Richard yang sudah melihat portal itu terbuka langsung menjalankan mobilnya kembali. Tunggu! Apa tadi ia dibayarkan oleh seorang wanita? Sangat memalukan!.
"Sebenarnya disini sudah tidak ada parkir." Ucap Alicia. Richard menganggukkan kepalanya saat mobilnya sudah berhenti di depan sebuah bangunan susun dihadapannya, bangunan ini terlihat tua dan hampir tak memiliki warna cat.
"Terimakasih sir." Alicia keluar dari mobilnya, menunggu mobil bosnya ini pergi. Richard yang ingat belum mengganti uang Alicia langsung keluar dari mobilnya.
"Ada apa sir?" Tanya Alicia bingung saat melihat Richard keluar dari mobil dan menghampirinya.
"Ini, ambilah, untuk parkir tadi." Alicia menahan uang yang disodorkan Richard.
"Tidak usah, tadi hanya satu dolar." ucap Alicia buru-buru. Ia sedikit terkejut melihat Richard memberinya $100.
"Ambil, coret saja dua angka dibelakangnya." Paksa Richard agar Alicia menerimanya.
"Ambilah, aku tidak suka dibayarkan seperti ini." Kukuh Richard. Dengan perasaan tak enak Alicia mengambil uang itu, entah sudah berapa banyak uang yang Richard keluarkan untuknya, membuat Alicia sedikit berhutang budi.
"Kak Alicia!" Teriakan anak kecil membuat keduanya spontan menengokan kepala mereka. Angelina terlihat melambaikan tangannya.
"Hai Angel." Pekik Alicia semangat.
"Apa itu adik mu?" Tanya Richard. Alicia menggelengkan kepalanya.
"Dia tetangga ku, dan itu ibu ku." Richard melihat kembali keatas sana, seorang wanita yang seumur wajah mama nya tengah tersenyum kearah Richard, Richard membalas senyuman itu dan sedikit mengangguk dengan sopan. Richard tau darimana wajah cantik Alicia turun dari mana.
"Kau tidak akan mengajak ku masuk?" Tanya Richard membuat Alicia langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat. Mana mungkin ia membawa Richard masuk kedalam tempat tinggal nya yang kecil, jauh dari kata mewah.
"Lain kali saja." Jawab Alicia buru-buru. Richard tersenyum miring.
"Aku tunggu undangan untuk datang kerumah mu." Goda Richard.
"Bukan itu maksud.."
"Aku pulang dulu, sampaikan salam ku pada ibu mu." Potong Richard, ia melangka menuju pintu mobilnya. Sebelum membuka pintu mobil, Richard mengangkat wajahnya kembali, ia tersenyum dan mengangguk sekali pada ibu Alicia, memberi kan isyarat pemit untuk pulang.
°°°
Didalam apartemen nya, Richard mengganti pakaiannya dengan yang lebih santai, ia memesan pakaian baru untuk acara lamaran sepupunya.
"Dan satu lagi." Ucap Richard pada seseorang yang ia telfon.
"Aku ingin memesan satu gaun yang elegan untuk sekertaris ku yang kemarin."
"Untuk lusa. Pagi aku akan kesana. Ah iya, aku ingin sekalian sekertaris ku di rias." Richard berdiri dan mengambil laptopnya.
"Baik. Terimakasih, Yosie." Richard menutup panggilannya, ia membuka laptop dan mencari beberapa informasi yang akan ia cari.
°°°
Alicia makan dengan sedikit jengah. Mama dan Angelina terus mengejeknya. Seperti saat ini yang masih berlangsung.
"Kekasihnya kak Alicia tadi seperti pangeran."
"Tau apa kau anak kecil tentang kekasih." Cibir Alicia.
"Mommy ku selalu membicarakan kekasihnya." Ucap anak kecil itu polos.
"Kenapa boss mu bisa mengantarkan mu pulang sayang?" Tanya mamahnya lembut.
"Mobilku rusak ma, dan tadi aku tidak menemukan taksi saat pulang." Bohong Alicia.
"Sepertinya boss mu tertarik pada mu." Mama terkikik dengan senang, membuat Alicia memutarkan bola matanya.
"Mana mungkin ada yang mau dengan Alicia." Gerutunya.
"Pasti banyak yang menginginkan anak mama yang cantik ini." Puji mama nya. Alicia tersenyum mendengar pujian kecil itu, mama nya memang paling bisa membuatnya senang.
Malam ini ia akan berbicara pada Bella, ia akan menitipkan mama nya hari Minggu ini, Alicia tidak tau sampai kapan ia diacara itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Neno Arya
Alicia sll tahu batasan2..Etika antara bos Dan secretary's nya
2024-04-17
0
Cicih Sophiana
Alicia tau diri siapa Richad dan siapa dirinya...
2023-08-29
0
Alexandra Juliana
Klo di sini 2000 malah direkayasa atau ditambahin nol nya biar jd 20.000 😁😁
2023-08-07
0