Rose Gak Tau Malu!

Daisy segera berlari. Langkah kakinya yang tergesa-gesa dan napasnya yang berat bergema saat dia berjalan menuju tempat parkir.

Di tengah perjalanan dia berhenti sambil memegang perutnya yang terasa semakin nyeri.

"Yo, kebetulan macam apa ini? Kakakku sayang~"

Suara yang selama ini dia benci terdengar dari belakangnya. Dari nada bicara di belakangnya, dia tahu bahwa ekspresinya pasti mengejek.

Daisy berbalik dan melihat Rose mengenakan blazer krem yang dipilih Lucifer untuknya.

"Ya, itu benar-benar suatu kebetulan," jawab Daisy.

Rose perlahan mendekatinya dan menepuk pundak Daisy, lalu berkata, "Aku tidak tahu kalau kamu sudah keluar dari rumah sakit. Kalau aku tahu, aku akan membiarkan Lucifer menjemputmu.."

"Hanya kita berdua di sini, kapan kau akan berhenti berpura-pura?" ucap Daisy dengan ekspresi dingin.

Wajah Rose menjadi gelap, dan berkata sambil menyeringai, "Kau tidak akan bisa menang melawanku, Daisy. Aku tidak pernah menganggap mu sebagai musuhku, meskipun kedua Ibu kita terlihat bermusuhan. Dan itu masih berlaku sampai sekarang.."

Daisy mengepalkan tangannya, Rose sengaja mengungkit masalah keluarga hanya untuk memprovokasi Daisy.

"Saat itu aku dipaksa meninggalkan Lucifer hanya untuk diambil olehmu. Aku ingin mendapatkan kembali semua yang seharusnya menjadi milikku!" lanjut Rose.

"Semuanya milikmu? Empat tahun lalu, mengapa kau meninggalkan Lucifer jika kau benar-benar mencintainya? Kau tahu kebenarannya. Kau tidak pernah mencintainya dan sekarang kau ingin mengakuinya? Bukankah kau berkencan dengannya agar kau bisa mendapatkan uang untuk melunasi hutang Ibumu?" ucap Daisy membuyarkan lamunan Rose.

Sama seperti Daisy yang sempat terprovokasi, Rose juga mendapatkannya. Dia mengepalkan tangannya dengan geram. Tapi dia tidak bisa membiarkan Daisy menang.

"Lalu kenapa? Aku sangat mencintainya sekarang, dan dia jelas merasakan hal yang sama. Ini sudah cukup. Aku sarankan kamu menandatangani surat cerai sesegera mungkin dan jangan menunggu sampai dia membencimu lebih dari yang sudah dia lakukan!"

"Tapi semua terserah padamu jika kau mempunyai kemampuan untuk bertahan. Selagi aku mempunyai hatinya, aku tidak perlu merasa khawatir seperti mu!"

Daisy menyadari betapa ironisnya situasi ini. Dia tahu semua yang dikatakan Rose benar. Selama dia mempunyai hatinya, dia akan menang.

Mengingat Rose yang selalu bermuka dua, sebenarnya dia sedikit takut Lucifer akan semakin membencinya karena kebohongan yang diucapkan Rose.

"Aku tidak akan bercerai dengannya!" tegas Daisy yang matanya mulai memerah.

Daisy tidak ingin terus berdebat dengan orang semacam ini dan berbalik untuk pergi. Namun Rose masih belum puas dengan permainan itu.

"Aku tau Lucifer mabuk dan mengira kau adalah aku. Kau berhasil naik ke tempat tidurnya karena aku. Kau berada di posisi itu sekarang karena aku!" ucap Rose sambil menunjuk pundak Daisy dengan kasar.

"Sekarang setelah aku kembali, tentu saja aku akan mengambilnya kembali. Aku ingin kamu memiliki kehidupan yang gelisah, dan aku akan sangat senang melihatmu selalu gelisah!"

"Aku ingin kau memiliki nasib yang sama seperti Ibumu! Mati dengan perasaan gelisah!" lanjut Rose dengan tawa licik.

Daisy tersenyum, dan hal itu membuat Rose semakin geram merasa usahanya tidak berhasil. Dia ingin memprovokasi Daisy agar dia menamparnya seperti terakhir kali. Dan dia akan mengadukannya pada Lucifer agar dia semakin membenci Daisy.

"Memang buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kau sama busuknya seperti Ibumu!" ucap Daisy sambil mengusap rambut Rose.

"Merebut suami orang, membuat fitnah agar mereka di benci.."

"Aku tau, waktu itu Ibumu tidak benar-benar sedang mengandung anak ayahku. Tapi kalian memfitnah Ibuku membuat Ibumu keguguran.."

Daisy tertawa.

"Sayang sekali kau memiliki gen kebusukan dari Ibumu.." lanjut Daisy.

Setelah itu Daisy pergi, meninggalkan Rose yang mendidih karena kebencian.

Sesampainya di rumah, Daisy bergegas ke kamar mandi. Dia mengguyur seluruh tubuhnya dengan shower. Kemudian menyentuh perutnya yang terbalut oleh plaster anti air. Matanya sedikit berkaca-kaca.

Setelah keluar dari kamar mandi, dia berjalan ke sisi tempat tidur dan membuka laci. Dia mengeluarkan jam tangan di dalamnya, yang seharusnya menjadi hadiahnya untuk Lucifer di hari jadi pernikahan mereka.

Sayangnya, dia tidak jadi memberikannya. Dia mengusap nama yang tertulis di bagian belakang jam tangan dengan ibu jarinya.

"Apakah kedepannya aku tidak akan bisa melihatnya? Apa Lucifer tidak akan pernah pulang?"

Air mata yang sejak tadi ditahannya tak mampu lagi dia bendung. Dalam kamar yang sunyi itu isak tangis menggema.

Terpopuler

Comments

Chintya Dhea

Chintya Dhea

neng author punya masalah idup apaan sih hah? sumpa baru kali ini gua baca novel yg isinya beban idup semua hiss kesel banget gua, baru juga 10 eps. udah cere aja, trs nikah lagi ama Zyran!!!!! gosah nurutin janji2 apaan coba orang dianya aja lupa! gua juga kagak tau janjinya apaan/Angry/ kasih tau gak thorr/Panic/

2025-02-06

1

Badut Ancol

Badut Ancol

Gilaaaa masih 10 eps loh nich, tapi dah nguras tenaga+emosi bangeuttttt/Angry/

2025-02-06

1

Badut Ancol

Badut Ancol

Cepetan up thor...dah gk sabar pgn cubit ginjelnya si Rose argghh

2025-02-06

1

lihat semua
Episodes
1 Kau Tak Punya Hak!
2 Dia Tidak Mungkin Mengkhawatirkan Ku
3 Jika Aku Bilang Tidak, Apa Kamu Percaya?
4 Dia Kembali?
5 Ayo Bercerai!
6 Kau Seharusnya Tidak Melewati Batas!
7 Dia Pantas Mendapatkan Kebaikanmu!
8 Teman Lama
9 Hanya Aku Yang Diperlakukan Seperti Itu
10 Rose Gak Tau Malu!
11 Dia Bisa Membuat Daisy Tersenyum
12 Zyran Ijo Royo-royo
13 Daisy Selingkuh?
14 Jika Kamu Bisa, Mengapa Aku Tidak?
15 Semakin Rumit
16 Semakin Kesel!!
17 Special Episode : Janji Yang Terlupakan
18 Special Episode : Sang Penyelamat
19 Tidak Ingin Kehilangan Menantunya
20 Apa Kamu Takut Padaku?
21 Kau Ingin Aku Menggendongmu?
22 Aku Akan Menghilangkan Rasa Sakitnya
23 Pura-pura
24 Mana Yang Nyata, Mana Yang Palsu
25 Kambuh
26 Konseling
27 Zyran Lagi
28 Notice.
29 Flashback : After Accident
30 Flashback : Hilang Ingatan
31 Flashback : Sebuah Jawaban
32 Flashback : Batalkan Pertunangan!
33 Flashback : Kau Mencuri Tempat Kekasihku!
34 Calon Murid Baru
35 Peringatan
36 Pelajaran
37 Si Bocah Kematian
38 Semoga Harimu Menyenangkan
39 Boleh Gak Sih Terang-terangan Kayak Gini?
40 Nyala Lampu
41 Pesta Ulang Tahun Lucifer
42 Itu Laguku!
43 Apa Itu Orang Yang Kau Cintai?
44 Bugh!
45 Karma OTW
46 Tidak Peduli Dia Hidup atau Mati
47 Dia Selalu Mengalami Bahaya Saat Disisinya
48 Bapaknya Antonio Nih..
49 Once Again Surat Perceraian
50 Aku Membencimu, Lucifer!
51 Siapa Yang Dia Selamatkan?
52 Apa Aku Sudah Bertindak Terlalu Jauh?
53 Rose Lagi hisss!
54 Lucifer Gelisah xixi
55 Anakmu Memang Baj****n, Bibi Sonia hikss
56 Rose SUS
57 Kau Seharusnya Mati Saja Saat Itu
58 Aku Ingin Bercerai
59 Sepotong Ingatan
60 Kira-kira Goyah Apa Enggak?
61 Mungkin..
62 First Kiss
63 Notice.
64 Resital
65 Messy
66 Ayo Kita Bercerai, Lucifer!
67 Aku Pulang
68 Aku Ada Disini Untukmu
69 Males Kasih Judul Hmmm
70 Bingung Kasih Judul hehe
71 D.E.M Change
72 Kecelakaan
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Kau Tak Punya Hak!
2
Dia Tidak Mungkin Mengkhawatirkan Ku
3
Jika Aku Bilang Tidak, Apa Kamu Percaya?
4
Dia Kembali?
5
Ayo Bercerai!
6
Kau Seharusnya Tidak Melewati Batas!
7
Dia Pantas Mendapatkan Kebaikanmu!
8
Teman Lama
9
Hanya Aku Yang Diperlakukan Seperti Itu
10
Rose Gak Tau Malu!
11
Dia Bisa Membuat Daisy Tersenyum
12
Zyran Ijo Royo-royo
13
Daisy Selingkuh?
14
Jika Kamu Bisa, Mengapa Aku Tidak?
15
Semakin Rumit
16
Semakin Kesel!!
17
Special Episode : Janji Yang Terlupakan
18
Special Episode : Sang Penyelamat
19
Tidak Ingin Kehilangan Menantunya
20
Apa Kamu Takut Padaku?
21
Kau Ingin Aku Menggendongmu?
22
Aku Akan Menghilangkan Rasa Sakitnya
23
Pura-pura
24
Mana Yang Nyata, Mana Yang Palsu
25
Kambuh
26
Konseling
27
Zyran Lagi
28
Notice.
29
Flashback : After Accident
30
Flashback : Hilang Ingatan
31
Flashback : Sebuah Jawaban
32
Flashback : Batalkan Pertunangan!
33
Flashback : Kau Mencuri Tempat Kekasihku!
34
Calon Murid Baru
35
Peringatan
36
Pelajaran
37
Si Bocah Kematian
38
Semoga Harimu Menyenangkan
39
Boleh Gak Sih Terang-terangan Kayak Gini?
40
Nyala Lampu
41
Pesta Ulang Tahun Lucifer
42
Itu Laguku!
43
Apa Itu Orang Yang Kau Cintai?
44
Bugh!
45
Karma OTW
46
Tidak Peduli Dia Hidup atau Mati
47
Dia Selalu Mengalami Bahaya Saat Disisinya
48
Bapaknya Antonio Nih..
49
Once Again Surat Perceraian
50
Aku Membencimu, Lucifer!
51
Siapa Yang Dia Selamatkan?
52
Apa Aku Sudah Bertindak Terlalu Jauh?
53
Rose Lagi hisss!
54
Lucifer Gelisah xixi
55
Anakmu Memang Baj****n, Bibi Sonia hikss
56
Rose SUS
57
Kau Seharusnya Mati Saja Saat Itu
58
Aku Ingin Bercerai
59
Sepotong Ingatan
60
Kira-kira Goyah Apa Enggak?
61
Mungkin..
62
First Kiss
63
Notice.
64
Resital
65
Messy
66
Ayo Kita Bercerai, Lucifer!
67
Aku Pulang
68
Aku Ada Disini Untukmu
69
Males Kasih Judul Hmmm
70
Bingung Kasih Judul hehe
71
D.E.M Change
72
Kecelakaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!