8. Tidak kembali modal

Setelah menyewa beberapa orang untuk membawa ibu dan ayahnya kembali ke kediaman, maka Emiralda meninggalkan kedua orang itu dan memilih pergi untuk berbelanja. 

Dia membeli sebanyak sekali barang-barang hingga menghabiskan rp400.000 dari uang yang ia terima dari Linda. 

Setelah membawa barang-barang itu kembali ke rumah, dia duduk di kamarnya sambil bersenandung membongkar barang-barang belanjaannya. 

Perhiasan, gaun, sepatu, dan masih banyak lagi, dia membeli semuanya untuk dirinya sendiri, tidak satupun dipikirkan untuk penghuni rumah yang lain. 

Pada saat itu, pintu kamarnya tiba-tiba dibuka dengan keras oleh seseorang. 

Brak!

"Emiralda!" Teriak seorang perempuan yang tak lain adalah kakak kedua Emiralda, perempuan bernama Lerina itu muncul dari pintu dengan muka penuh amarah. 

"Ka,, kakak," Emiralda dengan cepat menyembunyikan semua barang-barang belanjaannya ke bawah meja. 

Tetapi terlambat, Lerina sudah melihat semuanya, "kau habis berbelanja?" Lerina dengan kesal menarik barang-barang dari bawah meja dan menghamburkannya di atas meja. 

"Ka kakak! Aku menggunakan uangku sendiri!" Emiralda dengan cepat membereskan barang-barang yang kacau di atas meja dan kembali menyembunyikannya ke bawah meja. 

"Memangnya dari mana kau mendapatkan uang?! Kita kekurangan uang sekarang! Ayah dan ibu harus mendapatkan pengobatan tapi tabib meminta biaya yang terlalu banyak!" Garam Lerina melototi adiknya. 

"Apa?" Emiralda mengerutkan keningnya, dia cemas, namun bukan cemas atas keadaan Ayah dan Ibunya, Tetapi dia cemas uang yang masih tersisa padanya akan diminta untuk biaya pengobatan kedua orang tuanya.

Padahal dia masih memikirkan untuk membeli sesuatu dengan uang rp100.000 itu!

"Kalau kau punya uang, cepat berikan padaku!" Kata Lerina. 

Emiralda menggelengkan kepalanya, "Dari mana Aku punya uang? Aku--"

"Lalu dari mana kau mendapatkan uang untuk membeli semua ini?" Lerina kesal, dia dengan cepat menarik tubuh adiknya dan segera menggeledah tubuh Perempuan itu. 

Emiralda berusaha meronta, tetapi terlambat, uangnya telah dirampas oleh kakaknya. 

"Sial! Ternyata kau punya banyak uang!" Lerina dengan cepat keluar dari kamar adiknya membawa uang tersebut membuat Emiralda dengan panik mengikuti kakaknya. 

Mereka tiba di ruang tamu dan mendapati seorang tabib telah menunggu di sana sambil duduk memainkan kipas miliknya. 

"Kakak!" Emiralda berteriak dengan keras sambil menarik baju kakaknya, "tinggal itu uang yang ku punya, kalau kakak mengambilnya lagi maka aku akan--"

Plak!

Sebuah kumparan mendarat mulus di pipi Emiralda membuat perempuan itu terdiam sambil memegangi pipi kirinya yang terasa sangat panas. 

"Tidak Bisakah kau menghormati aku sebagai yang lebih tua di sini? Ayah dan ibu berada dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk memimpin keluarga ini, jadi mulai hari ini sampai ayah dan ibu sembuh, akulah yang akan mengambil alih keputusan dalam keluarga! Kalau kau tidak suka, kau bisa keluar dari rumah ini sekarang juga!" Tegas Lerina sebelum menghampiri sang tabib. 

"Saya akan memberikan uang muka terlebih dahulu, yaitu rp500.000, Kalau nantinya Anda berhasil menyembuhkan ayah dan ibu saya maka saya akan menambah rp500.000 lagi," ucap lerina sambil meletakkan uang senilai rp500.000 di atas meja. 

Emiralda melototkan matanya, 'hanya 3 tamparan dan harus mengeluarkan uang satu juta? Sial, ini sama sekali tidak kembali modal seperti yang dikatakan ibu. Dasar Ibu memang bodoh sih, dari awal aku tidak seharusnya mempercayainya,' gerutu Emiralda dalam hati merasa begitu kesal, Dia pikir rp200.000 saja sudah cukup untuk mengobati penyakit dua orang itu, ternyata membutuhkan uang yang jauh lebih banyak!

"Baiklah," sang tabib mengambil uang tersebut, "di mana Ayah dan ibumu?" Tanya sang tabib membuat Lerina dengan cepat menunjukkan jalan menuju kamar ayah dan ibunya. 

Begitu tiba di kamar, sang tabib melihat dua orang yang pipinya sama-sama terluka seperti terkena benda tajam, namun yang membuat heran ialah posisi luka tersebut sangatlah mirip antara satu dengan yang lain. 

"Apa yang terjadi pada mereka?" Tanya sang tabib. 

Lerina langsung dari natap Emiralda yang berdiri di ambang pintu, dia belum mengetahui apa yang terjadi karena Emiralda belum menceritakan apapun dan hanya beberapa orang yang disewa yang mengantar ayah dan ibunya kembali ke rumah namun mereka juga tidak tahu apa-apa. 

"Saya juga belum tahu, Tolong segera sembuhkan mereka," ucap Lerina. 

Sang tabib langsung melakukan pekerjaannya dengan seksama, dia mengobati luka kedua orang di atas ranjang lalu menyerahkan resep obat herbal yang harus dibeli oleh Lerina di toko obat. 

Setelah selesai, sang tabib meninggalkan kediaman hingga Lerina berbalik menatap adiknya, "katakan apa yang terjadi?! Siapa yang telah melukai ayah dan ibu?!" Tamya Lerina. 

"Itu,,," Emiralda tidak bisa menceritakan apa yang terjadi atau kalau tidak kakaknya akan semakin marah padanya. Oleh sebab itu Emiralda hanya bisa mengarang cerita, "seorang perempuan melukai ayah dan ibu, tapi aku juga tidak tahu siapa perempuan itu, aku hanya tahu dia menggunakan pakaian serba putih dengan tusuk konde permata berwarna pink dan sepertinya terbuat dari emas asli," ucap Emiralda. 

"Apa?! Beraninya perempuan itu," Lerina meninggalkan adiknya, Dia segera memberitahu beberapa orang pelayan di rumahnya untuk mencari tahu identitas perempuan yang dikatakan oleh adiknya. 

Emiralda memandang dari samping, 'pergilah, cari masalah dengan perempuan itu, akan bagus kalau kau mendapat musibah atau sekalian mati saja. Dengan begitu aku akan menjadi putri tunggal di rumah ini dan menguasai seluruh kasih sayang ayah dan ibu,' ucap Emiralda dalam hati yang merasa begitu dendam pada kakaknya yang terus bersikap sok berkuasa di rumah mereka. 

Terpopuler

Comments

HERYATI HER

HERYATI HER

penasaran

2024-11-30

0

HERYATI HER

HERYATI HER

mantap

2024-11-30

0

Lina Sofi

Lina Sofi

jual aj ank g tau diri

2024-10-28

0

lihat semua
Episodes
1 1. Ingatan yang kembali membawa kemampuan medis terbaik
2 2. Perempuan beruntung
3 3. Perempuan lusuh itu sangat cantik
4 4. Ingin menelannya bulat-bulat
5 5. Salah membawa obat
6 6. Penawaran diluar anggaran
7 7. Tamparan membuat geger otak
8 8. Tidak kembali modal
9 9. Pengobatan Alaska berjalan lancar
10 10. Anak kepala desa mesum
11 11. Anak kepala desa dipermalukan
12 12. Perempuan yang melukai ayah dan ibu
13 13. Sandiwara Emiralda
14 14. Doni, si pria beristri banyak
15 15. Menolak pinangan Doni
16 16. Pengembara yang tinggal di sebelah timur desa
17 17. Kereta kuda milik Alaska
18 18. Linda dipanggil Alaska
19 19. Sogokan
20 20. Semua orang akan mendapat giliran merasakan sakit
21 21. Hendak memanfaatkan kesempatan
22 22. Tamu di pavilium
23 23. Perempuan tak tahu malu
24 24. Alaska menyimpan sebuah permintaan
25 25. Perjanjian dengan Robinson
26 26. Keributan di pagi hari
27 27. Sangat direndahkan
28 28. Maju salah, mundur salah
29 29. Hukuman untuk semua orang
30 30. Perintah menyelidiki asal usul Linda
31 31. Linda bertemu kenalan lama
32 32. Bunga dari keluarga Gintara
33 33. Suara yang menyusahkan
34 34. Sandiwara
35 35. Tidak ada hubungan khusus dengn Alaska
36 36. Penyelidikan identitas Linda
37 37. Hadiah iseng yang menggemparkan
38 38. Pria asing yang mengirim hadiah
39 39. Sang cucu kembali ke keluarga Amanta
40 40. Mengatur perjodohan
41 41. Restoran mengalami kerusakan.
42 42. Tiba di restoran
43 43. Bertemu Bunga di restoran
44 44. Perempuan muda yang tak berpengalaman menghina masakan juru masak
45 45. Bertaruh untuk juru masak atau Linda
46 46. Makanan yang enak itu masakan Linda
47 46. Terkejut berkali-kali
48 48. Identitas Linda
49 49. Menyembunyikan kerapuhan
50 50. Undangan pertunangan
51 51. Akhirnya seseorang datang
52 52. Alaska mengikuti kencan buta
53 53. Memutuskan untuk tidak lari lagi
54 54. Tidak nyaman
55 55. Dokumen dari sang nenek
56 56. Meninggalkan keluarga Gintara
57 57. Nona muda kembali membawa seorang pria
58 48. Keputusan untuk menikah
59 59. Masalah dokumen
60 60. Laporan
61 61. Hamil
62 62. Hasil diagnosa tabib
63 63. Mega Pingsan
64 64. Surat dari ibukota
65 65. Kembali ke ibukota
66 66. Hadiah yang menyentuh hati
67 67. Aksi protes
68 68. Keputusan Nyonya Besar
69 69. Harus meninggalkan kediaman Genandra
70 70. Segera meninggalkan ibu kota
71 71. Rencana untuk kembali ke ibu kota
72 72. Lempari dengan batu
73 73. Dibawa ke pengadilan
74 74.
75 75. Menghina keluarga kerajaan
76 76. Hukuman mati
77 77. The End
Episodes

Updated 77 Episodes

1
1. Ingatan yang kembali membawa kemampuan medis terbaik
2
2. Perempuan beruntung
3
3. Perempuan lusuh itu sangat cantik
4
4. Ingin menelannya bulat-bulat
5
5. Salah membawa obat
6
6. Penawaran diluar anggaran
7
7. Tamparan membuat geger otak
8
8. Tidak kembali modal
9
9. Pengobatan Alaska berjalan lancar
10
10. Anak kepala desa mesum
11
11. Anak kepala desa dipermalukan
12
12. Perempuan yang melukai ayah dan ibu
13
13. Sandiwara Emiralda
14
14. Doni, si pria beristri banyak
15
15. Menolak pinangan Doni
16
16. Pengembara yang tinggal di sebelah timur desa
17
17. Kereta kuda milik Alaska
18
18. Linda dipanggil Alaska
19
19. Sogokan
20
20. Semua orang akan mendapat giliran merasakan sakit
21
21. Hendak memanfaatkan kesempatan
22
22. Tamu di pavilium
23
23. Perempuan tak tahu malu
24
24. Alaska menyimpan sebuah permintaan
25
25. Perjanjian dengan Robinson
26
26. Keributan di pagi hari
27
27. Sangat direndahkan
28
28. Maju salah, mundur salah
29
29. Hukuman untuk semua orang
30
30. Perintah menyelidiki asal usul Linda
31
31. Linda bertemu kenalan lama
32
32. Bunga dari keluarga Gintara
33
33. Suara yang menyusahkan
34
34. Sandiwara
35
35. Tidak ada hubungan khusus dengn Alaska
36
36. Penyelidikan identitas Linda
37
37. Hadiah iseng yang menggemparkan
38
38. Pria asing yang mengirim hadiah
39
39. Sang cucu kembali ke keluarga Amanta
40
40. Mengatur perjodohan
41
41. Restoran mengalami kerusakan.
42
42. Tiba di restoran
43
43. Bertemu Bunga di restoran
44
44. Perempuan muda yang tak berpengalaman menghina masakan juru masak
45
45. Bertaruh untuk juru masak atau Linda
46
46. Makanan yang enak itu masakan Linda
47
46. Terkejut berkali-kali
48
48. Identitas Linda
49
49. Menyembunyikan kerapuhan
50
50. Undangan pertunangan
51
51. Akhirnya seseorang datang
52
52. Alaska mengikuti kencan buta
53
53. Memutuskan untuk tidak lari lagi
54
54. Tidak nyaman
55
55. Dokumen dari sang nenek
56
56. Meninggalkan keluarga Gintara
57
57. Nona muda kembali membawa seorang pria
58
48. Keputusan untuk menikah
59
59. Masalah dokumen
60
60. Laporan
61
61. Hamil
62
62. Hasil diagnosa tabib
63
63. Mega Pingsan
64
64. Surat dari ibukota
65
65. Kembali ke ibukota
66
66. Hadiah yang menyentuh hati
67
67. Aksi protes
68
68. Keputusan Nyonya Besar
69
69. Harus meninggalkan kediaman Genandra
70
70. Segera meninggalkan ibu kota
71
71. Rencana untuk kembali ke ibu kota
72
72. Lempari dengan batu
73
73. Dibawa ke pengadilan
74
74.
75
75. Menghina keluarga kerajaan
76
76. Hukuman mati
77
77. The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!