NovelToon NovelToon
The Sweetest Mistake

The Sweetest Mistake

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Office Romance / CEO / Tamat
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Polaroid Usang

Bagi Heskala Regantara, kehidupannya di tahun 2036 hanya soal kerja, tanggung jawab, dan sepi. Ia sudah terlalu lama berhenti mencari kebahagiaan.

Sampai seorang karyawan baru datang ke perusahaannya — Aysha Putri, perempuan dengan senyum yang begitu tipis dan mata yang anehnya terasa akrab.

Ia tak tahu bahwa gadis itu pernah menjadi bagian kecil dari masa lalunya… dan bagian besar dari hidupnya yang hilang.

Lalu, saat kebenaran mulai terungkap, Heskal menyadari ...

... kadang cinta paling manis lahir dari kesalahan yang paling tak termaafkan.

•••

"The Sweetest Mistake"

by Polaroid Usang

Spin Of "Gairah My Step Brother"

•••

Bisa dibaca terpisah.

•••

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Polaroid Usang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

•••

Bruk!

Tangannya yang berkeringat membuat handphone-nya tergelincir dari tangan, jatuh kebawah tempat duduknya.

Aysha meringis malu, buru-buru menunduk, berusaha meraih benda kecil itu di sela kursi sempit, tapi tak juga terjangkau.

"Bisa?" Tanya Heskal juga menunduk, ingin membantu pun tak bisa, tak mungkin ia berjongkok didepan perempuan itu dan meraih handphone di kolong kursinya.

"Bisa, Pak." Akhirnya Aysha memilih turun dari kursinya, berjongkok dan meraih handphone-nya.

"Sudah, Pak." Aysha mendongak menatap Heskal, tersenyum tipis sembari meringis malu.

Dan di detik itu, Heskal terpaku.

Sesuatu di dadanya seperti berhenti sejenak. Bayangan samar masa lalu menyeruak tanpa permisi—wajah seorang gadis kecil.

Bibirnya bergerak pelan, hampir seperti gumaman yang terlepas tanpa sadar.

"...Zeline?"

Zeline ... akhirnya namanya kembali terucap dari bibir Kak Heskal-nya.

Oksigen seolah menghilang. Tenggorokan Aysha tercekat. Satu detik saja ia kehilangan kendali—seluruh emosinya tumpah: terkejut, takut, senang, lalu nyeri dalam waktu bersamaan.

Namun rasa takut lebih kuat. Ia menelan ludah, menahan gelombang emosi yang nyaris meledak, lalu memaksa suaranya tetap tenang.

"Maaf, Pak?" katanya pelan, cepat-cepat duduk kembali di kursinya.

Heskal mengerjab, seperti baru sadar dari lamunan. "Ah—maaf. Saya cuma... tiba-tiba teingat seseorang."

Aysha hanya mengangguk. Kembali mengalihkan pandangan dan menatap langit yang semakin gelap. Lampu-lampu kekuningan telah hidup di sepanjang tepian pagar danau dan pohon-pohon. Menambah keindahan malam itu.

Tak ada lagi yang bicara.

Keduanya hanya diam. Membiarkan senja, angin, dan pantulan cahaya di permukaan air menjadi saksi betapa masa lalu masih diam-diam hidup di antara mereka.

•••

"Aysha, kamu nanti ke ruangan saya antarkan laporan perkembangan kerja sama, sekaligus ada yang mau saya diskusikan tentang target waktu proyek."

Setelah negosiasi di Taiwan beberapa hari lalu berjalan lancar, Heskala ... Lelaki itu menjadi lebih sering memanggilnya secara pribadi. Murni hanya membahas pekerjaan, tak ada hal lain.

"Baik, Pak." Aysha membalas pelan.

Sang CEO keluar dari ruangan rapat diikuti sekretarisnya, para staff lain pun telah keluar. Aysha membereskan berkas-berkasnya, lalu juga keluar dari ruangan itu.

"Aysha,"

Saat menoleh, Jasmine, teman kerjanya segera berbisik. Wajahnya menahan senyum, sudah terlihat tak sabar untuk mengatakan sesuatu pada Aysha.

"Kamu sadar nggak sih, Pak Heskal kalau ngomong sama kamu suaranya beda banget?" Bisik Jasmine.

Refleks Aysha menatap Heskal didepan sana yang sedang berbicara dengan sekretarisnya sembari menunggu lift.

"Perasaan kamu aja kayaknya, Kak." Balas Aysha pada yang lebih tua itu.

Jasmine menggeleng heboh, juga melihat Heskal, "Liat. Pak Heskal itu ekspresi dan cara ngomongnya datar, tajam, kadang serem." Jasmine lalu menatap Aysha, "Kalau sama kamu... kayak pelan banget, lembut, kadang... sendu."

Aysha terdiam.

"Kayak ... ngomong sama orang yang udah dia rindukan bertahun-tahun." Tambah Jasmine pelan. Dia menatap Aysha lagi, mengernyit melihat tatapan yang sering ia lihat dari mata CEO-nya, kini ada dimata Aysha.

Tatapan ... Rindu.

Perlahan Jasmine semakin yakin, ada sesuatu diantara mereka.

Jasmine menyenggol Aysha, pura-pura tak menyadari apapun, "Iya, kan? Kamu juga ngerasa gitu, kan? Kalian dilihat-lihat cocok, loh!"

Sementara Aysha, akhirnya hanya tersenyum tipis. Tapi matanya ... tak bisa berbohong.

•••

Langit sudah mulai berwarna oranye keemasan saat jam kerja usai. Aysha membereskan meja kerjanya, lalu melirik jam di layar monitor. Pukul 18.02. Dia cepat-cepat mengambil tas dan keluar, menuruni lift dengan langkah ringan.

Di basement, ia sempat ragu sejenak ketika melihat sosok Heskal berdiri di sisi mobilnya, sedang berbicara lewat earpiece. Tatapan mereka bertemu sekilas. Heskal hanya mengangguk kecil.

Aysha membalasnya sopan sebelum masuk ke mobilnya. Tapi, baru saja ia menyalakan mesin, jendela mobilnya diketuk dari luar.

"Ini," suara berat itu terdengar, menyerahkan map berlogo perusahaan yang ternyata terjatuh dilantai dekat mobilnya.

"Ah—terima kasih, Pak," ucap Aysha cepat.

"Pulang sendirian?" Tanya Heskal tiba-tiba.

Aysha sedikit kaget, tapi tersenyum kecil. "Saya mau jemput anak-anak dulu."

"Oh, di mana?" Heskal berusaha menahan suaranya, supaya rasa penasarannya tak terlalu kentara.

"Di Little Clover Daycare, Pak."

"Daycare di jalan utama itu?"

Aysha mengangguk. Heskal berpikir sebentar, lalu dengan nada datar tapi terdengar hangat, "Kebetulan saya mau ke arah sana, boleh saya numpang?"

Aysha melirik mobil Heskal, membuat lelaki itu juga menoleh pada mobilnya sendiri.

"Mobil saya rusak. Nggak tau kenapa. Saya ada janji malam ringan sama rekan kerja penting," Ucap Heskal datar. Tanpa sadar menyentuh belakang telinganya, kebiasaannya ketika berbohong.

"Boleh, ya?"

Aysha hendak menolak, tapi Heskal sudah berjalan menuju pintu samping mobilnya. Mau tak mau, ia akhirnya membuka pintu.

"Thanks, Aysha."

Heskala Regantara tersenyum, dan lagi-lagi pertahanan Zeline Aysha Putri terasa didobrak oleh Kak Heskal-nya.

•••

1
styandrie
wahhh aku juga rela berpisah sama heskala zeline😭😭😭😭
styandrie: eeh iya😭😭
total 2 replies
styandrie
lucu banget fotonyaaa bajunya couplee ihhh😭😭😭🫶🏻
styandrie
image cool nya langsung ilang ya kal😭🤏🏻
styandrie
ini sepertinya heskal yang menghasut shala buat teriak panggil mimi nya nih😭😭🫵🏻
styandrie
episode ini yang aku tunggu tungguuu🫶🏻🫶🏻
styandrie
aaaaa terharu bangett😭😭😭😭
styandrie
lucu bgt Noaaa😭😭😭
ms. S
up lagi Thor
ms. S
pinter noa melindungi mimia bgt.. walau masih kecil tapi tegas👍👍👍
ms. S
up up lagi kak
styandrie
lanjut thorrrrrrr
@RearthaZ
kak aku sudah baca, semua chapternya seru banget...

oh iya boleh tolong bantuannya juga ya kak untuk like dan baca cerita baru ku (aku baru pemula hehehe)
boleh cek profil ku ya kak... nama judul ceritanya Pernikahan yang tak terduga
Bu Yudi Wahono
lanjut
styandrie
LANJUT KAAA AUTHORR
PLISSSSSSSS
styandrie
aaaa nangisss.......
😭😭😭😭😭
styandrie
ahhh noaaaa
styandrie
KAK AUTHOR KAMU KEREN BGTTT SEMANGAT TERUS YAA
styandrie
ga bisaaa nahannnn senyuuummmmm😭😭😭🤸🏻🤸🏻🤸🏻🤸🏻🤸🏻
styandrie
SOK SOK NANYA DIH HESKALL
styandrie
ZELL SERIUSS?????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!