NovelToon NovelToon
Pesona My Hot Bodyguard

Pesona My Hot Bodyguard

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:83.9k
Nilai: 5
Nama Author: Najwa Camelia

Kesalahan satu malam yang Azkia dan Jonathan lakukan membuat perjodohan yang telah ditolaknya menjadi semakin dekat.

Bagi Azkia melupakan malam itu adalah jalan keluar yang terbaik.


Tapi takdir berkata lain, di saat ia berusaha melupakan kejadian malam itu. Ia malah dipertemukan dengan si pria tampan yang telah merenggut kesuciannya.

Jonathan Edward adalah Bodyguard yang disiapkan oleh papanya, sekaligus pria tampan yang ingin dilupakan oleh Azkia.

Lalu bagaimana caranya agar Azkia bisa move on dari pria tampan itu, jika setiap hari selalu bersama?
Akankah usahanya berhasil?
Ikuti kisahnya hanya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najwa Camelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nikah kontrak

Happy reading..

☘️

☘️

"MENIKAH DENGANMU? GILA!" Azkia menggeleng dramatis.

Kemudian terkekeh. Beranjak dari duduknya, meninggalkan Jonathan yang menatapnya penuh tanda tanya.

"KENAPA?"

"Stop! Jangan lanjutin ide gila itu!" seru Kia tanpa menoleh kebelakang.

"Apa kamu malu karena aku hanya seorang bodyguard?"

Kia menelan salivanya kasar. Memutar tubuhnya kebelakang bingung menatap Jonathan yang kini tengah memandangnya dengan mata terluka dan menunggu jawaban Azkia.

"Pemikiranmu terlalu dangkal!"

'Ah, sialan! Ada apa dengan dirimu Joe? Jangan memperlihatkan ketololanmu pada Nona majikanmu!'

Jonathan menyugar rambutnya kasar.

Konyol! Ini benar-benar konyol! Lelucon apa yang sudah dia pertontonkan pada Azkia! Mengapa mendadak ia seperti orang sinting! Ibarat kata, dapatkah dia menggapai bintang di langit?

Kia berjalan mendekat dengan memicingkan matanya. Lalu menempelkan punggung tangannya ke kening pria yang berdiri mematung.

"Ada apa dengan isi otakmu, hari ini? Panas pun tidak, tubuhmu. Tapi mengapa warna merah menghiasi wajahmu? Apa kau mendadak meriang?"

D4mn it!

Bodoh! Bodoh!

Hanya kata itu yang terlontar dari batin Jonathan.

'Kenapa hari ini begitu sial?' gerutu Jonathan. Tubuhnya mendadak menegang ketika jemari lentik milik Nona majikannya itu, meraba halus keningnya.

Kenapa tegangan listrik itu berpindah pada tubuhnya. Dari sebuah usapan halus tangan Azkia yang menghantarkan suhu panas bervolume tinggi, bersirkulasi ke setiap saraf-saraf kecil yang sangat sensitif. Memacu kerja jantung yang kencang dan semakin mengerikan. Seolah dia naik wahana yang melampungkan tubuhnya, lalu membantingnya ke bawah. Sangat menantang adrenalin seorang Jonathan Edward.

"Maaf, atas ide gilaku barusan. Tapi aku hanya mengusulkan saja, bukan memaksa Nona Azkia," Jonathan meminta maaf pada Azkia.

"Azkia tanpa embel-embel Nona majikan!" pekik Azkia menatap tajam Jonathan.

"Baik, Azkia tanpa embel-embel Nona majikan," Jonathan mengikuti perintah Azkia.

"Aahh.. Azkia atau Kia aja!" kesal Kia menghentakkan kakinya ke lantai.

"Iya, Azkia aja," goda Jonathan berusaha mencairkan suasana yang sedikit canggung.

"Iihh.. Ini telinga kamu kan! Bukan telinga kelinci!" Azkia menjewernya.

Jonathan terkekeh tak bisa menahan gelinya, melihat wajah Kia yang kesal. Gemas, Jonathan mengikis jarak. Lantas mengacak rambut Kia yang sudah tertata rapi, mengabaikan tatapan Kia yang memandangnya tajam tanda protes.

****

Setelah menghempaskan tubuhnya di jok samping kemudi yang telah diduduki oleh sang bodyguard. Kia mengumpat pelan.

Sial!

Kenapa dalam percintaannya dia tak pernah berakhir dengan bahagia?

"Kau bicara apa?" Pria tampan dengan kemeja biru langit slim fit itu menoleh ke arahnya.

'Ya, Alloh,' lirihnya.

Demi apapun itu, Kia tak bisa berkata-kata. Apa pantas pria itu disebut bodyguard. Sedangkan hanya dengan memakai pakaian seperti ini aja, aura ketampanannya tidak akan pernah luntur. Ditambah kaca mata hitam yang bertengger di pucuk hidungnya yang mancung. Sungguh indah makhluk ciptaan-Nya. Tapi, apakah dia benar-benar manusia pada umumnya? Ataukah dia seorang Dewa Arjuna yang turun ke bumi untuk mencari cinta?

"Yuhuu..," Jonathan menjentikkan jarinya di depan wajah Azkia. "Malah melamun."

"Eh, apa," jawab Kia gelagapan.

"Bagaimana masih ingin dilanjutkan ide gilaku tadi?" goda Jonathan dengan menaik turunkan alisnya yang hitam legam itu.

"Mulai lagi!" Azkia mendelik.

Sedetik kemudian, Azkia tersenyum manis.

"Nikah kontrak? Buat perjanjian tidak ada sentuhan fisik atau dilarang jatuh cinta bahkan tidak boleh mencampuri urusan pribadi masing-masing!"

Jonathan menautkan alisnya. "Kenapa dengan nikah kontrak?"

"Ribet! Ruwet!" tegas Kia.

"Apa yang ribet?" tanya Jonathan lagi.

Azkia memukul lengan Jonathan pelan yang membuatnya terkaget. "Berisik! Cepat jalan!" titahnya.

"Siap, Nona--," kalimat Jonathan masih menggantung. Tapi langsung disambar oleh Azkia.

"Sekali lagi kamu panggil aku begitu, aku pecat kamu!" ancam Azkia dongkol.

"Berani?" tanya Jonathan dengan melajukan Range Rover itu keluar dari halaman rumah mewah milik keluarga Wongso.

"Jangan rusak mood pagiku, Thaaan. Setan!" pekik Azkia di indera pendengaran Jonathan.

"Emang ada setan tampan begini?" lirik Jonathan.

Azkia mendengkus.

Ada! Jawab Azkia dalam batin! Ingat hanya dalam batinnya saja! Azkia masih tidak berani mengakui secara langsung kalau pria yang duduk di belakang kemudi itu, memanglah setan tampan. Yang selalu menghantui pikirannya. Dan sudah mengobrak-abrik hatinya.

Demi apa coba? Jika Kia dapat menaklukkan hati pria tampan yang berwibawa satu paket dengan kharisma yang memukau itu. Sungguh betapa bahagianya hidup Azkia.

Meskipun wajah tampan itu terkadang terlihat datar tanpa ekspresi, tapi jangan pingsan jika sikap manisnya sudah dikeluarkan. Ohh, auto meleleh hati para kaum hawa yang mendapatkan perhatiannya. Pesonanya tak terbantahkan lagi.

Satu kata untuk Jonathan sang bodyguard gedebuk adalah..

SEMPURNA!

Pantas kah dia menyandang sebagai seorang bodyguard, jika melihatnya di saat pria itu berdiri gagah memimpin rapat di sebuah ruangan dengan beberapa karyawan nya.

Azkia mencoba menstabilkan degup jantungnya yang berdegup dua kali lipat, jika berdekatan dengan setan yang berwajah tampan itu.

Jonathan tetap fokus dengan jalanan beraspal di depannya, namun bibirnya tak berhenti menyunggingkan senyum. Senyum yang mampu menghipnotis berjuta wanita yang menjerit histeris menyebut namanya. Tidak terkecuali wanita yang duduk di sampingnya, yang tengah terpaku di tempatnya.

"Ngapain senyum-senyum! Ada yang lucu? Ternyata semua pria sama saja!" seru Azkia mencibik.

Jonathan mendengkus.

"Kau salah, Nona manis!" tolak Jonathan. "Aku tidak termasuk di dalamnya!"

Azkia menunduk dan mendesah panjang. Lalu membuang pandangannya keluar jendela.

"Apa aku buat iklan aja, ya?" suara Kia tercekat.

Reflek Jonathan menegakkan duduknya sembari melirik ke arah Kia.

"Iklan apa? Sabun mandi? Pasta gigi?" sahut Jonathan datar.

"Iklan cari suami!" kenceng Kia yang mendapat respon kekehan dari Jonathan.

Busyeeett!

"Apa aja syarat dan kriterianya?" tanya Jonathan antusias.

"Ganteng itu harus!"

"Terus,"

"Punya body hot!" tambah Kia.

"Lanjut,"

"Sabar dengan cerewetnya aku dan penurut yang selalu menuruti permintaanku!"

"Apalagi?" Jonathan tersenyum menyeringai.

"Pekerja keras, karena aku suka menghabiskan uang Papa."

"Apa hubungannya?"

"Diam dulu! Banyak protes nih orang!"

"Iya iya, lanjut lagi,"

"Sholeh itu yang utama!"

"Kalau namanya bukan sholeh, nggak boleh daftar dong?"

"Bukan namanya yang sholeh!"

"Terus apanya dong?"

"Bodoh!"

"Memang aku sudah jadi bodoh karena senyumanmu," Jonathan keceplosan.

"Haah.. What?"

"Oh, bukan apa-apa. Lanjut lagi," Jonathan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Kini Jonathan yang balik bertanya pada Azkia. "Apa perjaka juga masuk dalam syarat itu?"

"Eh, kok begitu. Apa perlu?" tanya Kia bingung.

"Hahaha..," Jonathan terkekeh saat melihat wajah bingung wanita yang duduk di sebelah nya itu sangat mengemaskan.

"Kenapa apa kamu takut jika dipertanyakan keperawanan kamu?"

Azkia tidak menjawab pertanyaan Jonathan. Ia hanya bisa mengigit bibir bagian bawahnya dan menatap pria yang menunggu jawaban darinya dengan pandangan sedih. "Oh, perawan? Kenapa harus, kan perjanjiannya tak pakai sentuh fisik."

Tiba-tiba mobil Ranger Rover silver metalic itu berhenti mendadak.

"But, I want you Azkia," suara Jonathan bernada rendah, namun seketika membuat darah Azkia berdesir hebat.

💖💖💖💖💖

1
Thut Sarhy
ayo pulang nanti pujaan hati di culik kalong garong wkwkwkwkkkk
Bee Ojo
knp ujug tamat...adakah lanjutannya thor...?
Anonim
Hhh buaya buntung
Hartati Khaira
bagus
Mustawasari 75
menunggu.....
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
serba salah emang kalau ketemu mantan pas barengan sama istri🤦🏻‍♀️bikin ketar ketir hati😂😂😂
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
kompromi dikit napa perut,, ko bunyi g ngasih kode bikin malu kia aja🤭🤭🤭🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
jan cemburu kia cape hati
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
perut g bisa diajak kerja sama🤣🤣🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
mantep ..ko pinter seh😂
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
kapok, senjata makan tuan jess
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
mboh ah Jo🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
kang lapor🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
coba tau dri dlu ya Joe klo yg dijodohkan itu kia🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
ini perkutut big kan yak eh🙊🙊🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
buahahah🤣🤣🤣kapok Wee, blm bisa sidak ya Jo🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
sebel Yo kia..diungkit trus🙈🙈
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
deg der ser²an kah kita🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
tenang mah sudah di DP sama Jo eh🙊🙊🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
adek lemes bang🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!