Putri Amelia adalah Seorang wanita yang mandiri dan pekerja keras. Putri di tinggal kan Ibu nya di Panti Asuhan sejak berumur 8 Bulan. Hampir 25 Tahun Putri tinggal di Panti Asuhan.
Putri bertemu Ibu nya saat umurnya masuk angka ke 25 thn. Ada suka ada duka yang di lewati Putri selama bertahun tahun.
Semenjak Putri meninggalkan Panti Asuhan dan tinggal bersama Ibu dan Ayah tirinya, Putri cukup bahagia, Karena Adik tirinya menyayanginya seperti kakak kandung mereka.
Putri berkerja di Perusahaan Bahagia Group sebagai OB. Sebelum bekerja menjadi OB, Putri bekerja di Toko Roti. Ada suka duka yang Putri lalui, Sehingga pada akhirnya ada kebahagiaan yang menyertainya.
jangan lupa jempol nya 👍
vote nya dan comennya dan shere nya ke teman kalian..☺️
dan jangan lupa
follow ig aku : phutrieyphuphuet
selamat membaca 💜💜
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi Oktavioni putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
masalah besar
Di dalam lift hanya ada Putri Sarah dan Rano, Rano pun menelpon Rusmin.
"Kak, kakak kenapa bisa bermasalah dengan CEO Bahagia Group kak," tanya Sarah lembut.
"Sar, sudah lah, kak Putri masih takut dengan kejadian tadi, nanti saja kita bahas ini di rumah, kita tenang kan diri kita dulu." Ujar Rano.
Huuuhhhh . Hembusan nafas Putri.
"Kalian ingat gak, pagi tadi kita ke Toko roti, kakak gak sengaja nabrak mereka, padahal kakak sudah minta maaf sama mereka tapi kok merek masih marah ya sama kakak," jelas Putri lirih.
Sarah dan Rano pasrah mendengar cerita Putri, mereka tidak bisa berbuat apa apa lagi, karen Sarah dan Putri tau siapa yang lagi berhadapan dengan Putri.
Ting. Pintu lift terbuka, mereka keluar dan menuju pintu keluar. Rusmin yang sudah di telpon Rano sudah menunggu di depan pintu keluar, Putri Sarah dan Rano pun masuk ke dalam mobil.
"Pak, kita pulang saja." Ucap Rano.
"Kak, kakak tau gak kakak berhadapan sama siapa , kakak berhadapan sama tuan Arga, pengusaha ternama di kota ini, Perusahaan yang bernama Bahagia Group dan Mall tadi punya tuan Arga kak," ucap Rano menjelaskan.
"Emang nya sehebat apa sih dia,sampai sampai kalian takut sama mereka ?" tanya Putri heran.
"Kak Put, tuan Arga sangat berkuasa di kota ini, siapa pun yang bermasalah sama tuan Arga tua maupun muda bakalan tunduk sama tuan Arga ?" ujar Sarah menjelaskan. "Kalau kita bermasalah sama tuan Arga terus tuan Arga tau kak Putri itu siapa dan anak siapa, bang Rano dan Papa pasti ikut terlibat ?" ujar Sarah khawatir.
"Tuan Arga bisa mematikan orang kak, sekalipun itu sahabat kerabat atau rekan bisnisnya, kita bereda dalam masalah yang besar kak ." Sambung Rano mengurut pelan kening nya.
Putri hanya tersenyum mendengar ocehan Sarah dan Rano tentang tuan Arga.
"Mendingan kalian minum dulu dari pada muka kalian tegang semua, kita kan jalan jalan mau senang senang kok malah cemberut semua sih," kata Putri mengalih pembicaraan.
"Kakak gak takut apa, liat muka sekretaris nya aja sudah serem," ucap Sarah.
"Sar, kakak hanya takut sama Allah, kalau sama manusia kenapa kakak harus takut ,, lagian yang menentukan mati atau tidak nya umat manusia itu kan Allah bukan mereka." Kata Putri percaya diri.
Emang sih tuh orang emang serem dan menakutkan, lebih menakutkan dari moster, kalau mereka tau aku anak tirinya om Arman gimana ya, terus kerjaan Rano gimana kalau bisa terganggu juga, apa kampus tempat kuliah nya Sarah punya dia juga.
Seketika mobil hening, tidak terdengar suara Sarah ataupun Rano yang berbicara membahas Arga dan Bram, Putri yang tidak bisa menghilangkan perkataan Sarah dan Rano tentang Arga dari otak nya, mencoba mencari tahu tentang Arga.
Putri hanya menarik ulur layar ponsel nya, mencari informasi tentang Arga dan CEO Bahagia Group, sementara Rusmin hanya fokus menyetir, sesekali Rusmin melirik Putri dari kaca spion mobil.
Akhirnya Putri bertemu dengan artikel tentang Arga Atmaja CEO Bahagia Group, Putri membaca artikel nya sangat antusias sekali, kadang kadang mengerut kening nya , kadang kadang senyum sinis.
Apa ! Arga Atmaja CEO yang terkenal dingin di seluruh kota ini, dan siapa yang mengkhianatinya akan mengalami nasib yang sama dengan Aldo Wijaya rekan bisnis nya yang sekarang menderita dan bangkrut.
"Mbak," panggil Rusmin mengagetkan Putri yang sedang fokus membaca artikel di ponsel nya. "Mbak, apa mbak bermasalah dengan tuan Arga dan seketaris nya itu ?" tanya Rusmin yang membuka obrolan.
"Apa pak Rusmin tahu juga tentang mereka," tanya Putri penasaran.
"Mbak kalau bisa jangan bermasalah sama mereka mbak, mereka bisa mematikan orang tanpa harus menyentuhnya sama sekali." Ujar Rusmin.
Putri yang mendengar perkataan Rusmin spontan tertawa. "Hahahaha , emang nya mereka jin hantu atau beneran moster bisa mematikan orang tanpa harus menyentuh nya," ucap Putri tersenyum.
Rusmin diam dan kembali fokus menyetir tanpa menjawab pertanyaan Putri.
"Pak mampir sebentar di Masjid itu pak, saya belum Sholat Dzuhur, ucap Putri menunjuk Masjid.
"Sarah, Sarah ," panggil Putri mengoyang tangan Sarah.
"Iya kak, apa kita sudah sampai."Ucap Sarah mengucek mata nya.
"Belum, kita Sholat dulu yuks." Ajak Putri.
"Ran, Rano," panggil Putri.
"Hemmz, jawab Rano.
"Ran." Panggil Putri sekali lagi.
"Iya kak, kita dimana." Tanya Rano pangling.
"Kita masih di jalan, kakak mampir sebentar, Ayo Sholat." Ajak Putri.
"Iya kak." Ucap Rano turun dari mobil.
"Pak Rusmin gak ikut." Tanya Putri.
"Saya sudah Sholat tadi mbak di Mall," jawab Rusmin sopan.
"Kita Sholat dulu ya pak," ujar Putri.
Sarah dan Putri turun dari mobil, sementara Rano sudah duluan turun.
Mbak Putri sudah cantik baik Sholeha lagii, beruntung ya kalau menjadi suaminya.
Rusmin turun dari mobil dan mencari toko untuk membeli minuman dingin, karena cuaca hari ini sangat panas.
Tiba tiba Rusmin melihat dua orang laki laki memasuki masjid yang merekah mampir untuk Sholat.
tetap semangat ka berkarya,, 💪💪💪💪
ndx thu ini komen Q yg k brpa Kali y.. yg sllu setia menunggu Up y kk Lgi.
kapan up y Thor. udh berbulan2 ni thro nunggu y belum Up2 lagi. padahal bgs lho cerita y.
yg semangat ya Thor 💪💪