Pagi pun menjelang, sinar matahari pagi langsung masuk ke celah - celah rumah Kania dan Nathan artinya semua orang harus kembali beraktivitas seperti biasa nya.
Dan nanti siang mama Nathan pun keluar dari rumah sakit setelah di rawat beberapa hari.
Nathan pun terbangun dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya untuk sekolah.
Begitu juga dengan Kania sudah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah dengan make up yang tak terlalu tebal.
telepon Nathan pun berbunyi setelah Nathan keluar dari kamar mandi dan langsung mengangkat nya, dan dilihat di ponsel ternyata papa nya yang menelfon nya.
" Hallo? ada apa pah pagi - pagi telepon aku? " tanya Nathan
" Nanti siang mama kamu sudah boleh pulang, apa kamu setelah selesai sekolah kamu akan ke rumah sakit atau tidak? " ucap papa Nathan
" Baiklah kalau begitu, aku akan ke rumah sakit setelah selesai sekolah " ucap Nathan dan langsung mematikan ponselnya
Nathan pun menuju ruang makan untuk sarapan pagi yang di siapkan oleh mbok Darmi dan Nathan pun langsung memakannya dengan susu di samping nya
" Tuan, mohon maaf bibi mau bertanya " ucap mbok Darmi
" Ada mbok? " ucap Nathan
Kenapa sepeda nya non Kania masih di sini tuan? Apakah tidak buat sekolah? " tanya mbok Darmi
Nathan pun langsung menghentikan makannya dan teringat kalau ia telah mengantar Kania tadi malam dan lupa memberi tahu kepada satpam.
" Ahhh aku harus cepet - cepet ke rumah Kania. lagi pula kalau mengantar sepeda nya repot nanti dan sekarang sudah jam 06.35 " gumam Nathan sambil terburu - buru sambil melihat jam tangannya yang super mahal
Nathan pun langsung pergi menuju bagasi mobil dan langsung menancapkan gasnya dan pintu gerbang sudah di buka oleh pak satpam
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Rumah Kania...
" Aduh, sudah jam berapa ini, kenapa sepeda ku belum datang " cemas kania mondar mandir
Ibu pun datang menemui putrinya itu yang sedang mondar mandir kayak orang gila bukannya berangkat sekolah malah mondar-mandir di depan pintu
" Kamu kenapa sayang kok mondar mandir begitu? " tanya ibu Kania dan Kania pun terkejut
" Mengagetkan saja Bu " ucap Kania
" Begini bu, jadi tadi malam di antar oleh majikan aku, terus sepeda ku masih di sana, dan katanya pagi di kembalikan. tapi sampai jam segini belum ada yang mengembalikan " jelas Kania bingung harus pergi ke sekolah naik apa
Bapak pun keluar dari kamarnya dengan kaos oblong yang mau bekerja di bengkel dan tak jauh dari rumahnya, sekitar 2km dari rumahnya dan menghampiri istrinya dan anaknya untuk pamit bekerja
" Bapak kerja dulu ya, semoga lancar kerjanya " ucap bapak Kania
" Hati - hati di jalan " ucap ibu Kania sambil mencium punggung tangan suaminya itu dan di susul oleh Kania
Dan bapak pun menuju pintu depan dan membukanya. di depan rumahnya ada suara mobil yang mendekat dan berhenti di depan rumahnya
" Siapa ya? Pagi - pagi begini ke rumah saya " tanya bapak Kania
" Ini om saya Nathan, majikannya Kania " ucap Nathan
" Owh, senang bertemu dengan anda tuan. sesuatu penghormatan bagi saya " ucap bapak Nathan dengan membungkukkan badannya sedikit
" Tidak usah begitu om. " ucap Nathan
" Baiklah kalau begitu. silahkan masuk " ucap bapak mempersilahkan Nathan masuk
" tidak usah repot-repot om, lagian aku mau jemput Kania buat ke sekolah bareng. soalnya sepeda nya masih di rumah saya " jelas Nathan kepada Bapak Kania
Dan bapak Kania pun memanggil kania untuk menemui majikannya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Eliyanti Sari
thor nathan masih sma apa kuliah
2020-04-02
0
Anah Sanusi
semangat thor ku tunggu kelanjutanya
2020-02-29
0
Tantin
hmhm cerbung ya ko putus sich
2020-02-29
0