NovelToon NovelToon
Di Balik Cadar Faradiba

Di Balik Cadar Faradiba

Status: tamat
Genre:CEO / Keluarga & Kasih Sayang / Dijodohkan Orang Tua / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:431.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Wind Rahma

Menikah atas keinginan orang tua merupakan sesuatu yang tidak di inginkan oleh siapapun termasuk Taka Sanjaya. Terlebih ia tidak tahu seperti apa bentuk perempuan yang di jodohkan dengannya. Ia merasa seperti membeli kucing di dalam karung.

Namun, apa jadinya jika kucing tersebut merupakan kucing anggora? Bagaimanakah kisah di antara keduanya?

Follow ig @wind.rahma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perempuan Paling Baik

Mereka saling melempar tatapan yang di sertai dengan senyum yang menyejukkan. Dan membiarkan keheningan menyelinap masuk di antara mereka.

"Mas, aku boleh tanya sesuatu?" pertanyaan Diba membelah keheningan setelah beberapa saat mereka saling diam.

"Iya, Diba mau tanya apa?" jawab Taka antusias.

"Mas ngomong apa aja sama ayah di teras?"

Taka diam sejenak. Mengingat apa saja yang tadi ia obrolkan dengan mertuanya.

"Banyak. Mas ngobrol selama satu jam sama ayah. Banyak yang mas obrolin. Kenapa memangnya?" Taka bertanya balik.

"Ibu bilang kalau ayah tiba-tiba aja bilang mau berhenti merokok. Padahal selama ini ibu sudah meminta ayah untuk berhenti merokok karena ayah punya riwayat asma. Tapi ayah tidak pernah mau dengar apa yang di katakan ibu dan Dokter. Apa mas bilang sesuatu ke ayah? Sampai ayah tiba-tiba mau berhenti merokok, padahal kata ibu, ayah masih memegang rokok di tangan yang masih menyala."

Taka tersenyum dan itu membuat Diba jadi merasa heran.

"Kok mas malah senyum? Mas bilang apa emangnya sama ayah?" Diba jadi merasa penasaran.

"Awalnya mas tanya ayah merokok. Karena sebelumnya mas tidak melihat ayah merokok. Ayah jawab iya, katanya. Terus ayah nanya balik, apa mas juga merokok atau tidak. Mas bilang tidak. Karena mas bilang merokok itu buruk bagi kesehatan. Terus kami juga sempat membahas rokok itu halal atau haram. Ayah bilang kalau merokok itu tidak haram, tidak juga halal. Katanya merokok itu makruh."

Diba menatap suaminya dengan serius saat pria itu mencoba untuk menceritakan padanya mengenai berhentinya sang 'ayah merokok.

"Terus mas tanya, apa ayah suka baca Al-quran atau tidak. Maaf, dengan sombongnya ayah menjawab jika ayah bahkan hafal sepuluh juz."

Diba tersenyum mendengar suaminya mengatai jika ayahnya sombong. Karena memang itu kenyataannya.

"Ayah juga sempat bilang apa mas mau dengar ayah membacakan ayat Al-quran yang ayah hafal. Mas bilang tidak. Mas bukan ingin mengetes apa ayah suka baca Al-quran atau hafal berapa juz. Mas hanya ingin bilang jika mulut yang di pakai untuk membaca Al-quran alangkah baiknya jangan di gunakan untuk merokok."

"Terus?"

"Ayah langsung diam. Terus ibu datang bawa kopi untuk ayah. Terus ayah minta ibu untuk buang rokoknya."

Diba menatap suaminya di sertai dengan senyuman kagum.

"Kenapa Diba natap mas seperti itu?" Taka sampai gugup di tatap sebegitu dalamnya oleh Diba.

"Mas hebat," puji Diba kemudian.

"Hebat?"

Diba mengangguk. "Iya, mas menantu paling hebat yang mampu menaklukan sang mertua. Omongan istrinya aja tidak ayah dengar, tapi omongan menantunya langsung ayah terima tanpa bantahan sedikitpun."

"Mas hanya mengingatkan. Itu saja, karena merokok itu tidak baik untuk kesehatan. Selebihnya mas belajar dari Diba untuk menjadi orang baik."

"Diba tidak sebaik yang mas kira."

"Tapi Diba perempuan paling baik yang pernah mas temui."

Jawaban Taka mampu menggetarkan hati Diba. Dan baginya, Taka merupakan satu-satunya laki-laki yang bisa membuatnya jatuh hati dalam hitungan detik saja. Mungkin karena mereka sudah halal, jadi Diba tidak takut untuk jatuh cinta pada laki-laki yang merupakan suaminya sendiri.

"Aku merasa jika aku perempuan paling beruntung yang di nikahi, mas. Aku bahkan tidak perduli siapa saja wanita yang ada di masa lalu, mas."

Mendengar kalimat Diba barusan, membuat Taka seketika mengingat Vina. Entah kenapa, ia khawatir jika masa lalu nya justru akan melukai Diba.

_Bersambung_

1
Boby
kesannya Diba murah banget
Tri Novita Kusumawati
cerita mu agak aneh ini thor dari awal jugak, meskipun bercadar klo mau nikah calon suami di izinkan melihat wajah calon istri Lo bukan seperti ini.. yaa meskipun cerita fiktif yaa tapi paling gak masih masuk di logika gitu
Mamah F4
kok kesannya jadi s Diba yg agresip ya..
Mamah F4
kok gak ada malu2nya ya.ku aja yg gak islami banget malulah ma suami d malam pertama.
Defi
Ma keren, pokoknya hajar aja Vina sampai gak berani mengganggu Diba dan Taka lagi
Defi
pokoknya usaha dulu ya Ma 😂
Defi
mau sampai kapan Taka, belajarlah mencintai Diba..
Defi
setuju Ma, karena Taka lemah dengan Vina jadi Mama harus gerak cepat biar Vina gak semena-mena
Defi
Tahan Taka apalagi gengsimu begitu besar 😄
Defi
udah mulai masuk konflik inih, tapi gak apa-apa mungkin dengan adanya konflik ini Taka dan Diba bisa memperbaiki dirinya
Defi
sudah saatnya kamu terbuka Taka bukan hanya komunikasi tapi juga hatimu.. akan lebih indah bila kamu mencintai wanita halalmu
Defi
Setuju dengan Mama Hartati, tapi memang lebih bagus Taka sendiri yang berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Diba karena jika diam-diam seperti itu bisa timbul asumsi lain dari diri Diba terhadap Taka suaminya
Defi
Jujur aja Taka sama Diba biar tidak ada salah paham
Defi
Vina ini udah salah masi juga gak sadar diri 😵‍💫, belum lagi Taka yang lambat lihat cadar istrinya ditarik diam saja
Emma W
Luar biasa
Suhaimi Haimi
Buruk
Vitha Vivi
Luar biasa
Efvi Ulyaniek
sesama cewek kan gpp harusnya dibuka cadarnya..apa LG sama mama mertua...iya ga sih...
Efvi Ulyaniek
ya jelas datang lg lah kan belum putus gimana sih ni laki
Efvi Ulyaniek
ini aneh bgt sih sama suaminya didlm kamar jg msh pake cadar...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!