NovelToon NovelToon
Transmigrasi Wanita Jenius Abad 21 Dan Tiga Anaknya Yang Imut

Transmigrasi Wanita Jenius Abad 21 Dan Tiga Anaknya Yang Imut

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:80.4k
Nilai: 5
Nama Author: A.A.Hana

Kapal angkasa Zee yang telah digunakannya selama 15 tahun tiba-tiba saja mengalami error sistem dan meledak, ledakannya sangat besar hingga menewaskan Zee..

Zee pikir itu adalah akhir dari hidupnya tetapi ternyata bukan, Zee kembali terbangun tetapi dia tidak terbangun di dunianya lagi melainkan Zee terbangun di 30 tahun yang lalu dan juga tubuh yang di masuki Zee sekarang tidak tahu mengapa dia sedang dalam keadaan panas (terangsang)...

apakah yang sebenarnya terjadi pada Zee dan tubuh Zee yang sekarang??!!...
bagaimana Zee akan menangani keadaannya sekarang??!!...
apakah Zee akan mendirikan apa yang sudah dia capai dahulu??!!...

Transmigrasi wanita jenius abad 21 dan tiga anaknya yang imut akan segera di mulai!!!...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A.A.Hana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhir dan Awal kehidupan Zee

Abad 21, di sebuah kapal ruang angkasa.

Terdengar suara langkah kaki beberapa orang yang sedang berlari kecil menyelusuri setiap lorong kapal ruang angkasa,

"bagaimana dengan pemeriksaan seluruh area yang terjangkau sistem?" ucap Zee dengan nada panik.

"sudah. Tapi tetap tidak ditemukan." jawab bawahan Lee salah satu bawahan Zee.

Mendengar jawaban itu Zee mulai memutar otaknya,

"bagaimana dengan pencarian menggunakan jalur listrik, seluruh tempat di kapal angkasa ini tidak ada satupun tempat yang tidak terkena jalur listrik." ucap Zee

"Baik!" jawab tegas bawahan Lee

"Kapten bom yang diperkirakan skala ledakannya sangat besar berada di sisi Utara kapal!!" ucap salah satu bawahnya yang lain dengan sangat panik.

"kalian teruskan mencari bom-bom yang skala ledakannya kecil itu, aku, yang akan menangani bom dengan skala ledakan besar itu." ucap Zee,

"apakah Anda tidak apa-apa sendirian menangani bom yang berskala besar itu," ucap cemas bawahan Lee

"tidak perlu cemas, aku bisa menangani itu sendiri, yang ada akulah yang harusnya bertanya, apa kalian bertiga bisa menangani bom-bom skala kecil yang jumlahnya lebih dari 20 itu." ucap Zee

"tenang saja kapten, hanya 20 bom saja apalagi bom-bom itu skala ledakannya kecil, kami bisa menanganinya." ucap mereka bertiga.

Mereka pun berpencar, Zee pergi mencari bom dengan skala ledakan yang besar itu sedang ketiga bawahannya pergi mencari bom-bom dengan skala ledakannya kecil untuk dihentikan.

Suhu ruangan benar-benar terasa sangat berat serta mencengkam, disebabkan mereka harus bekerja sangat cepat, teliti serta ekstra hati-hati di tambah mereka juga harus berlomba dengan waktu, sebab jika mereka salah sedikit atau bahkan lambat sedikit saja maka nyawa mereka yang akan jadi taruhannya.

Bom-bom yang diselundupkan di kapal ruang angkasa mempunyai sistem mekanik yang unik, sehingga memerlukan banyak waktu bagi Zee serta para bawahannya untuk menjinakkannya.

Walaupun harus memakan waktu 35 menit akhirnya Zee serta para bawahannya berhasil untuk menjinakkan bom-bom yang diselundupkan itu, dan sekarang mereka bisa bernafas lega.

saat Zee ingin merayakan kerja kerasnya serta para bawahannya tiba-tiba saja ada salah satu dari bawahannya tertawa kecil dengan ekspresi dan gestur mencurigakan,

"kenapa kamu tertawa mencurigakan seperti itu?" tanya bawahan Lee dengan sedikit curiga.

"ha-ha-ha.. Kapten, apa kau pikir ini sudah berakhir.." ucapnya

"apa maksud ucapanmu itu!?" tanya Zee yang semakin curiga.

"Kapten Jika kau pikir ini adalah akhir, kau salah besar, bom-bom itu sebenarnya, adalah Awal dari KEHANCURAN MU!!" ucapnya sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam saku jasnya,

ekspresi Zee seketika langsung pucat, saat melihat sebuah remote control yang penghianat itu keluarkan dari dalam sakunya, Zee yang langsung mengetahui Remote apa yang dikeluarkan penghianat itu segera bergegas berlari ke arahnya, sambil berteriak ke bawahannya yang masih ada di pihaknya,

"Ambil Remote itu dari Tangannya!!!"

Mendengar perkataan itu 2 bawahan tersisa yang masih ada di pihak Zee langsung paham maksud dari perintah itu, mereka berdua ikut berlari untuk merebut remote yang ada di tangan penghianat itu,

Namun sayang, lari Zee serta para bawahannya tidak bisa lebih cepat dibandingkan gerakan jari penghianat itu menekan tombolnya, alhasil ledakan yang sangat besar pun terjadi, ledakan itu sangat besar hingga dapat menjangkau 100 meter dari titik ledakan.

Ledakan besar itu menewaskan Zee dan para bawahannya bahkan kapal ruang angkasanya pun ikut hancur berkeping-keping akibat ledakannya.

Disaat kematiannya Zee berada ditempat yang sangat gelap sekali, di detik itu juga Zee pun tersadar bahwa dirinya ternyata sudah mati, dirinya tidak dapat lagi melakukan penelitian yang sangat disukainya itu, disaat-saat terakhir itu Zee berpikir, "seandainya aku tahu hal ini akan terjadi, aku pasti akan cepat-cepat menyelesaikan proyek P.R.A13 lebih awal."

di tengah pikirannya itu, Zee tiba-tiba mendengar suara yang familiar dari dalam kegelapan, "Zee.. apa hanya itu penyesalan mu Zee?"

"suara ini... K... Ketua yayasan!? Apa itu benar-benar kamu ketua yayasan?" ucap Zee dengan penuh harap,

"hais anak ini.. Karena sifatmu inilah aku tidak bisa tenang bahkan saat kematian ku sekalipun." ucapnya

"apa maksudmu itu Ketua?" tanya Zee yang bingung,

"Nak jika kamu memiliki kesempatan sekali lagi untuk hidup, aku harap kamu akan mengambil jalan yang berbeda dari jalan yang kamu ambil sekarang, jangan hanya hidup untuk penelitian saja hiduplah untuk dirimu sendiri juga, cari kebahagiaan mu nak, agar kamu tidak kesepian seperti ini, aku tau kamu kesepian kan setelah kematian ku, karena itulah kamu mengubur dirimu dengan penelitian mu, hanya itu yang aku minta padamu nak, berjanjilah bahwa kamu akan menuruti permintaanku Zee." ucap ketua yayasan dengan penuh kasih sayang.

Zee ingin bertanya apa maksud ucapan ketua yayasannya itu tapi tiba-tiba saja kepada Zee sangat sakit sekali hingga dirinya pingsan, dan saat tersadar kembali sekitar Zee sudah tidak gelap gulita lagi, melainkan Zee sekarang terbangun di tempat asing yang tidak dia kenal sama sekali.

1
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
Ester Natalia
kutunggu up nya
Kartika Dewi
Luar biasa
sella
ini maksudnya rahim ya yg gak bisa di selamatkan
pemburu
sudah ku duga Arthur bakal salah faham🤣🤣🤣 aduh zee
F@j_r1_4#
semangat thor...
Putri Kemuning
lanjutkan dulu thor
Hikam Sairi
bisa gak nama2 nya diganti aja pake nama2 indo gitu.😩 jujur paling gak resep kalo pake nama2 begini🤣🤣
Hikam Sairi
Zee kalem dikit apa itu lakik Ampe nangis 👻👻👻👻👻🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!