Linda tidak menjawab, ia berbalik menatap pria pendek gemuk di sampingnya, "benarkah kau akan memberikan kalung itu asal aku bersedia menikah denganmu?" Tanya Linda membuat Doni tersentak kaget.
Semudah ini?
Luar biasa!
Doni dengan semangat berkata, "tentu saja! Tentu saja! Aku akan memberikan kalung ini pada istriku yang paling cantik, dan jika kau menjadi istriku maka kaulah yang akan memimpin semua istriku. Kau yang akan berkuasa di kediamanku dan menggunakan kalung ini sebagai tanda kekuasaan mu! Aku tidak akan membiarkan istri istriku yang lain menindasmu karena hanya kaulah yang paling indah di mataku. Aku pasti akan memanjakanmu setiap hari dan memenuhi semua kebutuhan dan keinginanmu. Jadi,,, apa kau mau menerima pinanganku?"
Dua pelayan yang ada di belakang Linda semakin sesak, mereka menatap Linda dengan wajah sedikit pucat, takut-takut Linda akan berkata iya.
Jika sampai jawaban 'iya' keluar dari mulutku Linda, maka mereka akan kembali menyetor kepala mereka untuk dipenggal oleh Tuan Muda mereka.
Linda tersenyum, senyum itu membuat wajah kedua pelayan berubah menjadi ungu.
Detik berikutnya Linda berkata, "kau yakin akan melakukan semuanya itu? Coba kulihat kalungnya terlebih dahulu, Apakah asli atau tidak."
"Tentu! Tentu saja kau bisa memegang ucapanku, ini silakan periksa, Kau pasti bisa mengetahuinya Kalau kalung itu benar-benar asli," Doni dengan cepat menyerahkan kalung di tangannya dengan penuh kehati-hatian.
Dua pelayan di belakang Linda sudah sangat syok, wajah mereka sehitam pantat panci melihat Nona muda mereka sedang memegang sebuah kalung pemberian pria jelek yang Bahkan tak bisa disandingkan dengan satu pelayan paling rendah dari kediaman tuan muda mereka.
"Hm,,, benar-benar emas asli, berliannya juga asli," ucap Linda diam-diam mengeluarkan bubuk gatal dan mengoleskannya pada seluruh bagian kalung itu.
Dengan begitu, siapapun yang menggunakannya akan merasakan gatal di leher mereka sehingga berpikir bahwa kalung tersebut ialah emas palsu.
Namun tak akan berefek pada kulit bagian telapak tangan karena tekstur kulit yang jauh lebih tebal. Selain itu, racun tersebut tak akan bisa lepas dari kalung tersebut karena racun itu diekstraksi khusus oleh Linda untuk melekat sempurna pada bahan logam, jadi meski dicuci 100 kali pun tidak akan memberikan efek apapun pada kalungnya.
Setelah selesai memeriksanya, Linda pun mengembalikan kalung itu pada pria di hadapannya, "sayang sekali, seorang pria sudah memberikanku sesuatu yang jauh lebih mahal dari kalung itu, jadi sepertinya kita tidak bisa Bersama," ucap Linda membuat dua pelayan yang sudah sesak di belakangnya langsung merasakan udara segar mengalir ke paru-paru mereka dan wajah mereka kembali berseri-seri.
"Eh? Memangnya sebanyak apa yang dia berikan padamu sampai-sampai mengalahkan kalungku ini?" Tanya Doni terkejut.
Kalung yang ada di tangannya itu seharga puluhan juta, jadi tidak mungkin ada sesuatu yang lebih mahal dari kalung tersebut.
"Hm,,, saking banyaknya hingga aku tidak bisa menghitungnya. Kalau begitu aku pergi dulu, jangan ganggu aku lagi sebelum hartamu cukup banyak untuk mengalahkan pria itu," ucap Linda langsung melanjutkan langkahnya diikuti oleh kedua pelayannya.
Doni tercengang, dia berdiri menatap perempuan yang menjauh darinya.
'Siapa di desa ini yang lebih kaya dariku? Kepala desa bahkan lebih miskin dariku!' pria pendek gemuk itu menggigit Bibir bawahnya, dia harus segera menemui Kepala desa untuk menanyakan hal tersebut.
Seseorang mungkin tidak membayar pajak dengan benar!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Retno Palupi
jangan meremehkan orang yang blm kau kenal bos
2024-10-15
0
Nay
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2024-10-08
0
vj'z tri
ayo semangat Thor up nya 🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🫰🫰🫰🫰🫰🫰
2024-10-07
0