NovelToon NovelToon
The Perfect Match

The Perfect Match

Status: tamat
Genre:Contest / Badboy / CEO / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 5
Nama Author: Dhea Novita

Valerie, seorang super model yang sempurna. Garis wajahnya yang cantik terpahat sempurna bagai bidadari dunia, sedangkan lekukan tubuhnya seakan diciptakan oleh iblis untuk menggoda para kaum pria.

Hatinya terpaku pada sosok CEO dingin, tak memiliki hati dan mulut tajam. Sedangkan disisinya selalu ada Carl, Aktor tampan yang memiliki profesi sepertinya, hingga semua media mengiring opini bahwa mereka memiliki hubungan special.

Namun kejadian naas menimpa Valerie, sang CEO ,Kenrich, tiba-tiba mendekatinya. Hingga sebuah skandal dirinya selingkuh tersebar ke media, semua citra yang sudah ia bangun harus runtuh karena skandal cinta segitiga antara seorang Valerie dan kakak beradik itu.

Bagaimana cara Valerie menghadapi semua ini? haruskan mengejar Kenrich, namun nama baiknya akan tercoreng. Atau harus sang adik? Carl. Namun Valerie hanya menganggapnya sebagai teman, tidak lebih dari itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Begitu Dekat

"Aku ingin menagih janji mu." Jantung Valerie terhenti seketika. Ken mengulurkan tangannya, menyelipkan anak rambut kebelakang telinga.

"Sudah berapa banyak pria yang kau goda? Apa saat itu kau menuntaskannya pada Carl? Seberapa sering kau melakukannya dengan Carl hingga saat ini." Senyum Ken benar-benar merendahkan nya. Pikiran pria itu selalu buruk padanya!.

Valerie berusaha menampilkan senyum sinis.

"Itu sudah lama. Aku saja sudah melupakannya janji ku. Apa kau sangat menginginkan ku hingga menangih janji lama itu? Miris." Ejek Valerie. Namun bukannya ekspresi kesal yang ditunjukan Ken. Pria itu malah tersenyum nakal dan mendekatkan wajahnya.

"Tidak masalah. Aku akan mengingatkan mu."

Wajah Kenrich samakin dekat mulai mencium samar rahangnya, bibir pria itu tidak menempel, hanya bergerak samar dan mampu membuat bulu kuduk meremang. Perlahan ia turun ke leher indah Valerie. Mengendus wangi parfum yang memang biasanya Valerie gunakan di titik tertentu.

Valerie menahan nafasnya. Wajah Valerie terangkat, nafasnya mulai tak beraturan. Hawa dalam ruangan begitu panas.

"Uh." Valerie mengeluh saat hidung Ken bermain di lehernya. Seketika itu pun Valerie malu, ia merutuk kembali.

Untuk pertama kalinya ia seintim ini dengan seorang pria. Biasanya ia selalu mengingatkan posisi mereka yang tak setara, membuat pasangan model pria nya agar sadar diri dan tidak berani melakukan hal kurang ajar seperti Ken sekarang.

Ken mengangkat wajahnya. Memperhatikan raut wajah Valerie yang mulai berbuai.

Wajah Ken semakin dekat, kini ia tertuju pada bibir menggoda itu. Ia menyisakan jarak 1 cm, menatap Valerie yang sudah menutup matanya, seakan menanti, terlihat dari bibirnya yang menanti, terbuka sedikit dan bagaiman Boomerang bagi Ken, ia berusaha tidak menempelkan keduanya.

"Tutup bibir mu sayang. Kita tidak mungkin melakukannya disini." Rasanya ingin tertawa saat dengan refleks bibir Valerie tertutup. Wajah wanita itu memerah.

"Jika kau mau kita bisa meneruskan nya di tempat lain."

Bidikan cahaya kamera tak mengganggu nya, ia terlalu terbawa suasana.

"Ya bagus Valerie! Aku suka ekspresi mu yang natural dan menghayati peran." Teriakan Jack yang puas membuat Valerie dengan cepat mendorong Ken, pandangan pria itu kurang ajar. Menatap tubuhnya dibalik baju tidur malam yang tipis ini.

Ken berdiri sambil mengambil kembali kemejanya. Mengancingkan secara perlahan dihadapan Valerie. Seakan memberi tahu jika sebentar lagi otot-otot indah itu akan menghilang di tutup kemeja. Ingin rasanya ia memasukan Ken kedalam lemari, menguncinya dan membiarkannya kehilangan nafas. Ken membuatnya hilang kendali!.

"Valerie, lakukan yang seperti tadi dengan Jim. Kalian akan menjadi pasangan model yang pas."

Rahang Ken mengeras, ia berbalik dan menatap Jack lalu menatap CEO wanita dari Donna.Inc.

"Aku tidak ingin menjadikan dia sebagai model pakaian malam ini. Carikan model wanita yang pas. Dia terlalu kaku. Nona Valerie lebih cocok menjadi model dress kita nanti." Ujar Ken dengan wajah datar.

Valerie tidak terima, ia berdiri dan berjalan memutari tubuh Ken, berdiri dihadapan pria itu dengan wajah geram.

"Apa yang kurang dari ku? Jangan merusak pekerjaan ku!"

Pakaian ini untuk orang dewasa, aku ingin ekspresi dan tingkah yang nakal saat digunakan, bukan seperti patung dan wajah tegang seperti itu. Valerie mengepalkan tangannya. Namun suara Jack menghentikan protesan yang akan keluar dari mulut Valerie.

"Tapi Valerie sangat bagus Mr.Alvaron. kau ingin melihat hasil foto tadi?"

1
Altafun Nisa
valery plin plan
Altafun Nisa
valery plin plan
membaca dalam diam
iddihhhh 🙈🙈
membaca dalam diam
sama sama jahat sih wkwkwk jahat teriak jahat rasanya ga seru carl
🌸 𝑥𝑢𝑎𝑛 🌸
cerita yang sangat menarik
Inaherlinasofia
klo di kerjai balik baru tahu rasa🤣🤣
Inaherlinasofia
jangan lama yaa kasian jg😥
Inaherlinasofia
ternyata masih di segel🤣🤣
Inaherlinasofia
blom tahu aja klo blom tersentuh siapapun 😅 klo dah merasakan pasti nya ketagihan dan menyesal kenapa tidak dari pertama 😅😅
Inaherlinasofia
Iya lah orang anakmu butuh biaya karena sakit
Inaherlinasofia
ken,, ngga sadar klo dia sudah mulai jatuh cinta 🤭
sakura
..
💕febhy ajah💕
buhahahahahaha
CIA dilawan
yhoenietha_njus🌴
ken bucin duluan
Windy Dewanti
apaan carl. bilang amber wanita penggoda tp bilang "kamu enak amber" waktu lg bercinta. sadar carl?
Yani Aja
keren
Marhaban ya Nur17
pantesan dicari g nongol ye 😀 ternyata ada nya dilapak sebelah
Marhaban ya Nur17
rasain carl
Marhaban ya Nur17
sekarang yg tom n jerry Justin ama Richard 😁😜
Marhaban ya Nur17
ampuhkan se bumil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!