NovelToon NovelToon
Jodohku Kak Jesselyn

Jodohku Kak Jesselyn

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:889
Nilai: 5
Nama Author: Izza naimah

Areksa Rexander seorang selebriti yang bertemu dengan seorang gadis cantik pemikat hatinya bernama jesselyn stevania yang merupakan mantan pacar dari sang kakak.

bagai manakah kisah cinta Areksa dan Jesselyn???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Izza naimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

di minimarket Alaska memilih beberapa belanjaan untuk di kamarnya dan 3 bungkus rokok.

" totalnya berapa Mbak?" tanya Alaska pada kasir minimarket itu.

"400 rb kak" sahut kasir itu se dari tadi terlihat mencuri-curi pandang kepada Alaska dan seperti dia tahu bahwa itu adalah Alaska sang selebriti yang sedang naik daun.

: biar sekalian saya aja yang bayar" Timpal Jesslyn saat Alaska akan mengeluarkan kartu atm-nya.

"gak... gak usah Kak" tolak Alaska.

" sekalian aja Mbak totalnya punya saya" titah Jesslyn pada kasir minimarket itu dan tanpa menanggapi ucapan Alaska. Alaska hanya melirik ke arah Inara dan Inara hanya mengedipkan bahunya.

" sekalian kopi ini mbak" Timpal Inara yang menyerahkan 3 cup kopi panas kepada kasir.

setelah melakukan pembayaran Jesselyn dan Inara duduk di bangku yang telah disediakan oleh minimarket itu, tepatnya di depan minimarket.

" Kak makasih ya" ucap Alaska. dia merasa tidak enak dengan apa yang dilakukan oleh Jesselyn.

" sama-sama" sahutnya.

" Duduk dulu Al. kita minum kopi dulu" ajak Inara yang telah duduk disusul oleh Jesslyn.

" Ayah duduk sini kita udah beli tiga kopi, bentaran doang kok. Lagian nggak usah takut kita berdoa tante-tante baik hati" seru Inara membuat Alaska tertawa.

" Kakak ada-ada aja" sahut Alaska kemudian ikut Duduk diantara dua wanita cantik itu. meskipun usianya terbilang cukup matang namun keduanya terlihat awet muda.

mereka sedikit berbincang namun obrolan itu lebih didominasi oleh Inara dan Alaska. Inara cukup dekat dengan Alaska karena dulu dia sering bermain ke rumahnya.

Alaska Tropical orang yang ceria, sopan walaupun sedikit Tengil, dan sangat seru jika memang sudah akrab. dia juga sangat friendly terhadap siapapun. siapapun yang dekat dengannya akan merasa cukup nyaman dan itulah yang menyebabkan Alaska banyak fans. alas kasih humble itulah julukan dari para fans-fansnya begitupun dengan orang sekitarnya.

" gue nggak nyangka lo bakal segede gini, dulu lo pendek banget, kurus lagi" ucap Inara.

" Kak jangan buka aib gue dong" protes Alaska.

" gue nggak omongin ditolak Masjid kok, aman" sahutnya asal.

" Oh, ya.

" Kak Jesslyn udah deket banget ya sama Abang?"

" cuma beberapa kali ketemu aja" sahut Jesselyn.

" dia itu mah orangnya sibuk, makanya susah dapat jodoh" nempel Inara.

" Elu aja kayak yang udah dapat jodoh" cibir Jesslyn.

" lah kan Juan jodoh gue"

" yakin Mas Juan bakalan nikahin lo?"

"eh, Anjer mulut lo, Gua yakin Juan itu jodoh yang Tuhan kirim buat gue!" ucap Inara begitu yakin.

" Buktinya dia nggak nikah-nikahin lo. pacaran udah sampai belasan tahun kayak kredit rumah. kredit rumah juga udah lunas kali, nar" cibir kembali Jesslyn.

" Sialan loh, itu juga gara-gara lo yang terlalu porsir kerjaan buat laki gue" protes Inara menyalahkan.

Juan adalah pacar Inara, mereka menjalani hubungan Semenjak mereka SMA sampai dengan sekarang, dan Juan juga adalah sepupu dari Jasmine yang kini bekerja sebagai asisten pribadi Jesslyn.

Alaska senyum simpul melihat perdebatan kedua gadis cantik di hadapannya. kopi panas di atas meja pun Alaska minum dengan perlahan sembari melihat keduanya.

" gue ngerokok ya?" izin Alaska dan diangguki kedua wanita itu.

" lo kenapa Pengen Jadi Artis Al?" tanyain Inara.

" pengen banyak duit gue Kak" sahutnya jujur.

" emang uang jajan dari nyokap bokap lo kurang apa?"

" Nggak kurang buat gue doang, tapi kan gue punya cewek Kak. masa iya gue ngandelin duit bokap gue" sahut Alaska.

"dih, si bocah udah punya cewek ternyata" seloroh Inara.

" lo kalah sama bocah jess" lanjut Inara meledek sahabatnya.

" gue nggak butuh cinta. Gue butuh duit" sahut Jesselyn.

Dengan kepulan asap rokok di mulutnya, Alaska menatap sejenak wajah Jesslyn setelah mengatakan itu. Independen wamen, itulah dua kata yang disematkan oleh Alaska kepada Jesselyn. cantik, pintar cari uang, tajir melintir Tapi semua laki-laki akan dibuat takut olehnya. dan pantas saja di usianya yang nyaris kepala 3 masih berstatus jomblo. jangankan laki-laki lain, Alaska saja merasa ngeri jika dihadapkan dengan Jesselyn,bukan karena takut tapi lebih ke minder.

Tidak terasa satu jam mereka duduk santai ngobrol kesana kemari, Alaska memutuskan untuk kembali ke hotel karena kedua temannya terus menanyakan keberadaannya, mereka juga menanyakan jajanan yang di beli oleh Alaska.

"kak, gue duluan ya" pamit Alaska.

"gak bareng aja? Jesselyn juga nginep di sana " sahut inara.

"lo mau nemenin gue nginep nar?"tanya Jesselyn.

"enggak lah, gue balik aja. bentar lagi Juan jemput gue, kalian kalo mau duluan, duluan aja" titah inara.

"gue tunggu sampek mas Juan dateng" putus Jesselyn.

" ya udah.lo tunggu bentar ya. lo sekalian temenin Jessy. takut dia di culik" ucap inara pada Alaska.

"siapa yang mau nyulik gue jir" sahut Jesselyn.

" berondong ganteng, lo kan idaman para berondong. atau lo yang mau culik berondong" sahut binara Sambil tertawa. Jesslyn hanya memutar bola matanya malas.

" hati-hati diculik sama tante yang satu ini Al, dia lagi butuh belaian" lanjutin arah dan masih belum berhenti tertawa.

" sialan lo"

Alaska hanya tersenyum tidak ingin ikut menanggapi mereka.

5 menit kemudian Juan pun datang menjemput Inara.

" Sayang ayo masuk" ditah Juan saat jendela mobilnya diturunkan.

"iya, byee" Inara Melambaikan tangan.

"jessy lo hati-hati, kalau ada apa-apa kabari gue" teriak Juan sebelum menancapkan gas mobilnya.

" ayo balik" ajak Jesslyn setelah Inara dan Juan pergi.

"iya, kak" sahutnya dan mereka masuk ke dalam mobil. sebenarnya Alaska cukup gengsi Hanya duduk manis dan disetiri oleh perempuan, tapi dia tidak bisa protes, mulutnya terasa terkunci.

" Kakak kamu udah punya anak?" tanya Jesslyn tiba-tiba.

"ah! udah Kak. Kak Bian punya satu anak OTW 2" sahut Alaska.

" Oh baguslah"

" Kakak suka sama Kak Bian ya?" tanya Alaska.

"hah! enggak. kamu jangan salah paham. aku nanyain itu bukan berarti aku suka sama dia" maksudnya begitu gugup dan itu terlihat oleh Alaska.

' jangan- jangan ini cewek yang dulu bikin Kak Bian berantem sama papa gara-gara dijodohin. Kak Bian kan bilang dia udah punya calon, tapi Papa tetap maksa Kak Bian buat nikahin Kak Manda. Kasihan sekali ' Alaska membatin. walaupun saat itu dia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, Tapi alangkah cukup paham tentang perdebatan antara Kakak dan ayahnya.

mobil Jesslyn kini telah sampai di basement hotel dan mereka masuk ke dalam lift.

"kak. Makasih ya traktirannya" ucap Alaska sebelum mereka berpisah di lift.

" sama-sama" ucapnya begitu ramah kemudian tersenyum tipis dan di saat seperti itu sangat terlihat kecantikan aslinya.

" duluan Al" ucap Jesslyn saat pintu lift terbuka di lantai 4. sedangkan kamar Alaska ada di lantai 6.

" Iya Kak, See you next time" balas Alaska.

mereka Berpisah Di Lift itu dan Alaska Cukup puas, belanja cukup banyak tapi tidak mengeluarkan uang sedikitpun.

" rezeki anak soleh ini mah namanya" gumam Alaska menenteng kantong belanjaannya. fisik memang terlihat dewasa, namun Alaska tetaplah anak muda pada umumnya, dia menyukai uang, traktiran dan sejenisnya.

Brak.

Alaska menaruh sembarang kantong belanjaannya yang cukup berat di atas meja kamar hotelnya.

" nih buat kalian" ucap Alaska.

" lama banget lo Anjir" protes Marcel.

" Paling dia habis mojok dulu sama Sofia" Timpal Nando.

"oh, bukan dong. ini lebih hot, gue dapat tante-tante cantik dan tajir" sahut Alaska begitu bangga.

" mana ada segampang itu anjir" ujar Nando.

" itulah gue. sang pembawa keberuntungan. baru aja tadi ngomong kan, langsung jadi kenyataan. ucapan itu adalah doa. semoga tante cantik itu jatuh cinta sama gue Dan Royal sama gue, apapun yang gue pengen selalu jabanin" ucap Alaska terkekeh dan ditertawakan oleh kedua temannya.

" Mau alih profesi jadi simpanan tante-tante loh?" Sindir Marcel.

" kalau menguntungkan Kenapa nggak?" sahutnya asal. padahal hatinya masih tetap untuk Willa sang pacar.

" beneran nih anak mau jual diri" ucap Marcel.

" bukan jual diri, itu pekerjaan yang paling menyenangkan" sahut Alaska.

" ngaco lo. kena penyakit tau rasa lo! Udah ah, mana rokok gue" ucap Nando.

" nih buat lo, ini juga buat lo" Alaska memberikan masing-masing sebungkus rokok.

Alaska merebahkan dirinya di atas kasur, pandangannya kosong menatap langit-langit. namun pikirannya mengingat wajah cantik mantan calon kakak iparnya.

" Jesslyn stevania. Cantik, Kalau dipakaiin seragam putih abu-abu masih pantas banget kayaknya" gumam Alaska sambil tersenyum membayangkannya.

.

.

.

1
Anime aikō-kā
.
Soraya
perhatikan typonya thor lanjut
Soraya
perhatikan typonya thor
Soraya
typo parah
Soraya
banyak typo thor
Soraya
jasmin maksudnya jeslin ya thor
Soraya
Alaska bodoh🤔
Ariany Sudjana
sudahlah Alaska, ngapain kamu bertahan dengan jalang murahan seperti willa? dia hanya ingin harta kamu
Soraya
kayaknya Willa cuma morotin duit Alaska doang, typo thor lanjut
Soraya
lanjut thor
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!