NovelToon NovelToon
Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

Status: tamat
Genre:Dosen / Nikahmuda / Romansa / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: Andreane

Jihan, harus memulai kehidupannya dari awal setelah calon kakak iparnya justru meminta untuk menggantikan sang kakak menikahinya.

Hingga berbulan-bulan kemudian, ketika dia memutuskan untuk menerima pernikahannya, pria di masa lalu justru hadir, menyeretnya ke dalam scandal baru yang membuat hidupnya kian berantakan.

Bahkan, ia nyaris kehilangan sang suami karena ulah dari orang-orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andreane, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

🌷Yang mau baca "Dosenku Suamiku" lebih baik baca dulu kisah bundanya di novel "Menikahi Sersan Mayor" 🌷 kisahnya nggak kalah seru.

"Menurut pemantauan kita, ini bukan pertama kalinya mereka menginap bersama. Rihana bahkan sedang mengandung anaknya Bara saat ini" Ungkap Gabby, salah satu sahabatku yang tanpa memakai hijab.

Sementara aku hanya diam mematung sembari mendengarkan dengan cermat.

"Hmm" Kali ini deheman itu berasal dari mulut Emma, sahabatku yang lain "Jadi Ji, lebih baik kamu tinggalkan si kurang ajar itu. Dia bukan yang terbaik buat cewek baik sepertimu"

"Betul" Tatapanku kini beralih pada Gabby. "Dia memang pria idaman, tapi kelakuan bejat kayak gitu"

Mendengar cerita dari sahabat-sahabatku, otomatis wajahku memucat, jantung pun berdegup begitu kencangnya.

Lalu tiba-tiba....

"Bisa kita bicara, Ji?" Seorang wanita tahu-tahu berdiri di sisi meja cafee yang kami duduki. Reflek aku, Gabby serta Emma pun mencari pemilik suara itu dan kemudian mendongak.

Rihana ... Aku membatin masih dengan jantung berdegup yang bahkan iramanya sudah tak menentu.

"Berdua saja" Tambahnya tanpa ragu.

Menelan ludah, sepasang manik kelamku lantas memindai wajah Gabby dan Emma secara bergantian.

"Kalian pulang saja dulu, nanti aku pulang sendiri"

"Tapi, Ji_"

"Pulanglah!" Perintahku sedikit tegas. Entahlah, pikiranku saat ini benar-benar porak poranda.

Aku yang saat ini masih berada di semester tiga, memang tengah berpacaran dengan kakak tingkatku yang saat ini sedang mengerjakan tugas skripsi. Dia adalah Bara, pria tampan, tajir dan berprestasi. Sosoknya sangat sempurna, bahkan sampai di juluki sebagai pria idaman setiap wanita di kampus kami.

Ku pikir pria itu setia, tapi nyatanya dia malah menghamili wanita lain. Teman satu angkatannya.

Kembali pada suasana cafe, aku mempersilakan Rihana duduk setelah kedua sahabatku pergi.

Wanita itu pun duduk di hadapanku tanpa berani menatapku. Pandangannya jatuh pada vas bunga yang ada di pusat meja kami.

"Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanyaku setenang mungkin. Meski hatiku sangat berlawanan dengan ekspresi di wajahku.

"Bisa kamu tinggalkan Bara mulai saat ini?"

"Kenapa?" Aku masih berpura-pura tak tahu apapun.

"Aku sedang hamil anaknya, dan kami akan menikah"

Jantungku mulai berontak yang menimbulkan efek tidak nyaman untuk diriku sendiri.

"Sudah berapa bulan?" Aku melempar irisku ke bagian perutnya.

"Enam minggu"

Menarik napas, kembali aku berusaha menormalkan reaksiku meski sesuatu di dalam sana terus berdebar-debar.

Terkejut jelas, tapi tidak ku tunjukkan. Sebab aku merasa hubunganku dengan Bara hanyalah sebatas pacaran, bukan suami istri.

"Baik, aku akan meninggalkannya"

"Terimakasih" Sahutnya lega.

"Masih ada lagi yang ingin kamu bicarakan?"

Wanita dengan rambut keriting menggantung di depanku menggeleng.

"Okay, selamat untuk kehamilanmu, aku permisi"

Usai mengatakan itu, aku bangkit, mendorong kursi lalu melangkah pergi meninggalkan Rihana yang masih terduduk lesu.

Setengah jam berlalu, saat ini aku sudah duduk di bangku taman di area kampus. Menunduk menatap layar ponsel yang baru saja ku gunakan untuk mengirim pesan pada Bara. Aku memintanya menemuiku di sini sebab aku ingin memutuskan hubungan kami.

Tidak mungkin aku bertahan dengan pria yang akan menikahi wanita lain.

Tak berapa lama, sepasang mataku mendapati sosok Bara tengah berlari menghampiriku dengan salah satu tangan memegang ransel yang ada di pundaknya.

"Ji!" Panggilnya setelah berdiri tepat di hadapanku.

Pria ini sangat tenang, padahal sudah menghamili kekasih gelapnya, tapi seakan-akan tak ada masalah yang tengah membelitnya.

"Tetap di situ dan jangan duduk" Ucapku, ketika dia hendak mendudukan dirinya di sampingku. Bara pun mengurungkan niat untuk duduk.

"Kamu nggak apa-apa, Ji?" Dia bertanya dengan heran. Sangat terlihat jelas dari raut wajahnya yang menyimpan seribu pertanyaan.

Aku diam tanpa merespon kalimat tanyanya. Dengan pembawaanku yang kalem, namun terasa meledak-ledak.

"Hanya karena aku nggak bisa mengikuti maumu, bukan berarti kamu bisa melakukannya dengan wanita lain di belakangku"

"Apa maksudmu?"

Aku tersenyum smirk, sambil membuang muka ke arah kiri. Berusaha menguatkan diri meski rasanya bukan cuma suara, tapi juga seluruh tubuhku mulai bergetar.

"Wanita yang kamu tiduri, saat ini sedang mengandung anakmu, jadi hubungan kita selesai sampai disini"

"Ji, aku_"

"Dan akan lebih baik kalau kamu putuskan aku dari dulu jika pada akhirnya jalan ini yang kamu pilih untuk menyakitiku"

"Jihan!"

"Pergi dari hidupku, mulai sekarang kita tidak ada hubungan apapun. Kita selesai"

Aku langsung pergi setelah mengatakan itu. Mengabaikan panggilannya, dan tanpa sekalipun menengok ke belakang.

Bara, memang kerap sekali memintaku untuk melakukan hubungan intim, tapi selalu ku tolak mentah-mentah.

Ilfil dengan permintaannya?

Tentu saja. Tapi karena aku mencintainya, aku seolah menutup mata dan memaklumi sisi gelapnya dan berusaha memberikan pengertian. Setelah itu dia pun mematuhiku lalu meminta maaf.

Jihan Giskha Anggara. Nama pemberian dari ayahku, usiaku hampir dua puluh tahun, dan aku seorang mahasiswa jurusan menejemen pemasaran yang sudah memiliki usaha sendiri, yaitu sebuah toko bunga.

Karena aku suka bunga, aku menjadikan kesukaanku ini sebagai usaha meski keuntungannya tidak seberapa. Siapa yang memberiku modal??

Mereka adalah Ayah bundaku, kak Lala yang sudah bekerja di perusahaan om Ken, dan tabungan kakak laki-lakiku yang masih kuliah di vakultas kedokteran.

Dari sekian banyak bunga yang ada di tokoku, aku paling suka dengan bunga babby breath dan geranium.

Aku bahkan tahu nama-nama bunga beserta maknanya. Dan saat ini mungkin nasibku bisa di lambangkan seperti bunga marigold, lily orange atau geranium.

Ah sudahlah, Bara memang bukan jodohku. Adalah sebuah kebodohan mencintai dan mempercayainya.

🌷To be continue🌷

Salam sehat semuanya yang masih suka baca novel di aplikasi ter the best "NOVELTOON"

Lama nggak ada kabar ya....

Mohon maaf, karena memang ada sesuatu yang membuat saya memilih hiatus untuk sesaat.

Hampir 4 bulan ya.. 😀😀

Insya Allah saya mulai aktif lagi, dan belum beralih ke app lain. Masih setia di NT tentunya.

Semoga kalian sehat selalu...

Big hug.... 😘😘😘😘😘😘😘

Kisahnya Jihan dulu ya... Si bontotnya ayah Bima. Semoga suka dan terhibur.

Masih di label cerita ketimuran.

Yang berkenan baca silakan baca, yang tidak bisa langsung left.

Dan kalian tidak usah memberi karya ini bintang 1, 2, 3, 4, atau 5 sekalipun

Terimakasih

1
ayu cantik
suka
Muslika
tega bgtt dah ngasih bintang 2 gtu mgkin musuh dlm selimut kk..aku tggu kary baru mu kak
Si Memeh
luar biasa
Alif
perkoro di gole'i dw yo Jihan iki
Si Memeh
Luar biasa
Herlina Yulianti
Kecewa
Herlina Yulianti: ga donk
total 2 replies
Herlina Yulianti
Buruk
Muntarom tarom
namanya kok kaya departemen yg ngurusin tanah yah
Entin Wartini
hadir
Rika
Luar biasa
Threezia Purnama Dewi
katanya lagi nyeri datang bulan kok sholat magrib sih
Anne: koreksinya
total 3 replies
Entin Wartini
aduuuuh bara kasian banget ..masa depanmu hancur ..
Zouisar
Luar biasa
Entin Wartini
bagus cerutanya ..tetap semangat thor💪💪💪
Erni Nurohmah Nurohmah
Luar biasa
Salomy Leonora Nortje Ohello
sangat penasaran dgn kisahnya. ceritanya benar2 bikin tegang. lanjut Thor. 👍👍🩷
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
Zainuri Zaira
jgn smpai gara menikah dgn tari aq ngk suka alurx
Salomy Leonora Nortje Ohello
ngapain juga sama perempuan kampung. istrinya lebih cantik dong. ayolah Sagara waktunya pamit pulang temui keluargamu. Nanti kmu akan membalas semua kebaikan mereka yg sudah menampung dan merawat mu. itu harus.
Zainuri Zaira
jihan dn sagara sling belajar mencintai.. pacaran setelah nikah seru banget loh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!