NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Sang Mafia

Mengejar Cinta Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Mafia / Romansa-Percintaan bebas / Romansa Modern / Chicklit / Tamat
Popularitas:649.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Inaya Arfal

Follow akun media Author 👇
#IG. Inayaar011


Aruna Ases De Bora seorang putri dari Negara M memiliki paras yang begitu cantik dan ayu. mempunyai sifat periang dan sedikit bar-bar namun di balik senyum yang dia perlihatkan tersimpan sebuah luka yang begitu menganga lebar melukainya begitu dalam.

Aruna jatuh cinta pada pandangan pertama kepada seorang pria yang datang menolongnya saat di jadikan Sandra.

Arkana Zeus Albarack Pria mapan dan kaya raya namun memiliki sifat dingin layaknya gunung es. pria yang memiliki masa lalu pahit tentang percintaan hingga membuatnya tak percaya lagi akan cinta.

Bagaimana cara Aruna menaklukkan tembok tinggi yang di bangun Arkana....?
Sanggupkah Aruna menerima masa lalu Arkana yang hidup berdampingan dengan Arkana?
Bisakah Arkana menerima cinta Aruna....?

Jika penasaran silahkan baca kisahnya selanjutnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inaya Arfal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan

Waktu terus berputar hari berlalu menjadi Minggu dan Minggu menjadi bulan tak terasa sudah 1 bulan berlalu.

Sudah 1 bulan Aruna berjuang keras mendekati dan meluluhkan tembok hati Arkana namun sampai detik ini Arkana tak sedikitpun berubah masih sama seperti dulu datar dingin dan acuh padanya.

Selama sebulan full Aruna yang dulunya seorang putri yang begitu manja dan taunya hanya makan kini sebulan full di habiskan dengan belajar memasak segala masakan kesukaan Arkana walau sampai sekarang Aruna belum pernah membawakan makanan untuk Arkana.

Tubuh yang dulunya berisi full kini sedikit kurus karna kesibukkan yang bisa di katakan beristirahat hanya beberapa jam.

Pulang dari kantor jam 9 malam bukannya pulang ke apartemen Aruna malah pergi ke tempat les privat khusus memasak selsai disana jam 11 malam sampai di apartemen bukannya langsung tidur tapi Aruna malah kembali mempraktekkan apa yang di pelajari tadi di tempat les dan selesai jam bisa jam 2 dini hari.

Walau begitu Aruna tak pernah mengeluh karna dia selalu menyakinkan diri sendiri jika ingin memiliki sesuatu maka harus usaha dengan keras.

"Hoam sudah pagi" guman Aruna melihat sinar matahari pagi lewat celah gorden.

Aruna lalu turun dari ranjang lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Beberapa menit kemudian Aruna keluar hanya mengenakan handuk yang langsung menuju Walk in close untuk mencari setelan.

Jika ada yang bertanya dimana Zelan dan Zilan maka jawabannya adalah mereka berdua telah kembali ke negara M karna tak bisa bergerak bebas di luar terutama Zelan yang sebagai putra mahkota harus selalu di sekitar Kerajaan.

Setelah berpakaian rapi Aruna langsung turun dan menuju dapur memasak nasi goreng sebagai menu sarapan yang biasa Aruna makan di pagi hari.

Setelah sarapan Aruna lantas beranjak berdiri lalu menyambar tasnya pergi untuk bekerja.

Sampai di perusahaan Aruna langsung masuk ke ruangannya lalu kembali keluar dan menuju pantry untuk membuatkan kopi Capuccino kesukaan Arkana yang menjadi rutinitasnya sebulan terakhir ini.

Setelah selesai membuat kopi Aruna langsung keluar dari pantry menuju ruang Arkana tanpa memperdulikan guncingan para karyawan.

Tok

Tok

Tok

"Masuk" sahut dari dalam.

"Selamat pagi Tuan Johan" sapa Aruna menundukan sedikit kepalanya ke arah Johan.

"Selamat pagi My King. pagi ini putri ini seperti biasa membawakan kopi untuk My King" kata Aruna dengan senyum manis di bibirnya.

Arkana hanya bisa berwajah datar dan menatap tajam Aruna yang menurutnya sama saja dengan wanita lain.

"Apa My King capek mau putri ini pijat" ucap Aruna lagi yang mengangkat tangannya untuk mencapai bahu Arkana tapi langsung di tepis Arkana dengan secara kasar.

Tak

"Apa kamu tidak bisa bersikap sopan Nona? sudah berapa kali saya katakan saya tidak tertarik dengan anda apalagi untuk menjalin hubungan kekasih. sifat anda seperti ini tidak ada bedanya dengan perempuan di luar sana sama-sama menjijikan"

Deg

Aruna mematung saat mendengar Arkana mengatakan dirinya menjijikan. selama ini memang dirinya sering menerima penolakan dari Arkana tapi tak pernah Arkana berkata kasar seperti ini padanya.

"Saya hanya sedang berusaha menaklukan hati kamu Arkana" balas Aruna yang nampak santai.

"Tapi....."

"Saya permisi Tuan" potong Aruna masih dengan senyuman lalu berbalik pergi.

Setelah kepergian Aruna kini di dalam ruangan hanya tinggal Johan dan Arkana yang tampak tidak ada yang membuka suara.

"Bukankah kata-kata mu itu terlalu kejam Tuan" ucap Johan.

"Cih bukankah selama ini aku seperti ini dan kamu tau itu" ucap Arkana yang nampak santai.

"Tapi kata-kata mu itu sedikit kasar untuk gadis secantik Aruna itu" ucap Johan dengan nada menggoda.

"Kenapa? apa kamu menyukainya" tanya Arkana dengan seringaian keji.

"Tentu. siapa yang tidak tertarik dengan gadis manis seperti itu di tambah dengan bentuk tubuh yang begitu menggoda dan kulit yang seputih porselin" balas Johan dengan seringaian mesum.

"Ambillah. aku tidak butuh jika perlu akan aku kirim di kamar mu malam ini" ucap Arkana enteng.

"Benarkah?" tanya Johan dengan semangat 45.

"Apa pernah aku bercanda?" tanya balik Arkana membuat senyum Johan semakin lebar.

"Ku harap kamu tidak akan menyesal" ucap Johan yang berharap Arkana merubah keputusannya.

"Tidak akan bukankah sudah aku katakan aku tidak tertarik apalagi melihat sifatnya yang begitu murahan dan tanpa malu terus mendekatiku" ucap Arkana sinis.

Mendengar itu Johan pun langsung terdiam karna memang dia melihat sendiri Aruna yang terus mendekati Arkana walau Arkana sudah menolak puluhan kali tapi Aruna bahkan tanpa berhenti terus mengejar Arkana.

"Baiklah jika begitu aku tunggu malam ini seperti biasa di Hotel mu" ungkap Johan berdiri lalu keluar dari ruangan Arkana dengan senyum mekar.

Sedangkan di sisi lain ada Aruna yang kini sedang menangis dalam diam di kursi kerjanya.

"Apa aku serendah itu hingga mereka tega melakukan semua ini padaku? apa salahku hanya karna aku mengejar cinta Arkana? apa salahnya caraku yang mendekati Arkana? aku tidak mendekatinya dengan menjebaknya aku hanya ingin di lihat tapi dia bahkan tega mengoperkan aku kepada sahabatnya sendiri." ungkap Aruna dengan sendu.

Tanpa Johan dan Arkana sadar Aruna tidak benar-benar pergi dari ruangan Arkana. Aruna memang keluar tapi tak menutup rapat pintu dan berdiri di depan pintu hingga Aya yang di bicarakan oleh Johan dan Arkana di dengar Aruna dari awal sampai akhir.

Hati Aruna benar-benar sesak mendengar kenyataan Arkana yang bahkan dengan enteng menyerahkan dirinya kepada Asistennya sekaligus sahabatnya sendiri.

"Ternyata benar kata Ibunda hiks Cinta itu seperti coklat ada manis namun ada juga pahitnya" guman Aruna mengingat perkataan Ibundanya.

"Cinta itu memang indah namun ada pahitnya juga seperti coklat ada rasa manis namun juga ada pahitnya"

Ucapan Ibunda Aruna terngiang-ngiang di kepalanya membuat Aruna semakin menangis.

1
NK Penyair
Kabarnya Zilan gimana, Thor? 🙂
maher Abidzar
anak buah aruna rada somplak😁
Yanto Mi
arkana ak padamu../Heart//Heart/
Yanto Mi
thor...ak mewek baca part ini..!/Sob//Sob/
Helen Nirawan
menyebrangi tujuh lautan,berjalan di atas bara api , masuk ke kandang anaconda ,berkelahi dgn ikan hiu ,
Helen Nirawan
br turun 1% ,teriak2 , kata ny lu kaya byk harta ,segt aj dah kebakaran jenggot, blg cewe2 dekeitin lu krn harta lu, apaan ,brarti lu miskin,1% aj ,ngamuk2 ,gk usah byk gaya ,preett
Helen Nirawan
gk usah mikirin itu cowo kampret ,anggap aj dah mati ,cari yg jauh lebih 3x dr cowo gk.mutu itu ,
Helen Nirawan
sapa yg mau harta elu ,isshh,aruna jauh jauh jauh lbh lebih lebih kaya tau , dunia py dia ,cowo gk mutu
Lilisdayanti
Ceritanya bagus,,cuma pangilan ayahhada itu sangat2 mengganggu walau,,di dalam Cerita jaman kerajaan,,tapi entahlah,,mungkin lebih lugas lagi dengan sebutan DADY atau papih dsb,,🤭
Lilisdayanti
yuhuu aqu mampir 🎉nyimak dulu kayanya seru 🤭
zennn
apa ya kira²
Venni Rahmadhani
suka
fadzielahkook
Kecewa
Dzisya
luar biasa
Dzisya
ini kan cerita di novel sebelah Thor,,salah nyimpen ya Thor
Dzisya
iya tu bisa jadi, makanya Arkana ngga merasa degdegan pas natap mata nya Aruna🤔🧐
Suhaja Uke
good job Arkana aku syukak jawabnmu😘😘
Fanisya Nofa agustina
lanjut Napa thorr😭seru tau
kangsemen
okey first reading baca karya author^^
Iin
bikin penasaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!