Keduanya hanya saling diam didalam lift, Richard menekan tombol menuju basement sedangkan Alicia menekan tombol Lt.1 yang membuat Richard menatapnya heran.
"Bukan kah mobil ada di Basement?" Tanya Richard.
"Aku akan mencari taksi sir."
"Kemana mobil mu?"
"Pagi tadi sedikit bermasalah dan harus disimpan dibengkel." Richard menekan kembali tombol Lt.1, membuat tombol Basement saja yang menyala.
"Biar aku antarkan." Alicia langsung melihat kearah Richard.
"Tidak usah, rumah ku sedikit jauh."
Richard berdehem, seperti Alicia harus diingatkan kembali olehnya.
"Aku tidak menerima penolakan, Alicia."
Alicia terdiam, tak ada gunanya jika ia melawan Richard.
"Mm." Alicia bergumam, membuat Richard sedikit melirik pantulan Alicia dikaca Lift.
"Sebelumnya aku ingin mengucapkan terimakasih untuk baju dan makan siang tadi."
"Terima kasih juga karena mengantarkan ku hari ini." Tambah Alicia dengan cepat.
"Ya." Jawab Richard. Ia jadi bingung harus menjawab apa, karena ia sendiri tidak menyangka dengan apa yang ia lakukan. Ia tidak pernah seroyal ini pada wanita, apalagi wanita ini sudah membuatnya merasa ditolak beberapa kali, ia hanya pernah membelanjakan barang untuk beberapa wanita rewel, yang merengek meminta pertanggung jawaban dan meminta status hanya karena sekali bermalam bersamanya.
Pintu lift terbuka, keduanya keluar dan berjalan menuju mobil Richard yang terparkir khusus.
Wangi mobil ini begitu beda dengan mobil milik Alicia, membuat wanita ini sedikit menikmati isi mobil mewah ini, warna yang selalu mengkilat tanpa debu, model yang modern, serta tombol-tombol canggih yang tidak akan ia dapatkan dimobil ya. Kursi mobil ini pun membuat punggungnya begitu nyaman.
Saat mobil mulai melaju, Alicia memberikan alamat miliknya, Richard memperhatikan maps yang ditunjukkan dilayar dekat transmisi.
"Disini?" Alicia mengangguk.
"Sampai sini saja sir."
"Tidak, aku akan mengantarmu sampai dalam." Richard mulai masuk kearea parkir yang tertutupi portal tua, yang Richard takuti portal itu ambruk dan melecetkan kemulusan mobilnya.
"Satu dolar." Ucap laki-laki bertubuh gempal, ia memperhatikan mobil mewah Richard. Orang sekaya ini pastinya tidak akan mempermasalahkan tarif mobil 1 dolar.
"Mengapa bayar diawal?" Tanya Richard bingung. Alicia tertawa kecil dan mulai bersuara.
"Disini memang begitu, dia malas menagih parkir saat kendaraan pergi, karena banyak yang kabur pagi sekali dari sini." Richard menggelengkan kepalanya, bagaimana bisa ada apartemen seperti ini. Ia membuka kaca mobil, pria itu mengenakan topi dengan rokok yang menempel di bibirnya.
Richard mengeluarkan dompetnya dan memberikan sebuah card pada pria itu.
"Apa ini? Aku tidak butuh kartu, aku butuh uang." Richard mengambil kembali card nya dengan wajah semakin bingung. Jelas-jelas kartu ini berisikan uang, parkir di bandara McCarran saja $5 perjam nya, dan ia selalu memakai card.
"Aku tidak pernah punya cash kecil." Gerutu Richard, ai membuka setiap bagian yang ada di dompetnya, hanya ada beberapa lembar $100.
"Mengapa tarif mu mahal hari ini Tom?" Richard melirik Alicia, wanita itu menampilkan senyum indah yang belum pernah ia lihat sebelumnya, Alicia mengeluar satu lembar uang bernilai $1 didalam dompet wanita itu, Alicia memberikan uang nya melewati Richard. Entah kenapa pria itu menahan nafasnya, wangi Alicia kini didepan wajahnya, kulit mulus itu membuat Richard untuk berusaha keras tak mengelusnya.
"Ah Alicia. Ma,, maaf, aku tidak ada kembalian hari ini." Terlihat pria berpenampilan berantakan itu tengah sibuk menggapai satu persatu kantung celananya.
"Tidak apa-apa, bukannya tarif parkirnya satu dolar?" Tanya Alicia bercanda, senyum itu lagi-lagi membuat Richard menikmati pemandangan indah itu, hatinya menghangat.
"Ah tidak, aku bercanda untuk tarif itu. Untuk seminggu ini aku berikan parkir gratis untuk mu. Apa ini kekasih mu?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Neno Arya
yaaaa
2024-04-17
0
Cicih Sophiana
tahan Chad sampai nanti setelah sah aja yah🤔😁
2023-08-29
0
andi hastutty
heem
2023-02-26
0