NovelToon NovelToon
Remember Me

Remember Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:15.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tinta Air’a

Hidup tak akan berpihak pada mereka yang lemah dan kalimat itu membuat Kenzo Orlando menjalani hidup dengan topeng kemunafikan. Kelamnya masa lalu membuat Kenzo semakin bersikap kejam.

Sampai suatu saat kekejaman itu menyeretnya kembali dalam arus kubangan air mata, kehilangan serta permainan takdir mewarnai kehidupan Kenzo.

Kisah ini tak sesimpel yang tertulis di sini
maka persiapkan hatimu untuk menjadi saksi perjalanan hidup Kenzo Orlando mengapai bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinta Air’a, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 11

Keyra baru saja selesai membersihkan diri. Gadis itu terlihat  berjalan menuju ranjang dengan menenteng handuk yang sedikit lembab sebab baru saja ia gunakan. Tiba-tiba Pintu kamar terbuka dan masuklah seorang pria tampan dengan kaos putihnya. Langsung menarik pinggang Keyra dan menc*um bibir gadis itu dengan kasar.

Keyra terkejut berusaha mendorong tapi kekuatanya bukan apa-apa jika dibandingkan dengan kekuatan pria berbaju putih itu. Pria tak lain adalah Kenzo dengan segala kemarahanya.

Pria itu menindih tubuh mungil Keyra. Menc*um bibir Keyra lagi dan lagi dengan kasar sampai membuat bibir itu terluka. Keyra hanya bisa menangis, tubuhnya bergetar karena ketakutan.

Tangan kiri pria itu menekan kedua tangan Keyra di atas kepala dan tangan kanannya kini sudah bertugas meremas bongkahan sensitif milik Keyra yang masih terbalut piyama dengan kasar. setelah itu c*mbuan itu berlanjut hingga leher jenjang Keyra.

"Enrique" Teriak Keyra lantang menyebutkan nama itu "ku mohon.. hiks.. lepaskan.. ku mohon" mata itu terpejam saat ia tak sanggup lagi menyaksikan dan merasakan semua yang terjadi ini "Tolong aku!" Teriak Keyra dengan segala kekuatan yang tersisa.

Mata indah itu masi setia terpejam seolah hanya tubuhnya yang berada disana. tapi, tidak untuk jiwanya.

Mendengar Keyra yang meminta tolong menyebut nama pria lain. Membuat darah yang ada di kepala kenzo mendidih, Lantas pria itu beranjak dan meninggalkan Keyra yang masih menangis terisak.

BUKK!!!

 Kenzo menutup pintu dengan Kasar. Menuju salah satu mini bar yang ada di dalam mansion. lalu menyesap sebotol Vodka dengan perasaan gusar. rasa kecewa kini membalut hati dan fikiranya.

                   🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Kenzo mulai membuka mata indahnya dan sayup-sayup silau Sinar matahari seakan menusuk bola matanya. Kepalanya pusing karena sisa mabuk semalam. Pria tampan itu bangkit dan menuju kamar untuk membersihakn tubuhnya.

setelah selesai dengan segala rutinitasnya Kenzo kembali menyusuri lantai mansion untuk menikmati sarapan pagi, seolah semua kekesalannya tadi malam telah sirna, hilang bersama menghilangkan kegelapan malam tapi apa yang ia dengar saat ini malah memacing kembali Amarah pria tampan itu "Maaf tuan. Nona Keyra sakit. Dia sela..-"

"Apa hal sekecil itu pun kau harus melapor padaku!" Bentak Kenzo dengan tatapan tajamnya "telfon Luna suruh periksa wanita itu!" sergah Kenzo pada pelayan wanita itu. Demi Tuhan, Kenzo berharap tidak ingin mendengar nama wanita itu lagi saat ini.

"B..baik Tuan" pelayan yang ketakutan itu berlari kecil meninggalkan Kenzo, mereka salah besar jika berfikir bahwa Kenzo akan brubah menjadi baik, contohnya saat ini. Ya, inilah wajah asli pria itu. seorang pria kesepian yang tak memiliki hati.

Setelah beberapa saat berlalu, Kenzo sedari tadi hanya bisa mengacak makananya.Bisa di katakan Tatapannya memang ke sajian dalam piring itu. Tapi pikirannya terus tertuju pada wanita yang ia dengar kini telah jatuh sakit. sekeras apa Kenzo mencoba acuh tapi saat ini hati dan pikiran sepertinya mengkhianati dirinya sendiri.

"Shit!" Kenzo beranjak meninggalkan meja makan, langkah lebarnya menuju lantai dua di mana letak kamar Keyra. Namun, langkah kakinya kembali terhenti. khawatir pada seseorang bukanlah gaya Kenzo, dan ini tak boleh terjadi

Kenzo terus berdiri di depan pintu kamar berwarna putih itu. Saat ia hendak melangkah meninggalkan pintu kamar, Sayup-sayup ia mendengar teriakan Keyra meminta tolong, karena pintu itu tidak tertutup dengan rapat. Dengan langkah sigap Kenzo berlari masuk ke dalam kamar, dan melihat Keyra yang meringkuk di balik selimut tebal, seperti janin dan terus mengigau.

"Hey" Ucap Kenzo lembut seraya menepuk pelan pipi Keyra. Merasa suhu tubuh Keyra yang sangat tinggi, membuat sesuatu yang tak pernah ada dalam dirinya muncul, mungkin rasa khawatir?. Entahlah yang jelas sekarang Kenzo merasa bersalah Karena kemarahannya, ia menyakiti gadis ini.

"Tolong lepaskan aku!. Jangan!" Keyra mendekap erat dadanya seolah sekarang ada orang yang ingin merobek pakaian itu "hiks... ku mohn jangan" teriak Keyra dengan mata yang masih setia terpejam.

Setiap kata yang terlontar dari bibir Keyra, bagai belati yang menghujam jantung Kenzo "Maafkan"

Kenzo menelan salivanya yang terasa sekeras batu "Maafkan aku sayang, maafkan aku" Kenzo naik ke atas ranjang dan menarik tubuh Keyra untuk masuk kedalam dekapannya sehingga membuat Keyra tersadar.

 "Tu.. tuan tolong aku" Keyra membalas pelukan mencoba mencari pertolongan disana " O... orang itu datang lagi" dia seperti ketakutan dan membuat kenzo kembali merasa janungnya seperti teremas hebat "Dia akan memperkosaku" Keyra menatap mata Kenzo dengan terus memohon pertolongan "Tolong selamatkan aku".

Kenzo tak tuli untuk menyadari sikap dan mendengar setiap perkataan Keyra. Terdiam tidak paham dengan situasi ini, Seharusnya gadis itu takut padanya, berlari menjauh. Bukan malah meminta perlindungan darinya. Karena pria yang tadi malam hampir memperkosa wanita itu adalah dirinya.

Pintu kamar terketuk dan terbuka. Masuklah seorang Dokter wanita paruh baya yang masih terlihat cantik meski usianya tak lagi muda. Luna, Dokter kepercayaan keluarga Kenzo.

setelah melakukan serangkaian perawat sekarang Kenzo dan luna tengah berbincang di ruang keluarga, untuk membahas apa yang terjadi pada Keyra.

"Dari yang ku periksa. Sepertinya dia mengalami trauma" ucap Luna menjelaskan "Aku juga telah memberi obat penenang"

"sejenis Depresi?" tanya Kenzo memastikan

"kurasa begitu"

"Apakah.. hmm apakah termasuk Depresi berat?"

"Entahlah" Luna mengendikan bahu, karena ini memang bukan keahlianya "Coba kau bawa dia ke psikiater" luna mengeluarkan selembar kartu nama dari dalam tas hitam miliknya "Ini kartu nama dokter Anna. Temui dia secepatnya"

Kenzo mengambil kartu nama itu dan meneliti nama yang terpampang di dalamnya.

                   🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

"Menurut hasil pemeriksaan nona Keyra pernah mengalami kekerasan seksual dimasa lalu, Dan ini belum tertangani dengan benar sehingga berdampak untuk saat ini" jelas psikiater itu

"Tapi yang sedikit membingungkan" Dr.Anna mengehntikan kalimatnya dan melihat kertas yang ada di tanganya.

"Nona Keyra setelah sadar dia menjadi orang yang berbeda, seakan-akan tekanan yang dia alami tidak berdampak apa-apa padanya. Dan belum pernah terjadi kasus sperti ini sebelumnya" jelasnya kembali.

Kenzo hanya diam memperhatikan setiap ucapan wanita cantik itu.

"Masalah yang di alami nona keyra termasuk depresi berat. sehingga bila ia di hadapkan dengan siatuasi yang sama, rasa cemas itu akan muncul secara berlebihan"

"Tapi mungkin dia mempunyai jiwa yang bagus sehingga depresi yang ia alami hanya berefek sesaat saat dia mengalami tekanan yang sangat kuat." jelasnya lagi

"Jangan buat ia merasa tertekan dan kita perlahan akan mencoba mengobati traumatik yang dia alami"

 

 "Baiklah dan terimakasih" Kenzo menjabat tangan psikiater itu. Dan melenggang menemui wanitanya.

                 🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

"Apakah kau merasa lebih baik?" Tanya Kenzo lembut seraya duduk di sisi ranjang di samping Keyra. Hari ini Keyra terlihat lebih baik dari semalam sebab Semalam ia terlihat seperti zombie yang haus akan korban.

"I..iya Tuan" Keyra yang menyadari kehadiran Kenzo, bangkit dan mulai mengeser duduknya.

Maafkan aku Ara. Karena dengan kemarahanku, sekali lagi kau harus mengalami hal ini, maafkan aku. Padahal aku sudah menyadari hal ini. Tapi aku malah melakukanya.batin kenzo

Keyra tak sengaja melirik jam di atas Nakas langsung beranjak hingga, cekalan tangan Kenzo menghentikan pergerakannya.

"Mau kemana?"

 "Ini sudah jam 10, Tuan. Aku harus segera ke kantor"

"Kau masih sakit, istriahatlah!" Kenzo memberi isyarat dengan matanya untuk Keyra kembali untuk berbaring di ranjangnya.

"Tapi-"

  

"Berbaring di sampingku atau ku pecat kau sekarang juga!!!" tegas Kenzo.

 Keyra hanya menurut seperti anak anjing, gadis itu memilih untuk tidur dalam dekapan Kenzo.

"Maafkan aku" kata Kenzo sembari mengecup puncuk kepala Keyra.

Keyra yang berada di dada Kenzo mendongakkan kepalanya menatap wajah pria tampan itu. seketika ingatan tentang pristiwa menyakitkan di kantor kemarin melintas di fikiranya.

 "kau tidak perlu minta maaf Tuan" Keyra mencoba memaksakan senyumanya "Aku memang jal*ng"

"Tapi, sungguh! aku berani bersumpah bahwa aku tidak menamparnya, percayalah!" Ucap Keyra mencoba menjelaskan lalu kembali membenamkan wajahnya di depan dada bidang Kenzo. Tak siap mendengar kata-kata menyakitkan seperti kemarin.

Kenzo menghela nafas pelan "Kau wanita ku,bukan j*lang, dan aku tahu itu"

"Tapi kenapa kau memarahiku?"

"Kata-kata itu untuknya, aku sudah membereskan Beatrix. Kalo itu yang kau mau"

"Apa?"Keyra sedikit terkejut dan mendongak kepalanya menatap Kenzo lagi "Kau meledakkan kepalanya?" tanya keyra dengan polosnya

"Tidak" kenzo tertawa geli dan mengecup kepalanya Keyra lagi.

"hanya memberikanya pelajaran kecil padanya karena dia telah berani menyakiti wanitaku"

 "Lalu kenapa kau memarahiku begitu. Jelas-jelas kau menatapku kemarin"

"Karena kau melakukan kesalahan" kata Kenzo sekenanya

 "Apa?"

 "Kau membiarkan Elroy menyentuh tanganmu. Dan kau makan siang bersama, Tertawa bersama dan Aku benci itu" Kenzo menjelaskan semua daftar kesalahan Keyra.

"Semua yang ada pada dirimu adalah miliku! hanya miliku! bahkan senyumanmu juga milikku!" kata Kenzo tegas dengan menatap lekat-lekar mata Keyra.

"Diakan sepupumu?" ucap Keyra mencoba membela diri "Dia membuatku terjatuh lalu dia menawarkan mak-..." perkataan Keyra terpotong.

"Lalu bila dia menawarkan cinta apakah kau menerimanya?" Tanya Kenzo datar, tapi jelas jika pertanyaan itu adalah pertanyaan mematikan.

  "...." Keyra terdiam, tak mampu membalas, karena sepertinya Kenzo benar-benar tak menyukai semua itu.

 "Aku menyayangimu" ucap Kenzo mencoba mencairkan suasana "Aku tahu siapa Elroy, aku sangat mengenal baik siapa dia, dia tidak sebaik yang kau pikirkan" jelas Kenzo mencoba meyakinkan Keyra.

"Dia itu Devil berwujud manusia. jika Dia bisa, maka dia akan mencampakan wanitanya begitu saja"

Lalu bedanya denganmu apa? Batin Keyra

"Aku menikahimu dan Kau adalah wanitaku" ucap Kenzo tegas seolah mendengar kata hati Keyra.

Ya, Dia merasa lebih baik dari Elroy dengan statusnya saat ini, dia telah menikahi Keyra. Padahal jika di bandingakan, ia jauh lebih kejam dari Elroy. Ah ralat! sama saja, Karena sosok Elroy lebih tidak pandang bulu saat murka.

"Baiklah" jawab Keyra malas, tak ingin melanjukan perdebatan ini.

"Apa yang kau lakukan terhadap Beatrix?" Tanya Keyra yang masih setia membenamkan wajahnya pada dada bidang Kenzo, ia masih sedikit penasaran. ia takut jika Kenzo melakukan hal buruk pada Beatrix.

"Hanya memberikanya sedikit pelajaran. supaya, ia tidak berani menganggu wanitaku"

"Jangan menyakiti wanita Ken. Aku tahu kau pria yang baik"

"Ara" Kenzo menarik wajah Keyra untuk menatapnya "Berhentilah bekerja! aku sangat mampu untuk memberikan uang untukmu"

" Kau tahu jelas bukan itu tujuanku bekerja. Aku tahu kau Tuan maha kaya"

"Tuhan lebih kaya dan lebih berkuasa dari pada aku, Ara"

"Aku hanya tidak suka mereka menceritakan hal buruk tentangmu"

"Biarkan saja" Keyra tersenyum manis seolah ia tak pernah menaggapi hal itu "Aku senang dengan begitu mereka senantiasa mengingatku" kata keyra yang tertawa pelan.

"Apakah kau tidak sakit hati?"

"Tidak"

Kenzo yang mendengar hanya tersenyum dan menaikakn satu alis tak mengerti, karena jika itu dia. mungkin semua orang yang menceritakanya hanya tinggal nama sekarang.

  

"Aku berusaha tidak membenci siapa pun. Dan aku lahir juga tidak untuk di cintai semua orang. karena Seberat apapun hidupku saat ini pasti ada yang jauh lebih menderita dari pada aku" jelas Keyra.

 Wanita ini lama-lama akan meruntuhkan aku.batin kenzo.

"Apa kau membenciku?" Tanya Kenzo.

 Keyra mentap mata biru Kenzo menampilkan ekspresi seolah bingung.

"Karena bertemu denganku. Kau harus menjalani kehidupan seperti ini, maksudku menikah di atas kertas saja"

"Tidak, selama kau bisa menjaga sikapmu"

 Untuk tidak terlalu baik padaku, sehingga aku yang bodoh ini tidak salah lagi menanggapinya.batin keyra.

 "Semua ini takdirku, ku harap setelah nanti kita berpisah kau akan mendapatkan wanita yang lebih baik" Ucap Keyra tulus, menampilkan senyum yang manis dan tak munafik jika balik senyum manis itu terdapat luka besar yang menganga lebar.

 Kenapa aku merasa sedikit tidak terima akan kata katanya. Kau hanya pria brengsek yang tidak akan pernah mendapatkan cinta Ken. Termasuk cinta mom.. apa lagi gadis ini. Dia terlalu baik untuk mu Ken.batin Kenzo.

"Bolehkah aku bertanya masa lalumu?" tanya Kenzo pelan, bahkan ia ragu akan pertanyaanya.

"...." tidak ada jawab dari Keyra

"Tidak usah di paksakan. Aku tidak akan memaksamu" ucap Kenzo seraya memeluk erat tubuh Keyra. lalu kembali mendekap tubuh Keyra.

Keyra melepaskan dekapan Kenzo dan mendudukan tubuhnya hingga kaki itu menyentuh lantai, membelakangi Kenzo. Ia menatap jendela seolah menerawang.

**TBC

kalo ad yang nnyain kapan up

ay boleh dong nnyain kapan komen yang lucu 🤣

jangan lupa like komen and vote centakuh 🤣**

1
comelciripa
padahal wes 6 taun tp kok yo jek setia tak enteni 🤭
Septian maulana
wow rekomendasi yang bagus
Septian maulana
oke kaka
❤️ Chie Bunchiez ❤️
2026 kembali kesini berharap ada Ilham buat kak ay lanjutkan kisah Ryn sama Zayn 🥹
💝iin82..🌾🌝
i'am back Ayraaa...
sekarang udh banyak iklan ky yg lain.hahaha
Hapi Zah
aku selalu kembali baca novel mu ay. Entah sudah yg keberapa kali aku balik ke novel²kamu ay, ay aku masih menunggu kelanjutan zayn🤍
ay semangat ya sehat selalu di sana😘
💕🥢ᴆ⃝ᴘ_ᴘɪᴘɪ🕯🧚💕
kak sugar baby
🕊️Sᴜ̽ɢᴀя Bᴀ̈ʙʏ͍ OFF😴: 🤣🤣🤣 buset dahh
total 1 replies
🕊️Sᴜ̽ɢᴀя Bᴀ̈ʙʏ͍ OFF😴
tes
Vonny Fitrian
bagus bgt ga bosen udh 3x baca seru...
Nur Azmi
aaaayyyyyy,,,,, udah 2025 ne ha, belum juga dirimu lanjut,,,berkarat menunggu
FATIMAH INGGERIYANY BANGUN: masih nunggu kk ay... ayo dong lanjutin. aku kangen karya mu kk ay.. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 8 replies
Budi Sulis
Luar biasa
Wulan Arjodikromo
Aayyy astoge dragon, udh 4 tahun inih Zayn belum kewong-kewong jg, udah keburu ditinggal Liam pula sih Zayn, dimana, dimana, dimana sih Ay, Ay 😥
PutriLaut
Assalamualaikum kak ay..Akak ay mana dah lama saya tunggu akak
Nur Azmi
aaaaaaaaaayyyyyyyyyyy............kamu kemana,kenapa,ada apa,mengapa?????????????😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Nur Azmi
y sama kita,,,AQ mulai baca lg,,ay ny Tah kpn mau up lg
Nur Azmi
ooohhhh ay,,,dmn dirimu aqu udah karatan ne nunggu up ny,,dr 2019-2024 blm juga lg,,,kemn dirimu ay😢😢😢😢😢😢😢😢
Nur Azmi
blm jga up,,,udah 3 pulak anak ku sekarang,,, ohhh ay kemana dirimu q menunggu lanjutan ny ini udah 2024 ini,,,,??? pindah lapak kah...???
Regina Kandou
sdh berkali kali bolak balik bca novel ini tp pas di part ini tetap sja lolos 😭😭
Narulita Gemoy
lama banget up ya ay...aku baca dr 2019 dan sekarng april 2024 lho kok lum up2😭😭
Narulita Gemoy: pindah planet kayaknya😁
total 2 replies
Ciomeyy Sihombing
Ay😢, aku masih nunggu lohh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!