" Ketika hari-hari bahagianya berumah tangga harus sirna karna kehadiran orang ketiga. Apakah Ashima akan mempertahankan rumah tangganya? Atau menyerah dengan cinta tulus yang telah lama dirajutnya dengan Darren, suaminya? "
#Mari mampir di novel " Sang Ratu "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fikriyah Al lailiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 11
Shima memainkan ujung rambutnya sambil memandangi laptopnya yang masih menyala. Lagi, ia membuang nafas berat. Tak ada satupun inspirasi yang mampir ke otaknya. Ternyata membuat novel tak semudah membuat narasi berita. Memikirkan alurnya saja sudah membuatnya pusing, belum lagi penciptaan tokoh yang bisa menarik perhatian si pembaca makin membuatnya garuk-garuk kepala.
Baginya, lebih mudah menulis narasi berita. Alur dan tokoh sudah tersedia, tinggal mengemasnya agar lebih menarik untuk disimak. Ceritanyapun berdasarkan kenyataan yang ada. Tak harus berkhayal penuh untuk menciptakannya.
Frustasi, dimatikanlah laptopnya. Lebih baik ia membantu bu Darmi membereskan rumah. Shima bangkit dan keluar dari ruang kerjanya. Dilihatnya rumah sudah tertata rapi sedang bu Darmi terlihat tengah menyetrika pakaiannya.
" Ada yang bisa saya bantu bu? " Tanya Shima
" Gak ada nyonya, sudah beres semua "
" Yah.. saya ngapain dong bu? "
" Nyonya santai-santai saja nonton tv "
" Saya jenuh bu. Sudah biasa kerja soalnya "
Bu Darmi tampak tertawa ringan mendengar keluhan majikannya itu " Nanti lama-lama juga biasa nyonya " sahutnya.
" Enaknya ngapain ya bu? "
" Nyonya bisa shopping, atau main kerumah teman nyonya "
" Oh iya, wah.. ide bagus itu bu " Shima segera mengambil ponselnya. Dicarinya nomor Shila pada kontak yang tersimpan di ponselnya.
" Hallo, dek. Lagi Dimana? "
" Masih dikampus kak, baru aja selesai. kenapa? "
" Temenin kakak ngemall yuk "
" Ayuk.. kita ketemuan ditempat biasa ya.. "
" Oke.. setengah jam lagi kakak sampe "
Shima segera berlari kekamar dan mengganti pakaiannya. Wajahnya dibiarkan polos tanpa make up cukup dengan liptint tipis-tipis agar tidak terlalu pucat. Wajah Shima memang sudah cantik alami, kulit kuning langsat membalut tubuhnya. Hidung mancung dan mata lebar serta bulu mata yang lentik tak membuatnya harus memakai maskara. Alisnya bertaut rapi tidak tebal ataupun tipis masih indah meski tanpa pensil alis. Rambutnya lurus terurai sebahu. Cukup pelembab dan liptint sudah membuatnya terlihat sangat cantik.
Dikendarainya motor matic kesayangannya. Motor yang ia beli sendiri dari menyisihkan sedikit gajinya. Cash! setelah menabung 2 tahun lamanya. Memakai motor lebih efisien daripada naik kendaraan umum. Karna ia terbiasa dikejar deadline untuk beritanya, motor adalah pilihan yang tepat untuk mengejar waktu.
Ia segera memarkirkan motornya dilantai basement Mall. Tujuannya adalah foodcourt tempat ia dan adiknya selalu makan. Tampak seorang gadis dengan rambut yang dicepol mengaduk-aduk minumannya. Adiknya itu memang k-popers banget deh. Dari cara berpakaian sampai make upnya pun k-pop abis. Sebenarnya Shima juga hobby dengan drakor, tapi kalau untuk mengikuti style nya sih Shima masih mikir-mikir lagi. Malu sama umur!
" Udah lama, dek? " Tanya Shima sambil menyeret bangku lalu didudukinya.
" Baru kok. Makan dulu apa nonton dulu? atau kita mau belanja? "
" Makan dulu deh, tar kita belanja aja ya.. kalo masih sempat nonton ya kita nonton, kalau g sempat kita langsung pulang ya "
" Terserah kakak aja deh, kan kakak yang bayarin " Shila cengengesan. " Oh ya, kakak mau makan apa? "
" Kakak mau bakso sama es kelapa deh "
" Oke, aku pesen dulu ya "
Shima memandangi punggung adik semata wayangnya itu. Tak terasa ia sudah beranjak dewasa dan cantik. Semoga kamu selalu mendapatkan yang terbaik, Shila.
Shila membawa semangkok bakso dan mie ayam serta 2 gelas es kelapa muda. Seperti biasa, mereka makan sambil mengobrol.
" Kak, bagaimana setelah menikah? Bahagia gak? "
" Banget! pokoknya nikah itu indah deh "
" Ah.. jadi iri akutuh "
" Eits.. selesein dulu kuliahnya. Jadi anak yang berbakti dulu sama orang tua. Baru mikirin nikah "
" Iya.. iya.. aku cuma becanda kok kak "
" Ibu gimana kabarnya? Sehat? "
" Sehat kak. Pesanan jahitannya lagi ramai sekarang "
" Bilang sama ibu jangan capek-capek. Meskipun kakak udah gak kerja sekarang, tapi kakak akan usahakan mentransfer uang untuk biaya kuliah kamu "
" Aku ada rencana mau kerja kak. Yang paruh waktu aja. Biar gak terlalu nyusahin kakak dan ibu "
" Boleh kerja, asal gak mengganggu kuliah kamu "
" Siap! ayuk ah kita shopping! " Shila sudah tak sabar " ada butik baru yang buka lho kak, untuk hari ini diskonnya 50% all item "
" Wah.. ayuklah! Bukannya bilang dari tadi " Keduanya langsung ngeloyor ke butik terbaru begitu mendengar kata diskon.
Shima terhenti sejenak melihat sosok yang di kenalnya sedang duduk santai disofa butik. Ia mendekat memastikan bahwa sosok itu adalah sosok yang dikenalnya..
tambahin chapther extra ya dong thor,padahal seru loh ceritanya😞
sinih siniih.. tk puk puk.. ben adem atimuuu..
kasian mas Darren..😣😣😣
omng2..Tian ini pasti mr.Kim bosnya mas Darren kan??
pake bangeeet lagee thor😂😂😂
waduuuh..
lanjuut deh..
klo IRT .. jadi Ibu Rumah Tangga doonk😁😁