat terpana orang-orang yang lewat di depan mereka.
"Haisssh! Mereka itu siapa? Apakah mereka para gadis dari bangsawan yang baru datang itu?"
"Eh, bukan gadis juga ... aku pikir yang empat orang itu mirip Nyonya utama dari empat Keluarga Bangsawan besar di Kekaisaran kita,"
"Kenapa wajah mereka langsung cantik setelah keluar dari dalam toko itu? Apakah ini efek dari produk yang dijual di dalam sana?"
"Sepertinya begitu ... Besok kita lihat ke dalam sana, jika mereka bisa secantik itu, maka kita pun bisa!"
"Baiklah, besok kita mampir kesana ..."
Semua romur itu langsung tersebar dengan cepat, membuat Nyonya Zhao tersenyum puas.
"Mulai hari ini, kita adalah pelanggan tetap Paviliun Orchid Bulan," ujar Nyonya Zhao.
Chen Meymey menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Dan kita harus bisa memonopoli dia, sebelum banyak yang tahu ..." ujar Nyonya Luo.
"Hahahaha! Sepertinya, sudah terlambat, Nyonya Luo ..." sahut Li Ruyan, sambil tertawa.
Lalu dia menunjuk ke arah jalanan dengan jarinya.
Puluhan kereta kereta kuda mewah milik para bangsawan, mulai berdatangan.
Sementara itu di dalam toko, Lin Yue sedang menjamu Mei Fang yang datang dam-diam untuk berkunjung.
Dia hanya bisa tercengang, saat melihat puluhan wanita bangsawan yang datang.
"Kamu benar-benar sesuatu, Yue-Yue ..." ujarnya dengan wajah terkejut.
Dia tidak menyangka, jika hari pertama pembukaan toko, Lin Yue sudah dapat menarik banyak perhatian para bangsawan seperti ini.
"Kenapa memangnya? Ini adalah awal kehidupan nyaman kita, Fang-Fang ... Hehehe," sahut Lin Yue dengan nada santai.
Tidak lama kemudian, seorang pelayan masuk dengan wajah datar.
"Lapor, Nona ... Banyak wanita bangsawan diluar yang ingin masuk ke dalam toko kita," ujarnya kepada Lin Yue dengan kepala menunduk.
Lin Yue terdiam sejenak, lalu dia memutuskan untuk membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke dalam tokonya.
"Batasi jumlah orang yang masuk, agar tidak terjadi keributan. Dan unutk stok produk yang habis, bilang pada mereka untuk datang lagi besok!" perintah Lin Yue.
"Baik, Nona!"
--
Lin Yue melanjutkan berbincang dengan Mei Fang, sampai terganggu dengan kedatangan seorang wanita bangsawan paruh baya yang anggun.
"Nona Lin, maafkan jika saya mengganggu waktu Anda ... Saya adalah Nyonya Besar dari Kediaman Bangsawan Han, dan saya ingin memperkerjakan Anda secara pribadi," ujarnya dengan sedikit nada angkuh dalam nadanya.
Lin Yue bangkit dari duduknya, dan dia membungkuk hormat.
"Salam Nyonya Besar Han ... Saya merasa tersanjung dengan tawaran Anda, namun ... saya tidak menerima pekerjaan diluar toko saya ini ..." jawab Lin Yue sambil tersenyum ramah.
"Sebutkan saja harganya!" ujar Nyonya Besar Han dengan sedikit paksaan dalam nadanya.
"Maafkan saya, Nyonya ... Saya tidak menjual diri saya, saya hanya menjual jasa disini ..." jawab Lin Yue.
Wanita paruh baya itu terdiam, lalu dia tertawa.
"Hahahaha! Benar-benar wanita yang berpendirian teguh! Baiklah, maafkan jika saya terkesan memaksa Anda ..."
Lalu wanita itu berjalan keluar dari sana dengan senyuman diwajahnya, dan hari itu berakhir dengan hasil yang sangat luar biasa.
[Tring!]
[Selamat, Host! Misi selesai dengan hasil memuaskan!]
[Satu juta poin kontribusi telah dikirimkan+Resep parfum modern 'Midnight Desire', yang mana ini adalah parfum 'unisex', bisa dipakai oleh pria dan wanita. Dengan keharuman segar yang unik dan tahan lama, parfum ini layak menjadi andalan toko Anda!]
[Total poin kontribusi sekarang adalah satu juta seribu dua ratus poin! Apakah Anda ingin menaikkan level Sistem ke level menengah?]
[Ya/Tidak]
Lin Yue menekan tombol 'Ya' tanpa ragu.
Hatinya merasa senang dan wajahnya semakin sumringah, saat mendengar hadiah resep parfum modern itu.
Setelah semuanya beres di tokonya, Lin Yue pun bergegas keluar dari sana untuk kembali ke dalam Istana.
Dia berdiri di depan tokonya sambil menatap langit malam yang cerah.
Tokonya berkembang dalam satu hari, namanya terkenal, dan yang pasti ... Musuhnya akan semakin banyak sekarang.
Namun dia tidak memperdulikannya.
Semakin tinggi pohon, maka akan semakin besar angin yang menerpanya.
Dia hanya perlu bersiap menghadapinya!
Dengan Sistem yang semakin kuat, maka dia juga tidak akan khawatir untuk melangkah maju.
⚛⚛⚛
Maaf ya, baru bisa update ... Author masih banyak tamu yang berkunjung sampai seminggu lebaran ini soalnya ... 🙏🏻🤗🫰🏻💖💖💖.
jadi semangat dalam menjalani niat yang mulia itu, terutama untuk kucing² manis itu..
pokoknya semangat ya 🥰
ditunggu yaa kelanjutannya author🤭
pokoknya semangat ee author
ditunggu yaa kelanjutannya author🥰