Daisy Selingkuh?

Mobil berhenti di depan gerbang sekolah lama mereka. Daisy menatap gerbang sekolah yang tertutup itu, kemudian tersenyum tipis.

"Kenapa? Apa kamu mengingat kenangan kecil tentangku?" goda Zyran dengan tawa konyolnya.

Daisy menoleh dengan ekspresi tak setuju, kemudian memukul lengan Zyran dan berkata, "Itu benar-benar kenangan buruk..." sambil memanyunkan bibirnya karena kesal.

Zyran terkekeh dan mulai memarkirkan mobilnya di tempat parkir cafe. Tempat yang dulu hanya menjual gelato itu kini juga menjual berbagai macam dessert dan menu steak.

"Sudah banyak yang berubah. Dulu hanya bangunan kecil yang menjual gelato, dan sekarang bertambah besar dengan banyak menu yang tersedia.." ucap Daisy sambil menatap bangunan di depan sana.

"Ayo kita masuk.." ajak Zyran.

Daisy mengekor di belakang Zyran dan berhenti di salah satu meja di dekat kolam ikan. Seperti seorang gentleman Zyran menarik kursi dan mempersilahkan Daisy untuk duduk. Kemudian mengambil menu dan menyerahkannya kepada Daisy.

"Kau harus mengisi perutmu dulu, baru makan gelato. Tapi hanya ada steak disini, tidak apa, kah?" tanya Zyran yang dijawab anggukan oleh Daisy.

Menu telah dipesan, Daisy mengetuk-ngetuk kan tangannya mengikuti alunan musik yang terdengar sambil mengamati lingkungan sekitar.

Suasana hatinya sudah kembali membaik. Meskipun isi kepalanya masih sangat berisik. Namun setidaknya hari ini lebih baik daripada biasanya, karena dia hanya bisa mengurung diri di dalam kamar.

Beberapa saat kemudian menu utama mereka telah sampai. Kepulan asap dengan aroma sedap yang menusuk hidung membuat perut Daisy mulai berdemo.

Tanpa rasa sabar Daisy mulai memotong steak yang menggugah selera itu dan melahapnya.

"Hmmm~ ini enak!!" serunya sambil mengayunkan kepalanya dengan gembira.

Melihat sisi kekanakan dan juga imut dari Daisy itu membuat Zyran memperlihatkan lesung pipitnya.

"Haha, makan yang banyak. Kau bisa memesannya lagi kalau kurang.." ucap Zyran sambil tertawa kecil.

'Syukurlah dia sudah mulai membaik..' batin Zyran.

'Si Lucifer bajingan itu! Aku susah payah mengejar Daisy, dan dia yang sudah memilikinya masih tidak bersyukur? Apa dia buta? Apa yang dia lihat dari Rose yang bermuka dua itu?!'

"Kenapa? Apakah tidak sesuai dengan selera mu?" tanya Daisy yang menyadari perubahan ekspresi dari Zyran.

Zyran yang terbangun dari lamunannya itu segera melambaikan tangan, "Tidak, aku hanya teringat hal yang menyebalkan.." ucapnya.

Percakapan mereka berdua berangsur-angsur menjadi lebih santai. Zyran terus bercerita tentang cerita-cerita lucu dan lelucon untuk membuat Daisy senang. Melihat Daisy yang tersenyum di depannya, hatinya merasa sangat senang.

"Daisy, jujur aku sangat senang bisa bertemu lagi denganmu. Setelah sekian tahun kita masih bisa duduk berhadapan dan mengobrol santai seperti ini.." ucap Zyran sambil menundukkan kepalanya.

Daisy menatap pria dihadapannya itu sambil menikmati gelato nya. Dan saat Zyran mengangkat kepalanya dengan senyum cerah di wajahnya, hal itu membuat Daisy merasa sedikit kasihan.

Daisy dapat merasakan kalau Zyran masih menyimpan rasa padanya. Daisy tau ini hal yang salah bergaul dengan seseorang yang menyukainya.

'Ini akan jadi yang terakhir..' batin Daisy.

"Terima kasih sudah mengundangku ke konser dan mengajakku makan malam di sini. Sudah lama aku tidak sebahagia ini. Terima kasih banyak, Zyran.."

"Tapi.." Daisy menggantung ucapannya dengan ragu.

"Tapi aku sudah menikah," lanjutnya sambil menatap Zyran dengan ekspresi sedih dan memainkan cincin di tangan kanannya.

Zyran sedikit terkejut karena perasaannya sangat kentara dan bisa di tebak.

"Apakah terlihat jelas?" tanya Zyran dengan tawa kikuk seraya menggaruk kepalanya.

"Ya, aku masih menyukaimu. Aku tidak bisa melupakan mu.." ucapnya dengan senyum getir di wajahnya.

"Aku memang tidak tahu malu mengatakan ini di depan orang yang sudah punya suami. Aku tidak bermaksud merusak pernikahan kalian ataupun merebut mu darinya. Aku tau kamu sangat mencintainya sampai-sampai menerima semua perlakuan buruknya.."

Daisy mengepalkan tangannya mendengar pernyataan itu dari Zyran. Hal itu membuatnya terlihat bodoh.

"Tapi, bolehkah aku tetap di sisimu?"

"Kau bisa tetap mencintainya, dan aku akan menjadi pelipur lara mu.."

Daisy menundukkan kepalanya. Matanya terasa perih, hatinya terasa sakit. Zyran berkata seolah-olah dia tahu apa yang terjadi pada Daisy.

'Memalukan. Apakah ini sudah menjadi cerita yang umum? Ya, mereka pasti menyalahkan ku seperti apa yang Lucifer katakan..'

Tangannya mulai gemetar mengingat sorotan mata orang-orang yang menatapnya di hari pernikahan nya. Tatapan mata yang menatapnya dengan jijik.

"Kamu tidak bersalah.." ucap Zyran. Dia hendak menggenggam tangan Daisy untuk menenangkan nya. Namun dia masih menjaga batasannya untuk mendapatkan kepercayaan Daisy.

"Apa aku salah menikah dengannya?" tanya Daisy dengan suara parau.

"Sudah ku bilang, kau tidak boleh terlalu keras pada dirimu sendiri! Tidak peduli apa yang orang katakan, kau tidak bersalah.."

Kantong matanya sudah tak kuasa menahan beban, air matanya pun sukses jebol.

"Dia yang tidak bisa menjagamu lah yang harus di salahkan.." lanjut Zyran dengan tegas seraya mengusap air mata Daisy, dan memberanikan diri menggenggam tangannya.

"Kapan kamu jadi begitu populer? Apa kamu di sini sedang berselingkuh?"

Tanpa peringatan, suara dingin dan marah datang dari belakang. Daisy tertegun dan perlahan berbalik dan menatap mata dingin Lucifer.

Episodes
1 Kau Tak Punya Hak!
2 Dia Tidak Mungkin Mengkhawatirkan Ku
3 Jika Aku Bilang Tidak, Apa Kamu Percaya?
4 Dia Kembali?
5 Ayo Bercerai!
6 Kau Seharusnya Tidak Melewati Batas!
7 Dia Pantas Mendapatkan Kebaikanmu!
8 Teman Lama
9 Hanya Aku Yang Diperlakukan Seperti Itu
10 Rose Gak Tau Malu!
11 Dia Bisa Membuat Daisy Tersenyum
12 Zyran Ijo Royo-royo
13 Daisy Selingkuh?
14 Jika Kamu Bisa, Mengapa Aku Tidak?
15 Semakin Rumit
16 Semakin Kesel!!
17 Special Episode : Janji Yang Terlupakan
18 Special Episode : Sang Penyelamat
19 Tidak Ingin Kehilangan Menantunya
20 Apa Kamu Takut Padaku?
21 Kau Ingin Aku Menggendongmu?
22 Aku Akan Menghilangkan Rasa Sakitnya
23 Pura-pura
24 Mana Yang Nyata, Mana Yang Palsu
25 Kambuh
26 Konseling
27 Zyran Lagi
28 Notice.
29 Flashback : After Accident
30 Flashback : Hilang Ingatan
31 Flashback : Sebuah Jawaban
32 Flashback : Batalkan Pertunangan!
33 Flashback : Kau Mencuri Tempat Kekasihku!
34 Calon Murid Baru
35 Peringatan
36 Pelajaran
37 Si Bocah Kematian
38 Semoga Harimu Menyenangkan
39 Boleh Gak Sih Terang-terangan Kayak Gini?
40 Nyala Lampu
41 Pesta Ulang Tahun Lucifer
42 Itu Laguku!
43 Apa Itu Orang Yang Kau Cintai?
44 Bugh!
45 Karma OTW
46 Tidak Peduli Dia Hidup atau Mati
47 Dia Selalu Mengalami Bahaya Saat Disisinya
48 Bapaknya Antonio Nih..
49 Once Again Surat Perceraian
50 Aku Membencimu, Lucifer!
51 Siapa Yang Dia Selamatkan?
52 Apa Aku Sudah Bertindak Terlalu Jauh?
53 Rose Lagi hisss!
54 Lucifer Gelisah xixi
55 Anakmu Memang Baj****n, Bibi Sonia hikss
56 Rose SUS
57 Kau Seharusnya Mati Saja Saat Itu
58 Aku Ingin Bercerai
59 Sepotong Ingatan
60 Kira-kira Goyah Apa Enggak?
61 Mungkin..
62 First Kiss
63 Notice.
64 Resital
65 Messy
66 Ayo Kita Bercerai, Lucifer!
67 Aku Pulang
68 Aku Ada Disini Untukmu
69 Males Kasih Judul Hmmm
70 Bingung Kasih Judul hehe
71 D.E.M Change
72 Kecelakaan
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Kau Tak Punya Hak!
2
Dia Tidak Mungkin Mengkhawatirkan Ku
3
Jika Aku Bilang Tidak, Apa Kamu Percaya?
4
Dia Kembali?
5
Ayo Bercerai!
6
Kau Seharusnya Tidak Melewati Batas!
7
Dia Pantas Mendapatkan Kebaikanmu!
8
Teman Lama
9
Hanya Aku Yang Diperlakukan Seperti Itu
10
Rose Gak Tau Malu!
11
Dia Bisa Membuat Daisy Tersenyum
12
Zyran Ijo Royo-royo
13
Daisy Selingkuh?
14
Jika Kamu Bisa, Mengapa Aku Tidak?
15
Semakin Rumit
16
Semakin Kesel!!
17
Special Episode : Janji Yang Terlupakan
18
Special Episode : Sang Penyelamat
19
Tidak Ingin Kehilangan Menantunya
20
Apa Kamu Takut Padaku?
21
Kau Ingin Aku Menggendongmu?
22
Aku Akan Menghilangkan Rasa Sakitnya
23
Pura-pura
24
Mana Yang Nyata, Mana Yang Palsu
25
Kambuh
26
Konseling
27
Zyran Lagi
28
Notice.
29
Flashback : After Accident
30
Flashback : Hilang Ingatan
31
Flashback : Sebuah Jawaban
32
Flashback : Batalkan Pertunangan!
33
Flashback : Kau Mencuri Tempat Kekasihku!
34
Calon Murid Baru
35
Peringatan
36
Pelajaran
37
Si Bocah Kematian
38
Semoga Harimu Menyenangkan
39
Boleh Gak Sih Terang-terangan Kayak Gini?
40
Nyala Lampu
41
Pesta Ulang Tahun Lucifer
42
Itu Laguku!
43
Apa Itu Orang Yang Kau Cintai?
44
Bugh!
45
Karma OTW
46
Tidak Peduli Dia Hidup atau Mati
47
Dia Selalu Mengalami Bahaya Saat Disisinya
48
Bapaknya Antonio Nih..
49
Once Again Surat Perceraian
50
Aku Membencimu, Lucifer!
51
Siapa Yang Dia Selamatkan?
52
Apa Aku Sudah Bertindak Terlalu Jauh?
53
Rose Lagi hisss!
54
Lucifer Gelisah xixi
55
Anakmu Memang Baj****n, Bibi Sonia hikss
56
Rose SUS
57
Kau Seharusnya Mati Saja Saat Itu
58
Aku Ingin Bercerai
59
Sepotong Ingatan
60
Kira-kira Goyah Apa Enggak?
61
Mungkin..
62
First Kiss
63
Notice.
64
Resital
65
Messy
66
Ayo Kita Bercerai, Lucifer!
67
Aku Pulang
68
Aku Ada Disini Untukmu
69
Males Kasih Judul Hmmm
70
Bingung Kasih Judul hehe
71
D.E.M Change
72
Kecelakaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!