[Keesokannya]
Aku menarik Stella di hamparan halaman istana, angin sejuk menerpa tubuh kami, dan menerbangkan rambut kami.
*HUSH...*
Stella tersenyum lebar kepadaku.
"Tunggu... kau terlalu cepat Sora!"
Aku hanya tersenyum terus kepadanya sambil terus menarik tangannya dan menoleh ke arahnya.
*TAP... TAP... TAP...*
Lalu kami berhenti di tengah-tengah dua pohon yang tumbuh saling melengkung membentuk hati. Matanya berkaca-kaca, dia tersenyum tipis sambil terus memandangi pohon tersebut.
"Wahh... indahnya..."
Aku langsung menjatuhkan diri duduk di bawah bayangan pohon itu, rumputnya lembut. Aku menepuk pelan tanah di sampingku.
"Duduk sini."
Stella mengangguk pelan, lalu duduk di sampingku. Roknya sedikit tersibak rumput.
*SRUK...*
Angin lewat lagi, daun-daun di atas kami berguguran perlahan-lahan.
Satu helai daun jatuh tepat di kepala Stella.
*FURR...*
Stella mengerucutkan bibirnya sambil menatap ke arahku.
"Apa? Ada yang aneh?"
"Di sini," aku meraih daun itu pelan dari rambutnya.
Jari kami tanpa sengaja bersentuhan. Stella tersentak, pipinya langsung memerah.
"Kau... sengaja ya?"
Aku menyandarkan punggungku ke batang pohon, menatap langit yang terlihat dari celah bentuk hati itu. "Enak ya kalau begini terus."
Stella ikut menyandarkan punggungnya, bahunya menyentuh bahuku. Dia memejamkan mata sebentar, menghirup angin.
"Hmm... iya. Hangat..."
Kami diam sebentar. Hanya suara angin dan daun.
*SHUU...*
Lalu aku berjalan pelan ke arahnya dan menyudutkannya ke pohon tersebut. Stella yang melihat hal itu, pipinya berubah menjadi merah, keringat mulai muncul di pelipisnya, bibirnya bergetar.
"T-tunggu Sora, bukankah kau terlalu berani... hei!"
*BRUK...*
Saat dia sudah tersudut, aku membenturkan tanganku ke pohon itu dengan keras, lalu mulai mendekatkan wajahku secara perlahan.
Stella yang tidak bisa bergerak hanya bisa memejamkan matanya sambil mengepalkan tangannya erat.
*DEG... DEG...*
Saat wajahku semakin dekat dengannya, wajahku juga perlahan-lahan mulai menghilang.
Ding…
Sang Penghancur Rantai Takdir
Chapter 44_Misi penyelamatan (bagian 2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments