Sebelum tidur Arief menulis beberapa catatan yang harus dilakukan esok hari.
Sebelum cahaya matahari terbit, Arief sudah masuk kedalam Domain Dewa untuk membuat peralatan level 10.
Walaupun harga peralatan turun drastis, permintaan untuk peralatannya masih tinggi. 1 buah baju dihargai 30 kredit.
Arief menerima pembuatan peralatan khususnya baju dan sepatu. Karena menurutnya itu merupakan bisnis yang sangat menguntungkan.
Dibandingkan peralatan lainnya, baju dan sepatu cenderung sering mengeluarkan efek tambahan seperti penambahan kerusakan dan sebagainya.
Penambahan pemain Domain Dewa masih akan terus bertambah. Seiring berjalannya waktu, guild akan mengundang para pemain berbakat. Ratusan ribu pemain profesional akan bergabung kedalam Domain Dewa setiap harinya.
Dalam 1 jam Arief dapat membuat 4 buah sepatu. Dia menjual di pasar online fitur terbaru game. Penjualan bisa berupa uang kredit maupun gold. Namun Arief memilih untuk menjualnya kedalam kredit.
Karena penjualan dengan kredit akan lebih mudah terjual, walaupun nilai gold akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Ketika pemain sudah menemukan tambang gold, maka harga gold akan jatuh hingga menyentuh 10 kredit per gold.
Namun akan mulai stabil setelah menemukan kenyataan bahwa tambang gold bisa habis dalam waktu tertentu.
Arief berencana mengumpulkan kredit sebanyak mungkin sebelum harga gold jatuh ke dasar harganya.
Ketika mempunyai waktu luang, dia membuat peralatan sepatu atau baju. Sebenarnya Arief dapat membuat senjata, tetapi jika dia membuat senjata, keseimbangan game akan goyah.
Tambahan efek sebanyak 27% sangat tinggi untuk sebuah senjata. Namun tidak terlalu berpengaruh untuk sepatu dan baju. Untuk sementara Arief tidak akan memproduksi peralatan selain sepatu dan baju.
Setelah matahari terbit, Arief segera membantu ibunya untuk persiapan kedai teh. Walaupun penghasilannya sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Arief mempunyai mimpi untuk membuat sebuah guild besar yang dapat menampung para pemain berbakat.
Untuk membangun guild besar membutuhkan uang yang tidak sedikit. Bahkan guild kelas 2 seperti Shadow menghabiskan miliaran kredit di awal perintisan.
"Aku harus mempercepat produksi senjata level 10."
Arief memikirkan banyak cara untuk mendapatkan peralatan secara konsisten.
Setelah membantu Yuliana menyiapkan kedai teh. Arief segera masuk Domain Dewa. Dia menuju perkumpulan pandai besi.
Arief melihat banyak pemain sedang berkumpul di pemukiman pandai besi.
"Bukankah mereka pemain merah?" kata Arief pelan.
Pemain merah merupakan orang yang telah melakukan tindakan PK atau sering di sebut Player Kill.
Mereka dengan sengaja membunuh pemain lainnya untuk merampok senjata atau barang berharga lainnya.
Beberapa pemain akan dengan suka rela memberikan barang mereka, tetapi beberapa juga menolak.
Alasan memberikan barang karena menurutnya level lebih penting dibandingkan dengan harga peralatan. Biasanya dilakukan oleh pemain kaya.
Sebaliknya jika melawan, mereka cenderung lebih menikmati pertarungan tanpa memperdulikan level dan barang, biasanya dilakukan oleh pemain berbakat.
"Apa yang mereka lakukan disini?" pikir Arief sedikit kebingungan. Dalam kehidupan sebelumnya, dia tidak pernah mengunjungi pemukiman pandai besi di awal pembukaan server.
Sebuah tim pemain beranggotakan 8 orang menuju kedalam pemukiman pandai besi. Namun dihentikan oleh pemain merah.
"Atas nama Gereja Perdamaian, aku akan menghukum kalian, Bandit!" seorang pria yang berada dalam tim berteriak.
Namun seorang pria berlevel 17 langsung memotong kepalanya. "Aku tidak suka orang banyak bicara."
Para pemain merah rata-rata memiliki level 15. Sedangkan orang yang memiliki level 17 merupakan pemimpinnya.
Arief memperhatikan setiap gerakan pemimpin para pemain merah. Dia melihat bahwa pemimpin pemain merah sudah sangat berpengalaman.
Dalam sekejap tim yang menuju pemukiman pandai besi di musnahkan.
"Aku tidak bisa gegabah. Untuk menghadapi pemain merah butuh persiapan."
Arief membeli 10 ramuan HP dan MP serta 10 bom asap dan bom peledak. Dia berencana memanfaatkan statusnya yang tinggi.
"Status," ucap Arief.
Nama : Blue
Kelas : -
Ras : Manusia
Profesi : All Role
Level : 13 (10%)
Kekuatan : 16
Pertahanan : 7
Kelincahan : 37
Daya Tahan : 10
Kepintaran : 7
HP : 800
MP : 270
Poin Status : 55
Arief menggunakan 13 poin status untuk Kelincahan. Sehingga membuatnya memiliki 50 poin kelincahan.
Ketika Kelincahan mencapai 50 poin, maka akan mendapat skill pendukung untuk langkah bayangan. Skill itu bersifat pasif, sehingga dapat keluar setiap kali Langkah Bayangan digunakan.
[Langkah Bayangan 2 (Pasif)
- Meningkatkan pengaruh skill Langkah Bayangan sebanyak 10%.]
34 Poin status digunakan untuk Kekuatan, sehingga membuatnya memiliki 50 poin status pada kekuatan.
Arief mendapat 2 skill tambahan yaitu Serangan Menubruk dan Canon Blade.
Serangan Menubruk membuat kerusakan sebanyak 200% serta menggunakan 100 MP. Skill ini dapat mendorong musuh untuk menjauh. Bisa di dapatkan oleh semua ras manusia yang berhasil mendapat kekuatan mencapai 20 poin.
Cannon Blade membuat kerusakan sebanyak 220% serta menggunakan 200 MP. Skill ini dapat menyebabkan efek terbakar selama 5 detik, ketika terbakar membuat kerusakan sebanyak 20% dari serangan normal.
8 Poin Arief masukkan kedalam Pertahanan. Sehingga membuatnya tidak mudah tumbang.
"Persiapanku sudah selesai, waktunya menyingkirkan pemain merah."
Ketika ada pemain merah yang dibunuh oleh pemain normal, maka pemain normal itu tidak akan menjadi pemain merah.
Hal ini sering dimanfaatkan para psikopat Domain Dewa memburu para pemain merah. Mereka menjadikan pemain merah sebagai sarana pelampiasan kemarahan.
Pemain merah cenderung menjatuhkan barang yang sangat berharga, tetapi masih banyak pemain merah bermunculan.
Tujuan mereka adalah mendapatkan bonus pengalaman dan bonus koin sebanyak 20%. Juga setiap membunuh pemain lainnya mereka akan mendapatkan poin pengalaman.
Berbeda dengan pemain normal yang mengalahkan pemain merah tidak akan mendapat poin pengalaman tambahan.
Arief menuju pemukiman pandai besi dengan senjata lengkap. Namun masih di hadang oleh pemain merah.
"Serahkan semua barang milikmu!" perintah pemimpin pemain merah.
Arief tersenyum, dia langsung bergerak untuk melempar 3 bos asam untuk menghalangi pandangan 20 pemain merah.
Status poinnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan para pemain merah. Tebasan pedang pertama dapat membunuh pemain merah biasa.
[Player Blue memberikan 800 kerusakan, serangan kritis.]
Pemimpin pemain merah terkejut salah satu temannya mati dalam sekejap.
Arief melempar 5 bom peledak untuk menyingkirkan asap dan memberikan kerusakan kepada semua musuhnya.
Ketika bom meledak, semua pemain merah telah kehilangan 40% HP mereka. Memanfaatkan situasi, Arief menyerang dengan mengandalkan kecepatan.
"Siapa kau, Sialan!" teriak pemimpin pemain merah. Dia sudah memberikan sebagian poin statusnya ke Kelincahan, tetapi masih kalah dengan Arief.
Setiap tebasan pedang Arief mengirim para pemain merah ke rumah pembangkitan. Dia terus mengulang strateginya, hingga tersisa pemimpin pemain merah.
Sekarang pemimpin pemain merah itu hanya memiliki 5% dari total HP. "Siapa sebenarnya kau?" kata pelan dengan nada gemetar.
Walaupun telah membunuh banyak pemain, dia tidak pernah melihat pemain yang sangat ahli dalam pembunuhan.
Domain Dewa sangat mirip dengan dunia nyata, hanya orang yang telah membunuh orang yang memiliki aura seperti Arief.
Sebenarnya Arief tidak pernah membunuh orang dalam dunia nyata, karena keamanan negaranya sangat ketat.
Namun aura miliknya tercipta karena sering bertemu dengan pemain yang sangat kuat.
"Hanya pejalan kaki yang kebetulan lewat!" jawab Arief dengan santai.
Belum banyak pemain yang memiliki skill untuk melihat nama pemain lainnya. Namun Arief telah memiliki Mata Dewa impian para pemain masa depan.
Nama : Samsul (Pemain Merah)
Kelas : -
Ras : Manusia
Level : 17
Tebasan Arief mengakhiri pertarungan singkat antara dia dan para pemain merah. Status poinnya jauh melebihi pemain biasa, sehingga mudah untuk melawan pemain merah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 391 Episodes
Comments
MATADEWA
Lanjooottt....
2024-09-10
0
John Singgih
memburu poin dari membantai pemain merah
2022-11-28
1
King
👍
2022-11-14
1