Ayo Bercerai!

Pagi-pagi sekali Daisy keluar untuk mengambil kue dan hadiah yang telah di pesannya. Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan nya. Dia juga sengaja mengambil cuti dari akademi musik tempatnya bekerja demi mempersiapkan semuanya.

Meskipun dia tidak tahu apakah Lucifer akan kembali malam ini atau tidak, Daisy masih tetap mempersiapkan segalanya dengan cermat dan bahkan memasak semua makanan kesukaan Lucifer.

Hari sudah malam, namun Lucifer masih belum pulang.

"Nona Daisy, hari sudah larut dan Tuan Muda mungkin tidak akan kembali hari ini. Sebaiknya anda makan dulu,” kata Bibi Merlin dengan nada sedih karena melihat Daisy yang sejak sore tadi menunggu di meja makan.

Daisy mendongak untuk melihat jam dan melihat bahwa hari sudah sangat larut, jadi dia berkata, "Aku akan menunggu. Jika dia kembali nanti, tolong panaskan kembali makanannya."

Daisy bangkit dari duduknya untuk kembali ke kamarnya, namun suara mobil dari halaman terdengar. Dengan gembira Daisy bergegas berlari ke arah pintu dan membukanya.

"Lucifer, kamu kembali~"

Dengan sebuah map coklat di tangannya, Lucifer masuk dengan ekspresi dingin.

Dia melirik makanan di atas meja, dan merasa bahwa kue yang bertuliskan anniversary itu terlihat memuakkan tak tak sedap dipandang.

Lucifer menyerahkan map coklat itu pada Daisy. Dan tanpa prasangka buruk Daisy menerimanya sambil tertawa bahagia.

"Apakah ini hadiah untuk ku?"

Daisy ingat dahulu kala dia pernah bilang ingin membangun akademi musik miliknya sendiri, dia pikir Lucifer memiliki ingatannya kembali. Dengan polosnya dia berpikir map itu berisi sertifikat kepemilikan.

Daisy mengurungkan niat untuk membukanya, lalu berlari ke ruang tengah untuk mengambil hadiah yang disiapkannya untuk Lucifer.

"Ini hadiah yang ku pilih untukmu. Kamu selalu menyukai jam tangan edisi terbaru. Jadi aku memutuskan untuk membelinya.." ucap Daisy dengan riang.

"Ayo bercerai!"

Kotak arloji itu jatuh ke lantai. Senyumnya memudar, dan wajah bersemu merah berserinya berubah menjadi pucat. Daisy menatap Lucifer dengan ekspresi tak percaya dan terdiam.

Lucifer menarik map di tangan Daisy dan membukanya. Sebuah kertas dia keluarkan dari dalam sana. Meletakkannya di atas meja bersama dengan sebuah pulpen.

"Ini surat perceraian, kamu hanya perlu menandatangani nya," ucap Lucifer dengan enteng.

"Mengapa kamu ingin bercerai?" tanya Daisy dengan terisak.

Lucifer menatapnya dengan dingin tanpa rasa iba.

"Kalau begitu jawab pertanyaan ku, mengapa kamu pergi ke rumah utama sebelum hari pertunangan ku dengan Rose?"

"Mengapa Rose tiba-tiba melarikan diri?!" nada bicaranya semakin meninggi.

"Dan tiba-tiba juga Ibuku memintaku untuk menikahi mu karena alasan konyol itu?!"

Daisy berdiri diam dan mendengarkan dengan tercengang alasan mengapa Lucifer ingin bercerai.

"Bukankah kau yang sudah mengancam Rose untuk meninggalkan ku dan memeras Ibuku agar kau bisa menggantikannya?!"

"Tidakkah kamu merasa lelah berpura-pura lemah di hadapanku? Padahal kita berdua sama-sama tau bahwa kau adalah orang yang kejam dan licik!"

Di hari kepergian Rose, Lucifer benar-benar terguncang. Berminggu-minggu dia habiskan dengan mabuk-mabukan. Dan suatu hari saat bangun dari tidurnya, dia mendapati Daisy tidur di pelukannya dengan bekas ciuman yang memenuhi tubuhnya.

Ibunya yang mengetahui hal itu pun akhirnya memutuskan untuk menikahkan mereka berdua. Itulah yang Lucifer tahu, alasan mengapa Ibunya memaksa agar Lucifer menikahi Daisy. Hanya sebatas itu yang dia tahu. Bukan sesuatu yang dia lupakan pernah dia janjikan.

Daisy yang terkejut mendengar pernyataan konyol itu pun bertanya, "Apakah itu yang kamu pikirkan tentangku? Apakah itu arti diriku di dalam hatimu?"

"Bukankah memang begitu? Kau ingin aku memberikan semua bukti di hadapanmu? Aku tidak menyangka kau akan seperti ini untuk posisi istri Presdir!"

"Kau benar-benar monster berdarah dingin!" kata Lucifer dengan nada menghina.

"Aku- aku tidak akan setuju dengan perceraian itu! Aku tidak akan menandatanganinya!" kata Daisy dengan suara gemetar namun tegas.

Plak!

Seberapa keras tamparan itu hingga membuat Daisy terhempas ke lantai.

"Daisy, kamu harusnya sadar! Posisi ini seharusnya milik Rose, dan sama sekali bukan milikmu! Kamu telah merebutnya!"

"Apakah tamparan itu tidak cukup keras untuk membuatmu sadar?"

"Semua kejahatan mu telah terungkap! Apakah kau masih tak tau malu terus bergantung padaku?!"

Setiap kata yang keluar dari mulut Lucifer menusuk hati Daisy bagaikan jarum. Semua kerja kerasnya selama empat tahun terakhir untuk mempertahankan pernikahannya, haruskah berakhir dengan sebuah surat perceraian?

Daisy menyentuh wajahnya dan mendesis kesakitan. 'Sakit sekali. Tapi apakah itu wajah ku atau hati ku?' batin Daisy sambil terkekeh pelan.

"Kau benar-benar yang terburuk!" seru Lucifer setelah melihat seringaian di wajah Daisy.

Tanpa ekspresi Daisy berdiri dan berjalan ke meja dimana Lucifer meletakkan surat perceraian itu. Dia mengambilnya, lalu menyobeknya menjadi kepingan.

"Apa kau pikir kau bisa menggagalkannya jika kamu menghancurkannya?" ucap Lucifer dengan ketus.

"Jangan lupa kalau makam Ibumu berada di tanah wilayah ku!" ancam Lucifer.

Air mata Daisy kembali menetes. Dia menghela napas panjang dan menghapus air matanya.

"Apa kamu pikir aku tidak tau alasan sebenarnya mengapa kamu tiba-tiba mengungkit perceraian?" ucap Daisy membuat Lucifer mengerutkan keningnya.

"Rose sudah kembali, kan? Kamu ingin aku memberi ruang untuknya, sehingga kamu bisa kembali bersamanya. Dan kamu tidak ingin orang lain berpikir bahwa dia adalah seorang perusak rumah tangga. Kamu tidak rela membiarkannya menderita karena dendam ini!"

"Apa semua yang ku ucapkan benar?"

Suara tercekik Daisy terdengar di ruang makan. Tetapi apa yang baru saja dia katakan sebenarnya perlahan menusuk hati Lucifer.

Terpopuler

Comments

Ayin

Ayin

sumpah thor, lu tega banget sih buat cerita kayak beginian🤧

2025-02-03

3

lihat semua
Episodes
1 Kau Tak Punya Hak!
2 Dia Tidak Mungkin Mengkhawatirkan Ku
3 Jika Aku Bilang Tidak, Apa Kamu Percaya?
4 Dia Kembali?
5 Ayo Bercerai!
6 Kau Seharusnya Tidak Melewati Batas!
7 Dia Pantas Mendapatkan Kebaikanmu!
8 Teman Lama
9 Hanya Aku Yang Diperlakukan Seperti Itu
10 Rose Gak Tau Malu!
11 Dia Bisa Membuat Daisy Tersenyum
12 Zyran Ijo Royo-royo
13 Daisy Selingkuh?
14 Jika Kamu Bisa, Mengapa Aku Tidak?
15 Semakin Rumit
16 Semakin Kesel!!
17 Special Episode : Janji Yang Terlupakan
18 Special Episode : Sang Penyelamat
19 Tidak Ingin Kehilangan Menantunya
20 Apa Kamu Takut Padaku?
21 Kau Ingin Aku Menggendongmu?
22 Aku Akan Menghilangkan Rasa Sakitnya
23 Pura-pura
24 Mana Yang Nyata, Mana Yang Palsu
25 Kambuh
26 Konseling
27 Zyran Lagi
28 Notice.
29 Flashback : After Accident
30 Flashback : Hilang Ingatan
31 Flashback : Sebuah Jawaban
32 Flashback : Batalkan Pertunangan!
33 Flashback : Kau Mencuri Tempat Kekasihku!
34 Calon Murid Baru
35 Peringatan
36 Pelajaran
37 Si Bocah Kematian
38 Semoga Harimu Menyenangkan
39 Boleh Gak Sih Terang-terangan Kayak Gini?
40 Nyala Lampu
41 Pesta Ulang Tahun Lucifer
42 Itu Laguku!
43 Apa Itu Orang Yang Kau Cintai?
44 Bugh!
45 Karma OTW
46 Tidak Peduli Dia Hidup atau Mati
47 Dia Selalu Mengalami Bahaya Saat Disisinya
48 Bapaknya Antonio Nih..
49 Once Again Surat Perceraian
50 Aku Membencimu, Lucifer!
51 Siapa Yang Dia Selamatkan?
52 Apa Aku Sudah Bertindak Terlalu Jauh?
53 Rose Lagi hisss!
54 Lucifer Gelisah xixi
55 Anakmu Memang Baj****n, Bibi Sonia hikss
56 Rose SUS
57 Kau Seharusnya Mati Saja Saat Itu
58 Aku Ingin Bercerai
59 Sepotong Ingatan
60 Kira-kira Goyah Apa Enggak?
61 Mungkin..
62 First Kiss
63 Notice.
64 Resital
65 Messy
66 Ayo Kita Bercerai, Lucifer!
67 Aku Pulang
68 Aku Ada Disini Untukmu
69 Males Kasih Judul Hmmm
70 Bingung Kasih Judul hehe
71 D.E.M Change
72 Kecelakaan
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Kau Tak Punya Hak!
2
Dia Tidak Mungkin Mengkhawatirkan Ku
3
Jika Aku Bilang Tidak, Apa Kamu Percaya?
4
Dia Kembali?
5
Ayo Bercerai!
6
Kau Seharusnya Tidak Melewati Batas!
7
Dia Pantas Mendapatkan Kebaikanmu!
8
Teman Lama
9
Hanya Aku Yang Diperlakukan Seperti Itu
10
Rose Gak Tau Malu!
11
Dia Bisa Membuat Daisy Tersenyum
12
Zyran Ijo Royo-royo
13
Daisy Selingkuh?
14
Jika Kamu Bisa, Mengapa Aku Tidak?
15
Semakin Rumit
16
Semakin Kesel!!
17
Special Episode : Janji Yang Terlupakan
18
Special Episode : Sang Penyelamat
19
Tidak Ingin Kehilangan Menantunya
20
Apa Kamu Takut Padaku?
21
Kau Ingin Aku Menggendongmu?
22
Aku Akan Menghilangkan Rasa Sakitnya
23
Pura-pura
24
Mana Yang Nyata, Mana Yang Palsu
25
Kambuh
26
Konseling
27
Zyran Lagi
28
Notice.
29
Flashback : After Accident
30
Flashback : Hilang Ingatan
31
Flashback : Sebuah Jawaban
32
Flashback : Batalkan Pertunangan!
33
Flashback : Kau Mencuri Tempat Kekasihku!
34
Calon Murid Baru
35
Peringatan
36
Pelajaran
37
Si Bocah Kematian
38
Semoga Harimu Menyenangkan
39
Boleh Gak Sih Terang-terangan Kayak Gini?
40
Nyala Lampu
41
Pesta Ulang Tahun Lucifer
42
Itu Laguku!
43
Apa Itu Orang Yang Kau Cintai?
44
Bugh!
45
Karma OTW
46
Tidak Peduli Dia Hidup atau Mati
47
Dia Selalu Mengalami Bahaya Saat Disisinya
48
Bapaknya Antonio Nih..
49
Once Again Surat Perceraian
50
Aku Membencimu, Lucifer!
51
Siapa Yang Dia Selamatkan?
52
Apa Aku Sudah Bertindak Terlalu Jauh?
53
Rose Lagi hisss!
54
Lucifer Gelisah xixi
55
Anakmu Memang Baj****n, Bibi Sonia hikss
56
Rose SUS
57
Kau Seharusnya Mati Saja Saat Itu
58
Aku Ingin Bercerai
59
Sepotong Ingatan
60
Kira-kira Goyah Apa Enggak?
61
Mungkin..
62
First Kiss
63
Notice.
64
Resital
65
Messy
66
Ayo Kita Bercerai, Lucifer!
67
Aku Pulang
68
Aku Ada Disini Untukmu
69
Males Kasih Judul Hmmm
70
Bingung Kasih Judul hehe
71
D.E.M Change
72
Kecelakaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!