NovelToon NovelToon
Queenara In The Dark

Queenara In The Dark

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:256.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: faray_glad

QUEENARA
Queenara sayang, queenara malang.

Sequel dari Cerita Cinta series..

Seorang wanita yang baru beranjak dewasa..
Mulai merintis di dunia modeling, namun siapa sangka jika banyak perusahaan yang menyukai dirinya, bahkan tidak segan untuk langsung menawarkan kontrak..
Dengan bakat yang dia miliki, wanita itu memutuskan untuk menerima kontrak kerja yang sangat menggiurkan dengan perusahaan asing yang pusatnya berada diparis..

Dengan penuh semangat wanita itu membujuk kedua kakaknya agar mengijinkannya untuk pergi ke luar negeri seorang diri karena urusan pekerjaan..
Namun siapa yang sangka jika kedatangannya ke Paris membawanya pada kehidupan yang lebih keras..

Mimpi-mimpi buruk yang selalu menghantui tidurnya, perlahan-lahan mulai menjadi nyata..
Hingga suatu hari ketika dirinya Barusaja mendapatkan kebahagiaan..
Lagi dan lagi takdir tidak memihak padanya..

Yuk baca novelnya..
QUEENARA SYAH MARK..
Anak bungsu dari pasangan Zaynard Orlando Mark dengan Nadin Alia Syahir..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon faray_glad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 11

Brrrraaaaaaakkkkkk...

Edgar menghempaskan tangan queen dengan sedikit kasar. Kini lelaki itu menatap tajam kearahnya. Wajahnya yang tadi tampak senang, sekarang sudah tidak terlihat lagi.

Queen mengerutkan keningnya karena merasa kebingungan. Tadi, beberapa jam yang lalu dia sedikit merasa lega karena melihat Edgar yang tak nampak menakutkan seperti biasanya. Namun sekarang, semuanya seakan telah kembali normal.

" Ada apa lagi ?? Apa aku melakukan kesalahan ?? " tanya queen dengan wajah tak kalah sengit

Edgar menggeret kan giginya, wajahnya mengeras seiring dengan kekesalannya terhadap wanita cantik itu. Entahlah, dia sendiripun tidak faham kenapa dia bisa merasa kesal pada wanita itu.

" Jaga ucapanmu !! Kau harus bersikap manis dihadapan semua orang tanpa terkecuali. Jika saja kau berani melawanku. Lihatlah apa yang akan aku lakukan pada keluargamu " ancamnya dengan penuh penekanan

" Kau " ucap queen dengan menahan rasa kesalnya yang semakin memuncak. Bahkan tanpa sadar dia telah mengepalkan kedua tangannya.

" Sekarang ganti pakaianmu. Kita akan ikut pulang bersama dengan papaku. Kita akan tinggal dirumahnya. Jaga sikap dan tutur bicaramu selama kita tinggal disana " tuturnya

" Sebenarnya, apa mau mu ?? Kau bisa menikahi wanita yang gila akan hartamu. Yang bisa memberikan apa kemauan mu dan dapat menuruti semua keinginanmu tanpa harus dipaksa sepertiku. " Ucapnya dengan penuh amarah

Edgar dengan cepat mencengkram kuat lengan wanita itu. Wanita cantik yang baru saja menjadi istrinya.

" Ku peringatkan sekali lagi, jangan pernah kau berani melawan apalagi membentakku !! " Tuturnya

Aaaahhhh

" Sakit. Lepaskan ! Kau menyakitiku " queen mengadu pelan. Matanya mulai berkaca-kaca saat merasakan sakit itu

Edgar yang telah melihatnya segera melepaskan cengkeramannya dari lengan queen. Hatinya seakan merasa tidak berdaya. Kedua matanya kini telah berubah menjadi sendu.

Tanpa memberikan tanggapan apapun lagi queen segera melangkah pergi dari hadapan Edgar. Melangkah perlahan menuju kamar mandi. Namun sebelumnya, dia telah lebih dulu meraih pakaian yang sudah disiapkan oleh pelayannya diatas tempat tidurnya.

" Dia benar-benar kasar sekali " Gumamnya sendiri sembari tangannya yang terus memegangi lengannya yang tampak memerah akibat cengkraman tadi.

Siapa yang sangka jika Edgar sedari tadi telah memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh queen, istrinya sebelum wanita itu masuk kedalam kamar mandi.

***

Perlahan queen menuruni anak tangga. Penampilannya sungguh sangat anggun. Dia telah membersihkan dirinya sejak sejam yang lalu. Kini pakaian hitamnya dengan rok span diatas lutut seakan membuat wanita itu menjadi begitu sangat seksi dan juga menarik setiap pasang mata yang melihatnya.

Kulit putihnya begitu memancar dipadukan dengan pakaiannya. Bahkan para tamu dan para teman dari suaminya yang masih berada di tempat pemberkatan tadi nampak melongo saat melihat kedatangan wanita itu disana.

" Lalu, Bagaimana menurutmu ?? Apa harus aku sendiri yang turun tangan " ucap Edgar pada ketiga orang kepercayaannya itu

Namun, bukannya memperhatikan bosnya yang sedang berbicara, ketiganya bahkan telah memusatkan perhatian mereka pada sosok wanita cantik dan seksi yang sedang berjalan semakin mendekat.

" Permisi, bisa saya berbicara dengannya sebentar " Ucap queen lirih sembari melirik kearah Edgar.

Kini pandangannya mengarah kesamping dimana saat ini sosok istrinya yang sudah selesai mengganti pakaiannya. Lelaki itu tampak tertegun. Bahkan tanpa disadari jika saat ini kedua matanya telah melotot sempurna dengan menggerakkan kepalanya keatas kebawah.

" Pakaian siapa yang kau pakai ?? " Tanyanya dengan penuh selidik

Queen memperhatikan sekilas kearah pakaian yang dipakai olehnya.

" Pelayanmu yang menyiapkan pakaian ini " Jelasnya.

" Ganti pakaianmu. " Titahnya

" Tapi, aku tidak memiliki baju ganti lagi. " jawab queen

Edgar melirik kearah ketiga anak buahnya.

Sial.. !! apa yang sedang mereka lihat. ??

Edgar berdehem keras, sehingga membuat ketiga temannya tersentak kecil.

" Ed, queen. Papa akan kembali terlebih dulu. Para tamunya juga sudah kembali pulang. Apa kalian akan ikut pulang bersama dengan papa ?? " Tanya papa Dion dengan tiba-tiba

" Hemm kami akan pulang bersama dengan papa. Tunggu sebentar ! " Jawabnya.

" Yasudah, papa tunggu di mobil "

Setelah itu papa Dion segera melangkah pergi. Kini Edgar segera mengalihkan pandangannya kearah queen setelah melihat sosok papanya yang telah melangkah semakin menjauh.

" Ada apa kamu mencariku ? "

" eh.. Iyah. Apa aku boleh mengambil barang-barang milikku yang ada di apartemen ? " tanya queen

Edgar menggeleng.

" Tidak perlu. Kau akan mendapatkan gantinya yang lebih bagus " jawabnya cepat

Edgar segera memberikan kode pada ketiga anak buahnya untuk segera pergi. Setelah ketiganya pergi, tanpa ragu lagi Edgar segera menarik tangan istrinya kemudian melangkah pergi menuju dimana mobil papanya berada.

Kekayaan keluarganya sudah melebihi batas sehingga tidak bisa dipungkiri jika banyak orang yang ingin menjadi salah satu anggota dari keluarga Baldwin.

Queen sedang menahan nafasnya. Merasakan keringat dingin pada tangannya. Genggaman tangan Edgar seakan memberikan kesan tersendiri. Jantungnya berdegup kencang seiring dengan perlakuan lembut sosok suaminya. Walaupun hati kecilnya telah tahu, semuanya hanyalah sandiwara belaka.

" Masuklah !! " titah Edgar dengan lembut

Queen masuk kedalam mobil Kemudian disusul Edgar setelahnya. Tak berselang lama mobil yang ditumpangi oleh mereka segera melaju. Kini keheningan telah mengambil alih keadaan mereka. Namun, Edgar sama sekali tidak merasa terusik akan keadaannya.

Siapa yang tahu jika lelaki itu sungguh dengan sangat kuat menahan gejolak yang sedang menyiksa miliknya. Sesekali matanya melirik kearah paha mulus istrinya yang terpampang nyata didepan matanya.

Menelan ludahnya dengan sedikit berat namun dia berusaha untuk tetap tenang walau hati dan pikirannya sudah berkecamuk tidak karuan.

Beberapa menit berlalu kini mobil yang mereka tumpangi telah masuk kedalam sebuah istana yang sangat besar. Bahkan queen yang juga keturunan dari anak seorang konglomerat merasa terkejut saat mendapati rumah milik keluarga dari suaminya itu.

" Jaga sikapmu selama tinggal disini, ketika aku sedang bekerja. " bisik Edgar.

Queen mengangguk kecil. Setelahnya sosok lelaki itu segera membuka pintu mobilnya dan segera beranjak keluar dari sana.

Aku sungguh tidak menyangka jika keluarga baldwin benar-benar sangat kaya

***

" Masuklah ! Ini adalah kamar suamimu yang sudah papa sulap menjadi sebuah kamar untuk kalian tempati. Didalam sana juga sudah lengkap dengan baju untukmu, nak. Semoga betah tinggal bersama kami disini "

Kini queen dan Edgar segera masuk kedalam kamar mereka. Edgar menggeleng pelan sembari mengumpat kasar dihatinya. Merutuki kelakuan papanya yang dengan berani merubah kamar miliknya menjadi seperti sekarang ini.

" Bagaimana menurutmu, nak queen ?? " tanya papa Dion pada queen.

Wanita itu menoleh sembari tersenyum.

" Luar biasa, pa. Ini bagus sekali. Sangat indah " jawab queen dengan sok senangnya.

" Papa senang jika kamu suka. Sekarang papa lega karena Edgar sudah menikah dan memiliki istri yang baik sepertimu, nak. " ucapnya dengan matanya yang mulai berkaca-kaca

" Papa.. " Panggil Edgar untuk menyadarkan sosok papanya yang mulai terhanyut oleh perasaan

" Baiklah, Kalau begitu papa akan keluar. Kalian bisa melakukan apapun yang kalian mau. Papa tidak akan menganggu " Goda papa Dion sembari menggerlingkan salah satu matanya

Namun kedua pasangan pengantin baru sama sekali tidak menghiraukan perkataan papa Dion. Setelah mendengar suara pintu kamarnya yang tertutup seiring dengan sosok papa yang menghilang dibalik pintu.

Kini hanya tinggal queen dan Edgar saja didalam sana. Edgar yang masih memakai jasnya sedari, dengan kasar lelaki itu membukanya. Membuangnya sembarangan kemudian tanpa menunggu lagi dia segera melangkah masuk kedalam kamar mandi, berniat untuk segera membersihkan dirinya.

Kini queen telah duduk lesu ditepi ranjang setelah tadi memunguti pakaian suaminya dan di letakkan di keranjang baju kotor.

Pikirannya kini sudah berlarian keujung fana. Statusnya telah berubah menjadi seorang istri. Namun sayangnya menjadi istri yang tak diinginkan.

" Queen " Teriakkan Edgar telah menggema seluruh penjuru kamar.

Queen menjingkat kaget mendengarnya. Seketika itu dia mengadahkan wajahnya. Menatap lekat wajah suaminya. Namun, sesaat kemudian queen segera kembali menundukkan kepalanya.

" Ambilkan aku baju !! " titahnya.

Tak menunggu lama queen segera beranjak dari duduknya. Menuju walk in closet yang sudah disediakan. Matanya melotot diikuti oleh mulutnya yang menganga. Melihat berapa banyak baju miliknya dan jug milik Edgar yang telah tergantung rapi disana.

Queen memilih pakaian casual untuk lelaki itu. Namun ketika dirinya hendak melangkah pergi, Edgar lebih dulu masuk kedalam sana.

" Keluar !! Aku akan memilih sendiri pakaian yang akan ku pakai. " bentaknya

Setelah mengangguk kecil queen segera mengembalikan pakaian yang tadi sempat diambil olehnya. Kemudian dia mengajak kedua kakinya untuk segera keluar dari sana. Queen menghembuskan nafasnya sedikit panjang.

" Dia benar-benar kasar "

Setelah itu queen memilih untuk duduk bersantai sembari menonton TV. Beberapa menit berlalu, Edgar telah keluar dari walk in closet dengan penampilannya yang tampak rapi.

Karena saking asyiknya, queen hingga tak menyadari jika saat ini suaminya yang garang itu sedang memperhatikan dirinya.

" Ehheeerrrmmm "

" Astaga.. " Pekik queen

" Aku akan keluar, jaga sikapmu ketika aku pergi. !! " Tuturnya yang kemudian dia telah melangkah pergi dari kamar mereka.

Queen mengusap ujung matanya yang nampak basah.

" Aku masih tidak mengerti, kenapa dia ingin menikah denganku ? Padahal, dia bisa saja membunuhku sama seperti Ben dan juga Nick. Sebenarnya apa yang telah terjadi pada keluarga ini ? " gumam queen

Tbc

1
Derhany Sgn
Terlalu lemahhh cwe ny
Fa Rel
dr dlu kn km.sllu bodoh ed
Fa Rel
elia pantes mati
Fa Rel
rasain lu ed istrimu pergi 😂😂
Fa Rel
edgar mafia.tp.bodoh 😂😂😂🙄🙄🙄
Salmah S
mampir dulu thor
LA
bagusssss.... ga bertele telee..... aku syukaaaa..... makasih torrr.... seruuuu bgt bikin dag dig dug..... anggap aja alex n felix udh mati saat adu tembak.... good..... novelmu bagussssss bgt thor....
LA
asli seruuuu... dibikin deg degan trszzzs
novi 99
akhirnya Happy ending.
Tapi di sayangkan penjelasan Alex sama Felix gak ada...
novi 99
Si ed payah...
seharusnya turuti aja mau Queen pindah ke Desa.
kan Quuen n anaknya aja yang pindah , bukan dirimu Ed. Ada pelayan dan bodyguard untuk ngurus rumahnya..
Bego nya kelewatan.
novi 99
ceritanya bagus.
Tapi disini kok kekuatan edgar lemah.
novi 99
Roy anak buah edgar atau fotografer..
novi 99
kasian pengawal setianya mati
√•Virgo•√💜👀
semangat thorrrrrr
Cerita Emmilia
aq sukaaaaaaa bangettt thor happy ending, membaca novelmu jantung dag dig dug heheheheh, emosi naik turun terima kasih thor, tetep semangat
Cerita Emmilia
thor, kayanya queen pernah bermi. pi sebelum menikah kalau hr ini akan terjadi iya kan thor kalau ga salah diawal awal cerita
Cerita Emmilia
queen anak indigo kayanya ya thor
Cerita Emmilia
untung keburu kabur selamet selamet
Cerita Emmilia
menurutku neskipun hanya sandiwara, tapi perlakuan suaninya thd queen termaduk tegalah thor, secara itu menghabcurkan mental dan psikisnya
Cerita Emmilia
hampir asja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!