NovelToon NovelToon
Korban Saudara Kembar

Korban Saudara Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita
Popularitas:39.2k
Nilai: 5
Nama Author: 💘 Nayla Ais 💘

Kirani, bisa di katakan gadis yang malang. Hidupnya tak di inginkan oleh Ayah kandungnya sendiri bahkan saudara kembarnya pun ingin menghancurkan nya hanya demi kepentingan nya sendiri.

Bagaimana caranya Kirani melewati semua tantangan hidupnya yang sangat berat, apakah Ia mampu bangkit dan menemukan kebahagiaan nya sendiri tanpa merasa ketakutan oleh bayang-bayang masa lalu yang membuatnya trauma.

Yuk simak kelanjutan kisahnya di karya " Korban Saudara Kembar "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💘 Nayla Ais 💘, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil

...****************...

Rani menceritakan semua yang terjadi pada dirinya tanpa ada yang di tutupi, termasuk keluarga nya. Mega merasakan bagaimana penderitaan Rani, tidak di akui sebagai anak dan saudara kembarnya pun ingin memperdaya nya.

Mega menggenggam tangan Rani, memberikan kekuatan pasa sahabatnya itu.

" Kamu tenang saja, kamu aman disini. Soal mereka yang sudah jahat padamu, aku yakin mereka tidak akan lolos begitu saja. Karma itu nyata, mungkin saat ini mereka bisa berbahagia karena sudah berlaku jahat pada orang lain, namun kelak mereka pun akan merasakan hal yang sama seperti yang kamu rasakan. Sekarang kamu istrahat dulu, kamu pasti lelah. "

Rani pun mengangguk, memang saat ini Ia sangat lelah. Sebenarnya bukan lelah karena beratnya aktivitas nya namun fisiknya yang lelah dengan serangkaian masalah yang datang bertubi-tubi dalam hidupnya.

Di tempat lain, Rana marah besar setelah orang suruhan nya gagal mendapatkan Rani.

Kemarahan nya semakin menjadi- jadi setelah mendapatkan foto terbaru Rani. Wajah barunya di luar ekspektasi yang di inginkan Rana.

Sebenarnya Rana sengaja memilih tempat operasi yang paling murah agar hasilnya kurang maksimal, atau justru Rana berharap kalau operasi nya gagal dan saudara kembarnya itu meninggal di meja operasi.

Ternyata Rani sangatlah beruntung dalam hal ini, Dokter yang mengoperasi nya ternyata tidak tega merusak wajah Rani waktu itu.

Itu semua karena melihat wajah cantik Rani, Ia menjadi tidak tega. Akhirnya Dokter itu pun melakukan tugasnya dengan hati- hati dan hasilnya, Rani terlihat lebih cantik dari sebelumnya dan itu yang membuat Rana kian murka.

Tiga hari Rani menginap di rumah Mega, Ia merasa tidak enak hati karena terus membebani sahabatnya itu. Ia ingin bekerja.

Rani memutuskan bertanya pada Mega, apakah di tempatnya bekerja dulu masih ada lowongan pekerjaan.

Sebenarnya Mega tidak masalah kalau Rani tetap tinggal di rumahnya, Ia merasa sedikit terbantu karena setiap kali Ia pulang kerja rumah selalu bersih dan makanan sudah tersaji di meja makan.

" Sebenarnya kamu tidak perlu bekerja sih Rani, gajih ku pun cukup untuk kita. "

Rani pun mengatakan pada Mega kalau Ia tidak nyaman berdiam diri saja, mau tak mau Mega berjanji akan menanyakannya langsung nanti.

Kepala Rani berdenyut hebat, peluh membasahi wajahnya dan juga seluruh tubuhnya. Rani melangkah sembari berpegangan pada apapun yang Ia dapati.

Makin lama bukan hanya kepalanya namun juga dadanya yang berdegub kencang. Rani khawatir kalau apa yang Ia rasakan adalah sakit paska operasi, akhirnya Ia mencoba menguatkan diri, mengambil tas dan juga ponsel nya.

Ia memesan ojek online, tujuannya hanya satu. Menuju klinik kecantikan untuk memeriksa kulitnya, kemungkinan sensitif pada sesuatu.

Setelah di lakukan pemeriksaan, ternyata kulitnya tidak bermasalah. Dokter mengatakan kalau semua di gunakan untuk operasi adalah yang terbaik sehingga tidak akan menimbulkan efek samping.

Rani merasa lega namun tiba-tiba ucapan Dokter itu membuat Rani ketar- ketir.

" Apa Mbak sudah bersuami, maaf. Maksud aku kemungkinan gejala yang Mbak rasakan bukan karena alergi paska operasi. Mungkin Mbak sedang hamil, karena dari gejala yang Mbak katakan mengarah ke arah sana. "

Bola mata Rani membulat sempurna, begitu juga dengan mulutnya. Tangannya sontak menutup mulut nya itu agar tidak mengeluarkan suara.

Rani bergegas keluar, Ia langsung menuju ke rumah sakit untuk memeriksa kemungkinan kalau Ia hamil.

Setelah antri akhirnya Ia mendapatkan giliran, Dokter menanyakan keluhan apa yang di rasakan Rani. Rani mengatakan semua yang Ia alami, kemudian Dokter menyarankan agar mereka melakukan tes pack lebih dulu.

Rani di minta ke kamar kecil, dengan tangan bergetar Ia menunggu hasilnya. Alangkah terkejutnya ketika melihat garis dua begitu jelas disana, wajah nya pucat pasi.

Rani keluar dan meminta satu lagi alat tes kehamilan, Ia berharap kalau hasilnya negatif, namun ternyata kedua alat tes itu menunjukkan dua garis merah.

" Selamat ya Bu, Ibu positif hamil dan kalau di hitung berdasarkan HPL, usia kehamilan Ibu sudah memasuki minggu ke dua belas. Tolong di jaga baik- baik, makan yang cukup dan bergizi. Kalau memungkinkan belilah susu Ibu hamil agar nutrisinya terpenuhi. "

Dokter memberikan resep vitamin yang harus Ia ambil di apotek rumah sakit itu, Rani mengambil kertas itu dan berterima kasih.

Ia seperti linglung ketika menerima obat yang di resep kan untuk nya, melangkah tanpa melihat kedepan. Pikiran nya bingung, bagaimana caranya Ia melahirkan anak tanpa seorang Ayah.

Tiba-tiba sebuah tangan kekar melingkar di pinggangnya ketika Ia hampir kehilangan keseimbangan.

" Hey, Hati-hati. Kamu tidak apa- apa kan ?. " Tanya seseorang dengan suara bariton.

Rani mendongak, ingin melihat siapa yang sudah menolongnya barusan. Matanya terbelalak saat melihat siapa orang itu sebenarnya.

Dia, dia adalah Ayah dari janin yang ada di rahimnya kini. Sesaat tatapan mereka bertemu, baik Rani maupun Tedi sama-sama terpaku pada satu titik.

Kening Tedi mengerut setelah beberapa saat menatap bola mata Rani, Ia seperti pernah melihat mata itu tapi dimana, Ia lupa.

" Maaf, apa kita pernah bertemu sebelumnya. " Tanya Tedi sedikit ragu.

Hatinya bergetar melihat sorot mata itu, ingin rasanya Rani mengatakan Iya namun itu tidak mungkin. Ada kebahagiaan saudaranya yang kemungkinan akan hancur kalau Ia mengatakan hal itu.

" Tidak. " Jawab Rani di sertai gelengan kepala.

Tedi menatap bibir merah itu ketika Rani mengucapkan kata tidak, entah mengapa bibir itu seolah menarik Tedi untuk menyentuhnya.

Rani yang menyadari itu segera memugar dari pelukan Tedi.

" Oh mungkin aku hanya salah orang, maaf. "

Tedi masih terpana, apalagi ketika Ia sadar bahwa suara Rani sangat mirip dengan suara seseorang yang sedang Ia rindukan saat ini.

Rani meninggalkan Tedi yang masih menatap kepergian nya.

" Aku... aku tidak baik- baik saja Mas. Hidup ku hancur, tapi siapa yang peduli. Sekarang di tambah lagi aku hamil tanpa seorang suami, semua orang akan mencemooh ku. " Gumam Rani di sertai isak tangis.

Tedi ingin mengejar Rani namun seruan dari seseorang menghentikan langkah nya.

" Eh Nak, kamu sudah datang. Ayo, Ayah sudah menunggu kamu dari tadi. "

" Ayah, apakah Ayah sudah siuman. " Tanya Tedi dan Bu Sarah pun mengangguk.

Ya, Tedi ke rumah sakit karena mendapatkan kabar kalau Ayahnya masuk rumah sakit karena sakit jantung nya kambuh. Bu Sarah adalah Ibu tirinya, Ibu dari Azka.

Mau tak mau Tedi pun mengikuti langkah kaki Ibu tirinya itu menemui Ayahnya. Sementara di tepi jalan, Rani yang tengah bersedih seperti orang yang kehilangan semangat hidup.

Ia bahkan lupa memesan ojek online dan terus berjalan hingga Ia cukup jauh dari rumah sakit.

Sebuah mobil mengerem mendadak karena hampir saja menabrak seseorang yang tiba-tiba melangkah ke jalan raya yang padat merayap itu.

Semua orang berlari ke arah mobil itu, Azka keluar dari dalam mobil dan melihat seorang wanita yang saat ini sudah jatuh di jalan.

" Ya Allah, sepertinya Ia pingsan. "

Azka meminta beberapa orang untuk membantu nya memasukkan kedalam mobil miliknya.

" Mau di bawa kemana Pak wanita ini. " Tanya seorang Pria yang tadi membantunya.

" Ah, wanita ini akan aku bawa ke rumah sakit, takut terjadi apa- apa. "

Mendengar jawaban Azka akhirnya mereka pun memberi jalan, jalan yang semula macet mulai berangsur lancar.

...****************...

1
∂ѕιηтα『⃟𝐉
mega kamu adalah teman terbaik buat rani
YunaD
melodi kamu bikin hidup Rani menderita kalau Azka sih menang banyak
💜⃞⃟𝓛 sha
innalilahi,cobaan apalagi ini ran,belum lg setelah ini,apa mungkin akan membuahkan janin kelak?
💜⃞⃟𝓛 sha
feeling kau tak salah,emang dia orang yg berbeda,dia bukan istrimu
💜⃞⃟𝓛 sha
astaga tuhan,kenapa harus dengan cara begini,apa tidak ada cara lain,ya meskipun dengan alasan demi ibu
💜⃞⃟𝓛 sha
gilaaaaa,bisa2nya menjerumuskan adik sendiri,waras gk si ini orang?
💜⃞⃟𝓛 sha
segampang itu kau terhasut fitnah,tak mau cari bukti dl g?
YunaD
jahat banget nya, kenapa saudara kembar' bisa jahat pada saudara kembar yang lain? karena didikan orang tua nya salah
YunaD
Hidup bahagia selama ini adalah kamu Azka bersama keluarga kayak kamu.
YunaD
Azka masalah belum selesai loh kenapa kamu sudah menikah? melodi juga gak mau berbicara apa sebenarnya yang terjadi pada diri nya selama ini pada Azka, untung ada Aldi yang jadi penguat azka
YunaD
anak sendiri itu loh masih aja salah paham turunin ego kamu Azka
YunaD
haduh Azka sama sekali tidak ingat, bagaimana ini? kasian melodi loh sendirian menjaga anak nya kalau lahir meskipun ada Tante dan om nya
Noer Row_ling
iya Rani, kamu gak boleh terus-terusan berada di bawah tekanan dan intimidasi Rana. kamu punya hak buat hidup seperti mau kamu. sudah cukup Kakak kamu itu bikin kamu menderita
Noer Row_ling
Rani ayo berontak saja sayang, jangan mau di jahatin terus sama kakak kamu yang kejamnya kayak ini tiri itu
Noer Row_ling
oh kan kan, lama lama juga bakalan ketahuan ini mah. si Aska saudaranya tedi, ya kali yang di kira Aska Rani kan
Noer Row_ling
si Kirana ini kumaha sih, kamu tuh di cuci otak sama bapak kamu itu tahu gak. yang kang selingkuh itu bapak moyang kamu itu, bukan ibu kamu. durhakim kamu nanti loh, sudah bohong sama suami sama ibu sendiri yang sudah meninggal begitu
Noer Row_ling
gimana gak mau sedih kayak gitu, perjuangannya biar ibunya bisa di operasi dia sampai harus jadi seseorang yang kehilangan harga dirinya loh ibaratnya, sedih banget jadi Rani
🔮S⃟M ♕⃟ᶜᶻⱽ🍊⃟𝐒𝐓𝐉ɴɪᴛᴀᴸᵉᵉ♬⃝❤
hayoooo Tedi kepo dengan Rani ya.... hati2 azka... jaga rani
🔮S⃟M ♕⃟ᶜᶻⱽ🍊⃟𝐒𝐓𝐉ɴɪᴛᴀᴸᵉᵉ♬⃝❤
jiahhhh azka sudah terbiasa dengan keberadaan Rani ya... ga disambut aja dak mulai kusut tuh muka... /Facepalm/
🔮S⃟M ♕⃟ᶜᶻⱽ🍊⃟𝐒𝐓𝐉ɴɪᴛᴀᴸᵉᵉ♬⃝❤
lah kalu suami mu ga kerja kamu makan apa... namanya kepala rumah tangga ya harus kerja... hadehhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!