Pria itu berdiri, ia melangkah dengan perlahan dan duduk disebelah Alicia, membuat fokus wanita itu sedikit buyar.
"Apakah sudah selesai?" Lagi-lagi Richard mengeluarkan suara bariton itu.
...°•°•°•°•°•°...
Tubuh Alicia manegang, Richard makin mendekat dan menghapus jarak diantara mereka.
"Jangan mencoba menolak ku lagi." Wajah tampan itu semakin mendekat, Alicia memundurkan kepalanya hingga ia terjatuh ke lengan sofa.
"Jangan begini. Nanti ada yang masuk." Cicit Alicia berusaha menahan dada Richard yang kini menghimpitnya. Jantung Alicia berdebar tak karuan.
"Tidak ada yang berani masuk kemari Alicia, jangan terlalu kaku." Bisik Richard. Ia tak bisa menahan untuk tidak menelusuri leher indah itu.
"Tenang, kita hanya berdua disini." Bisik Richard kembali.
Alicia tidak bisa tenang, ia benar-benar panik.
"Relax Alicia, aku tidak akan menyakiti mu." Ucap Richard lembut, ia mulai menelusuri leher Alicia.
Alicia terdiam. Kata-kata itu. Kata-kata yang sudah 10 tahun berusaha ia lupakan!, kini datang seperti kaset rusak yang terus berputar dikepalanya. Alicia masih ingat jelas wajah manusia iblis itu, manusia tak punya hati yang memaksanya.
"Relax sayang, kau gadis kecil yang cantik, kau akan merasakan kenikmatan dunia. Aku tidak akan menyakiti mu." Kata-kata itu seperti sebuah pedang yang membelah Alicia, ia hancur seketika, rasa sakit yang teramat dalam membuat hatinya ikut hancur.
Alicia terdasar dari lamunannya, ia menjerit dan mendorong tubuh Richard keras, ia berontak sekencang mungkin. Wajahnya pucat pasi, rasa takut menyerangnya.
"Hei hei." Richard berusaha menahan tangan Alicia yang memukuli dadanya. Wanita itu berteriak dengan ucapan yang menurut Richard melantur. Dengan kesal Richard memeluk Alicia kencang, ia menahan tubuh Alicia yang memberontak.
"Tenang lah, aku tak akan memaksamu lagi." Wanita itu masih memberontak.
"Alicia!" Bentak Richard berusaha menyadarkan Alicia. Tubuh Alicia berhenti memberontak, terasa nafas wanita itu terengah-engah. Ia melepaskan tubuh Alicia dengan perlahan.
"Sebenarnya ada apa dengan mu?" Richard kesal, ia benar-benar kesal dengan sikap Alicia yang menolaknya seperti ini, Richard merasa terhina.
"Maaf, aku harus meminjam toilet mu." Richard menahan tangan Alicia saat wanita itu hendak berdiri.
"Jangan menghindari ku!" Seru Richard. Ia menyisir rambutnya dengan jari kebelakang, sedikit tak mengerti dengan wanita satu ini.
"Jelas-jelas aku bukan pria pertama yang tidur dengan mu! Kenapa kau se munafik ini?!" Alicia terdiam, ia menunduk tak berani berucap sepata katapun.
Richard memejamkan matanya sebentar lalu kembali menatap Alicia, wajah cantik itu menunduk, Richard memperhatikan tangan Alicia yang meremas roknya sendiri dengan kencang.
"Keluar lah. Kembali ke ruangan mu." Ucap Richard mulai tenang. Alicia mengangkat wajahnya seketika, mata mereka bertemu sesaat, Richard memalingkan wajahnya dengan cepat.
"Aku permisi Sir." Alicia berdiri, ia tau Richard marah padanya, namun melihat kesempatan ini tak akan datang dua kali, Alicia langsung berjalan cepat keluar dari ruangan Richard.
Diruangan kacanya, Alicia langsung duduk dengan lemas dikursi kerjanya, kenapa bayangan kejadian itu masih menghantui nya?. Kening Alicia menyentuh keyboard laptop nya. Bisa-bisa ia gila jika seperti ini.
Alicia melirik jam dinding, setengah jam lagi waktu pekerjaan habis. Ia merapikan meja kerjanya, setengah jam tidak akan terasa.
-
Richard memperhatikan wajahnya dicermin, ia meraba rahangnya sendiri. Apa wajah ini tidak membuat Alicia tertarik? Apa semenyeramkan itu dirinya bagi Alicia?.
-
Thank you,
DHEA
IG: Dheanvta
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Neno Arya
alucia. trauma.waktu Kecil DL kayak nya pernah di perkosa dia
2024-04-14
0
Cicih Sophiana
ternyata Alicia pernah di perkosa waktu kecil... siapakah orang itu
2023-08-29
0
anabellaruby💝
jadi penasaran deh aku nya....siapa yg pertama menggauli Alicia sehingga dia ketakutan apa Alicia di paksa dulu nya seperti itu maka dia menolak Richard
2023-08-20
0