Aku mematut diriku di depan cermin, memastikan penampilan sempurnaku malam ini seperti malam malam sebelumnya,Gaun hitam ketatku membalut tubuh indahku dengan sempurna,kaki jenjang mulusku terpampang indah hingga aku pastikan tak akan ada yang mampu menolak pesonaku.
Adalah aku wanita yang mencari uang lewat kepuasan para pria yang kesepian atau para pria serakah yang mementingkan nafsu dibalik kesetiaan mereka.
Aku adalah..
Wanita malam..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
No...!
Mery
Hotel Paradise kamar no 906
Pesan yang Baby terima sebelum keluar rumah,kini ia menatap hotel mewah tersebut dengan tatapan datar beberapa saat ia kemudian dengan percaya diri ia memakai kaca mata hitamnya lalu melangkah kedalam hotel tersebut,setelah bertanya pada resepsionis dilantai berapa kamar 906 berada ia langsung saja melangkah menuju lift.
Jari lentiknya menekan bel hingga pintu dibuka dari dalam,nemampakan seorang pria tampan dengan rahang tegas dan tubuh tegap nan se xy, Baby tersenyum setidaknya pria yang ia layani hari ini cukup tampan.
Pria di depannya memindai Baby dari atas kebawah,dan yang dilakukan Baby hanya perlu tersenyum maka pria di depannya sudah terpesona "Kau Baby?" tanya nya.
"Ya.." Pria tampan di depannya melipir seraya mempersilahkan Baby masuk.
Ketika Baby melewatinya,aroma tubuh Baby begitu membiusnya hingga dirinya langsung bergairah,Baby yang memang cantik nan se xy dengan tubuh menggoda langsung membuatnya terpesona.
"Kemarilah.." Pria tampan tersebut sudah duduk diatas ranjang.
Baiklah itu artinya pekerjaannya akan segera dimulai,Baby tersenyum lalu melangkah anggun menuju pria tampan yang sudah melepas kemejanya menampakan dada telan jang nya yang bidang,tanpa banyak kata Baby duduk dipangkuan sang pria lalu dengan jari lentiknya mulai menggoda dibeberapa titik sensitif yang Baby sudah hapal dimana saja kelemahan pria.
"Mery benar kamu memang menggoda" Pria tersebut mulai meremas pinggul Baby hingga Baby mengeluarkan ******* manja yang semakin membuat sang pria bersemangat "Bagaimana kamu memanggilku saat kamu or*gas*e jika kamu tak tau namaku" tentu saja pria tersebut tau apa syarat menyewa Baby jika ia ingin merasakan rasa wanita se xy di depannya ini.
"Bukankah yang terpenting adalah kepuasanmu tuan?" Baby mulai mendorong dada pria tampan tersebut lalu dengan gerakan menggoda mulai menggerakan pinggulnya hingga membuat siempunya menggeram,bahkan Baby bisa merasakan milik pria dibawahnya mengeras dan membesar dengan sempurna.
"Oh.. baiklah tunjukan padaku buat aku puas" Baby tersenyum lalu jemari lentiknya mulai membuka kait celana yang menjadi penghalang lalu meloloskannya.
Baby menunduk dan mulai meremas dan menaik turunkan jemarinya dengan gerakan pelan nan menggoda.
Bisa ia lihat wajah gelap sang pria yang mulai menunjukan keserakahannya dan menginginkan lebih.
Baby menggigit bibirnya lalu mulai meloloskan gaunnya dan merangkak naik keatas sang pria yang dan melakukan tugas intinya.
"Ah.."
.
.
.
Baby menatap datar pintu kamar mandi yang tertutup, setelah pergulatan panas kini sang pria sedang membersihkan tubuhnya.
Baby mengalihkan tatapannya ke sekeliling kamarnya sebuah kamar VIP yang sengaja dipesankan untuk menikmati tubuh mulusnya, itu biasa ia dapatkan dari pria pria kaya yang tak ingin ada yang mengetahui kebusukannya,jika saja ia tak sedang menjadi seorang p*La*ur mungkin ia akan menikmati kamar indah tersebut,dan memanjakan dirinya dengan segala fasilitas yang ada.
Baby menghapus satu titik air mata yang akan terjatuh dipipinya,Tak akan ia biarkan air mata tersebut membasahi pipinya.
'Tidak Baby tak ada air mata' gumamnya lalu menghela nafasnya sedetik kemudian ia tersenyum tetkala mendengar pintu kamar mandi terbuka.
"Kau sudah selesai? baiklah aku akan segera pergi"
"Ya, hmmm Baby bisakah aku,maksudku kita bertemu lagi" Pria tampan tersebut tampak gugup, dan memberikan sebuah tips yang ia janjikan akan diberikan pada Baby jika ia menunggu nya keluar kamar mandi,ia begitu puas dan tergila gila dengan Baby.
Baby hanya tersenyum lalu menggeleng "No,terimakasih tipsnya" Baby melangkah untuk keluar dari kamar indah namun penuh kegelapan baginya.
"Aku akan beri tips 3x lipat untukmu"
Baby berhenti namun tak membalikan tubuhnya "No"
Baby memakai kembali kacamata hitamnya lalu memasuki lift yang akan membawanya turun.
Hilang sudah senyum yang membalut wajahnya, jika saja ada yang mampu melihat mata dibalik kacamata yang ia kenakan maka mereka bisa melihat mata itu memerah seolah ingin menumpahkan air beningnya.
.
.
.
Maafkan jika ada typo
Like..
Komen ..
Vote..
❤️❤️❤️
🌹🌹🌹
☕☕☕