NovelToon NovelToon
This Rain

This Rain

Status: tamat
Genre:Romansa / Persahabatan / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: OrThoChie

This Rain adalah karya pertama ku yang menceritakan tentang seorang CEO yang mempunyai banyak musuh dari kalangan perusahaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OrThoChie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11. Pulang

Dokter menjelaskan apa yang sedang dialami pasiennya. Sampai saat ini pasien juga belum sadar, lelaki itu kembali pingsan saat ambulans membawanya ke rumah sakit. Tapi kondisinya lebih baik dari sebelumnya. Hanya saja pria itu mengalami Amnesia.

Dokter memutuskan memindahkan pasien ke ruang rawat. Key dan ibunya mengerti kondisi pria tersebut.

***

Sudah beberapa hari mereka bergantian menjaga si pria, tapi anehnya pria itu tidak tau dengan dirinya sendiri. Key dan ibunya pun memutuskan bertanya kepada Dokter.

Dokter pun kembali menjelaskan diagnosa yang dialami si pria,

"Saya, baru bisa memprediksi yaitu antara Amnesia Antero grade yang membuat penderitanya sulit membentuk ingatan yang baru dialami tapi bersifat sementara.

Dan juga Amnesia Global Sementara biasanya bersifat ringan juga sementara, biasanya penderita akan merasa bingung atau gelisah yang hilang timbul dan berulang." ujar Dokter yang tampak masih muda itu.

"Tapi, untuk memastikan diagnosis, kami akan melakukan serangkaian pemeriksaan ulang seperti MRI atau CT Scan, untuk melihat adanya kerusakan atau pendarahan pada otak pasien, " sambung nya lagi sambil membuat sebuah rujuk kan untuk pasiennya yang akan melakukan serangkaian tes lab.

Setelah mendengarkan penjelasan sang dokter, Bu Nar ibundanya Key langsung keluar dan kembali ke kamar si pria yang ditolongnya.

Hari ini sudah seminggu si pria dirawat di rumah sakit, sepulang sekolah Key akan langsung ke rumah sakit dan ibunya akan pulang ke rumah. Tapi selama ini mereka belum juga mengetahui indentitas si pria.

Baru saja Key meletakkan tas dan mendaratkan bokongnya di sofa, tapi si pria melenguh.

"Apa kau membutuhkan sesuatu?" tanya Key pada si pria.

"Aku, ingin ke toilet!" lirih si pria.

"Sini, aku bantu" gadis itu memapah si pria dengan hati-hati. Tubuhnya yang kecil tampak kesulitan menopang pria bertubuh kekar yang saat ini terlihat lemah.

"Apa kau bisa sendiri didalam sana?" key dengan polosnya kembali bertanya, tangan kecilnya membuka handle pintu kamar mandi.

"Aku hanya ingin buang air kecil, apa Kau ingin membantuku?" goda si pria mengulum senyuman.

Wajah Key terlihat memerah menahan malu. gadis itu buru-buru menutup kembali pintu kamar mandi setelah si pria masuk kedalamnya. Key mengacak rambutnya frustasi.

'Aaaakh.. apa sih yang gue lakuin! dasar bodoh! pakai nawarin bantuan segala, udah tau mau ke toilet ' Key terus membatin dan memukul kepalanya sendiri.

Sedang si pria masih terkekeh didalam sana. Setelah selesai Dia membuka pintu kamar mandi dan melihat gadis kecil yang setia menjaganya itu masih saja menggerutu di sofa sebelah ranjangnya. Dia pun kembali tersenyum.

Key tidak sadar jika si pria masih terus menatap dan tersenyum melihatnya, lalu berjalan kearah ranjang.

"Apakah Kau mau kembali berbaring? atau mau makan dulu! " Key mencoba mengalihkan fokus si pria, gadis itu beranjak dari duduknya dan kembali memapah.

"Nanti saja, Aku juga belum lapar, "

"Sepertinya Kau sudah baik-baik saja Tuan! " celetuk gadis itu.

"Hem, tubuhku sudah lebih baik, cuma wajahku saja yang masih memar."

"Apa kau sudah ingat siapa dirimu? ucap Key menyelidik.

Si pria hanya mampu menggeleng. Saat mereka sedang berbincang tiba-tiba pintu ruangan itu dibuka dari luar. Seorang Dokter dan seorang perawat masuk dan menghampiri mereka.

"Selamat siang, bagaimana keadaanmu sekarang? apa ada keluhan?" tanya dokter dengan ramah.

Sedangkan si perawat melakukan tugasnya memeriksa denyut nadi,memeriksa jalannya cairan infus, dan mengukur tensi darah si pria. Key memilih menunggu di sofa saja sesekali ikut menyimak percakapan dokter dan pasiennya.

"Tidak Dok, tubuhku sudah mendingan, tapi.. "

"Tapi..?" tanya sang Dokter

"Tapi, Aku belum bisa mengingat siapa diriku, dan mengapa Aku bisa seperti ini!" ucapnya lirih

Dokter yang bernama Galih itu hanya tersenyum dan mengangguk paham. "Tidak apa-apa itu hanya sementara." ujarnya.

"Apakah Ibumu hari ini tidak datang?" tanya dokter pada Key.

"Sedang dijalan Dok, mungkin sebentar lagi sampai."

Baru juga ditanya, wanita paruh baya yang ditanya sudah tampak didepan ruang rawat. Wanita paruh baya itu masuk dengan membawa makanan untuk makan siang sang putri. Dan meletakkan nya di atas meja.

"Apakah Dokter menunggu saya? "

"Iya nyonya, Saya mau menyampaikan jika pasien sudah diperbolehkan pulang dan beristirahat di rumah. Keadaannya sudah sangat baik, luka memarnya akan segera sembuh dan soal ingatannya, Itu juga akan segera pulih walupun saya juga tidak tahu pastinya, namun tidak ada yang perlu di risau kan." Setelah menjelaskan, Dokter Galih segera beranjak keluar dan diikuti oleh si perawat.

***

Taksi yang membawa tiga orang tersebut sudah berhenti didepan sebuah rumah sederhana berlantai dua.

Setelah membayar ongkos, Bu Nar keluar dan memapah si pria seperti anaknya sendiri. Sedang Key sudah lebih dulu keluar dari taksi dan sedang membuka pintu rumah mereka.

Sebelum ikut masuk, pria berbadan kekar itu tertegun sebentar didepan pintu berwarna coklat tua didepannya. Ia merasa seperti pernah datang ke rumah ini, tapi entah kapan. Apa hanya perasaannya saja, atau Dia memang pernah kemari.

Akhirnya setelah ibu Key menegur pria itu, barulah Mereka berdua masuk kedalam rumah, dan menyuruh si pria beristirahat di sebuah kamar kosong yang sebelumnya sudah disiapkan oleh Bu Nar. Yang terletak di lantai satu dekat dengan ruang keluarga. Sedangkan Key sudah naik ke kamarnya.

Gadis berambut panjang itu akan bersiap-siap dan berangkat ke toko roti.

Key menghempaskan tubuhnya keatas ranjang setelah masuk kedalam kamar, sebelum ke toko dia akan beristirahat sebentar pikirnya.

lima belas menit kemudian, ibunya masuk kedalam kamar yang tidak terkunci, membangunkan sang putri agar tidak kebablasan. Soalnya jika sudah tidur biasanya Key akan lupa waktu.

"Sayang, ayo bangun, kamu nga jadi ke toko gitu?" sambil menepuk-nepuk lengan sang putri.

Key yang merasa ada yang menepuk lengannya langsung membuka mata, "Ya Bunda," ucapnya dengan suara serak khas orang bangun tidur.

Dilihatnya jam berbentuk matahari di atas kepala tempat tidurnya sudah menunjukkan jam 2 siang. Gadis itu beranjak ke kamar toilet yang berada didalam kamarnya.

Sambil berdendang, gadis itu membalur seluruh tubuhnya dengan sabun mandi cair yang mengeluarkan busa melimpah. Dia juga tidak lupa membasahi rambut panjang yang indah itu dengan shampoo yang harum.

Setelah melakukan ritual dikamar mandi, gadis itu keluar hanya memakai Bath robe dan handuk kecil yang digulung di kepala.

Membuka lemari dan memilih pakaian yang akan Ia kenakan, setelahnya dia memakai hand and bodylotion ke tangan dan juga kakinya agar tidak kering. Memoleskan lip tint dan juga sedikit bedak ke wajahnya.

Barulah Ia keluar dari kamar tak lupa gadis itu meraih tas selempang dan juga ponselnya. Lalu turun ke bawah, di ujung tangga Dia berpapasan dengan si pria asing.

"Sudah rapi, mau kemana?" tanya si pria.

Beberapa hari mengenal seperti nya mereka sudah tidak canggung lagi,

1
yosh—
novelnya serius banget thor..
ane kagak bisa ngakak macam othor...
telenovelaa...
yosh—
sabar brooow...


😮‍💨😮‍💨
yosh—
menggelengkan.
yosh—
gua suka Lombok...
suasana tenang...adem...
yosh—
bukan narsis... tapi sedang mensyukuri pesona diri sendiri...


literally me.../Grin//Grin/
yosh—
lanjut...
yosh—
ans nge-lag... si mamah diadopsi? sama keluarga sang suami?
վմղíα | HV💕
siapa ya pria itu ikut penasaran kk🤭
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
walah ternyata ada yang daritadi jadi cctv toh, selamat Key dapet Kaka baru hihi
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Tapi sepertinya si Key malah bakal bersama nya nih hehe
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Hem tapi bukannya iya yah itu dia tapi kok si Key juga gak ngeh ya apa bentukannya beda ya
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
cakep si Key peka an ternyata melihat situasinya rada serius langsung izin balik aja takut ngengaggu
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
ih si Key habis sedih langsung cengengesan aja, dirimu belum siap cerita ya makannya menghindar aja
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
si Key pasti pas ngeliat si Delio pake baju ayahnya jadi membuat dirinya teringat akan sosok ayahnya yang dirindukan selama ini
Ney ѕ⍣⃝✰
siapa sihh🤔🤔🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
pasti mereka yg mencelakakan Delio 😏
Ñůŕšý😘
Awal sentuhan bagai tersengat listrik namanya juga masih pengantin baru. Kalau sudah lama berumah tangga boro-boro sengatan itu ada.....biasa aja ga ada rasa deg deg seeeer lagi. Eh ngomong2 authornya sdh menikah belum??😅
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
Lantai apa pantai kak?? 🤭🤭
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
akhir'y km di angkat anak juga ama ibu y Key, Delio krn mungkin dah agak lama km hilang ingatan , gk ingat apapun
nama mu sekarang adalah Panji
Key, sekarang km Puy abang ketemu gede 🤭jangan ngintip2 nanti bintitan Key😅
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
waduhhh bakal ngapain nata buat ngebalas sakit hati nya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!