NovelToon NovelToon
Kepribadian ganda

Kepribadian ganda

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Livi Neghe

Semua cerita yang ada di dalam adalah hasil imajinasi dan kecerdasan penulis,harap bijak dalam membaca.

Ketika alena masih kecil, ibunya selalu di pukul oleh ayah tirinya hingga bercucuran darah, namun ayah tirinya tidak pernah di penjara walaupun sudah beberapa kali ibunya melapor ke polisi, kini alena sudah tumbuh dewasa dan ia melihat bahwa mantan ayah tirinya tidak berubah sama sekali. Alena mengambil tindakan sendiri dan memukulinya dengan brutal.Setelah menjalani kehidupan nya di kampus sebagai mahasiswi teladan fakultas seni Alena akan kembali ke apartemen nya dan di malam hari ia akan mulai menjalankan misinya, melakukan keadilan ketika hukum tidak menghukum dengan adil, akankah Alena bisa melakukannya? Apakah sisi gelapnya tidak akan pernah di ketahui oleh orang lain? Simak kisahnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Livi Neghe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah rahasia

Matahari bersinar cukup terik di siang hari, angin sepoi-sepoi masuk ke dalam jendela mobil natan, dia terus menatap ke arah pintu masuk kampus, kini jam menunjukkan pukul 02.00 siang pintu kampus terbuka menampilkan sosok laki-laki dengan setelan jas keluar dari sana menuju tempat parkir.

"Kamu sudah menunggu cukup lama bukan?" ujar dion karl saat berada di dalam mobil natan

"apa rencana mu?" ujar natan

"jangan khawatir semua akan sesuai dengan ekspetasi mu, seseorang yang tidak kita tahu sudah membantu kita" ujar dion karl sambil memberikan sebuah koper kecil lalu keluar dari mobil

Dion karl keluar dari mobil natan lalu menuju tempat parkir di mana mobil mewah warna hitam miliknya di parkir, sementara natan mengambil dan membuka koper hitam kecil yang baru saja di berikan oleh dion karl kepadanya.

"dia benar-benar membagi nya sama rata" ujar natan saat menghitung uang yang ada di dalam koper itu

Natan pun kembali menutup koper itu, menghidupkan mesin mobilnya lalu meninggalkan kampus.

Apakah Natan bekerja sama dengan Dion karl?

Apa yang mereka rencana kan?

"ini akan semakin menarik" ujar zean saat melihat mobil natan keluar dari gerbang kampus

"aku ingin tahu apa yang mereka rencana kan, seperti nya mereka sangat berhati-hati" ujar zean lalu menghidupkan mesin mobil nya lalu pergi dari sana

Kini jam menunjukkan pukul 07.23 malam, hujan mulai turun membasahi jalanan, detektif Vernon sedang menyelidiki kasus penculikan dan pembunuhan Aurora, dia mengumpulkan semua foto korban dan juga mulai menulis list kenalan dari si korban.

Di saat dia sedang sibuk menulis tiba-tiba ponselnya berdering, seseorang menelepon nya, detektif Vernon membaca nama yang tertera lalu tersenyum dan mengangkat telepon itu.

"ada apa?" ujar detektif

".... " ujar seseorang dari balik telepon

"baiklah" ujar detektif Vernon lalu memutuskan sambungan telepon nya

"pasti ada sesuatu yang dia mau" ujar detektif Vernon sambil tersenyum

Angin berhembus masuk ke dalam rumah melalui jendela yang terbuka, zean baru saja selesai memasak untuk makan malam, setelah selesai menyiapkan masakannya zean pun mandi.

Beberapa menit kemudian zean keluar dengan baju tidurnya berwarna hitam, saat memasuki dapur tiba-tiba pintu berbunyi, zean menoleh ke arah pintu lalu tersenyum ke arah nya.

"jika aku tidak menelepon mu, pasti malam ini kamu masih di kantor" ujar zean

"katakan saja apa yang kamu inginkan" ujar detektif Vernon sambil tersenyum

"apakah sekarang kamu bisa membaca pikiran?" ujar zean sambil tertawa

"kamu adalah adikku satu-satunya bagaimana aku tidak tahu, dan setiap kali kamu mengajakku makan malam bersama kamu selalu mengajukan permintaan" ujar detektif Vernon

"jadi kamu akan mengabulkan permintaan ku?" ujar zean

"apa kamu meminta ingin berhenti kuliah? aku sudah mengabulkan permintaan mu untuk pindah kampus walaupun aku harus sedikit lelah untuk membujuk ayah dan ibu" ujar detektif Vernon

"tentu saja tidak, aku hanya ingin izin dari mu" ujar zean

"izin apa?" ujar detektif Vernon bingung

"setiap akhir pekan aku tidak punya kegiatan, bisakah aku ikut denganmu?" ujar zean

"ikut? baiklah tapi jangan melakukan hal yang membuat ku marah nanti" ujar detektif Vernon

"tentu saja" ujar zean sambil tersenyum

Mereka pun makan malam bersama di rumah detektif Vernon, Zean dan detektif Vernon adalah kakak beradik,mereka tiga bersaudara,kakak tertua Zean adalah seorang hakim, zean tinggal bersama kakaknya Vernon di apartemen sementara kedua orangtua mereka tinggal dirumah, sementara itu kakak tertuanya jarang pulang karena sibuk, zean memilih tinggal bersama kakaknya karena jarak ke kampus cukup dekat, tapi itu bukanlah satu-satunya alasan zean.

Disisi lain di sebuah kamar, seorang gadis berseragam SMA baru saja terbangun, ketika ia membuka matanya nya, seluruh ruangan tampak gelap, tiba-tiba dari arah samping terdapat sebuah kasur kosong, di atas nya ada sebuah ponsel milik seseorang.

Gadis itu bangun perlahan mendekati ponsel itu, tiba-tiba ponsel tersebut menyala dan muncullah sebuah tulisan Let's start this game.

Di atas root top detektif Vernon sedang menulis sesuatu di buku agendanya sambil menelepon dengan teman detektif nya.

"Zagas berryl, lahir tahun 1964.Soal keluarga nya hanya ada dia, istrinya dan Aurora Berryl.Hanya mereka bertiga, dia bertugas di pasukan khusus" ...

"Apa pekerjaannya sekarang?" ujar detektif Vernon sambil menulis

"Dia mengelola perusahaan bernama Berryl Foods"...

"Lokasinya, Zaitun mountains, 53-1"...

"Zaitun mountains?" ujar detektif Vernon kaget

"Area tempat mayat Aurora di temukan?" ujar detektif Vernon sambil berpikir

"Benar, aku baru saja memeriksa peta,mayatnya di temukan sekitar 2 km dari perusahaan ayahnya"...

Setelah mendengar hal itu, detektif Vernon memutuskan sambungan telepon mereka lalu turun kembali menuju kamarnya.

" Apa kamu ingin bermain game hingga larut malam?" ujar detektif Vernon saat melihat zean di ruang tamu

"Hanya beberapa menit lagi" ujar zean sambil tertawa

"Tidur yang cukup besok kita akan pergi ke zaitun mountains" ujar detektif Vernon lalu masuk ke dalam kamarnya

"Dia akan menyelidiki kasus Aurora di sana? Ini sangat menarik" ujar zean sambil tersenyum

Ke esok kan paginya Zean dan kakaknya Vernon sedang menuju ke area di mana lokasi perusahaan ayah Aurora, di dalam mobil zean tampak seperti adik laki-laki yang penurut dan sopan, dia hanya duduk diam sambil menikmati angin jalanan.

"Kamu sangat menikmati perjalanan ini?" ujar Vernon sambil tersenyum

"Tentu saja ini adalah akhir pekan yang paling menyenangkan" ujar zean

Setelah menempuh perjalanan beberapa menit, mereka pun sampai di lokasi, Vernon memarkir mobil nya di depan perusahaan tersebut.

"Di sini tampak sepi" ujar zean saat turun dari mobil

"Ingat, jangan melakukan apapun, diam dan ikut aku" ujar Vernon lalu masuk ke dalam

Mereka berdua pun masuk, layaknya perusahaan makanan biasa ada beberapa karyawan di sana yang sedang bekerja dengan seragam dan memakai masker.

Zean pun terus mengikuti kakaknya dari belakang sambil melihat-lihat ke arah sekeliling tempat itu.

"Kenapa wajah mereka sangat menyeramkan?" guman zean dalam hati saat berpapasan dengan beberapa karyawan

Mereka terus menyusuri tempat itu hingga masuk ke dapur tempat pemotongan daging, zean melihat begitu banyak karyawan yang sedang memotong daging.

"Mereka sangat pandai dalam memotong daging" guman Vernon dalam hati

"Pisau bermata dua yang kecil dan tajam, sayatan tegas sekaligus tidak menunjukkan keraguan, kadang tusukkan nya dalam, kadang dangkal, mereka membuang daging nya dengan tepat, tanpa menyentuh tulang sama sekali"guman Vernon dalam hati sambil memperhatikan seorang karyawan yang sedang memotong daging

Di saat Vernon dan zean sedang memperhatikan para karyawan yang sibuk memotong daging tiba-tiba seseorang datang dengan pisau di tangannya, namun ia berjalan secara perlahan agar tidak di ketahui oleh zean dan Vernon hingga tiba-tiba pada detik berikutnya.

"Siapa kalian?" ujar orang itu dari belakang Vernon

Detektif Vernon yang menyadari kehadiran orang tersebut langsung berbalik lalu mengambil kartu Identitas nya sebagai detektif lalu menunjukkan nya kepada orang itu.

"Aku mencari seseorang, kamu memiliki pegawai bernama pak jun bukan?" ujar Vernon

Mendengar perkataan detektif Vernon semua karyawan terkejut hingga menghentikan aktivitas mereka lalu menatap detektif Vernon.

"Tidak" ujar orang itu sedikit gugup

"Benarkah? Ku dengar dia bekerja di sini" ujar detektif Vernon sambil menyimpan kartu Identitas nya

"Benar, mungkin di perusahaan lain, maaf sudah mengganggu waktumu" ujar detektif Vernon lalu menatap seorang karyawan yang tampak mencurigakan

"Tubuhku hampir membeku" ujar zean saat keluar dari dapur

Malam pun tiba, seseorang baru saja keluar dari perusahaan Berryl food, setelah memastikan tidak ada orang dia pun mengambil ponsel nya lalu menelepon seseorang.

Setelah panggilan masuk dia langsung masuk ke dalam gudang yang terletak di samping pintu masuk perusahaan itu, beberapa detik kemudian panggilannya terhubung.

"Ini aku, seorang detektif datang mencarimu" ujarnya

"...... "

"Tidak banyak yang dia katakan, dia bertanya apa pak jun bekerja di sini"ujarnya

".... "

"Tidak, aku mengusahakan nya, tapi itu tidak mudah" ujarnya lagi sambil terkekeh

"...."

"Baik, aku akan segera menyiapkannya dan menelepon mu" ujarnya lalu menutup telepon

Setelah menutup telepon dia pun keluar namun saat berbalik ke arah pintu dia di kejutkan oleh zean yang tengah berdiri sambil menatapnya dengan dingin.

"Ada apa?" ujarnya gugup saat zean mulai mendekatinya

Zean tidak menjawabnya dan hanya mengambil ponsel dari tangan karyawan itu lalu mengecek panggilan terakhir.

"Rian?" ujar zean saat membaca nama dari daftar telepon

"Bukan, dia hanya temanku" ujarnya gugup

"Jun Rian?" ujar zean sambil menatap karyawan itu

Di sisi lain di kantor polisi detektif Vernon bersama teman-teman nya sedang menyelidiki kamera dasbor yang menangkap gambar di mana aurora di culik, tampak seseorang dengan jubah hitam sedang menodongkan pisau ke arah aurora.

"Wajahnya tidak terlihat" ujar detektif Vernon

"Jika tidak terlihat bagaimana kita bisa menemukan pelakunya" ujar kepala detektif

Kini jam menunjukkan pukul 09.30 malam, alena sedang menonton tv yang menayangkan berita tentang seorang gadis SMA yang hilang sejak 2 hari lalu.

"Ini kasus penculikan lagi?" monolog alena

"Kenapa semakin banyak penjahat yang beraksi" ujar alena lalu mematikan tv

1
Karlina Lia
Mampus! makanya kalo jadi Bpk jangan jahat, liat noh cara Alena balas dendam... 😤
1vhy: jangan di tiru ya sifatnya alena😆
total 1 replies
Celine
Mantap thor. Lanjutkan, jangan menyerah/Smirk//Smirk/
Yeti
bagus alurnya❤❤❤❤❤
IHS🇲🇨🇲🇨
lanjut baca
Yeti
semangat💞💞💞
Solaya
hukum wakanda.......
Yeti
kreatif dan bagus🥰
Alizeee
kak aku udah mampir, jangan lupa feedback ya 😃
Shan Ge 🔱
Semangat 🔥
Lia Regar
hallo kak Ayuk mampir di cerita aku di "love the Same man (pria pengecut)"
mari kita saling support author baru
tq
Ig : Author_fanie.liem
Penambah semangat ak KSH bintang 5
jgn lpa feedback baiknya di secretly sorry mksh kakak.
Syarif Hidayatullah: aku jg mau dkash bntg 🥺
total 1 replies
Ig : Author_fanie.liem
Lanjut.....
jgn lpa mmpir jg ya d secretly sorry 🙏
Ig : Author_fanie.liem
Semangat kKa
Ig : Author_fanie.liem
Ak mampir ya
jgn lpa mampir di secretly sorry
thx
Damay
keren
turtleliv
keren thor!
BILBILA21_
saling suport thor🥰
Asma
aku mampir Kaka, novel kakak juga Kren. 😊😊
Syarif Hidayatullah
lanjut Thor 😁
worcrets
lanjut Thor🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!