NovelToon NovelToon
My Sweet Girl

My Sweet Girl

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:306.9k
Nilai: 5
Nama Author: mom yara

Demi membalas orang-orang yang membuatnya terpaksa terpisah dengan orangtua, Nayyara telah merencanakan sebuah pembalasan.

Dia menyamarkan dirinya dengan sempurna, menyembunyikan wajah indahnya menjadi wajah buruk yang menggunakan kacamata tebal!

Namun dalam proses balas dendamnya, Nayyara berbuat salah yang fatal—— dia telah menarik perhatian CEO dingin.

""Semua wanita itu murahan"" Harry Balwis

""Kau hanya pria arogan yang haus akan cinta"" Nayyara.

Mampukah Naya mencapai tujuannya? atau dia malah jatuh cinta pada pria itu sebelum tujuannya tercapai?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom yara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Bos arogan

Untuk seluruh karyawan berkumpul di loby tanpa terkecuali untuk menyambut ceo baru perusahaan ini. Jika ada yang tidak hadir akan mendapatkan tindakan lebih lanjut. Terima kasih.

Itu adalah pengumuman melalui microphone yang sudah terhubung ke semua divisi, yang sebelumnya juga sudah diinformasikan secara lisan oleh setiap pimpinan divisi.

*******

******

Ceklek

Ceklek

Ceklek

Pintu dicoba untuk dibuka namun tak kunjung terbuka sedikitpun, padahal tadi sewaktu masuk ke dalam toilet pintunya masih bagus tidak menunjukkan kerusakan sedikitpun. Ya seorang gadis berkaca mata tebal terjebak di dalam toilet, padahal ia harus segera ke loby untuk menyambut Ceo baru mereka.

Sial mereka mengerjai ku, awas saja.

Dia mengeluarkan suatu benda kecil dari belahan rambutnya kemudian menyentuhkannya pada bagian pinggir pintu dalam sekejap pintu itu terbuka dengan sedikit tendangan.

Ia segera keluar dari dalam toilet untuk segera sampai di loby, jangan sampai hanya dirinya yang tidak hadir dalam penyambutan itu, bisa bisa ia kehilangan pekerjaannya. Sebelum itu ia memberitahu OB untuk memperbaiki pintu toilet yang rusak.

Ia berlari menuju loby dengan nafas yang berburu, ia sampai di loby bersamaan dengan Ceo baru yang masuk ke loby. Tatapan mereka bertemu karena posisinya pas dihadapan Ceo dengan jarak lumayan jauh, ia segera memutuskan pandangannya dan segera mengambil barisan bersama karyawan lain. Mengatur nafas sejenak sebelum melirik ke arah seniornya.

"Heh, anak magang, apa kau tidak dengar pengumuman tadi, ternyata bukan hanya matamu yang tebal ternyata telingamu juga tebal" bisik Susan pada karyawan magang itu.

"Maaf kak, tadi saya terkunci ditoilet" belanya dengan terbata dan wajah yang sedikit gugup sambil membetulkan letak kaca matanya. Penampilannya jauh dari kata sexy, kaca mata tebal dengan rambut kepang satu, kemeja lengan panjang dengan ukuran lebih besar bukan junkist, rok span dibawah lutut, dibanding wanita disebelahnya yang tampil dengan pakaian modis dan seksi.

"Alasan"

"Saya..... " ucapannya terhenti ketika Ceo baru berjalan di hadapannya. Ceo itu berhenti tepat disebelahnya kemudian berbalik menatap seluruh karyawan.

"Saya Harry balwis yang akan mengambil alih kepemimpinan perusahaan ini yang sebelumnya dipimpin oleh ayah saya David Balwis. Dan saya tidak suka ada karyawan yang terlambat" Ucapnya pasti dan penuh penekanan. Hari ini ia resmi menjabat sebagai ceo menggantikan ayahnya yang sudah tidak sabar untuk selalu berduaan dengan istri tercintanya.

Harry berbalik meninggalkan loby berjalan kembali menuju ke ruangannya, setelah memberikan tatapan penuh arti pada asistennya

.

Rangga sang asisten yang sudah mengerti dengan tatapan bosnya segera melaksanakan perintahnya.

"Nona anda diminta untuk segera menemui tuan Harry di ruangannya" ucap Rangga pada wanita yang berdiri di depannya setelah mendapat perintah dari atasannya.

"Iya saya akan kesana" ucapnya terbata, yang mendapatkan anggukan kepala dari asisten sang pimpinan baru.

Rangga kemudian meninggalkan semua karyawan di loby menyusul ke ruangan bosnya.

"Rasain loh... masak baru magang seminggu udah mau dipecat" cetus salah satu seniornya yang tak lain Ririn sahabat Susan yang satu frekuensi, tidak menyukai anak magang karena mereka merasa tersaingi.

Tanpa menjawab wanita berkaca mata tebal itu melangkahkan kakinya menyusul ke ruangan Ceo baru perusahan itu.

Melangkah gontai setelah keluar dari kotak ajaib yang membawanya dari loby menuju lantai atas.

Menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya perlahan. Mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu.

Tok

Tok

Tok

"Masuk" Titah seseorang dari dalam ruangan.

Dengan langkah pasti wanita berkaca mata tebal itu melangkah masuk setelah mendengar perintah untuk masuk. Berjalan semakin ke dalam berhenti di depan meja sang Ceo. Disana juga sudah ada asisten yang selalu berada di dekatnya.

Pandangan pertamanya tertuju pada lukisan wajah yang begitu sempurna, alis tebalnya bertemu terlihat seperti sayap elang, hidung tinggi, dan bentuk bibir yang bisa dibilang seksi, seperti apa ya jika bibir itu tersenyum, pikirannya tanpa sadar mengagumi wajah dihadapannya.

"Hemmm" deheman dari asisten Rangga membuyarkan lamunannya membuatnya jadi gelagapan.

"Saya Naya dari divisi keuangan, sudah satu minggu saya magang di perusahaan ini, saya minta maaf karena... " kalimat panjang yang keluar dari mulut manisnya harus terhenti karena terdengar suara dari hadapannya.

"Saya tidak suka karyawan yang datang terlambat, ini bukan sekolah, segera mengundurkan diri jika kau terlambat lagi" ucap Harry tegas tanpa menjedanya.

Arogan sekali, jika bukan karena tujuanku, aku tidak mau bekerja disini.

"Baiklah" Menunduk sambil menautkan jarinya

"Keluarlah! " ucapnya tanpa melihat wanita di depannya, karena dokumen yang ia pegang jauh lebih menarik.

"Saya permisi tuan" ucapnya sambil menganggukkan kepalanya, kemudian menunduk kepada Rangga sebagai tanda untuk berpamitan.

Membalikkan badan melangkah menuju pintu bersamaan dengan pintu yang terbuka dari luar.

Deg

Tasya

Akhirnya kita bertemu, setelah sekian lama aku menunggu

"Auuuwwww..... " lirih nya, lamunannya terhenti karena senggolan di bahunya membuat badannya sedikit goyah.

"Minggir" bisik wanita yang baru saja masuk ke telinganya, Tasya, ya dia Tasya saudara sepupu tirinya.

Sombong sekali

Menundukkan kepalanya ia tidak mau penyamarannya segera diketahui, bisa bisa persembunyiannya selama ini sia - sia, pengorbanan orangtuanya, paman dan bibinya, dia tidak boleh gagal. ia segera meninggalkan ruangan bosnya.

Di dalam ruangan.

Melihat bosnya ada tamu wanita, Rangga segera keluar dari ruangan itu, ia tidak mau menonton wanita itu menggoda bosnya, bisa- bisa penglihatannya ternoda.

"Hi.... sayang, selamat ya sayang dan semangat bekerja, seharusnya kita merayakannya, bagaimana dengan makan siang? " tanyanya pada Harry yang masih setia membolak balikkan dokumennya.

Beberapa menit kemudian. " Ada apa? " tanya Harry datar, ia malas meladeni wanita di depannya, putri dari sahabat ayahnya.

"Apa perlu alasan untuk menemui calon suamiku yang tampan ini"

" Keluar! " suaranya terdengar sedikit tinggi membuat wanita di depannya terkejut sambil membelalakkan matanya.

"Kau mengusirku?" diam sejenak. "Aku calon istrimu" sahutnya dengan amarah yang tertahan namun pasti sudah berputar di kepalanya, mungkin sebentar lagi masuk dan meledak. aku harus sabar, aku harus pandai bersikap lemah lembut batinnya.

"Aku tidak pernah menyetujuinya, jadi Keluarlah! " ucapnya dengan penuh penekanan dengan maksud agar wanita itu menjauh darinya.

Dengan wajah sendu Tasya berbalik lalu berjalan menuju pintu, membuka dan menutupnya kembali. Ia merasa dipermalukan. Ahhhhh.... teriaknya dalam hati sambil membanting tasnya ke udara. Ia akan meminta pada ayahnya agar perjodohan ini segera dipastikan.

Kau akan menjadi milikku. Tasya.

Seorang wanita di balik tembok yang berdekatan dengan pintu dapat melihat semua kejadian itu, dia tersenyum smirk, hatinya berbunga bunga.

Ternyata cinta bertepuk sebelah kaki. Ini akan jauh lebih mudah, tapi jangan sampai ada cinta, aku harus membuang jauh - jauh perasaan itu, sebelum aku mencapai tujuanku, cinta hanya memperlambat.

Ia melanjutkan langkahnya menuju keruangan divisi keuangan, dimana - mana selalu saja ada yang mengganggunya, apa ia begitu jelek sehingga semua orang selalu menghinanya, apa karena penampilannya yang seperti ini.

Sampai di devisi keuangan.

"Heh anak magang, apa kau dipecat" ucap Susan pedas.

"Baru seminggu sudah bikin ulah" sambung Ririn yang juga sedang menatap Nayya.

"Maaf... mbak saya harus kembali bekerja, karena ditinggal tadi kerjaan jadi banyak" balasnya tanpa menjawab pertanyaan mereka, ditanggapi juga semakin jadi.

Naya berjalan menuju meja kerjanya, mendaratkan bokongnya diatas kursi ajaibnya, lima menit kemudian. ponselnya berbunyi, itu tandanya ada seseorang yang menghubunginya, ia segera mengangkat ponselnya

"Hallo sayang ............" suara dari dalam ponselnya.

1
limah
Luar biasa
Essy Tango
karyanya sangat bagus semua di baca g trlewatkan.semangat author
Mom Yara: mampir juga kak di aplikasi yang orange, pijo
total 1 replies
Sandisalbiah
padahal pengen lihat kebahagiaan mereka setelah menikah... hais.. ngelunjak ya thor... 🤭🤭😏
terima kasih atas karya yg sangat menghibur ini thor.. semangat terus utk karya² baru yg lebih wow lagi.
Sandisalbiah
krn aku suamimu.. 😊😊
Sandisalbiah
enak banget si ratna langsung koit... mengingat semua kesulitan dlm hidup keluarga Yara bersumber dr ide jahatnya.. harusnya ratna ini di bejek² dulu baru mati dia.. is gemezz banget dgn manusia licik dan dengki kek si ratna ini..
Sandisalbiah
tuh kan.. cinta emang membuat org jd bodoh.. 🤭🤭🤭 juga buta.. buktinya Yara gak bisa melihat kalau dlm ruangan itu Harry tdk sendiri.. main selonong aja.. malu sendiri kan.. 😅😅
Sandisalbiah
bagaimana reaksi Feby nanti... bakal seneng krn tau kalau Reyhan tdk merampas kehormatannya atau ngereog krn merasa ditipu..?
Sandisalbiah
ratna bakal buat masalah pas hari pernikahan Yara nih... tp setidaknya pertemuan Yara dan Feby akan menghilangkan kesalahan fahaman dgn Harry..
Sandisalbiah
Hadeh.. Yara masih aja bergelut dgn fikiran sendiri.. kenapa gak coba cari tau akan hubungan Harry dan Feby biar gak salah faham terus.. sibuk memikirkan perasaan Feby pdhal orgnya udah nikah duluan..
Sandisalbiah
jawaban Yara malah membuka peluang dan keuntungan bagi Harry.. tp masih ada ratna yg diperkecil.. harus di waspadai..
Sandisalbiah
lalu Ratna... dia adalah otak dr semuanya... harusnya dia yg dapat ganjaran paling utama..?
Sandisalbiah
polisi kali.. mau nangkap si Tasya..
Sandisalbiah: bawaan tangan julit mom.. Kek-nya kalau unek²nya gak di keluarin jd syusyah makan.. 🤭🤭🤭maaf ya mom..
total 2 replies
Sandisalbiah
aku tadi. mikirnya.. bakal jadi masalah ni duo emak ngeyel mau ikut mencari Yara..
Sandisalbiah
pada kenyataan org di sekeliling kita emang berpengaruh pd sikap dan sifat kita.. secara langsung atau pun perlahan..
Sandisalbiah
dasar Yara keras kepala.. bandel banget. situasi belum aman krn posisi herman, gilang dan ratna masih bebas berkeliaran tp dia gak waspada sama sekali.
Sandisalbiah
mungkin sedikit egois di bolehkan Yara...
Sandisalbiah
Reyhan akan menikahi Feby ...
Sandisalbiah
jgn gegabah Yara.. setidaknya fikiran keselamatan seluruh keluargamu.. dan jawabannya adalah Harry.. hanya dia yg dapat membantu..
Sandisalbiah
anak pintar... si elang lagi mancung di air kolam nih.. awas aja kalau Harry ngamok
Sandisalbiah
si Elang ini nekatan juga.. keras kepala kek si Yara.. semoga gak terjadi apa²
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!