NovelToon NovelToon
Satukan Dunia Kembali

Satukan Dunia Kembali

Status: tamat
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Spiritual / Epik Petualangan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Akademi Sihir / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:45.1k
Nilai: 5
Nama Author: made kusuma

Be Remake version from 'menjadi naga Satukan Dunia!'


ini adalah cerita dimana dunia yang menjadi begitu berbeda, namun pada awalnya menjadi satu. Meskipun berbeda, namun aturan tetap sama. Yang terkuat akan berkuasa dan Yang lemah akan tertindas.

Terpisahnya kedua belahan dunia ini telah membuat dunia ini sangat tidak stabil. Untuk itu, harus disatukan kembali. Tetapi, bagaimanakah caranya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon made kusuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Apa maksudmu, Yang Mulia?

Di pengadilan, Kakaknya kini tengah berlutut, memohon pengampunan. Terlihat sang Pemimpin ibukota terlihat tersenyum kecut, setelah mendengar apa yang telah terjadi di waktu itu. Tidak disangka, ada banyak orang yang ikut serta menjadi saksi pilu bagaimana putrinya itu hilang. Dia tidak bisa asal menjebloskan Jack ke penjara, mengingat bukti telah begitu kuat menunjukkan bahwa dirinya tidak bersalah.

Hanya saja, Jack tidak ditemukan di penjuru kota, seolah melarikan diri setelah pertarungan di waktu itu. Karena itu, Kakaknya ditahan di pengadilan ini, untuk memancing Jack untuk menunjukkan dirinya. Mereka mengira bahwa Jack telah kabur dari tanggung jawabnya.

Mendadak pintu terbuka dan Nona bangsawan itu mulai memasuki ruangan pengadilan. Terlihat dia sudah sembuh dari serangan paling fatal yang Jack berikan di waktu itu berkat gurunya yang luar biasa.

"Putriku, apakah kau sudah baikan?"

"Ini berkat pengobatan dari master Ling Thian. Ayah, Aku ingin Lelaki itu dihukum! Dia membuat kakakku hilang!"

"Putriku, Para saksi telah mengungkap bahwa Dia bukanlah pelaku utama yang menghilangkan kakakmu."

"Tetapi tetap saja, Lelaki ini adalah pimpinan rombongan dan karena dia gagal, seharusnya dia dihukum saja!"

Nona bangsawan itu terlihat sangat ngotot dengan keinginannya untuk menghukum Jack, seolah Jack lah yang menjadi sebab utama kehilangan Kakaknya itu. Namun, mendadak pintu pengadilan tertendang sampai hancur berkeping keping, membuat semua orang terkejut. Astaga, ini pertama kalinya ada yang bersikap begitu dalam sepanjang sejarah. Pelakunya adalah Jack sendiri, yang memang telah mendengar apa yang gadis bangsawan itu katakan.

"Akhirnya dia muncul juga."

Para pemimpin sedikit puas melihat bocah akhirnya menunjukkan diri, namun begitu bocah itu mendekat sambil membawa seseorang dari gendongannya semuanya langsung terperangah.

"Yang mulia, apa maksudmu dengan menetapkan aku sebagai buronan?"

Sang pemimpin segera berdiri dari tempat duduknya, merasa sangat tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Putri pertamanya yang telah hilang itu, kini ada di gendongan lelaki yang dia cap Buronan itu, yang berarti mereka semua telah salah menilai.

"Jack, ini adalah pengadilan. Perhatikan sikapmu."

"Kakak, bagaimana mungkin aku bisa tenang jika sudah begini. Mereka mengira aku apa? Penjahat?"

"Maaf, anak muda. Kami tidak bermaksud demikian. Aku rasa ini hanyalah sedikit kesalahpahaman. Kami hanya ingin kau menghadap kemari, bukan karena kami menganggap kau penjahat, hanya meminta kau untuk menerangkan mengapa kau melakukan serangan fatal kepada Putri keduaku. Namun, kau tidak ada di sekitar kota, sehingga kami terpaksa memasang Poster untuk Membuat semua orang mau mengungkap keberadaanmu, atau kau yang datang sendiri ke mari."

"Yang mulia, Simpan dulu ucapanmu. Maaf jika aku sedikit kasar, namun putri pertamamu ini tengah sakit keras, dia tengah demam tinggi. Aku harap kau segera memberikan pertolongan padanya terlebih dahulu."

Beberapa waktu berlalu, kini Jack dan Kakaknya diputuskan bahwa mereka sama sekali tidak bersalah atas masalah yang telah terjadi. Meskipun seharusnya ada hukuman karena telah melakukan balasan, namun semuanya di anggap terbayar lunas oleh kembalinya putri pertama mereka walaupun kini tengah demam tinggi.

Raven dan Shara terlihat bercucuran keringat dingin dalam menyaksikan ketegangan yang telah terjadi, namun pada akhirnya mereka masih bisa bernafas lega. Kini mereka mengantar kakaknya yang masih sakit ini kembali ke rumah sakit. Alicia sendiri sepertinya mulai mengubah pandangannya, walaupun dia tetap bertingkah seolah dia membenci kakak pungutnya ini.

Jack sendiri mulai merasa heran. Patung batu itu memang tidak mudah dihancurkan, tetapi masa iya dapat membuat mereka semua kocar-kacir, sementara dia sendiri menghadapi Patung batu yang kala itu membawa senjata Brionac berputar pun, mampu menang dengan telak tanpa luka.

"Jack, Apa yang telah terjadi? Bagaimana kau bisa tahu keberadaan Nona Elara?"

"Saat perjalanan pulang, aku sempat melihatnya. Setelah berbicara dengan seseorang, aku mulai mengerti mengapa Nona bangsawan itu marah padamu dan aku putuskan untuk membawa gadis itu kembali kemari."

Jack tentu tidak mungkin menceritakan semuanya secara keseluruhan, takutnya mereka bisa salah paham lagi. Mendadak, Nona bangsawan itu muncul dan mendatangi mereka, membuatnya tersenyum kecut. Di dalam hatinya, dia seolah bergerutu kesal. "Mau apa lagi gadis ini?"

"Bagaimana dengan keadaannya?" tanya gadis itu sedikit lebih sopan, namun tentu bakal dijawab dengan Aura sinis dari Jack. Gadis ini telah masuk de dalam gadis yang paling dibenci di dalam kamusnya.

"Apa untungnya jika kau tahu?"

Gadis itu melotot, tidak menyangka bahwa lelaki seumurannya ini ternyata pendendam. entah mengapa dia ikutan tersulut emosi. "Kau, jika ditanya dengan baik, setidaknya jawablah dengan baik! Apa kau tidak punya tata krama?"

"Buat apa berlaku sopan kepada gadis berdarah dingin sepertimu?"

"Kau!" Nona bangsawan itu mulai menggerakkan giginya, sungguh ini pertama kalinya ada lelaki yang menurutnya kurang ajar tanpa pandang bulu.

"Jack, jangan seperti itu. Kau tidak seharusnya bersifat begitu sinis," ucap Shara melalui ucapannya, namun tidak dengan hatinya. Di dalam benak, gadis yang menyukai Jack sejak lama ini berucap, 'bagus, Adik ipar! Teruslah kau goreng itu si paling nona bangsawan itu Buat dia menjauh dari sini karena aku juga muak melihatnya.'

Alicia sendiri juga ikut menyiratkan tatapan Sinis kepada gadis bangsawan ini, seolah olah ingin sekali memakannya hidup-hidup. Bagaimana tidak, Nona ini telah membuat kakak pertamanya sekarat, lalu malah diseretkan ke pengadilan padahal masih sakit keras. Keluarga Bangsawan ini benar benar tidak berperikemanusiaan sama sekali, mentang mentang menduduki jabatan pemimpin ibukota. Tidak heran jika timbul rasa tidak respect terhadap keluarga no 1 itu.

Hanya Raven yang terlihat begitu tenang di sini, walaupun di dalam hatinya juga timbul perasaan marah terhadapnya. "Lebih baik kau keluar, Nona Finch. Keberadaanmu disini hanya akan menambah aura yang tidak nyaman untuk Jack sehingga mengganggunya yang tengah beristirahat."

Gadis bangsawan itu merasa sangat kesal dan terhina di sini, tidak menyangka kedatangannya akan disambut dengan cara yang luar biasa menurutnya. Padahal, awalnya dia hanya bermaksud untuk meminta maaf. Dengan angkuh, dia membalikkan badannya lalu pergi ke luar ruangan perawatan itu.

Jack hanya menghela nafas pelan sejenak saat melihat kekacauan yang terjadi. Dia tahu benar, Jack memiliki sifat yang cenderung mudah terbakar emosi apabila itu menyinggung dirinya dan juga adiknya. Namun, masalah nya adalah .... Nona itu adalah putri tersayang Keluarga Finch, jadi dia berharap Keluarga Handerson tidak mengalami hal buruk setelah insiden ini.

Sementara di dunia lain, terlihat Gadis bertelinga kucing ini tengah menghadap ke Crystal Core, mencoba mempertanyakan takdir putranya yang dia rasa 'terlalu gila'

"Aku tidak mengerti, mengapa takdir harus mempertemukan mereka dengan cara seperti ini?"

"Sherina, Kau tidak akan pernah tahu banyak hal. Takdir kini sudah mulai berubah-ubah, namun aku meyakini, Putramu yang begitu gagah itu pasti akan jatuh ke dalam kisah cinta gadis itu. Aku tahu, perasaannya terhadap gadis lain mungkin adalah cinta yang murni, namun pada akhirnya Jack pasti akan memilih merelakan gadis yang dia cinta pada akhirnya dan tidak mungkin dia akan memutuskan untuk melajang seumur hidupnya."

1
malest
bagus 👍
malest
bagus
Abi
susah di ingat nama tempat nya thor
Wind Sana: harap dimaklumi karena fantasi semacam ini tergolong baru.
total 1 replies
@Adeline
Aku Mampir
@Adeline: sama-sama
total 2 replies
Ryunivers
mawar buat karya menarik ini
Wind Sana: terimakasih atas kunjungan dan dukungan terhadap karyaku. mohon maaf jika saat membaca, di episode 50-60 Ke atas itu hanya terdapat adegan Filler
total 1 replies
sukses ya ka
Blue
semua nya pada baperan
Blue
Orng dewa terlalu ikut capur urusan anak muda hadehh
Wind Sana: hahaha, sebagai seorang dewi yang kesepian.
total 1 replies
Blue
bukankahc nya juga baperan? knpa solah olah yg cuma Dia? heran
Wind Sana: iya sih, tetapi Collete dan Raven tidak
total 1 replies
Blue
Lama lama jadi bosen sendiri sama mc nya
Wind Sana: lompat episode saja bang, soal nya ini scene Filler bukan Cannon
total 1 replies
Blue
Cuma grgr bercanda aja sampe di bikin rumit masalah nya-_
Blue
Najia jadi cowok baperan bgt,ending jadi cewe aja mc nya
Wind Sana: masih filler bang, coba langsung lompat episode saja bang
total 1 replies
Blue
Baperan amat jadi cowok😪
Wind Sana: ya, mau bagaimana lagi. saat memikirkan main Fighting begitu susah, tetapi sangat tidak menyukai ketinggalan update, oleh karena itu mengapa episode filler ini diciptakan. mohon maafkan kemampuan author yang tidak mampu menyuguhkan cerita Sacred Valley ini dengan baik
total 1 replies
Blue
bukankah master nya terlalu memaksakan kehendak orng lain?
Wind Sana: bagaimana pun hanya Dia yang bisa mengatasi tingkah bandel Pete, jadi ya mau bagaimana lagi
total 1 replies
Mommy Ai💙
mampir thor
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
Thor perutku
Wind Sana: kenapa??
total 1 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
wih bisa di bilang sepuh umur segitu..
Wind Sana: ya bagi manusia. bagi siluman sih masih remaja namanya
total 1 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
Imajinasi author buat alur cerita keren amat😁☝️👌
Wind Sana: terimakasih atas kunjungan dan dukungan terhadap karyaku
total 1 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
momongannya kasian jdi rebutan..
ceritanya menarik..
Wind Sana: btw sankyu atas dukungannya terhadap karyaku, walaupun jalan ceritanya acakadul
total 2 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
bagus novelnya.. recommend banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!