NovelToon NovelToon
Bila Esok Ibu Tiada

Bila Esok Ibu Tiada

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Bepergian untuk menjadi kaya / Janda / Konflik etika / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:157.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ima susanti

Satu ibu bisa membesarkan beberapa orang anak tapi belum tentu beberapa anak bisa membesarkan satu orang tua.

Ibu Yarni mempunyai enam orang anak, empat laki - laki dan dua orang anak perempuan. Ia wanita yang kuat bisa membesarkan keenam anaknya tanpa adanya seorang suami.

Suaminya meninggal saat penyakit yang menggerogotinya tidak bisa lagi di sembuhkan karna keterbatasan ekonomi.

Keenam anaknya alhamdulilah bisa sukses tapi lima dari anaknya mulai menjaga jarak, hanya anak bungsu yang selalu setia berada disampingnya.

Bagaimana kisah kehidupan bu Yarni selanjutnya? Apakah ia akan bisa berkumpul kembali bersama anak - anaknya atau tidak sama sekali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Terdengar suara muazin dari tua mesjid membangunkan hambanya untuk menunaikan kewajibannya. Yarni yang sudah terbiasa selalu bangun sebelum subuh membangunkan si bungsu untuk sholat subuh berjamaah.

"Bangun nak,udah subuh."

"Iya mak." si bungsu yang masih mengantuk perlahan duduk dan membuka matanya yang masih sepet. Turun dari ranjang menuju kamar mandi. Air terasa dingin saat mengenai kulitnya. Biasanya tidak sedingin ini mungkin karna diluar hujan makanya terasa dingin.

Selesai mandi Si bungsu berpakain dan sholat subuh dua rakaat baru merapikan barang - barang yang akan ia bawa nantinya.

Ibu dan istrinya bang Dezi sudah selesai membuat sarapan dan bekal untuk di bawa nantinya. Semua sudah berkumpul dan sarapan bersama sebelum ibu dan Si bungsu pulang.

"Aldi udah datang belum Yos?" tanya Dezi.

"Belum."

"Katanya ia mau anterin mak,tapi jam segini belum datang juga. "

"Mungkin lagi di jalan bang, tunggu bentar lagi kalau ga biar nanti aku pesan taxi aja buat anter mak."

Baru juga mereka omongin yang di omongin langsung datang.

"Maaf agak lama,tadi isi bensin dulu." kekeh Aldi menyalami mak dan semuanya yang ada disana.

"Kamu udah sarapan belum? kalau belum ayo sekalian gabung. " ajak istrinya Dezi mengambilkan piring untuk iparnya itu.

"Iya kak, makasih. Tadi aku udah sarapan di rumah." jawab Aldi menolak piring dari iparnya.

Selesai sarapan barang - barang bawaan mak pun sudah dinaikkan ke dalam mobil. Si bungsu dan ibu juga sudah rapi dan siap untuk berangkat.

"Kita berangkat sekarang mumpung belum macet." ujar Aldi.

"Reza mana katanya ia mau kesini. Apa ia lupa atau gimana ya?" wajah ibu nampak gelisah.

Dezi mencoba menghubungi abangnya itu tapi tidak ada yang mengangkat.

"Udah ga usah di tungguin, mungkin abang lupa atau ketiduran. Udah Aldi jalan aja sekarang." perintah Dezi.

"Tapi..." Ibu tidak melanjutkan kata - katanya membuat putranya penasaran.

"Tapi kenapa,mak?" tanya Yos.

"Ga jadi, ayo jalan sekarang. "

Aldi menyalakan mesin mobil dan menyuruh ibu dan Si bungsu masuk. Yos dan Dezi juga ikut mengantar ibu ke terminal.

"Kenapa mak?" tanya Yos yang duduk di sebelah ibunya.

"Ga napa - napa." ibu mencoba tersenyum tapi Yos bisa merasakan ada sesuatu yang mengganjal pikiran ibunya.

"Mak,ga usah mikirin abang ya. Biarkan saja ia begitu,di sini masih ada kami anak - anak mak." Ibu merasa terharu mendengar perkataan Yos. Ibu tersenyum dan memeluk putranya itu.

Dua puluh menit berlalu,tak terasa mobil sudah memasuki terminal. Barang - barang ibu sudah di pindahkan ke bus yang akan membawa ibu kembali ke kampung bersama si bungsu.

"Mak hati - hati dijalan." satu persatu putranya memeluk ibu dan Si bungsu bergantian. Ada perasaan tak rela berpisah dengan ibu.

Rasanya baru kemaren bersama sekarang harus berpisah kembali.

"Kalian baik - baik di negeri orang,saling menjaga dan mengingatkan sesama saudara. Jangan bertengkar lagi ya." pesan mak sebelum naik bus.

"Baik mak,adek jagain mak." Dezi menyuruh adik bungsunya untuk menjaga ibu selama dalam perjalanan.

Yarni memperhatikan putranya dari dalam bus. Ada kesedihan saat akan berpisah, entah kapan lagi mereka bisa bertemu dan berkumpul kembali. Jarak juga yang memisahkan mereka.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Malam.kk,thor udh up ya. Terimakasih sudh menunggu dan terimaksih supportnya kk. Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta votenya yang banyak biar thor semakin semangat menulis bab selanjutnya 😊😘😘🙏🙏

1
🍊🍊🍊🍊🍊
apakah akan menjadi sad ending atau happy ending tergantung author 🤣😂
Ima Susanti: 💃💃💃💃💃
total 37 replies
Ita Xiaomi
Keren ceritanya. Ikatan persaudaraan yg tak selalu berakhir bahagia. Kesedihan saat ditinggal ibu. Dan persaudaraan yg merenggang. Dan berpisah utk selamanya di saat blm berdamai.
Tq kk. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
Ita Xiaomi: Sama-sama kk.
total 2 replies
Ita Xiaomi
Tq kk ceritanya. Ada sedihnya😢. Semangat berkarya kk. Berkah&Sukses selalu.
Ima Susanti: aamiin yra
total 1 replies
Ita Xiaomi
Sedihnya berpisah utk selamanya dlm keadaan msh ribut bertengkar.
Ima Susanti: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
🍊🍊🍊🍊🍊
not bad lah
Ima Susanti: asoy dah😊😊
total 33 replies
Ita Xiaomi
Ku kira kk akan merasakan bahagia ternyata berakhir duka.
Ima Susanti: pikiran sempit
total 1 replies
Ima Susanti
/Facepalm/
🍊🍊🍊🍊🍊
Qiu Qiu mbuk jeru 🤣😂
𝓙𝑬𝓜𝑨ѕ⍣⃝✰zc❖: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Ita Xiaomi
Itu rumah klo dijdkan tempat usaha maka Reza dan kk tak akan dpt bagian dr pendapatan. Sedangkan Yos, Aldi dan Dezi msh dpt bagian.
Ima Susanti: betul itu kk, Reza terlalu bodoh😆😂😂🤣
total 1 replies
Suanti
bungsu harus nya di renovasi ulang aja rumah mak nya, bisa buat tinggal sama suami nya 🤣🤣
Ima Susanti: jauh kk, kan rumahnya di kampung. Sedangkan ia tinggal di kota bersama suaminya.
total 1 replies
Ita Xiaomi
😭😭😭. Emak mempercayakan rmh itu pd Bungsu. Benar-benar anak yg berbakti.
Ima Susanti: /Rose/
total 3 replies
Ita Xiaomi
Apakah Bungsu yg akan membelinya?
Ima Susanti: bisa jadi🤔
total 1 replies
antha mom
Reza gendeng 😡😡
Ima Susanti: /Blackmoon/
total 1 replies
antha mom
aku kok jadi emosi liat anak laki laki bu yarni
Ima Susanti: /Smirk/
total 1 replies
antha mom
kok jadinya anaknya bu yarni kok lupa diri ya
Ima Susanti: kebanyakan micin 😂🤣😂
total 1 replies
antha mom
apaan ini thor "mengorbankan Situmorang demi orang banyak"?? maksudnya apa thor 😄😄
Ima Susanti: Maaf salah ketik rupanya,terimakasih koreksinya kk🙏
total 1 replies
Ita Xiaomi
Drpd rumahnya dijual mending Reza yg menempati dan kembali ke desa. Buka usaha di desa atau klo ada sawah dikelola. Kk jg blm punya tempat tinggal klo nanti keluar dr lapas. Maaf aku sotoy😁.
🍊🍊🍊🍊🍊: gk papa sotoy asal hatiku jangan di sotoy²🤣😂✌️
total 2 replies
Ita Xiaomi
Reza berpikir bijaksanalah. Berdoa minta petunjuk yg terbaik. Agar persaudaraan tetap penuh kasih. Jgn sampai menyesal saat ada yg tiada suatu saat nanti. Begitu jg dgn kk berusahalah mengikis rasa benci.
Ima Susanti: betul sekali itu kk👍🙏
total 1 replies
Ita Xiaomi
Aku dulu selalu menanti kotak berkat klo bpk pergi tahlilan.
Ima Susanti: sama, thor juga gitu😂🤣
total 1 replies
Ita Xiaomi
Bungsu anak yg berbakti dan selalu bersama emak.
Ima Susanti: /Kiss//Kiss/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!