Arief sudah mendapatkan ketrampilan yang ia butuhkan, sekarang ia harus mencari profesi yang dapat menghasilkan uang.
Pandai Besi adalah tujuan pertamanya. Untuk mendapatkan profesi itu, player harus menyelesaikan misi gaya hidup.
Tapi Arief mempunyai informasi tentang profesi pandai besi yang langka di dataran tinggi level 10. Di sana ada kakek bernama Ten yang memberikan misi profesi gaya hidup.
Menurut ingatan di kehidupan sebelumnya, Ten memberikan profesi sesuai dengan kelayakan player tersebut.
Dalam misi itu, meraka yang mengambil misi akan mencari bahan tempa yang jatuh dari bos raksasa bermata satu.
Misi gaya hidup harus dilakukan sendiri sehingga tidak bisa dilakukan besama teman atau biasa disebut party.
Party biasa disebut dalam dunia game yang menggambarkan tentang bermain bersama dengan teman. Dalam Domain Dewa tidak mempunyai batas orang, sehingga setiap penyerangan Dungeon dapat membawa puluhan orang.
Membuat party mempunyai keuntungan pengalaman tambahan sebanyak 20%, hal itu membuat banyak pemain memilih untuk bermain dengan temannya.
Waktu bermain Arief sudah habis, ia harus pergi ke rumah untuk makan malam. Kali ini ia pulang saat matahari terbenam. Hal itu karena banyaknya pemain yang mengantre di toko sewa mesin virtual Domain Dewa.
Dalam 2 hari singkat pengguna Domain Dewa telah meningkat menjadi 100 ribu. Peningkatan itu akan terus meningkat sampai pengguna menyentuh angka 100 miliar. Setelah itu peningkatan pengguna akan cenderung lebih rendah dari sebelumnya.
"Arief, kenapa pulang terlambat lagi. Aku sangat khawatir," ucap Yuliana melihat Arief yang baru pulang.
"Maaf Bu, aku bermain game Domain Dewa cukup lama hari ini," jawab Arief dengan senyum manis.
Yuliana bukan orang yang mudah marah. Ketika dia melihat Arief tersenyum, hatinya langsung luluh untuk memeluk Arief.
Mereka makan bersama, saat makan Arief mengoceh banyak hal tentang Domain Dewa. Ia menjelaskan bahwa Domain Dewa mempunyai masa depan yang cerah.
Mendengar itu, Yuliana berniat meminjam uang untuk membeli mesin virtual. Seperti kehidupan sebelumnya, Yuliana membelikan mesin virtual dengan berhutang di bank.
Kedai teh miliknya hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari, bahkan biaya sekolah Arief didapat dari bantuan pemerintah.
Untungnya Arief adalah anak yang berprestasi, sehingga semua biaya sekolah ditanggung oleh pemerintah. Bahkan sampai memberikan uang tambahan untuk biaya hidup. Sebagian uang tambahan itu ditabung untuk biaya tidak terduga.
Malam sudah mulai datang, Yuliana menyuruh Arief untuk segera tidur. Arief tidak ingin tidur, ia masuk ke kamar dan menulis rencana bermainnya.
Suara dari ruang tamu terdengar sangat lirih, Arief yang sudah meningkatkan tubuhnya menggunakan minuman konsentrasi setiap bulan dapat mendengarnya cukup jelas.
"Halo, saya Yuliana ingin mengajukan pinjaman 25000 kredit," katanya di telepon.
Bank di negaranya mempunyai pelayanan 24 jam sehingga kapanpun orang membutuhkan, mereka akan melayani sepenuh hati.
Rumah dan toko yang mempunyai hak milik sudah disimpan di Big Data, sehingga untuk mengajukan pinjaman hanya butuh beberapa menit.
Uang juga bisa di kirim dalam hitungan detik. Ponsel satelit adalah hal biasa di dunia, bahkan pemulung memilikinya.
"Saya menjaminkan rumah dan toko saya di ..."
Arief tidak terlalu mendengar karena detak jantungnya sudah tidak tenang. Ia sekarang mengerti kenapa di kehidupan sebelumnya, Yuliana meninggal karena penyakit asma.
Penghasilan Yuliana dari membuka kedai teh hanya menghasilkan 25 kredit atau kurang setiap harinya.
Saat mendengar Yuliana meminjam uang untuk membeli mesin virtual, air mata Arief keluar dari matanya yang berkaca-kaca.
Rumah ini adalah peninggalan ayahnya, bahkan biaya pajak pertahun Yuliana kesusahan untuk membayarnya.
Pajak tahunan rumah sebesar ini menghabiskan 550 kredit pertahun. Itu merupakan penghasilan sebulan penuh jika tidak dikurangi kebutuhan sehari-hari.
Arief berjanji pada dirinya, setelah ia mendapatkan uang maka hal pertama yang harus dilakukan adalah membayar hutang keluarganya.
Ia tidak mengetahui sebenarnya Yuliana juga menanggung hutang ayahnya yang berjumlah 100 ribu kredit.
Sampai sekarang Yuliana belum memiliki jalan keluar untuk membayarnya. Bahkan jika dia menjual rumah ini hanya menghasilkan 35000 kredit.
Setelah merencanakan langkah selanjutnya Arief tidur di kasur. Sebelum menutup matanya, ia bertekad untuk membahagiakan ibunya.
Pagi itu adalah hari libur sekolah. Arief membantu ibunya di kedai sampai siang hari.
Setelah siang, Arief menuju ke tempat penyewaan mesin virtual, ia menyewa 5 jam.
"Aku harus pergi ke daratan tinggi untuk mengambil profesi pandai besi."
Arief membeli beberapa bahan yang dapat membantunya dalam misi gaya hidup. Ia menuju daratan tinggi dengan berjalan kaki.
2 jam adalah waktu yang ia tempuh untuk sampai ketempat tujuan.
"Kakek, apa ada yang bisa aku bantu?" tanya Arief kepada NPC.
"Nak, bantu aku mengumpulkan Lava Rock."
Misi Gaya Hidup
- Kumpulkan Lava Rock (0/30)
Lava Rock adalah bahan membuat peralatan baju yang dapat dipakai sampai level 10.
Domain Dewa mempunyai beberapa peralatan yaitu Kostum, Baju, Kepala, Celana, Tangan, Kaki, Senjata, Kalung, Gelang, Cincin, Anting.
Arief menuju tempat berburu paling efektif yang dia ketahui. Ia melempar bom asap di tengah kerumunan Golem Lava.
Golem Lava adalah monster yang mempunyai kesempatan menjatuhkan Lava Rock paling tinggi.
Melihat asap bom, golem disekitar mulai menuju sumber asap. Ketika beberapa golem sudah menuju sumber asap, Arief melempar bom peledak dan bom pengurang pertahanan ditengah-tengah golem
Golem yang pertahanannya berkurang dapat dibunuh Arief dengan sangat mudah.
[Selamat berhasil mengalahkan golem lava.
Hadiah :
Lava Rock(Rendah).
1 Tembaga.
100 (+50) poin pengalaman.]
Beberapa monster dapat menjatuhkan tembaga, makanya sampai level 50 harga koin akan turun drastis.
Setelah melakukan tindakan itu berulang-ulang ia mendapatkan jumlah batu yang diinginkan.
"Aku masih memiliki waktu 2 jam, lebih baik menaikkan level disini."
Dalam 2 jam membunuh monster golem, akhirnya Arief mencapai level 8.
Kecepatan peningkatan level ini sangat gila, top player saja masih memiliki level 6. Dengan trik sederhana, Arief memiliki keuntungan perburuan lebih cepat.
"Kek, aku sudah memiliki Lava Rock yang dibutuhkan."
[Misi Gaya Hidup (Pandai Besi) Selesai.
Hadiah :
Profesi Pandai Besi.
10 poin profesi.
100 poin pengalaman.]
"Nak, jika kau mau menyerahkan semua Lava Rock, aku akan memberimu hadiah tambahan."
Arief tidak pernah mengetahui bahwa kakek di daratan tinggi akan memberikan hadiah tambahan. Tanpa ragu ia memberikan semua Lava Rock, ia memberikan 50 buah.
"Aku tidak menyangka dengan waktu singkat kau dapat mengumpulkan sebanyak ini, Nak."
Sebelum Arief menjawab kakek didepannya menghilang.
[Misi Pandai Besi (Terlupakan) Selesai.
Hadiah :
Profesi Pandai Besi Terlupakan.]
Arief kaget untuk kedua kalinya, dengan profesi ini ia dapat membuat barang tanpa batas. Profesi ini dulunya dimiliki oleh pandai besi nomor satu di Domain Dewa, Grid.
Pandai Besi Terlupakan merupakan profesi yang memungkinkan untuk mencapai tingkat Maha Tinggi.
Arief tidak mau membuang waktu ia memasukkan semua poin profesinya untuk pandai besi.
"Saatnya aku mencari uang, barang sampah di pasar akan aku sulap menjadi barang yang mempunyai harga."
Waktu sewanya sudah hampir habis Arief hanya dapat membuat 3 peralatan jenis Baju.
Ia menjualnya di forum untuk mendapatkan kredit secara langsung, jika Arief menjual di dalam game maka hanya akan mendapatkan mata uang game.
Domain Dewa sudah terkoneksi dengan ponsel satelit jadi pengiriman barang di dalam game dapat dilakukan menggunakan ponsel.
Waktu sewa sudah habis, Arief pulang pukul 8 malam hari ini. Tempat penyewaan mesin virtual semakin rame jadi ia harus mengantre lama.
"Arief kamu masih bermain mesin virtual lagi?" tanya Yuliana khawatir.
"Iya, Bu. Domain Dewa sangat seru, aku tidak akan lupa belajar," jawab Arief dengan senyum manis.
Yuliana menyuruhnya untuk makan malam dan segera tidur.
Seperti biasa Arief tidak langsung tidur, ia melihat forum penjualan di ponselnya.
Peralatan Arief dilelang di forum jadi semakin tinggi penawaran, maka akan mendapatkan barangnya.
Hanya dalam 1 jam harga peralatan level 10 itu sudah mencapai 10 kredit. Batas waktu yang ditentukan Arief adalah pukul 10 malam.
Ia melihat beberapa komentar tentang baju buatannya.
"Gila, sudah ada pemain yang mencapai level 10."
"Siapa pemain itu, pasti dari guild besar."
"Tidak mungkin, kalau dia dari guild besar kenapa harus menjualnya."
Semua orang berdiskusi tentang peralatan baju yang sangat sederhana, bahkan jika ia meluangkan beberapa waktu bisa membuat ratusan baju seperti itu.
Akhirnya sesi lelang sudah selesai, harga akhir dari peralatan baju adalah 30 kredit. Jadi Arief mendapatkan 90 kredit hari ini.
"Penghasilan yang lumayan untuk hari ini, besok aku akan fokus membuat peralatan baju sebelum banyak pemain menjadi level 10."
Ketika Arief tidur banyak guild besar yang mulai panik dengan keadaan itu. Bagaimana mungkin pemain biasa dapat mencapai level 10 lebih cepat dari mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 391 Episodes
Comments
MATADEWA
Selanjutnya.....
2024-09-10
0
Muhammad Mk
kek pernah liat namanya tapi dimana ya🤔
2024-03-26
0
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
2023-02-09
1